Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » E-RA Targetkan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai Proyek Strategis Sumse

E-RA Targetkan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai Proyek Strategis Sumse

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msiews.com – Pintu gerbang utama jalur laut ke Sumatra Selatan (Sumsel) telah ditopografikan terletak di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin. Titik koordinatnya telah diproyeksikan langsung  menghadap ke Selat Bangka, tak jauh dari muara Sungai Musi.

Implementasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat (PTC) menjadi salah satu program strategis E-RA. Pengimplementasian program itu dapat mewujud nyata jika masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) memilih Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T. menjadi gubernur dan Dr. Riezky Aprilia, S.H., M.H. sebagai wakil gubernur.

Secara nasional, ground breaking Pelabuhan Tanjung Carat mulai dilakukan pada 2021 dalam era Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Bermula ketika Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi diminta Presiden Joko Widodo agar secepatnya menentukan lokasi pelabuhan yang layak bagi Sumsel. Presiden Jokowi mendukung kehadiran pelabuhan baru di Sumsel sebagai bagian dari Program Nawacita jilid II-nya, yakni sebagai simpul dalam jaringan konektivitas perhubungan laut (tol laut).

Dalam faktanya, Sumsel memang belum memiliki pelabuhan yang layak. Pasalnya, Pelabuhan Boom Baru di Sungai Musi di Kota Palembang, sudah tak memadai. Kapal besar tidak bisa memungkinkan masuk karena Sungai Musi yang kian mengalami pendangkalab. Belum lagi, kian banyak jembatan yang melintang di atas Musi di seputar Palembang.

Sebelumnya Pemprov Sumsel telah membangun pelabuhan di Tanjung Api-Api (TAA), berlokasi di dalam perairan tenang di Teluk Rimau Sungsang. Pelabuhan TAA terlindung dari arus Selat Bangka, berlokasi sekitar 15 km dari Tanjung Carat. Namun, kedalaman air di pelabuhan itu hanya 3,5 meter ketika air surut dan 5 meter saat pasang. Hanya kapal-kapal ukuran 1.000 ton–1.500 ton yang bisa merapat ke dermaganya.

Pelabuhan Tanjung Carat jelas ESP, lebih memenuhi syarat. Dengan membangun dermaga menjorok sekitar 350 meter ke laut, bisa mendapat perairan dengan kedalaman 12–18 meter. PTC dengan begitu, ujar ESP, bisa disinggahi kapal-kapal besar.

PTC nantinya juga akan mudah diakses. Jaraknya sekitar 90 km dari Palembang dan dapat ditempuh lewat jalan tol yang terkoneksi dengan jalan tol Trans Sumatra. Pemerintah tak harus pusing dengan urusan pembebasan lahan, karena lahan seluas 461 hektar sudah disediakan oleh Pemprov Sumsel. Areal seluas itu akan menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api yang sedang dikembangkan.

Dalam rancangan Kementerian Perhubungan, PTC akan dibangun mirip Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, yang tahap satunya sudah dioperasikan sejak akhir Desember 2020. Hanya saja dalam versi lebih kecil. Di Patimban, dermaganya berupa hamparan beton tebal di atas laut berkedalaman 12–15 meter.

Struktur itu disangga oleh pilar-pilar beton menghunjam jauh ke dasar laut. Dermaga itu dihubungkan oleh jalan-jalan beton yang lebar ke daratan, yang menyediakan berbagai sarana pendukung, seperti pusat kendali operasi, kantor pabean, kantor surveyor, gudang, lantai kontainer (peti kemas), tempat parkir kendaraan berat, dan seterusnya.

ESP bersama RA telah merencanakan pembangunan PTC. Pelabuhan baru itu, timbang ESP, sangat penting bagi lalu lintas perdagangan di Sumsel. Bumi Batanghari Sembilan sejak era Sriwijaya disebutnya memiliki komoditas unggulan seperti beraneka hasil tambang, karet, kelapa sawit, kopi, kakao, gula, pupuk, rempah-rempah, dan masih banyak lainnya.

