Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ismail Asso : Revitalisasi Honai Kaneke sebagai Inti Adat Budaya Papua Pegunungan

Ismail Asso : Revitalisasi Honai Kaneke sebagai Inti Adat Budaya Papua Pegunungan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAPUA PEGUNUNGAN,KABARDAERAH.COM– Pemerhati Adat Budaya Papua,sekaligus Anggota MRP Papua Pegunungan Pokja Agama Unsur -Agama Islam, Ismail Asso menegaskan, bahwa UU Otsus mengamanatkan Pembangunan DOB Papua harus berdasarakan kearifan lokal atau pembangunan Papua harus berdasarakan nilai-nilai kultural Asli Papua.

“Semangat (spirit) Adat Budaya selain nilai-nilai asing dan baru seperti agama di Papua sejatinya memiliki nilai-nilai spritualisme genuin berfifat local, yang terletak pada Adat Budaya Papua. Selain itu, Adat Budaya Papua bersifat netral pada nilai-nilai baru dan lain yang mau menghegemoni atas nilai keaslian Papua.” kata Ismail dalam tulisan nya, Jumat (10/5/2024).

Dikatakan, nilai baru dari agama dan budaya pop yang asing dan baru itu tak semua positif, ada unsur negatif bagi Budaya Asli Papua, dan ada juga nilai positif.

“Hegemoni budaya pop dari unsur modernisme dan agama dewasa ini menjajah nilai-nilai sacral keaslian Papua, dampak langsung sebagai akibat negative berbagai kepentingan pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan politik nasional.” terangnya.

Oleh sebab itu mempertahankan nilai-nilai sacral warisan leluhur saat ini bersifat emergensi, bersifat vital guna mempertahankan eksistensi keberadaan masyarakat pribumi Papua.

“Jadi, untuk kedepan maka sekarang juga perlu ada uapaya secara sadar dan terencana untuk perlundungan oleh negara melalui UU Otsus Papua,” imbuhnya.

Persoalan sekarang, para pemangku kepentingan tak selalu dan bisa secara sanggup selamanya melindungi nilai-nilai sacral warisan leluhur Papua sendiri.

Padahal suatu kasus misalnya Wilayah -Adat Lapago Papua Pegunungan bahwa Inti dari nilai sacral Adat Budaya terletak pada HONAI KANEKE.

Masalahnya apakah para Bupati dan Gubernur mengalokasikan dana khusus dari sumber dana APBD dan Dana Otsus Papua (DAK dan DAU) bagi pelestarian, perlindungan dan pembangunan masyarakat Adat Budaya Papua?

Lanjut Ismail, study kasus Propinsi Papua Pegunungan bahwa inti dari Adat Budaya itu adalah “Honai Kaneke”, sebagai simbol warisan leluhur bernilai sacral, suci, par exalance, agar dilestarikan. Dapatkah misalnya dengan kucuran dana Otsus bernilai Trilyunan rupaiah tak hanya banyun Gereja dan Mesjid melainkan dana segar itu juga dianggap akan untuk pemugaran Honai-Honai Adat di seluruh Wilayah Adat Papua Pegunungan?

“Ternyata, selama 24 tahun Otsus Papua berjalan alokasi dana perlindungan ini tak dianggarkan sama sekali oleh para Gubernur, para Bupati dan Walikota seluruh Tanah Papua.”

Pada saat bersamaan pemugaran dan pembangunan gedung Agama menjamur dimana-mana, ada upaya secara sengaja negara hadir mau menghilangkan jati diri orang papua asli melalui kaki tangan negara, para pejabat Papua sendiri, selama ini mereka secara massive membangun gedung-gedung mewah agama tapi pembangunan rumah Adat Budaya Asli yang didalamnya mengandung nilai-nilai keaslian termasuk religi asli, digiring masuk menjadi museum, bahkan dihilangkan sama sekali.

