Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab MI sampai MA, Bisa Unduh di Sini! 

Kemenag Siapkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab MI sampai MA, Bisa Unduh di Sini! 

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 378
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM- Kementerian Agama telah menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Buku-buku tersebut bisa diunduh secara gratis melalui website Kementerian Agama.

Terbitan Kementerian Agama ini terdiri atas 58 Buku Teks Utama (BTU) Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), serta 32 Buku Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Program Keagamaan.

“Kita sudah siapkan 90 buku mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis,” tegas Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

“Ini semua kita siapkan untuk memudahkan siswa dan guru madrasah, sekaligus menjadi langkah kami untuk ikut berkontribusi dalam penguatan literasi,” sambungnya.

Menurut Amien Suyitno, kehadiran BTU adalah amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Kementerian Agama bertanggung jawab menyediakan bahan ajar yang bermutu.

“Buku-buku ini ditulis dengan tahapan dan penjenjangan yang terorganisir. Penjaringan penulis secara ketat, telaah oleh reviewer, evaluasi oleh penilai dan juga diawasi oleh supervisor dengan pelibatan penuh PBAL2K (Pusat Penilaian Buku Agama Lektur dan Literasi Keagamaan) Kemenag RI,” jelas Amien Suyitno.

“Buku ini disajikan dalam format digital agar lebih efisien serta memudahkan akses guru dan siswa,” lanjutnya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menambahkan, seiring terbit Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA dan MAK, pihaknya menerbitkan Buku Teks Utama (BTU) PAI dan Bahasa Arab pada madrasah yang terdiri dari: Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, dan bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs, dan MA/MAK. Selain itu, diterbitkan juga BTU untuk mata pelajaran MA Program Keagamaan (MAPK) yakni Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab. Buku untuk MAPK ditulis dengan pengantar bahasa Arab.

“Materi ajar BTU ini dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami guna membentuk karakter dan moral yang kokoh. Pada jenjang MI dan MTs, materi disajikan secara interaktif agar siswa dapat mengamalkan nilai-nilai Islam yang ramah dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. Untuk siswa di tingkat menengah atas, materi BTU dirancang dengan analisis yang lebih mendalam guna membekali mereka menghadapi tantangan zaman modern,” papar Nyayu Khodijah.

Buku Teks Utama atau BTU, lanjut Nyayu Khodijah, dirancang sebagai media pengayaan bagi murid madrasah untuk memahami ilmu agama secara benar. Selain itu di dalamnya memuat KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) dengan Panca Cinta yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, serta Cinta Tanah Air. Keberadaan KBC menjadi ruh bagi pembelajaran di madrasah.

“Murid madrasah tidak saja dibekali dengan pengetahuan tetapi juga dilatih menjadi insan yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak moderat,” paparnya.

“Moderat yang dimaksud adalah bersikap saling toleran, saling menghormati, menghindari sikap klaim kebenaran eksklusif (memandang benar sendiri), menghindari tindak kekerasan baik fisik maupun psikis, dan menghormati budaya local,” tambahnya.

Ditambahkan Nyayu Khodijah, BTU ini adalah dokumen hidup yang dinamis, fleksibel, memungkinkan disempurnakan sesuai tuntutan zaman, terbuka untuk diberi saran dan kritik. Saran dan masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan penyempurnaan buku PAI dan Bahasa Arab sehingga dapat memberi manfaat yang lebih luas.

“Kementerian Agama juga menyediakan materi pengayaan keilmuan yang sangat spesifik bagi siswa Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK). Buku-buku digital khusus MAPK ini memuat kajian literasi tingkat tinggi, pemahaman teologi dari berbagai perspektif, studi perbandingan mazhab, hingga penguasaan tata bahasa Arab lanjutan,” tandasnya.

