Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Syamsul Noor Fajri

DALAM Surat Yohanes 1 Nomor 1-4 dinyatakan, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah (1). Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah (2). Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan (3). Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (4).

Hermeneutika dari pernyataan dalam Bibel itu mendapat penegasan fokus dari Nabi Isa Al-Masih a.s.: Aku tidak dapat berbuat apa-apa. Semua kehendakku adalah Kehendak Bapaku di Surga. Aku tidak berkata-kata kecuali sesuai dengan Kehendak Bapak.

Nabi Isa Al-Masih a.s. dalam sabdanya juga menegaskan: Ingatlah, hidup kekal itu adalah percaya kepada Elohim (Allah) sebagai satu-satunya Ilah (Tuhan); dan percaya aku — Yesus Kristus — sebagai utusan Elohim. Tidak ada seorang pun sampai kepada Elohim (Allah), kecuali melalui aku (Yesus Kristus).

Sabda Yesus Kristus (Isa Al-Masih a.s.), baik dalam perspektif Bani Israil (Bani Ya’kub) maupun umat Islam adalah sepenuhnya benar. Semua nabi, dari Adam a.s. hingga Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan keimanan atau kepercayaan kepada satu-satunya Sang Maha Pencipta l langit dan bumi. Satu aqidah, monoteisme.

Itu kan gnosis (pengetahuan), teori, dan teks. Praxisnya (praktiknya), tidak monoteisme. Mau bukti? Cobalah maknai Ketuhanan Yang Mahaesa. Baru sebatas teks saja sudah nganarudin. Mau bilang apa? Jelas-jelas di situ disebutkan Yang Mahaesa itu Ketuhanan. Bukan Tuhan, ya toh? Kok sewot…?

Tuhan berbeda makna, Bro dengan Ketuhanan. Yang Mahaesa itu Tuhan, itu baru tepat. Tidak nganarudin. Kalau Ketuhanan itu tak mesti Mahaesa. Gramatikal dan leksikalnya bisa saja banyak atau plural. Kok sampean suka yang ribet, keluyuran dulu ke mana-mana. Kenapa tidak meniru cara orang Sumatra, saklak. To the point.

Baiklah, kembali kepada keimanan kepada Tuhan Yang Mahaesa. Lagi-lagi bertemu diksi ke-iman-an. Kata dasarnya: Iman, mendapatkan imbuhan ke–an menjadi keimanan. Kata benda yang cenderung instransitif. Jika mau diubah transitif (kata kerja aktif), gampang. Jadikan “mengimani” sebagai kata bentukan dari “iman” sebagai bentukan paralel dari “beriman”, yang sama-sama transitif.

Oke, jika ada orang bertanya, “Di mana letak secangkir atau segelas kopi?” Oleh0 sebab, mungkin… Anda baru meneguk segelas kopi. Secara cepat, penuh keyakinan, dan tersenyum Anda segera menunjuk gelas di atas meja. Anda betul. Di dalam gelas yang Anda tunjuk itu memang ada air kopi (mungkin tanpa atau memakai gula).

Kasusnya tidak sederhana itu, bila pertanyaan bergeser ke term iman. Di mana letak iman? Semudah itukah Anda menunjuk kepada sesuatu obyek? Tidak sesederhana itu, bukan?

Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan Sabda Rasulullah Muhammad SAW berkaitan hermeneutika tekstual tentang iman. _Amantu billahi_ (Mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan). Lalu, _”Walmalaikatihi wa kutubihi wa rasulihi wal yaumil akhir…”_

Berangkat dari Al-Hadits itulah para ulama Islam menyepakati dan menyebutnya sebagai Rukun Iman Lima Perkara, yaitu (1) mengimani Allah; (2) mengimani para malaikat Allah; (3) mengimani Kitab Allah; (4) mengimani Rasul Allah; dan (5) mengimani Yaumil Akhir (Hari Akhir).

Baik, substansi dari “di mana letak iman” sudah mulus terjawab. Logis karena didukung oleh Dalil Naqli. Heit, Bro… Kadar anggur hidanganmu konsentrasinya masih encer. Aku mau _Vodka_ atau setidaknya _Mix Max._ Kalau ada stocknya, Martini juga bolehlah.

