Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Pimpinan MPR RI : Benah Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Kualitas Pengajaran di Tanah Air

Pimpinan MPR RI : Benah Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Kualitas Pengajaran di Tanah Air

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Pembenahan tata kelola dan kesejahteraan guru harus segera diikuti langkah nyata yang mendorong percepatan peningkatan kualitas pengajaran di tanah air.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat,Selasa [8/6/2026] .

Aadpun, survei IDEAS dan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa 2024 mengungkap 20,5% guru honorer masih berpenghasilan di bawah Rp500 ribu per bulan.

Pembenahan tata kelola dan kesejahteraan guru harus segera diikuti langkah nyata yang mampu mendorong percepatan peningkatan kualitas pengajaran di tanah air.

“Peningkatan kesejahteraan saja belum cukup untuk langsung mengerek mutu pendidikan nasional, tanpa didukung distribusi yang merata dan perhatian khusus terhadap guru,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2026).

TGP Naik dan Target 230.000 Vuru Ikut PPG,tapi Kesejahgeraan Guru Honorer Masih Memprihatinkan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pekan lalu mengumumkan sejumlah strategi percepatan peningkatan kualitas pengajaran, antara lain dengan menetapkan target 230.000 guru aktif mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta kenaikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan pada 2026.

Sementara itu, survei Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) dan GREAT Edunesia Dompet Dhuafa pada 2024 mengungkapkan, 20,5% guru honorer masih hidup dengan penghasilan di bawah Rp500 ribu per bulan.

“Guru honorer yang sudah mengabdi belasan tahun tapi belum mendapatkan pengakuan maupun kesejahteraan adalah realitas yang tidak bisa diabaikan,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari.

Dia menegaskan bahwa penataan guru bukanlah sekadar urusan administratif kepegawaian.

“Ini adalah soal arah kebangsaan, soal bagaimana negara memenuhi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ulas politikus Partai NasDem ini.

Akselerasi Sertifikasi Guru Non-ASN dan Monitoring Dampak Kebinakan Jadi Prioritas

Untuk memastikan pembenahan tata kelola itu benar-benar meningkatkan kualitas pengajaran, Rerie, yang juga Anggota Komisi X DPR RI, mendorong agar pemerintah mengakselerasi penuntasan sertifikasi guru non-ASN secara masif.

Masih kata dia, perbaikan sistem insentif yang berkeadilan dan penguatan evaluasi berkelanjutan pascasertifikasi juga harus diterapkan.

Rerie menekankan pentingnya monitoring dampak kebijakan terhadap kualitas pembelajaran di kelas.

“Peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas, demi terjadinya peningkatan pelatihan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter bagi peserta didik. Semua ini membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah nyata yang berpihak pada guru, peningkatan kualitas pengajaran akan sulit tercapai dalam waktu dekat.

“Diperlukan peta jalan nasional yang tepat, mulai dari distribusi tenaga pendidik, sistem rekrutmen yang adil, kepastian status kerja, perlindungan profesi, hingga kesejahteraan guru yang layak, untuk meningkatkan kualitas pengajaran di tanah air,” tulis Rerie.**

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Parpol

    Golkar Kuasai 17,57 Persen Kursi DPR, PDIP dan Demokrat Alami Penurunan

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Hasil perolehan suara Pemilu 2024 mengindikasikan kemungkinan pergeseran kekuatan di DPR, dengan beberapa partai politik mengalami kenaikan sementara yang lain merasakan penurunan kursi. Menurut perhitungan menggunakan metode Sainte Lague, Partai Golkar muncul sebagai salah satu pemenang, dengan proyeksi 102 kursi, naik dari 85 kursi pada Pemilu sebelumnya. Hal ini menandakan potensi peningkatan […]

  • Dukung UMKM Asli OAP,Pemkab Keerom Alokasikan Rp 1,5 Miliar TA 2025

    Dukung UMKM Asli OAP,Pemkab Keerom Alokasikan Rp 1,5 Miliar TA 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KEEROM,MSINEWS.COM-Bupati Kabupaten Keerom,Piter Gusbager S.Hut.,M.U.M. mengatakan, pihak mengalokasikan dana sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun anggaran 2025. Dana tersebut untuk mendukung program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Dana tersebut diserahkan langsung kepada 760 paket kepada pelaku UMKM bagi OAP. Penyaluran ini berlangsung di Pasar […]

  • Bhayangkari Sumsel Juara 1 Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2

    Bhayangkari Sumsel Juara 1 Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Palembang, msinewscom – Tahap demi tahap Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup Zona 2 telah usai digelar, di SPN Polda Jambi Rabu (14/8/2024). Pada hari terakhir turnamen, berlangsung pertandingan secara ketat antara Bhayangkari Sumsel Putri Sriwijaya melawan tim Bhayangkari Kepri. Tim Bhayangkari Sumsel Putri Sriwijaya akhirnya unggul dengan skor 2 – 0 (26-24, 25 – 23) […]

  • Musibah di Lokasi Peledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, 13 Orang Meninggal Dunia

    Musibah di Lokasi Peledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, 13 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Garut, msinews.com — Telah terjadi musibah di lokasi peledakan amunisi tidak layak pakai (apkir) milik TNI Angkatan Darat, tepatnya di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025). Insiden ini terjadi saat berlangsungnya kegiatan pemusnahan amunisi apkir oleh Gupusmu III Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) dalam program rutin tahun 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 13 […]

  • Pemkot Kendari dan DP3A Gelar Pelatihan Kewirausahan Bagi Pelaku UMKM

    Pemkot Kendari dan DP3A Gelar Pelatihan Kewirausahan Bagi Pelaku UMKM

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kendari, msinews.com-Upaya untuk meningkatkan pelaku wirausaha terus diberdayakan oleh Pemerintah Kota Kendari,Sulawesi Tengah (Sulteng). Terkini, pada Rabu (10/7/2024), Pemerintah Kota Kendari bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari menggelar pelatihan kewirausahaan guna  meningkatkan usaha ekonomi perempuan Kota Kendari. Dalam kesempatan itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Kendari, Makmur […]

  • Peternak Nasional

    Peternak Nasional Gelar Aksi di Monas, Desak Pemerintah Beri Perlindungan dan Stabilkan Harga Ayam”

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Puluhan pengusaha kecil yang tergabung dalam Komunitas Peternak Nasional menggelar aksi protes di depan gedung Monas pada Kamis (11/1/2024). Mereka menuntut pemerintah kembali membudidayakan 100% kepada peternak Ayam, UMKM mandiri. Tak cukup disitu, merekaserta meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyelamatkan peternak dengan menstabilkan harga ayam hidup di atas Harga Pokok Produksi (HPP) […]

expand_less