“Pelabuhan baru tentu saja akan sangat berperan vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sumsel dan sekitarnya,” ujar ESP. Tidak  tertutup kemungkinan produk unggulan dari Bengkulu, sebagian Jambi, dan juga Lampung, bisa didistribusikan lewat Tanjung Carat. ‘’Dalam beberapa tahun ke depan, semua terhubung jalan tol,’’ kata ESP.

Estimasi biaya diperlukan untuk membangun pelabuhan baru itu ESP taksir tak kurang dari Rp 3 triliun pada  tahap satu. Pemerintah bersama DPR-RI telah menyetujui mengalokasikan Rp 300 miliar untuk memulainya. Pembiayaan di tahap berikutnya, bisa dari pemerintah pusat, dan bisa juga bersumber dari investasi swasta.

Sudah diputuskan Presiden Jokowi proyek dikeluarkan dan program strategis, lanjut ESP, tapi tetap terbuka peluang bagi investor dalam perencanaan realisasi pembangunan ke depan untuk terlibat . (SN/Biro SumselBabel).**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia-Singapura Jalin Kerja Sama Energi Rendah Karbon

    Indonesia-Singapura Jalin Kerja Sama Energi Rendah Karbon

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukanp Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Second Minister for Trade and Industry Singapura. Dalam MoU tersebut, terjalin kerja sama energi rendah karbon dan interkoneksi listrik lintas batas antara Indonesia dengan Singapura. Penandatanganan MoU tersebut, jelas Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, MoU membahas tentang kerja […]

  • Kemnaker Gandeng Dunia Usaha Perluas Pelindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Mandiri

    Kemnaker Gandeng Dunia Usaha Perluas Pelindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Mandiri

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng dunia usaha untuk memperluas pelindungan jaminan sosial bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Melalui kerja sama dengan PT Toyota Tsusho Lippo Residences, sebanyak 100 Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memperoleh bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada 5 perwakilan penerima manfaat dalam […]

  • Pesta Rakyat di Senayan, Awali Semangat Baru Parlemen 2024-2029

    Pesta Rakyat di Senayan, Awali Semangat Baru Parlemen 2024-2029

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Suasana Lapangan Gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta sejak Jumat siang 4 Oktober dipadati para penonton yang ingin menyaksikan gelaran People Fest 2024. Meski cuaca terik, antusiasme pengunjung tak surut menyambut festival. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol harapan baru bagi parlemen yang baru dilantik. Adapun, People Fest 2024 dibuka dengan meriah oleh […]

  • KPK: TSK Korupsi Rumah Dinas DPR Termasuk Indra Iskandar Akan Ditahan Usai Audit BPKP

    KPK: TSK Korupsi Rumah Dinas DPR Termasuk Indra Iskandar Akan Ditahan Usai Audit BPKP

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    msinews.com – Akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukan taringnya mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan kelengkapan rumah dinas Anggota DPR yang sudah ditetapkan tujuh tersangka termasuk sekjen DPR Indra Iskandar. Sekian lama kasus dugaan korupsi ini mangkrak sejak awal 2024 hampir setahun lebih hingga kini KPK belum menahan tersangka. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan […]

  • Komisi II DPR.RI ; Pemenuhan Hak atas Rumah Layak Harus Bebas dari Motif Proyek

    Komisi II DPR.RI ; Pemenuhan Hak atas Rumah Layak Harus Bebas dari Motif Proyek

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Program 3 Juta Rumah Eujud Nyata Pemerintah Dalam Menjawab Kebutuhan Dasar Rakyat” , Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Ruang PPID Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Diskusi menghadirkan para pembicara Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar […]

  • Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakartya,msinews.com-Rancangan Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) dinilai terlalu terburu-buru dan belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation). Selain itu, belum menunjukkan adanya kekhususan yang ada untuk kota Jakarta di setiap pasalnya. Demikian kata Anggota Badan Legislasi DPR RI Ansory Siregar. “Fraksi PKS berpendapat (RUU DKJ) belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna ya, belum […]

expand_less