Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur–Lembata

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur–Lembata

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Masyarakat diaspora Keuskupan Larantuka di Jakarta dan sekitarnya dengan penuh sukacita menyelenggarakan Misa Syukur atas Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro, uskup Keuskupan Larantuka yang baru.

Perayaan ini digelar di Graha Zeni AD, Matraman, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026, dan dihadiri oleh sekitar 1.800 umat yang datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya.Perayaan mengangkat tema “Dalam Satu Pengharapan, Kita Dipersatukan”, yang diambil dari moto tahbisan Bapa Uskup sendiri, Unum Corpus, Unus Spiritus, Una Spes (Satu Tubuh, Satu Roh, dan Satu Pengharapan).

Mgr. Yohanes Hans Monteiro ditahbiskan menjadi Uskup Keuskupan Larantuka pada Rabu, 11 Februari 2026, di Gereja Katedral Reinha Rosari, Larantuka, Flores Timur. Sebelum menjadi uskup, ia merupakan dosen Kitab Suci di Institut Teknologi Kreatif (ITK) Ledalero, Maumere, Flores, dan ditunjuk oleh Paus Leo XIV pada 22 November 2025. Kelahiran 15 April 1971 ini merupakan uskup pribumi keempat Keuskupan Larantuka, menggantikan Mgr. Fransiskus Kopong Kung.

Para uskup yang tercatat pernah memimpin Keuskupan Larantuka sebelumnya adalah Mgr. Johannes van den Hurk, Mgr. Antonius Hubertus Thijssen, Mgr. Gabriel Manek, Mgr. Darius Nggawa dan Mgr. Fransiskus Kopong Kung.

Toleransi yang Diwariskan, Bukan Sekadar Dirayakan

Namun, yang membuat perayaan ini istimewa: Misa Syukur ini tidak hanya dihadiri oleh umat Katolik diaspora, tetapi juga oleh perantau asal Flores Timur dan Lembata dari lintas agama, termasuk saudara-saudara Muslim, yang datang untuk turut bersyukur atas tahbisan putra daerah mereka.

Kehadiran lintas agama ini bukan kebetulan. Ia adalah cerminan langsung dari budaya etnis Lamaholot etnis mayoritas yang mendiami Flores Timur dan Lembata yang sejak zaman leluhur menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kesetaraan, dan toleransi sebagai filosofi hidup bersama (gemohing, semangat gotong royong lintas sekat), yang terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun hingga ke tanah rantau.

‘’Perayaan ini tidak hanya menjadi momen syukur bagi umat Katolik, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang merangkul semua kalangan tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang. Bahwa saudara-saudara Muslim asal Flores Timur dan Lembata turut hadir dan berbahagia bersama kami hari ini, adalah bukti bahwa toleransi bagi kami bukan sekadar wacana, tetapi warisan hidup yang kami rawat bersama, di kampung halaman maupun di tanah rantau,” ujar Yohanes Wain, Ketua Panitia Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro.’’

“Bagi kami, masyarakat Lamaholot, perbedaan iman tidak pernah menjadi sekat kekeluargaan. Kami dibesarkan dengan semangat gotong royong yang tidak memandang agama. Kehadiran kami di sini adalah wujud syukur bersama, karena kebahagiaan Bapa Uskup Hans adalah kebahagiaan kampung halaman kita semua — umat Katolik maupun Muslim,” kata Umar Ulin Lega, tokoh masyarakat Muslim asal Flores Timur yang turut hadir dalam perayaan ini.

Panitia mencatat sekitar 1.000 undangan resmi telah disebarkan, namun jumlah umat dan tamu yang hadir diperkirakan mencapai 1.800 orang. Acara ini mendapat dukungan luas dari umat Katolik DKI Jakarta, baik kalangan awam maupun rohaniwan, serta tokoh dan pejabat lintas profesi — sipil maupun militer — dan komunitas bisnis yang telah dan akan terus berkarya di wilayah Keuskupan Larantuka.

