Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

Pentingnya Defensive Driving Bagi Supir Truk dan Bis kendaraan Umum

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Edi Permadi, Tenaga Profesional Lemhanas

DUNIA transportasi Indonesia kembali berduka. Bus yang mengangkut pelajar SMA asal Depok kembali mengalami kecelakaan di daerah Subang, Jawa Barat. Kecelakaan ini menelan korban jiwa, 11 orang meninggal. Saat ini Polisi dan pihak terakait masih sedang melakukan penyelidikan dari kecelakaan tersebut.

Di sisi lain, tentu saja ada sejumlah hal yang sudah bisa terlihat dan harus mendapat perhatian untuk perbaikan.

Kondisi jalan terlihat cukup baik walaupun perlu ada peningkatan secara khusus terkait dengan adanya rambu sebelum turunan agar para pengendara bisa mengantisipasinya. Dengan adanya rambu misalkan turunan atau belokan tajam, pengendara bisa mengurangi kecepatan maksimum, penggunaan gigi rendah sebelum masuk ke jalan menurun.

Aspek lainnya adalah kondisi kendaraan dan kompetensi serta kesehatan/ kesiapan supir. Dalam hal ini ada yang perlu ditekankan berkaitan dengan kemampuan dan kompetensi supir dalam melakukan antisipasi kondisi darurat dan juga antisipasi keamanan dari kendaraan sebelum dikendarai.

Kami melihat bahwa kemampuan devensive driving perlu ditingkatkan atau dimiliki oleh pengemudi kendaraan umum. Kemampuan defensive driving adalah pengecekan list keamanan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Bila salah satu dari sistem keamanan kendaraan tidak berfungsi maka segera melakukan perbaikan atau menunda perjalanan.

Kemampuan pengendara perlu juga ditingkatkan untuk dapat mengendalikan kendaraan truck atau bis. Dalam konteks rem ada tiga sistem pengereman dalam truck maupun bis. Pertama, ada hidrolik, kedua Air Over Hydraulic (AOH), dan ketiga Full Air Brake (FAB). Untuk tipe sistem hidrolik yang memakai minyak rem. Tentu gaya pengeremannya tergantung pada pijakan kaki, baik kuat atau lemahnya. Sistem hidrolik juga sering dibantu dengan booster. Kemudian karena memakai cairan, pengecekan kebocorannya juga lebih mudah.

Sistem rem kedua adalah AOH, di mana sistem ini gabungan dari hidrolik dan pneumatic (udara). Sistem pneumatic menekan piston silinder yang nantinya menekan kampas rem secara hidrolis. Namun, masalah dari sistem AOH ini adalah ketika sistem hidrolisnya bocor, maka rem akan blong. Oleh karena itu, muncul sistem pengereman ketiga yakni FAB atau semuanya sudah menggunakan udara bertekanan tinggi.

Selain dari sistem rem tersebut, defensive driving adalah kompetensi untuk mengurangi kecepatan dengan menurunkan ke gigi lebih rendah dan tetap mengendalikan stir pengemudi.

Dari sisi penegakan compliance untuk kendaraan umum dan kendaraan beresiko tinggi perlu ditingkatkan. Pengemudi dapat menolak bila ketika pengecekan kendaraan ditemukan kondisi tidak aman. Pemegang izin atau Perusahaan wajib untuk menjaga kendaraan dalam kondisi aman dan layak beroperasi. Proses penegakan hukum berkaitan dengan compliance sangat perlu ditegakkan untuk menghindari fatality atau korban berikutnya.

Terakhir adalah penggunaan rem tangan dan juga kemampuan pengemudi untuk memahami. Itu semua juga menjadi bagian dari mengendalikan kendaraan selama salah satu dari sistem tidak berfungsi secara tiba-tiba pada saat berkendara.

Sebagai mahluk Tuhan selain dari kemampuan pengecekaan sebelum berkendara, memiliki kemampuan defensive driving kita tetap berdoa agar terus dilindungi secara aman dan selamat sampai tujuan. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri Dorong Papua Tengah Tingkatkan Penyerapan APBD 2025

    Kemendagri Dorong Papua Tengah Tingkatkan Penyerapan APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Nabire,msinews.com– Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk meningkatkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Pernyataan tersebut disampaikan  oleh Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan […]

  • Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta)- Teror kepala babi dan bangkai tikus ke Redaksi Tempo dikecam banyak kalangan. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syamsu Rizal menilai aksi tersebut merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pres di tanah air. “Teror kepada redaksi Tempo ini mengancam kemerdekaan pers. Padahal perlindungan atas praktik kerja pers harus mendapat […]

  • MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    MA RI dan MA Singapura Teken Nota Kesepahaman Yudisial

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – MA RI (Mahkamah Agung) dan MA Singapura menandatangani nota kesepahaman kerja sama yudisial yang bersejarah. Penandatanganan nota itu dilakukan oleh ketua MA RI Prof. Syarifuddin, dan ketua MA Singapura, Chief Justice Sundaresh Menon. Ketua MA RI, Prof. Syarifuddin mengatakan Nota Kesepahaman berlaku selama tiga tahun ke depan dan mengukuhkan komitmen kedua pengadilan […]

  • Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menetapkan dua tersangka Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau Corporate Social Responsibility (CSR) BI. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025 […]

  • Mengejutkan! AKPERSI Bongkar Tambang PT Berau Beroperasi di Lahan Milik Petani

    Mengejutkan! AKPERSI Bongkar Tambang PT Berau Beroperasi di Lahan Milik Petani

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Msinews.com – Dugaan penggunaan lahan petani tanpa penyelesaian hak kembali mencuat di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Aktivitas pertambangan PT Berau Coal diduga telah berlangsung di atas lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Bumi Subur, Kampung Gurimbang, meski sebelumnya perusahaan mengklaim lahan tersebut belum digunakan. Isu ini menguat setelah Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino […]

  • Sekjen Kemensos ; Kepala Daerah Jadi Kunci Mutu Sekolah Rakyat, Putus Rantai Kemiskinan

    Sekjen Kemensos ; Kepala Daerah Jadi Kunci Mutu Sekolah Rakyat, Putus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pemerintah daerah (Pemda) didorong menjadi penjamin mutu utama Sekolah Rakyat demi memastikan program ini efektif mengakhiri kemiskinan antar generasi. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, (Kemensos) Robben Rico, menyampaikan pesan ini dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat berdialog di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kendari, pada Jumat 27 Juni 2025. “Para wakil kepala […]

expand_less