Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Badan Pengkajian MPR RI Soroti Anomali Demokrasi,Kedaulatan Rakyat di Era Digital

Badan Pengkajian MPR RI Soroti Anomali Demokrasi,Kedaulatan Rakyat di Era Digital

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG,MSINEWS.COM-Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Dr. Andreas Hugo Pareira,menilai bahwa lebih dari dua dekade pasca perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, diskursus mengenai implementasi dan efektivitas konstitusi terus berkembang. Meski banyak kemajuan telah dicapai, praktik ketatanegaraan masih menghadapi berbagai tantangan.

Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan hal tersebut dalam Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengkajian MPR acara Focus Group Discussion (FGD) Kelompok I Badan Pengkajian MPR RI bertema “Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila”, di Tangerang, Kamis (18/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Andreas juga mempertanyakan apakah praktik kedaulatan rakyat dan demokrasi, termasuk pemilihan langsung presiden dan kepala daerah, sudah sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat.

AHP  (Andreas Hugo Pareira) juga menekankan perlunya memperkuat demokrasi substansial di tengah dominasi demokrasi prosedural saat ini.

”Hal ini dilakukan sesuai Keputusan MPR Nomor III/MPR/2024 tentang Rekomendasi MPR Masa Jabatan 2019–2024, yang secara khusus menugaskan kepada Badan Pengkajian untuk melakukan penelitian, salah satunya melalui FGD ini” sebut AHP.

Andreas menyampaikan bahwa dari perkembangan saat ini diperlukan adanya redefinisi konsep rakyat dan kedaulatan rakyat dalam konteks demokrasi modern.

Fenomena politik di era digital, kata dia, menunjukkan bahwa suara rakyat di dunia maya kini memiliki pengaruh signifikan terhadap dinamika politik dan pengambilan keputusan di dunia nyata.

Ia mencontohkan keputusan mahasiswa membatalkan rencana demonstrasi setelah melihat potensi penunggangan isu di media sosial. Hal itu menunjukkan kecerdasan politik generasi muda sekaligus memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh ruang digital.

“Kalau fenomena ini tidak kita pahami secara tepat, demokrasi kita bisa kehilangan arah. Karena itu, redefinisi makna rakyat dan kedaulatan rakyat dalam konteks demokrasi modern perlu dipertimbangkan,” kata Wakil Rakyat dari dapil NTT 1, meliputi 10 Kabupaten ; Alor,Lembata, Flotim, Sikka,Ende, Nagekeo,Ngada, Manggarai Barat,Manggarai Tengah,dan Manggarai Timur.

Pandangan Para Pakar

Menanggapi hal itu, Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti menyampaikan bahwa makna kedaulatan rakyat harus dipahami secara substansial, bukan sekadar slogan. Menurutnya, konsep kedaulatan rakyat tidak bisa dilepaskan dari pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang pernah berada di bawah penjajahan.

“Keyakinan akan kedaulatan rakyat erat hubungannya dengan keyakinan akan kemerdekaan. Kalau rakyat berdaulat, itu berarti rakyat bisa melakukan apa saja untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Surya Tjandra, S.H., LL.M., menyampaikan bahwa kedaulatan rakyat merupakan satu-satunya dasar yang benar bagi berdirinya sebuah negara merdeka. Ia menyebut ada lima konsep utama yang harus dipahami dalam praktik kedaulatan rakyat.

Pertama, kekuasaan itu milik rakyat. Pemerintah dibentuk dan dipertahankan berdasarkan persetujuan rakyat melalui wakil-wakilnya di DPR. Kedua, warga negara memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Ketiga, adanya akuntabilitas pemimpin, bagaimana pemimpin bertanggung jawab. Keempat, adanya kesetaraan dan hak warga negara.

“Dan kelima, semua itu berada dalam kerangka konstitusional. Ia menambahkan, kedaulatan rakyat juga menjadi dasar legitimasi demokrasi itu sendiri,” ujarnya.