Bagi panitia penyelenggara, Misa Syukur ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan gerejawi: ia adalah panggung untuk menegaskan kembali kepada publik, khususnya generasi muda diaspora, bahwa toleransi dan persaudaraan lintas agama adalah identitas asli masyarakat Lamaholot Flores Timur–Lembata, yang tetap terjaga di mana pun mereka berada./

(Panitia Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr.Yohanes Hans Monteiro)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Kadafi Dorong Potensi Atlet Bangsa Melalui Naturalisasi

    M. Kadafi Dorong Potensi Atlet Bangsa Melalui Naturalisasi

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta MSINews com – Anggota Komisi X DPR RI, M. Kadafi, menyoroti urgensi pembangunan tahapan jelas dalam mendorong potensi atlet anak-anak bangsa. Dia menegaskan naturalisasi bukanlah langkah akhir dalam mencapai target dan harapan untuk melahirkan atlet yang luar biasa. Baca juga : Mahfud MD Sebut Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tak Independen “Kita haruslah mengevaluasi bagaimana […]

  • Mulan Jamela Ingatkan Menkop-UKM Lakukan Hal Ini ,Ada 8 Koperasi Bermasalah

    Mulan Jamela Ingatkan Menkop-UKM Lakukan Hal Ini ,Ada 8 Koperasi Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Kementerian Koperasi dan UKM diingatkan untuk terus mengawal penyelesaian hukum 8 (delapan) koperasi bermasalah yang telah menimbulkan kerugian mencapai Rp26 triliun. Pasalnya, permasalahan tersebut menyangkut uang masyarakat yang merupakan nasabah Koperasi. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Mulan Jameela dalam apa keja denan Kemenko-UKM pekan lalu. “Apa saja upaya-upaya yang sudah dilakukan […]

  • Utang Capai Rp 8,262 Triliun, Pemerintah Diminta Hentikan Proyek Mercusuar

    Utang Capai Rp 8,262 Triliun, Pemerintah Diminta Hentikan Proyek Mercusuar

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Beban utang akan terus bertambah jika kondisi nurunnya penerimaan negara karena anjloknya harga komoditas terus berlangsung. Saat ini utang pemerintah sudah sekitar Rp8.262 triliun. Peningkatan tersebut, menurutnya, bahkan mencapai lebih dari Rp5.000 triliun sejak 2014. Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam. “Jika proyek-proyek mercusuar terus jalan, dan penerimaan terus merosot […]

  • Vonis DKPP

    Vonis DKPP Terhadap KPU Tidak Pengaruhi Pencalonan Gibran

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com. – Vonis DKPP (Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Heddy Lugito, menegaskan pelanggaran kode etik yang diterima Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, beserta enam anggota KPU lainnya tidak memiliki dampak terhadap pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dalam Pemilu 2024. Pada hari Senin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Heddy menyatakan […]

  • Presiden Jokowi : Nasib Indonesia Ditentukan Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan

    Presiden Jokowi : Nasib Indonesia Ditentukan Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomasi.org– Presiden Joko Widodo menegaskan, kepemimpinan Indonesia di masa depan sangat menentukan nasib bangsa Indonesia.Hal itu disampaikan dalam pidato kenegaraan sidang TahunanPR RI di Gedung Nusantara Komplek Parlemen Jakarta,Rabu (16/8/2023). Hal itu bukan tentang siapa yang akan memegang tampuk presiden berikutnya. Namun, lebih kepada sanggup atau tidaknya untuk bekerja dengan apa yang sudah dimulai saat […]

  • Komisi IV : Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran pada Petani

    Komisi IV : Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran pada Petani

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Komisi IV DPR RI menyambut baik penambahan kuota pupuk bersubsidi yang semula hanya 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Penambahan tersebut mendapatkan apresiasi meskipun di dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Tani masih diperlukan 12 juta ton. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budhy Setiawan. Menurutnya, meskipun masih terdapat kekurangan […]

expand_less