Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Senator GKR Hemas Pimpin Program Senator Pangan di NTT, Implementasi Nyata Asta Cita

Senator GKR Hemas Pimpin Program Senator Pangan di NTT, Implementasi Nyata Asta Cita

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menempatkan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan daerah dan nasional. Untuk itu, DPD RI menyiapkan program “Senator Peduli Ketahanan Pangan”  di antaranya menamam jagung di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Inisiatif strategis ini juga akan dilakukan di Bengkulu, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPD RI, GKR. Hemas,

GKR Hemas mengatakan bahwa, program tersebut dirancang sebagai langkah konkrit DPD RI dalam merealisasikan Asta Cita, khususnya poin memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal dan meningkatkan ketahanan pangan. Fokus pada komoditas jagung sebagai unggulan daerah NTT menunjukkan pendekatan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui sinergi yang erat dengan pemerintah daerah, petani lokal, serta seluruh mitra strategis, program ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas, membuka lapangan kerja, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program Senator Peduli ini adalah implementasi dari Asta Cita kami. Ini bukan hanya sekadar menanam, tetapi sebuah ekosistem pendukung yang utuh. Kami akan memastikan adanya pendampingan teknis, penyediaan bibit unggul, dan yang paling penting, akses pasar. Dukungan kami menyeluruh, dari hulu hingga hilir, agar para petani di NTT memiliki kepastian dan merasakan langsung manfaatnya, baik untuk ketahanan pangan daerah mereka maupun peningkatan pendapatan keluarga,” kata  GKR Hemas dalam keterangannya kepada wartawan parlemen di Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Administrasi DPD RI, Lalu Niqman Zahir,menjelaskan, program ini dirancang untuk menjadi model kolaborasi efektif antara pusat dan daerah dalam menjawab tantangan pangan nasional.

Rencananya, penanaman jagung serentak akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2025 di 4 Provinsi, yaitu Bengkulu, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Luas lahan yang akan ditanami jagung adalah sekitar 5000 hektar yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPD RI, GKR. Hemas, secara simbolis akan hadir dalam pencanangan program di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Untuk itu kami datang hari ini untuk melakukan persiapan akhir pelaksanaan pencanangan kegiatan penanaman jagung yang merupakan wujud nyata dukungan DPD RI terhadap ketahanan pangan nasional. Pencanangan akan dilakukan di Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT,” ujar Lalu Niqman.

Ketua Kelompok Tani Milenial Tani Sejahtera, Nopri Aristo Habel, menyambut baik inisiatif DPD RI ini. Ia menjelaskan bahwa potensi lahan di daerahnya sangat besar, dengan 40 hektar yang telah digarap dan 350 hektar lahan yang masih menunggu untuk dioptimalkan.

“Kendala utama kami adalah infrastruktur irigasi yang rusak dan keterbatasan alat pertanian. Bendung rusak dan saluran irigasi tidak terawat, sehingga sangat bergantung pada pompanisasi. Kami memiliki potensi besar, tetapi situasi yang belum memadai menghambat kami untuk mencapai hasil yang optimal. Kehadiran program dan dukungan dari DPD RI ini sangat kami nantikan untuk mengatasi kendala tersebut,” jelas Nopri.

Melalui langkah strategis ini, DPD RI tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan tetapi juga fungsi perwakilan yang pro-aktif dengan turun langsung membawa solusi, mendorong terwujudnya kemandirian dan ketahanan pangan Indonesia yang berdaulat.//

Editor ; Tim Redaksi/domi dese lewuk. 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang  Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

    Roy Suryo Angkat Kembali Isu Sirekap yang Dipakai KPU, Berikut Ulasannya

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pemerhati telematika terkemuka, Roy Suryo, mengangkat isu yang krusial terkait dengan integritas Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (Sirekap) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses Pemilu 2024. Dalam sorotannya, Roy Suryo menekankan perlunya pemeriksaan dan audit forensik terhadap teknologi informasi yang mendasari Sirekap. 1. Perlunya Audit Forensik Total pada Sirekap Saat […]

  • Ahok : Banyak Omong dan Marah-Marah,Manfaatnya Apa? 

    Ahok : Banyak Omong dan Marah-Marah,Manfaatnya Apa? 

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    By : Inas N . Zubi AHOK gembar gembor membongkar borok Pertamina, tapi borok apa yang dibongkar oleh Ahok? Ternyata, hanya utang Pertamina yang ia soroti, dan tidak lebih dari itu. Ketika Pertamina berencana melakukan pinjaman, persetujuan dari Komisaris Utama (Komut) yang saat itu dijabat oleh Ahok sangatlah penting. Lalu, mengapa pinjaman tersebut tetap disetujui […]

  • Terkait Dugaan Korupsi Kejati Sumsel Geledah Kantor Kelurahan Duku

    Terkait Dugaan Korupsi Kejati Sumsel Geledah Kantor Kelurahan Duku

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Palembang, msinewscom –  Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Selatan (Sumsel) Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H dalam siaran pers menyatakan Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel kembali melakukan penggeledahan sehubungan perkara dugaan tindak pidana korupsi penjualan aset Yayasan Batang Hari Sembilan, pada Rabu (14/08). “Berupa sebidang tanah di jalan Walikota […]

  • Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    Terkait Peristiwa 1998, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dinilai Abaikan Pelanggaran HAM

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Lagi lagi pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih yakni Menteri Kebudayaan Fadli Zon membuat kontroversi dengan isi pernyataannya yang seakan mengaburkan sejarah kelam peristiwa kerusuhan 1998. Dalam pernyataan yang membuat kontroversi dalam podcast di channel YouTube IDN Times, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim pemerkosaan massal tahun 1998 tak ada buktinya. Peristiwa itu, […]

  • Tayub Menuju Bintang Episode “Untung Ada Pengacara”

    Tayub Menuju Bintang Episode “Untung Ada Pengacara”

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Tayangan TouTube (Tayub) kali ini soal bisnis kreatif saat ini cukup menjanjikan. Ditambah kemudahan beriklan melalui jalur sosial media membuat ’cuan’ besar seperti rembulan di balik ranting pepohonan, seolah mudah digapai tangan. Tak peduli kenyataannya seperti apa, seorang pria ambisius, Evry Joe mengajak rekannya Gunawan memanfaatkan kesempatan itu. Dengan menjual mobil-mobil premium yang mereka miliki […]

  • Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    Gandeng Asuransi Astra, Kemensos Edukasi KPM PENA tentang Inklusi Keuangan dan Keterampilan Wirausaha

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Pemberdayaan ekonomi bagi penerima bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui berbagai pendekatan. Selain bantuan dan konsultasi pengelolaan asset, edukasi tentang keuangan juga dirasakan penting. Salah satu edukasi yang ditekankan terhadap penerima manfaat KPM PENA adalah memperkuat pengetahuan tentang lembaga permodalan. Materi ini penting, agar KPM PENA mampu membedakan lembaga yang […]

expand_less