Politik Digital dan Fenomena Baru

Sedangkan Dr. Surya Tjandra, S.H., LL.M (Surya Candra) politikus Partai NasDem juga menyoroti fenomena politik digital yang membentuk pola baru dalam relasi rakyat dan pemerintah. Ia merujuk pada hasil jajak pendapat Kompas pada 15 September lalu yang menunjukkan 49 persen responden kini merasa semakin berani menyuarakan kritik terhadap pemerintah.

“Kalau saya sebagai masyarakat sipil, saya senang dengan perkembangan ini. Pengalaman aksi turun ke jalan, bahkan sampai ribuan orang mengiringi pemakaman seorang ojol, Affan Kurniawan, itu tidak akan hilang begitu saja. Di era digital, semua bisa dibagikan dengan cepat, emosi lebih dominan daripada detail, dan itu mampu menggerakkan orang untuk bertindak,” kata Surya Candra, mantan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia dan Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabinet Indonesia Maju 2019.

”Jadi, saya menilai dinamika ini menandai masuknya Indonesia ke dalam level politik baru yang bahkan belum pernah terjadi sejak era reformasi.” ujarnya.

Acara Focus Group Discussion (FGD) Kelompok I Badan Pengkajian MPR RI ini dihadiri pula oleh sejumlah anggota Badan Pengkajian MPR RI, di antaranya Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H., Jialyka Maharani, S.I.Kom., dan Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc.//

Editor; Tim redaksi/domi  dese lewuk.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala BNPB Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla di Enam Provinsi

    Kepala BNPB Bersama Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla di Enam Provinsi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto menerima kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman di Graha BNPB, Jakarta, pada Selasa (6/10). Pertemuan ini membahas isu-isu terkini seputar kejadian bencana yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala […]

  • PHK Tembus di Angka 23.470 Orang, DPR Minta JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

    PHK Tembus di Angka 23.470 Orang, DPR Minta JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Angka Pemmutusan Hubungan Kerja -PHK telah mencapai 23 ribu orang sepanjang enam bulan di tahun 2026. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengaku prihatin ayas meningkatnya jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) . Untuk itu ia menekankan pentingnya perlindungan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaannya. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, […]

  • Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Koperasi Budi Arie Berharap penerapan Koperasi Merah Putih (KMP) program Presiden Prabowo Subianto dapat memajukan Desa dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia. Menurut Budi Arie, penerapan program Koperasi Merah Putih (KMP) selain untuk memajukan Desa dengan adanya program Koperasi tersebut, bisa mensejahterakan. “Kita berharap karena tujuan mulia dari pembentukan Koperasi Merah Putih […]

  • SDR Desak Kejagung RI Selidiki Korupsi, Pengusaha Asal Lampung

    SDR Desak Kejagung RI Selidiki Korupsi, Pengusaha Asal Lampung

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – SDR Desak Kejagung RI terkait penyelidikan mendalam dugaan jaringan pengamanan hukum yang terlibat dalam sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pengusaha asal Lampung, Muhammad Suryo. Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Direktur Eksekutif, Hari Purwanto, mendesak Kejagung RI agar  menyelidiki kasus pengamanan Hukum korupsi. Ia menyebut pengusaha asal Lampung SDR Desak Kejagung RI terkait […]

  • 41 Perusahaan di Jawa Barat Nunggak BPJS, Kemnaker Minta Penjelasan

    41 Perusahaan di Jawa Barat Nunggak BPJS, Kemnaker Minta Penjelasan

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    msinews.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memanggil 41 perusahaan di Jawa Barat yang belum memenuhi kewajiban dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap 95 perusahaan pada Maret 2025. Dari hasil pengawasan, ditemukan sejumlah pelanggaran seperti tidak mendaftarkan pekerja, melaporkan upah lebih rendah dari yang sebenarnya, hingga menunggak iuran. Tim pengawas Kemnaker […]

  • Mensos Gus Ipul Tutup Diklat Calon Kepala Sekolah Rakyat

    Mensos Gus Ipul Tutup Diklat Calon Kepala Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan arahan secara daring melalui Zoom Meeting pada Penutupan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta (4/10/2025) Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah secara daring dengan pendampingan langsung Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Robben […]

expand_less