Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Signal Buruk Mantan Pejabat Yang Maju Kembali di Pilkada 2024

Signal Buruk Mantan Pejabat Yang Maju Kembali di Pilkada 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Seluruh mantan pejabat daerah setingkat Bupati, wakil bupati, walikota atau Gubernur yang hari ini mereka maju Kembali dalam pilkada tahun 2024 tidak mesti berjalan mulus dalam perhelatan politik, meskipun mereka telah mendapatkan kendaraan politik untuk maju. Pasalnya, Tarik menarik dalam lapangan politik tahun 2024 tentang berbagai kasus-kasus lama bakal dibongkar kembali KPK dan itu telah menjadi atensi serius Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia yang baru.

Pemerhati hukum dan HAM, Gabriel Goa menjelaskan, KPK dalam beberapa tahun terakhir telah mendata secara serius arus pergerakan dan tekanan politik dan hukum yang begitu tinggi terkait kasus-kasus lama mantan pejabat daerah yang terkesan lambat dan diduga karena ada praktek tidak sehat seperti “sogok” yang mengakibatkan ketidakjelasan penegakan hukum.

“KPK kali ini akan sangat serius karena tekanan politik yang begitu kencang dari rakyat. Ini akan berdampak terhadap kasus-kasus lama mantan pejabat daerah. Kalau dalam perjalanan mereka ditahan karena kasus, tentu itu akan menguntungkan lawan politik yang lainnya, saya kira kita berikan apresiasi soal langkah KPK itu”, ungkapnya di Jakarta pada sabtu, (14/09).

Dirinya menjelaskan, wilayah yang paling berpotensi dilihat KPK adalah bagian timur Indonesia karena tensi politik dan hukum sama-sama kencang. Seperti Papua, Maluku dan Nusa Tenggara Timur.

Di Papua misalkan, ada semacam bayangan ketakutan penegak hukum, seperti Polisi dan Jaksa yang terkesan sulit untuk menahan mantan pejabat yang bermasalah karena erat kaitannya dengan system balas dendam yang keras. Baru, setelah kasus mantan Gubernur Lukas Enembe, keadaan berubah ada efek positif terhadap Langkah penegak hukum kedepannya.

“Setelah kasus pa Lukas Enembe itu, barulah ada angin segar atau semacam lebih percaya diri pihak penegak hukum untuk memanggil dan memeriksa mantan pejabat yang tersangkut kasus hukum. Nah, dalam situasi seperti ini, maka bukan tidak mungkin kasus-kasus lama itu dibongkar Kembali meskipun mantan pejabatnya masuk dalam pesta pilkada ataupun terpilih sekalipun”, tegasnya.

Ia menambahkan, wilayah Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan misalkan telah tercatat di KPK sebagai focus area yang sedang digarap khususnya bagi mereka mantan pejabat yang saat ini maju lagi.

“Disini yang jadi focus itu mantan pejabat atau kepala daeahnya, bukan yang sedang duduk. Kasus-kasus lama yang telah dilaporkan Masyarakat itu akan dibuka Kembali secara cepat. Ini juga bagian dari Upaya pemerintah menghasilkan kualitas demokrasi yang baik dengan hadirnya pemimpin-pemimpin yang baru untuk kedepan bisa menyiapkan generasi muda menuju Indonesia emas 2045”, tegasnya. (tim-red/jkt)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet: Idealnya MPR RI Dikembalikan Menjadi Lembaga Tertinggi Negara

    Bamsoet: Idealnya MPR RI Dikembalikan Menjadi Lembaga Tertinggi Negara

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyinggung lembaga yang berwenang untuk menentukan sikap jika ada kondisi darurat jelang Pemilu. Bamsoet berbicara sebaiknya MPR RI dikembalikan menjadi lembaga tertinggi di Republik Indonesia. “Sekiranya menjelang Pemilu terjadi sesuatu yang di luar dugaan kita bersama, seperti bencana alam yang dahsyat berskala besar, peperangan, pemberontakan, atau pandemi yang tidak […]

  • Prabowo Seyum Sumbringah Pasca Menang atas Putusan MK

    Prabowo Seyum Sumbringah Pasca Menang atas Putusan MK

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, akhirnya membuat penampilan dengan senyum Sumbringah di depan publik setelah sidang putusan perkara sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Senin 23/4/2024. Berdasarkan pantauan awak media suasana kegembiraan terpancar dari wajah Prabowo saat tiba di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta […]

  • Koalisi Aktivis Perubahan

    Koalisi Aktivis Perubahan Siap Menangkan Anies-Muhaimin

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koalisi aktivis perubahan mencermati dinamika Pilpres 2024 serta setia terhadap agenda Reformasi, mantan Ketua Umum Cipayung Plus sepakat mendukung gerakan relawan. Ia memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) pada Pilpres 2024. Hal itu disampaikan pada diskusi yang mereka lakukan kemaren (11/10) di salah satu cafe di daerah Cikini, Jakarta Pusat. […]

  • Soal Utang Kereta Cepat, LaNyalla Ingatkan Wamen BUMN Soal Kualitas Public Statement

    Soal Utang Kereta Cepat, LaNyalla Ingatkan Wamen BUMN Soal Kualitas Public Statement

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM-Pernyataan Wakil Menteri I BUMN Kartika Wirjoatmodjo bahwa pembayaran utang atas proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) tidak ditanggung oleh APBN, melainkan menjadi beban tanggungan PT KAI (Persero) disorot Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.   Sebab, menurut penilaian LaNyalla kualitas pernyataan publik yang disampaikan pemangku kebijakan harus utuh, dan tidak menyesatkan. Sehingga masyarakat […]

  • KPK Segera Tahan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Meski Masih Aktif sebagai Anggota DPR

    KPK Segera Tahan Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Meski Masih Aktif sebagai Anggota DPR

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan penahanan terhadap dua anggota DPR RI yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut proses penahanan terhadap Heri Gunawan dan Satori akan […]

  • 4 Bos Pengusaha Media Terjun Dunia Politik, Siapa Paling Tajir?

    4 Bos Pengusaha Media Terjun Dunia Politik, Siapa Paling Tajir?

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – 4 (Empat) Bos Pegusa media di era digital telah muncul sebagai salah satu sektor yang semakin diminati, kalangan pengusaha hingga pemilik partai. Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang semakin digital, peluang dalam industri media semakin terbuka lebar. 4 (empat) bos pengusaha kaya masuk dari berbagai bidang mulai mengalihkan fokus mereka ke industri […]

expand_less