Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

Letak Iman dan Dosa (bagian dua)

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Syamsul Noor Fajri

DALAM Surat Yohanes 1 Nomor 1-4 dinyatakan, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah (1). Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah (2). Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan (3). Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (4).

Hermeneutika dari pernyataan dalam Bibel itu mendapat penegasan fokus dari Nabi Isa Al-Masih a.s.: Aku tidak dapat berbuat apa-apa. Semua kehendakku adalah Kehendak Bapaku di Surga. Aku tidak berkata-kata kecuali sesuai dengan Kehendak Bapak.

Nabi Isa Al-Masih a.s. dalam sabdanya juga menegaskan: Ingatlah, hidup kekal itu adalah percaya kepada Elohim (Allah) sebagai satu-satunya Ilah (Tuhan); dan percaya aku — Yesus Kristus — sebagai utusan Elohim. Tidak ada seorang pun sampai kepada Elohim (Allah), kecuali melalui aku (Yesus Kristus).

Sabda Yesus Kristus (Isa Al-Masih a.s.), baik dalam perspektif Bani Israil (Bani Ya’kub) maupun umat Islam adalah sepenuhnya benar. Semua nabi, dari Adam a.s. hingga Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan keimanan atau kepercayaan kepada satu-satunya Sang Maha Pencipta l langit dan bumi. Satu aqidah, monoteisme.

Itu kan gnosis (pengetahuan), teori, dan teks. Praxisnya (praktiknya), tidak monoteisme. Mau bukti? Cobalah maknai Ketuhanan Yang Mahaesa. Baru sebatas teks saja sudah nganarudin. Mau bilang apa? Jelas-jelas di situ disebutkan Yang Mahaesa itu Ketuhanan. Bukan Tuhan, ya toh? Kok sewot…?

Tuhan berbeda makna, Bro dengan Ketuhanan. Yang Mahaesa itu Tuhan, itu baru tepat. Tidak nganarudin. Kalau Ketuhanan itu tak mesti Mahaesa. Gramatikal dan leksikalnya bisa saja banyak atau plural. Kok sampean suka yang ribet, keluyuran dulu ke mana-mana. Kenapa tidak meniru cara orang Sumatra, saklak. To the point.

Baiklah, kembali kepada keimanan kepada Tuhan Yang Mahaesa. Lagi-lagi bertemu diksi ke-iman-an. Kata dasarnya: Iman, mendapatkan imbuhan ke–an menjadi keimanan. Kata benda yang cenderung instransitif. Jika mau diubah transitif (kata kerja aktif), gampang. Jadikan “mengimani” sebagai kata bentukan dari “iman” sebagai bentukan paralel dari “beriman”, yang sama-sama transitif.

Oke, jika ada orang bertanya, “Di mana letak secangkir atau segelas kopi?” Oleh0 sebab, mungkin… Anda baru meneguk segelas kopi. Secara cepat, penuh keyakinan, dan tersenyum Anda segera menunjuk gelas di atas meja. Anda betul. Di dalam gelas yang Anda tunjuk itu memang ada air kopi (mungkin tanpa atau memakai gula).

Kasusnya tidak sederhana itu, bila pertanyaan bergeser ke term iman. Di mana letak iman? Semudah itukah Anda menunjuk kepada sesuatu obyek? Tidak sesederhana itu, bukan?

Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan Sabda Rasulullah Muhammad SAW berkaitan hermeneutika tekstual tentang iman. _Amantu billahi_ (Mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan). Lalu, _”Walmalaikatihi wa kutubihi wa rasulihi wal yaumil akhir…”_

Berangkat dari Al-Hadits itulah para ulama Islam menyepakati dan menyebutnya sebagai Rukun Iman Lima Perkara, yaitu (1) mengimani Allah; (2) mengimani para malaikat Allah; (3) mengimani Kitab Allah; (4) mengimani Rasul Allah; dan (5) mengimani Yaumil Akhir (Hari Akhir).

Baik, substansi dari “di mana letak iman” sudah mulus terjawab. Logis karena didukung oleh Dalil Naqli. Heit, Bro… Kadar anggur hidanganmu konsentrasinya masih encer. Aku mau _Vodka_ atau setidaknya _Mix Max._ Kalau ada stocknya, Martini juga bolehlah.

