Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Apresiasi Sikap Tegas Presiden Prabowo di KTT PBB 2025

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Apresiasi Sikap Tegas Presiden Prabowo di KTT PBB 2025

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A, mengapresiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang kembali hadiri Sidang Umum PBB. Dalam sidang tersebut, salah satunya menyampaikan sikap Indonesia untuk menghadirkan perdamaian dunia dengan konsisten membela Palestina merdeka dan menghentikan genosida di Gaza.

“Sangat patut diapresiasi komitmen Presiden Prabowo untuk tetap menyuarakan perdamaian dan kemerdekaan Palestina di forum Sidang Umum PBB, sekalipun Israel kembali menyatakan penolakan atas solusi yang hadirkan kemerdekaan bagi negara Palestina,” disampaikan Hidayat yang akrab dipanggil HNW setelah Rapat Pimpinan MPR di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, pada Senin (22/9/2025).

Adapun, sikap konsisten Indonesia ini dianggap semakin penting oleh HNW, apalagi dengan semakin banyaknya negara yang tadinya mendukung Israel dan tidak mengakui Palestina sebagai negara merdeka, kini secara terbuka justru berani sampaikan dukungan untuk Palestina sebagai negara merdeka, sekalipun Israel menyampaikan ancaman terbuka.

Di antaranya bahkan dari negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB seperti Inggris dan Prancis, dan negara-negara barat yang penting seperti Kanada, Australia, Portugal, Belgia dan lainnya. Maka menurut HNW, sudah sewajarnya bila Indonesia yang sejak dari awal mendukung Palestina sebagai negara merdeka, makin meningkatkan pembelaannya untuk kemerdekaan Palestina.

“Dengan mengingatkan bahwa negara-negara anggota PBB selain mengakui kemerdekaan Palestina, juga memastikan kemerdekaan yang berdaulat penuh, genosida dihentikan, dan resolusi Majelis Umum PBB yang mengakomodasi fatwa ICJ bahwa pendudukan Israel itu ilegal dan karenanya Israel harus meninggalkan kawasan yang didudukinya itu. Juga keharusan anggota PBB yang juga anggota ICC untuk melaksanakan keputusan ICC untuk menangkap pejabat Israel pelaku kejahatan perang,” lanjut HNW.

Pentingnya Reformasi PBB

HNW juga menegaskan bahwa kesempatan yang strategis ini perlu dimaksimalkan oleh Presiden Prabowo, untuk juga menyuarakan pentingnya reformasi PBB demi perbaikan demokrasi dan terwujudnya tatanan internasional yang lebih adil dan demokratis.

“Indonesia diperintahkan Konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, sebagaimana disebutkan dalam Alinea Keempat UUD NRI 1945. Apalagi sampai saat ini masih ada ketidakadilan yang berulang dipertontonkan oleh Amerika Serikat melalui hak vetonya dengan mendukung Israel sekalipun lakunya melanggar berbagai resolusi PBB maupun hukum internasional sebagaimana difatwakan oleh ICC dan ICJ,” jelas HNW.

Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A,

“Adanya hak veto yang tidak demokratis, dan keanggotaan tetap Dewan Keamanan PBB yang sangat tidak adil karena tidak adanya perwakilan dari kawasan negara-negara di belahan selatan Bumi, tidak ada juga wakil dari Afrika dan Timur Tengah. Kondisi tidak demokratis dan tidak adil ini kinilah momentumnya untuk disuarakan oleh Presiden RI langsung di mimbar SU (Sidang Umum) PBB,” lanjutnya.

Bukan hanya itu, HNW juga menyebutkan bahwa aspirasi masyarakat Indonesia dan dunia internasional sangat menolak kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang Israel seperti genosida atas Gaza, mereka menginginkan adanya sanksi konkret terhadap Israel.

“Aspirasi masyarakat dunia semakin menguat untuk menjatuhkan sanksi dan isolasi terhadap Israel, saat ini sudah berbagai negara dan puluhan ribu warga menandatangani petisi agar Israel dikeluarkan dari keanggotaan organisasi internasional seperti FIFA dan PBB. Maka wajar saja bila sesuai prinsip Konstitusi, bila Presiden Prabowo juga menyuarakannya, sebagai bentuk upaya yang lebih nyata lagi untuk mengakhiri penjajahan dan menghadirkan kemerdekaan Palestina, yang oleh Indonesia disebut sebagai utang sejarah Indonesia terhadap Palestina, yaitu kemerdekaan Palestina,” tegas HNW.

Menurut HNW, momen Sidang Umum PBB kali ini semakin krusial mengingat gelombang dukungan terhadap Palestina di kancah diplomasi internasional semakin menguat, apalagi beberapa negara lainnya menyatakan akan mengakui negara Palestina dalam forum sidang nanti, yaitu Belgia, Prancis, Malta, Luksemburg, dan San Marino. Sehingga 145 dari 193 negara anggota PBB sudah mendukung Palestina merdeka.