Dengar baik-baik. Buka Control Panel. Re-install hardware dan software. Re-install all current device. Nah, semua proses sukses. Now available…

Letak iman di sekujur tubuh, baik secara lahir maupun batin, baik secara jasmani maupun rohani. Iman ditaqdiskan atau secara sungguh-sungguh diresapi di dalam hati. Letak iman juga menjejak/membekas dalam sikap/tingkah laku sehari-hari. Konsekuensi logis dari iman itu adalah akhlaq mulia.

Itulah esensi dari Sabda Rasulullah Muhammad SAW, “Tidaklah Allah mengutus aku, kecuali untuk merawat akhlaqul karimah (kemuliaan akhlaq).”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Kabasarnas: Terkuak Ramai-ramai TNI Gruduk KPK , Teryata Ini Alasannya:

    Soal Kabasarnas: Terkuak Ramai-ramai TNI Gruduk KPK , Teryata Ini Alasannya:

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsda Agung Handoko mengakui bahwa TNI tidak terima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan dua prajurit aktif, termasuk Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya Henri Alfiandi sebagai tersangka kasus dugaan suap. Agung menegaskan, penetapan tersangka terhadap prajurit TNI bukanlah ranah KPK. Hal tersebut Agung sampaikan dalam […]

  • Sebanyak 434 Perwira Remaja Resmi Bergabung, Siap Jaga Nama Baik dan Kehormatan TNI AD

    Sebanyak 434 Perwira Remaja Resmi Bergabung, Siap Jaga Nama Baik dan Kehormatan TNI AD

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com,Jakarta – Sebanyak 434 Perwira Remaja (Paja) resmi bergabung dengan TNI Angkatan Darat dan siap mengabdikan dirinya di berbagai satuan jajaran TNI AD. Mereka diterima secara resmi melalui upacara tradisi yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (9/4/2025). Dalam amanat […]

  • PPP Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    PPP Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menyikapi rekapitulasi suara pemilu legislatif 2024 oleh KPU RI, Partai Persatuan Pembangunan menggelar rapat pengurus harian DPP PPP ke-21 pada Kamis malam (21/3/2024) di kantor DPP PPP. Rapat pengurus harian ini merupakan bentuk konsolidasi internal serta finalisasi persiapan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Seperti diketahui perolehan suara PPP pada hasil rekapitulasi KPU […]

  • Menteri Agus Andrianto Ingatkan CPNS Kemenimipas Selalu Beri Kontribusi Terbaik

    Menteri Agus Andrianto Ingatkan CPNS Kemenimipas Selalu Beri Kontribusi Terbaik

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengingatkan seluruh calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kementerian itu untuk selalu memberikan kontribusi terbaik demi menjaga dan mengembangkan institusi. “Jika institusi tempat kita bekerja ini besar, maka itu akan menjadi tempat berlindung kita bersama,” kata Agus saat membuka Orientasi CPNS Kemenimipas Tahun Anggaran 2024 di […]

  • Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    Ratusan Siswa Sekolah Polisi Wanita Ciputat Ikut Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Tangerang,msinews.com- Puluhan siswa Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) mengikuti donor darah. Acara ini diselenggarakan oleh Srikandi Donor Darah Indonesia bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta. Kegiatan ini diapresiasi oleh Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun. “Saya sangat mengapresiasi atas sambutan dan antusias dari kepala sekolah beserta siswa Sepolwan, Ciputat ini yang telah […]

  • Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

    Menteri Zulkifli Hasan Ke Area Gunung Geulis Bisa Jadi Pintu Masuk Penyelesahan Kasus Tanah Summarecon Dengan Niko Mamesah

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BOGOR – Pintu masuk penyelesaian kasus tanah ahli waris Niko Mamesah yang diduga diambil sepihak Summarecon Bogor bakal mulus dengan kedatangan Menko Pangan, Zulkifli Hasan. Kunjungan sang Menteri beberapa hari itu dalam peninjauan area Gunung Geulis Bogor, dimana Lokasi itu terjadi alihfungsi lahan yang berakibat banjir meluas di Wilayah Bogor sampai ke Bekasi. Menteri Zulkifli […]

expand_less