Dengar baik-baik. Buka Control Panel. Re-install hardware dan software. Re-install all current device. Nah, semua proses sukses. Now available…

Letak iman di sekujur tubuh, baik secara lahir maupun batin, baik secara jasmani maupun rohani. Iman ditaqdiskan atau secara sungguh-sungguh diresapi di dalam hati. Letak iman juga menjejak/membekas dalam sikap/tingkah laku sehari-hari. Konsekuensi logis dari iman itu adalah akhlaq mulia.

Itulah esensi dari Sabda Rasulullah Muhammad SAW, “Tidaklah Allah mengutus aku, kecuali untuk merawat akhlaqul karimah (kemuliaan akhlaq).”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delegasi Rwanda Tiru BUMDesa, Soal Ekonomi dan sosial.

    Delegasi Rwanda Tiru BUMDesa, Soal Ekonomi dan sosial.

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Sejumlah delegasi Pemerintah Republik Rwanda bertemu Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar. Pertemuan untuk belajar langsung terkait konsep BUMDesa. “Kami melihat memang ada beberapa hasil positif yang ingin kami pelajari terutama di level keluarga bagaimana meningkatkan keberhasilan ekonomi dan sosialnya. Bagaimana meningkatkan kesejahteraan aktivitas ekonomi […]

  • PJ Gubernur Sumut Apresiasi Ajang Sumatera Utara Mencari Bakat 2024

    PJ Gubernur Sumut Apresiasi Ajang Sumatera Utara Mencari Bakat 2024

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Medan,msinews.com-Pj Gubernur Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi serta senantiasa mendukung seluruh kegiatan kebudayaan di Sumut,termasuk ajang “Sumatera Utara Mencari Bakat”. Hasanuddin yang juga mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayor Jenderal (Purn) menjelaskan, bahwa ajang pencarian bakat tersebut merupakan kegiatan yang sangat strategis dalam menjaga, melestarikan dan sekaligus mewariskan budaya Sumut. Dilansir dari laman resmi […]

  • Ketua MPR Pandu Pengucapan Sumpah 4 Anggota DPR /DPD RI PAW

    Ketua MPR Pandu Pengucapan Sumpah 4 Anggota DPR /DPD RI PAW

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

     Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI, Dr. Bambang Soesatyo,SE.SH.MBA, memandu upacara pengucapan sumpah/janji Anggota MPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) kepada 3 Anggota DPR PAW dan 1 Anggota MPR RI unsur DPD RI. Acara berlangsung pada Kamis, 2 Mei 2024, Pukul 11.00 WIB Ruang Delegasi MPR, Lt. 2, Plaza Gd. Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Adapun […]

  • Optimis, Presiden Prabowo Targetkan Perdagangan Indonesia-Rusia Naik Dua Kali Lipat

    Optimis, Presiden Prabowo Targetkan Perdagangan Indonesia-Rusia Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, VLADIVOSTOK- Pemerintah Indonesia Optimis,  menargetkan nilai perdagangan antara negara Indonesia dan Rusia,bakal meningkat dua kali lipat. Adapun, target tersebut terkusus  pada periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia atau Indonesia-EAEU FTA. Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto di Rusia saat menghadiri Forum Ekonomi Timur di Rusia, Kamis 3 September 2026. Presiden mengatakan […]

  • Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Tekan Harga Avtur

    Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Tekan Harga Avtur

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah pemerintah yang akan mengeluarkan berbagai terobosan untuk menurunkan harga tiket pesawat di Indonesia. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Menko Marves Luhut Pandjaitan, harga tiket pesawat Indonesia termahal ke-2 di dunia, setelah Brazil. Sedangkan di kawasan ASEAN, Indonesia adalah yang rata-rata harga tiket pesawatnya paling mahal. “Dalam jangka pendek, pemerintah […]

  • Kaesang Pangarep Curhat dalam Kampanye Akbar PSI di Yogyakarta

    Kaesang Pangarep Curhat dalam Kampanye Akbar PSI di Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Yogyakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menggelar kampanye akbar di Lapangan Temanggal, Desa Puwomartani, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu sore. Dalam kesempatan tersebut, Kaesang curhat mengenai perannya sebagai anak bungsu, sering disuruh-suruh oleh kakaknya, dan mengajak masyarakat untuk “mencoblos mukanya Mas Gibran” pada 14 Februari mendatang. Baca juga : OIKN Ungkap […]

expand_less