Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Copot Aspidus Kejati NTT

KOMPAK Indonesia Desak Jaksa Agung Copot Aspidus Kejati NTT

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (KOMPAK Indonesia), Gabriel Goa, memunculkan desakan keras terhadap Jaksa Agung untuk segera mencopot Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Desakan ini muncul setelah adanya dugaan korupsi Medium Terms Note (MTN) senilai Rp.50 Miliar di Bank NTT terus mengemuka. Ia menyebut fakta yang ada, kasus serupa telah diproses hukum dan memperoleh kepastian hukum di Sumatera Utara dan Jambi. Namun di Nusa Tenggara Timur (NTT), penanganannya masih terkatung-katung.

Gabriel Goa menegaskan bahwa tindakan tersebut harus dilakukan segera demi menjaga integritas dan kredibilitas institusi penegak hukum.

Baca juga : MAKI Ajukan Gugatan Praperadilan Terhadap Tidak Ditahannya Firli Bahuri 

“Kami menuntut agar Jaksa Agung segera mengambil langkah tegas dalam memberantas korupsi di Kejaksaan Tinggi NTT dengan mencopot Aspidus,” kata Gabriel, Jum’at 1/3/2024.

“Khususnya, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati NTT, Ridwan S. Angsar, dan timnya, dinilai gagal menyentuh pelaku korupsi,” sambungnya.

Gabriel juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan terhadap kasus tersebut. Mereka meminta agar proses hukum dilakukan secara adil dan terbuka untuk mencegah adanya intervensi atau penekanan dari pihak manapun yang berpotensi menghalangi penegakan hukum yang bersih dan profesional.

Dalam konteks ini, Gabriel Goa juga menyoroti pentingnya pemberdayaan lembaga antikorupsi dan penegak hukum lainnya untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi di seluruh Indonesia.

“Kita perlu memastikan bahwa lembaga-lembaga penegak hukum memiliki sumber daya yang memadai dan didukung oleh regulasi yang kuat agar dapat bekerja secara efektif dalam memberantas korupsi,” tambahnya.

Lebih dari itu, Gabriel juga, mengecam menyuarakan kepedulian dan rencana aksi solidaritas. Ia menegaskan ada tiga tuntutan yang akan didesak diantaranya :

1. Pencopotan dan Proses Hukum: Mendesak Jaksa Agung RI untuk segera mencopot dan memproses hukum Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati NTT, Ridwan S. Angsar.

2. Intervensi KPK: Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk mengambil alih penanganan kasus korupsi MTN Bank NTT senilai Rp 50 miliar, termasuk memanggil, memeriksa, dan memproses hukum terhadap pelaku dan auktor intelektualisnya, termasuk Ridwan S. Angsar dan Tim Pidsus Kejati NTT.

3. Aksi Solidaritas: Mengajak penggiat anti-korupsi dan pers untuk melakukan aksi solidaritas di KPK RI dan Kejaksaan Agung RI secara masif dan sistemik hingga kasus ini tuntas.

Gabriel Goa, menjelaskan bahwa tindakan ini bertujuan untuk memberantas korupsi berjamaah di NTT, yang diduga melibatkan praktik kongkalikong antara kaum kuasa dan oknum aparat penegak hukum.

Aksi solidaritas kata dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat NTT, khususnya mereka yang menjadi korban dari tindak pidana korupsi yang merugikan uang rakyat.

Baca juga : Polisi Tetapkan Pengemudi Bus, Tersangka Kecelakaan di Pelabuhan Bakauheni

“Aksi ini diharapkan dapat memberikan tekanan yang cukup kuat bagi aparat penegak hukum untuk bertindak adil dan tegas dalam menangani kasus-kasus korupsi yang merugikan masyarakat,” punkasnya.’

Sementara berita diturkan respons dari pihak Kejaksaan Agung terkait desakan tersebut masih menunggu konfirmasi. Namun, diharapkan pihak berwenang dapat segera memberikan tanggapan yang memadai atas desakan yang diajukan oleh KOMPAK Indonesia ini. (Ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Letak Iman dan Dosa (Bagian Tiga)

    Letak Iman dan Dosa (Bagian Tiga)

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Oleh Syamsul Noor Fajri SIMPUL filsafat eksistensialisme Sartre tak sampai melambung ke dalam ruang hampa udara, berkat sentuhan epistemologi Filsafat Religius Experience Rudolf Otto. Dalam kontemplasi filsafatnya, Otto berusaha menjawab relung-relung temaram dari al-khauf, al-khudi, ar-roja’, dan wahdah al-wujud, serta manunggaling kawula gusti dari filsuf muslim. Rudolf Otto kendati bertolak dari teologi Protestan tetapi tesisnya […]

  • Giat Kemensos di Luhu Utara, Jaga Pelayanan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial

    Giat Kemensos di Luhu Utara, Jaga Pelayanan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Plh. Sekretaris Jenderal Kemensos sekaligus Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial Robben Rico menyampaikan piilar-pilar sosial merupakan satu pelayanan kepada masyarakat. Adapun pelayanan yang di luncurkan yakni penyaluran dan pendampingan Bansos. Rubben mengatakan dengan adanya survey, masyarakat bisa puas dengan kinerja pemerintah di bidang kesejahteraan sosial. “Nomor satu aspek kesejahteraan sosial. Artinya masyarakat puas atas […]

  • Ada Apa Erick Tohir Laporkan Wartawan, Nah ini Penjelasannya:

    Ada Apa Erick Tohir Laporkan Wartawan, Nah ini Penjelasannya:

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara mengenai laporannya ke Dewan Pers terkait konten podcast Tempo berjudul ‘Manuver Erick Thohir Lewat PSSI dan BUMN yang Tak Disukai PDIP (Bocor Alus Politik)’. Menurut Erick, langkah yang ditempuh adalah bagian dari demokrasi karena menganggap konten tersebut tidak memenuhi prinsip kerja jurnalistik dan kode […]

  • Dukung Data Tunggal Sosial Ekonomi, Komisi VIII: Agar Bansos Tepat Sasaran

    Dukung Data Tunggal Sosial Ekonomi, Komisi VIII: Agar Bansos Tepat Sasaran

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi VIII Fraksi PKB DPR RI Maman Imanul Haq mendukung penyusunan data tunggal sosial ekonomi yang digagas Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar. Data itu sangat penting agar penyaluran bantuan sosial (Bansos) bisa tepat sasaran. Maman mengatakan, data tunggal sosial ekonomi itu mengintegrasikan sejumlah sumber data, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial […]

  • Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    Pemda Diminta Dukung Kelancaran Arus Mudik 2025, Ini Surat Edaran dari Kemendagri

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 400.6.1/749/SJ, tertanggal 17 Februari 2025. SE yang ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia tersebut meminta pemerintah daerah (Pemda) agar siap siaga mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1446 H atau tahun 2025. Dalam SE tersebut, Pemda didorong berkoordinasi dengan Forum […]

  • Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Prabowo: Negara Hadir untuk Buruh

    Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Prabowo: Negara Hadir untuk Buruh

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 di Lapangan Monas,jakarta Pusat, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para pekerja atas dedikasi mereka dalam membangun bangsa. Secara tegas ia mengatakan, bahwa “buruh adalah pilar utama penggerak ekonomi nasional.” “Saya punya teori ekonomi sederhana—jika masyarakat berpenghasilan rendah menerima penghasilan yang layak, maka […]

expand_less