Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » In Front of Indonesian Entrepreneurs and Diaspora in Canada, Coordinating Minister Airlangga Reveals Issues of Indonesian Economic Development

In Front of Indonesian Entrepreneurs and Diaspora in Canada, Coordinating Minister Airlangga Reveals Issues of Indonesian Economic Development

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Vancouver,msinews.com-The Coordinating Minister for Economic Affairs of the Republic of Indonesia, Airlangga Hartarto held a meeting with Indonesian Entrepreneurs and Diaspora in Vancouver. In the meeting, Airlangga talked about the digital economy, critical minerals, from the middle class to the Indonesian International Cooperation Map. He began his working visit since the end of Friday August 2024.

Airlangga Hartarto made a working visit for several days to Vancouver, Canada, which was intended to explore increasing economic, trade and investment cooperation between Indonesia and Canada, especially with the Province of British Columbia which is located in the western part of Canada, which is part of Canada that is closer to the Asia Pacific region.

This opportunity also attended the Meeting with Indonesian Entrepreneurs/Diaspora, Community and Students in Vancouver Canada.

Quoting the press release of the Indonesian Ministry of Economic Affairs in a press release delivered by the Secretary of the Coordinating Ministry for Economic Affairs Susiwijono Moegiarso, that this activity was organized by the Consulate General of the Republic of Indonesia (KJRI) in Vancouver in collaboration with the ranks of the Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) in Vancouver.

The meeting was attended by many Companies and Business Associations in Vancouver owned and run by Indonesian Entrepreneurs/Diaspora, also attended by several Leaders of the Canada-Indonesia Chamber of Commerce (West Coast Canada Chapter), and attended by the Management of PERMIKA (Indonesian Student Association in Canada), as well as Indonesian Students in Vancouver.

“In the midst of a global economy full of challenges and uncertainty, the Indonesian economy is growing strongly supported by increased competitiveness, controlled inflation and the quality of economic growth that continues to improve,” explained Coordinating Minister Airlangga while updating the latest developments related to the global economy and the Indonesian economy.

He provided information on various strategic issues that will be challenges for Indonesia’s economy in the future, starting from the Demographic Bonus issue and Efforts to Get Out of the Middle Income Trap, issues on energy transition and environmentally friendly renewable energy, digital economy and the Digital Economy Framework Agreement (DEFA), issues on industrial downstreaming to critical minerals affairs with the US and PRC, as well as issues on the Indonesian Middle Class and the Eradication of Extreme Poverty in Indonesia.

“In the field of Digital Economy, Indonesia is a Major Start-up Player in ASEAN and is ranked 6th in the world, with the most innovative startups or ranked 1st in ASEAN,” he said as written by the Secretary of the Coordinating Ministry for Economic Affairs, Susiwijono Moegiarso in a press release on the working visit of Coordinating Minister Airlangga Hartarto to Canada.

In the final session, Coordinating Minister Airlangga also explained the Map of Indonesia’s International Economic Cooperation, starting from the G20 multilateral cooperation, ASEAN regional, APEC Cooperation, IEU CEPA Negotiations, ICA CEPA, and the Regional Cooperation scheme in the Asia Pacific, namely RCEP, CP-TPP and IPEF (Indo Pacific Economic Framework). Then also explained about the development of Indonesia’s accession process to become an OECD Member country.

“Indonesia has expressed its desire to join the CP-TPP, and take experience from the UK which has just joined the CP-TPP,” said Coordinating Minister Airlangga.

It was also explained that to encourage the acceleration of OECD accession, a National Team has been formed which together with all Ministries/Institutions conducted a self-assessment and submitted an Initial Memorandum describing the suitability of Indonesian standards compared to the OECD.

From the Indonesian Diaspora, Luthfi Doffier and Matthew Riyanto from the Canada-Indonesia Chamber of Commerce expressed their support and asked what the Indonesian Government needed from the Diaspora, in order to make Canada more attractive and cooperation increase. Monica Khoe from Indigo Prima said that several Indonesian agro products were over-supplied so that prices fell and the importance of efficient logistics to reduce logistics costs.