Berikut rincian buku Mata Pelajaran terbitan Kementerian Agama:

Buku Teks Utama Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Pada Madrasah

Terbagi dalam enam fase, yaitu: Fase A (Kelas 1 dan 2), Fase B (Kelas 3 dan 4), Fase C (Kelas 5 dan 6), Fase D (Kelas 7, 8 dan 9), Fase E (Kelas 10), dan Fase F (Kelas 11 dan 12), untuk mata pelaran sebagai berikut:

1. Al-Qur’an Hadis
2. Akidah Akhlak
3. Fikih
4. Sejarah Kebudayaan Islam
5. Bahasa Arab

Link Unduh: https://kemenag.go.id/informasi/buku-teks-utama-btu-mata-pelajaran-pai-dan-bahasa-arab-pada-mi-mts-dan-ma

*Buku Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab MAN Program Keagamaan (Berbahasa Arab)*

Link unduh: https://kemenag.go.id/informasi/buku-mata-pelajaran-pai-dan-bahasa-arab-untuk-siswa-man-program-keagamaan

A. Untuk Kelas 10, 11, dan 12
1. Tafsir
2. Hadis
3. Ilmu Kalam
4. Akhlak Tasawuf
5. Fikih
6. Bahasa Arab (Nahwu-Arab)

B. Untuk Kelas 11 dan 12

1. Ilmu Hadis
2. Ilmu Tafsir
3. Ushul Fikih
4. Bahasa Arab Tingkat Lanjut
5. Ilmu Hadis (Bahasa Indonesia)
6. Ilmu Fikih (Bahasa Indonesia)
7. Ilmu Tafsir (Bahasa Indonesia). **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Suahasil Nazara

    Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Suahasil Nazara

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Oleh: Kamrussamad PRESIDEN Prabowo Subianto tercatat telah dua kali melakukan penyegaran terhadap posisi Menteri Keuangan. Pertama, pada 8 September 2025, ketika Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Kedua, pada 14 September 2026, ketika Purbaya Yudhi Sadewa digantikan oleh Suahasil Nazara. Setiap figur Menteri Keuangan memiliki kebijakan, keunggulan, dan kontribusi masing-masing dalam mendukung pencapaian […]

  • KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Copot Aspidus Kejati NTT

    KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Copot Aspidus Kejati NTT

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa, memunculkan desakan keras terhadap Jaksa Agung untuk segera mencopot Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT). Desakan ini muncul setelah adanya dugaan korupsi Medium Terms Note (MTN) senilai Rp.50 Miliar di Bank NTT terus mengemuka. Ia menyebut fakta yang […]

  • Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB Abdullah mengecam keras kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 16 tahun oleh 12 laki-laki di Cianjur, Jawa Barat. Ia menyebut tindakan para pelaku sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang keji dan tidak beradab, serta mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal, termasuk hukuman kebiri kimia. “Kejadian ini sangat […]

  • Kemendagri Dorong Pemda Perkuat Komitmen dalam Keamanan Siber

    Kemendagri Dorong Pemda Perkuat Komitmen dalam Keamanan Siber

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud membuka rapat koordinasi pembinaan pemerintah daerah urusan pemerintahan bidang komunikasi, informatika, statistik, dan persandian, beberapa waktu lalu. Dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (8/8), forum ini sebagai respon atas kejadian serangan siber ke Pusat Data Nasional (PDN) pada Juni 2024 lalu yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman […]

  • Atalia Praratya Minta Skema Murur dan Tanazul Hanya Diterapkan pada Kondisi Darurat yang Terukur

    Atalia Praratya Minta Skema Murur dan Tanazul Hanya Diterapkan pada Kondisi Darurat yang Terukur

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya meminta penerapan skema murur dan tanazul dalam penyelenggaraan ibadah haji tetap berlandaskan kondisi kedaruratan yang terukur. Menurutnya, kemudahan yang diberikan kepada jemaah tidak boleh diterapkan secara berlebihan hingga menggeser prinsip fikih taisir (kemudahan) menjadi fikih tasahul (kemudahan yang berlebihan). Hal tersebut disampaikan Atalia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum […]

  • Wamendagri Dorong Rumah Sakit Daerah Laksanakan Transformasi Tata Kelola yang Unggul

    Wamendagri Dorong Rumah Sakit Daerah Laksanakan Transformasi Tata Kelola yang Unggul

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PONTIANAK,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong rumah sakit daerah (RSD) melaksanakan transformasi tata kelola yang unggul. Menurutnya, RSD tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus memberikan pelayanan yang empatik, berintegritas, profesional, serta menjadi tempat masyarakat memperoleh harapan, pelindungan, dan layanan kesehatan yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan Wiyagus pada Rapat Kerja […]

expand_less