“Oleh sebab itu sejak saat ini postingan tulisan ini, secara umum Papua dan khusus Wilayah Papua Pegunungan pembangunan kembali ( pemugaran Honai Adat), perlu ada alokasi dana dari APBD untuk merevitalisasi Honai Adat didalamnya tersimpan Hareken dan Tugen, Suken. Sebagai pusat dan inti dari Adat Budaya Papua Pegunungan.”tutup nya.**

Editor : Dominikius

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Kunjungan Edukasi Parlemen Bagi Generasi Muda

    Pentingnya Kunjungan Edukasi Parlemen Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

     Denpasar,msinews.com-Pendidikan Parlemen melalului program “kunjungan edukasi parlemen” sangat  penting bagi publik. Hal itu disampaikan Kepala Biro Protokol dan Humas Setjen DPR RI Suratno. Baginya, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi publik terhadap perkembangan kerja DPR RI. Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti agenda penyerahaan penghargaan  ‘Public Relation Indonesia Award’ (PRIA) 2024 […]

  • Skuad SIWO PWI Jateng Siap Hadapi Lawan Di Turnamen Biliar,

    Skuad SIWO PWI Jateng Siap Hadapi Lawan Di Turnamen Biliar,

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Tim Biliar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Jawa Tengah telah tiba di Jakarta pada Sabtu (27/6/2026) malam untuk mengikuti Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI Jaya yang akan digelar di Berlian Billiard, Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2026). Setibanya di ibu kota, skuad SIWO Jateng tidak membuang waktu. Empat pemain yang akan berlaga langsung menjajal meja […]

  • Wacana Pemberhentian Wapres Gibran, Komisi III: Tidak Mudah Lakukan Impeachment

    Wacana Pemberhentian Wapres Gibran, Komisi III: Tidak Mudah Lakukan Impeachment

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Abdullah merespon wacana pemberhentian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah politik itu dinilai tidak mudah dilaksanakan, karena banyak syarat yang harus dipenuhi sesuai yang diatur dalam konstitusi. Abdullah mengatakan, proses pemberhentian Presiden dan Wakil Presiden RI dapat dilakukan, jika Presiden melakukan pelanggaran berat, seperti pengkhianatan terhadap negara, […]

  • Komisi VIII : Revisi UU Haji Akan Fokus pada Asrama, Petugas, dan Investasi di Arab Saudi

    Komisi VIII : Revisi UU Haji Akan Fokus pada Asrama, Petugas, dan Investasi di Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ri ,Abdul Wachid mengatakan bahwa, Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi fokus Komisi VIII DPR RI. Dijelaskan, revisi ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari asrama haji, petugas haji, hingga investasi dana haji di Arab Saudi. “Perubahan inilah yang sekaligus yang […]

  • Pemerintah Selamatkan 6,7 Triliun Dana Korupsi Dalam Tiga Bulan Pertama Kabinet Terbentuk

    Pemerintah Selamatkan 6,7 Triliun Dana Korupsi Dalam Tiga Bulan Pertama Kabinet Terbentuk

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.Com-Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan keberhasilan menyelamatkan keuangan negara senilai total Rp 6,7 triliun hanya dalam tiga bulan sejak kabinet dilantik. Dana tersebut berasal dari berbagai kasus korupsi yang berhasil diungkap dan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum melalui Desk Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola. Adapun, Desk ini […]

  • Puan Bicara Soal Pejuang Keadilan di Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

    Puan Bicara Soal Pejuang Keadilan di Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk mengikuti teladan Raden Ajeng (RA) Kartini dengan terus berjuang memperoleh hak-haknya. Hal itu disampaikan menyambut Peringatan Hari Kartini 21 April 2024 di Jakarta. “Telah lebih dari satu abad perjuangan RA Kartini, namun masih kita temukan banyaknya ketidakadilan bagi kaum perempuan,” kata Puan […]

expand_less