Meanwhile, Erick Gunawan from PERMIKA (Indonesian Student Association in Canada) asked about Indonesia’s population growth and efforts towards Golden Indonesia 2045.

In a series of visits to Vancouver, Canada, Coordinating Minister Airlangga is also scheduled to speak at the Business Forum event which will be held by the Indonesian Consulate General and ITPC in Vancouver on September 3, 2024.

The agenda will also meet and have direct dialogue with Entrepreneurs and Potential Investors who are expected to be encouraged to immediately invest and carry out their business activities in Indonesia.** (Domi Dese Lewuk).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok Warga dengan Pihak PT. KCMU di Lampung ,Empat Orang Luka Bacok

    Bentrok Warga dengan Pihak PT. KCMU di Lampung ,Empat Orang Luka Bacok

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, InfsiNews—Sedikitnya empat orang luka berat akibat luka bacok dalam bentrokan antara warga dengan pihak perusahaan sawit PT. Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU) yang terjadi di Pekon (Desa) Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Peratin (Kepala Desa) Marang Surdi saat dikonfirmasi, Selasa, membenarkan adanya bentrokan tersebut yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bacok […]

  • Dapunta Sailendra dalam Pahatan Prasasti (Bagian 1)

    Dapunta Sailendra dalam Pahatan Prasasti (Bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Noor Al-Sajidi Pekerja Budaya dan Ketua Departemen Data pada Pusat Data dan Kajian Sriwijaya (PDKS) HERERMEUNNITIKA Sailendrawansa (Wangsa Sailendra atau Dinasti Sailendra) selalu berkaitan dengan dan tidak dapat dilepaskan dari Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Medang (Mataram Kuno) . Istilah Wangsa Sailendra dijumpai dalam banyak prasasti (batu bersurat/bertulis) peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan […]

  • Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera memperbaiki fasilitas yang rusak akibat tindakan anarkistis di sejumlah daerah yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia menekankan agar kerusakan tersebut tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat menimbulkan trauma bagi masyarakat. “Jangan menimbulkan, dibiarkan [fasilitas yang rusak] karena itu akan membuat trauma […]

  • Presiden Jokowi  Tegaskan, Indonesia Harus Memiliki Strategi Besar dan Strategi Teknis Untuk Mencapai Visi

    Presiden Jokowi Tegaskan, Indonesia Harus Memiliki Strategi Besar dan Strategi Teknis Untuk Mencapai Visi

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki strategi besar dan teknis untuk mencapai visi yang telah ditetapkan. Presiden mencontohkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai panduan atau aturan untuk mewujudkan visi tersebut. “Kita memang harus punya strategi besar dan strategi teknis. Bisa saja seperti yang sering disampaikan oleh Bapak Ketua MPR mengenai PPHN […]

  • Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet MP Ke-3, Erick Thohir Jadi Menpora

    Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet MP Ke-3, Erick Thohir Jadi Menpora

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Untuk ketiga kalinya Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan kabinet merah putih, semenjak dilantik pada 20 Oktober 2024 atau selama 11 bulan menjabat sebagai Kepala Negara RI untuk masa jabatan 2024-2029. Reshuffle Kabinet pertama dilakukan pada 19 Februari 2025. Adapun, Satryo Soemantri Brodjonegoro dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) […]

  • Sri Mulyani Mulai Main Titip, Ada apa? Berikut Penjelasanya:

    Sri Mulyani Mulai Main Titip, Ada apa? Berikut Penjelasanya:

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemenkeu pada masa sekarang ini sudah mulai main titip. Usut punya usut Sri Mulyani menitipkan pesan ke 937 pejabatnya yang baru dilantik. Pesan pertama, Sri Mulyani bahwa pegawai akan dihadapkan pada berbagai tantangan pekerjaan. Ia menyebut keuangan negara memiliki fungsi strategis sehingga, seluruh pejabat harus bersinergi. “Di mana pun anda sekarang ini ditempatkan, […]

expand_less