“Gelombang dukungan yang menguat untuk kemerdekaan Palestina ini tentunya selain karena keteguhan para pejuang Palestina di Gaza, juga disebabkan dunia internasional yang semakin “marah” dengan makin banyaknya warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak termasuk yang menjadi korban pelaparan akibat isolasi yang dilakukan Israel,” ungkapnya.

“Apalagi bukan hanya membantai dan menjajah Palestina, Israel bahkan tidak segan mengumbar teror dengan menyerang negara-negara di kawasan yang tidak menyerang Israel seperti Suriah dan Qatar. Oleh karena itu kami mendukung bila Presiden Prabowo menjadikan momen Sidang Umum PBB nanti sebagai podium eskalasi pembelaan untuk Palestina merdeka dan berdaulat serta menghentikan kejahatan penjajahan Israel,” lanjut HNW.

HNW juga berharap, Prabowo bisa mengajak negara-negara anggota PBB yang mayoritasnya mengakui Palestina sebagai negara merdeka, untuk konsisten dengan sikapnya dengan segera bersikap untuk mengakhiri genosida atas Gaza, dan pendudukan Israel atas tanah-tanah Palestina, karena kini Palestina adalah negara merdeka dan berdaulat yang diakui oleh mayoritas negara-negara anggota PBB itu.

“Agar segera berakhirlah teror penjajahan, dan hadirlah perdamaian,” tutup Hidayat Nur Wahid.//

Tim Redaksi/dl.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Ibu 22 Desember 2024 : “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045″

    Peringatan Ibu 22 Desember 2024 : “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045″

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hari Minggu 22 Desember 2024 merupakan Peringatan Hari Ibu Nasional. Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menetapkan tema nasional yakni  “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045″. Pada tahun ini, Hari Ibu akan diperingati yang ke-96 oleh masyarakat Indonesia pada hari Minggu, 22 Desember 2024. Peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi momen untuk […]

  • Melalui Booth Indo Firex  2026,BNPB Hadirkan Edukasi Penanggulangan Karhutla

    Melalui Booth Indo Firex  2026,BNPB Hadirkan Edukasi Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan berbagai materi edukasi dan visualisasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam keikutsertaannya pada INDO FIREX Expo & Forum 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/8). Pameran yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang bagi BNPB untuk memperkenalkan upaya penanggulangan bencana kepada […]

  • Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketegangan Israel-Iran mengundang reaksi Pimpinan Komisi I Parlemen RI, Meutya Hafid. Ia meminta Pemerintah terlibat aktif diplomasi dalam melakukan deeskalasi konflik di Timur Tengah karena mengarah pada terjadinya Perang Dunia III. “Saya meminta Pemerintah RI untuk terlibat aktif diplomasi dalam deeskalasi konflik di Timur Tengah karena menjurus pada terjadinya Perang Dunia III yang akan […]

  • Wawancara Imajiner dengan ESP E-RA Membangunkan Sumsel dari Tidur Panjang

    Wawancara Imajiner dengan ESP E-RA Membangunkan Sumsel dari Tidur Panjang

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    E-RA merupakan koordinat definitif hasil perpaduan antara absis Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T (ESP) dan ordinat Dr. Riezky Aprilia, S.H.,M.H. (RA). E-RA terpanggil untuk memenuhi aspirasi banyak tokoh masyarakat Sumsel agar tampil memimpin Sumsel mencapai Kegemilangan, sebagaimana Kegemilangan Sriwijaya berhasil menjadi ikon terbesar di Nusantara, yang menorehkan sejarah mendunia dalam rentang kekuasaan tak kurang […]

  • Tuai Isu Pembubaran KPK, Sekjen PDIP Klarifikasi Maksud Megawati

    Tuai Isu Pembubaran KPK, Sekjen PDIP Klarifikasi Maksud Megawati

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Peyampaian Megawati Soekarnoputri terkait pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai beragam respons dari sejumlah pihak. Menanggapi hal tersebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meluruskan maksud ketua umum PDIP yang kadung diberitakan sempat meminta kepada Presiden Jokowi  membubarkan KPK. “Itu diplintir. Maksud Bu Mega, beliau yang mendirikan KPK, (tapi korupsi) masih jadi persoalan pokok,” kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan […]

  • Empat Program Prabowo-Gibran yang Banyak Disetujui Publik,Digitalisasi Pemerintahan 92,4 %

    Empat Program Prabowo-Gibran yang Banyak Disetujui Publik,Digitalisasi Pemerintahan 92,4 %

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil rekapitulasi pemilihan umum baik pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2024 pada hari ini, Rabu (20/3/2024). Berdasarkan perhitungan KPU,jumlah suara sah dalam rekapitulasi Pilpres 2024 sebesar 164.270.475. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh 96.214.691 suara atau 58,59%. Pasangan Anies-Muhaimin Iskandar memperoleh suara 40.971.906 atau 24,95% dari suara […]

expand_less