Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Pemanfaatan Perahu Hybrid dan Website untuk Meningkatkan Promosi Wisata Desa Burai melalui Pengabdian Berbasis Masyarakat UNSRI

Pemanfaatan Perahu Hybrid dan Website untuk Meningkatkan Promosi Wisata Desa Burai melalui Pengabdian Berbasis Masyarakat UNSRI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Alan Novi Tompunu

DESA Burai, yang terletak di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan. Desa ini dikenal dengan keindahan alamnya yang dikelilingi sungai dan rawa, serta budaya lokal yang kaya, seperti kerajinan tenun songket dan kemplang.

Pada tahun 2017, Desa Burai bertransformasi menjadi desa ekowisata dan berhasil meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) pada 2018. Keberhasilan tersebut kemudian diikuti dengan penghargaan sebagai juara kedua kategori ekowisata terpopuler pada API Award 2020.

Meskipun demikian, promosi wisata di Desa Burai masih terbatas dan bergantung pada media sosial, sementara jumlah wahana wisata berupa perahu masih sangat terbatas. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan pemasaran dan fasilitas wisata di desa ini.

Desa Burai yang terletak hanya 14 km dari kampus Universitas Sriwijaya, menjadi lokasi ideal untuk melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rangka memecahkan masalah tersebut.

Program pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM, berfokus pada dua aspek utama, yaitu pemasaran dan produksi wahana wisata. Untuk aspek pemasaran, tim pengabdian masyarakat mengembangkan sebuah website khusus yang dirancang untuk menggantikan promosi yang sebelumnya hanya dilakukan melalui akun media sosial Instagram.

Website ini bertujuan memberikan informasi lebih lengkap dan profesional tentang paket wisata, fasilitas, dan aktivitas yang tersedia di Desa Burai, serta memudahkan pengunjung untuk mengakses dan memesan layanan wisata.

Di sisi lain, untuk meningkatkan produksi wahana wisata, pengabdian ini juga memperkenalkan teknologi perahu hybrid yang dapat menggantikan perahu-perahu lama yang sudah rusak. Perahu hybrid ini merupakan hasil riset dari tim pengabdian masyarakat dan telah diuji coba di Sungai Musi. Dengan menggunakan kombinasi bahan bakar solar dan panel surya.

Perahu ini mendukung program blue economy dengan memanfaatkan energi terbarukan. Keunggulan perahu ini terletak pada efisiensinya, dengan kemampuan beroperasi menggunakan baterai 12 volt 40AH selama 7 hingga 9 jam dan kecepatan antara 20 hingga 35 km/jam, membuatnya sangat cocok digunakan untuk wisata air. Perahu hybrid ini juga dirancang dengan material ringan yang mengurangi bobot dan meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Program pengabdian masyarakat ini melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi dan pelatihan teknologi di lapangan. Diharapkan, pengabdian ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan wisata di Desa Burai, sekaligus memperkuat kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Burai Indah dalam mengelola dan mempromosikan destinasi wisata mereka.

Dengan adanya perahu hybrid dan website baru ini, Desa Burai diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata, memperluas jangkauan promosi, dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat. Program ini juga menjadi contoh sukses dari kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pariwisata berbasis keberlanjutan.◾

Ir. Alan Novi Tompunu, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng adalah dosen (staf pengajar) di Politeknik Negeri Sriwijaya, Indralaya, Sumatra Selatan. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Menko Polkam: Persaingan Harus Dijaga untuk Kemajuan

    Malam Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Menko Polkam: Persaingan Harus Dijaga untuk Kemajuan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA,MSINEWS.COM-Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago berharap pemerintah daerah tetap menjaga iklim persaingan satu sama lain dalam berbagai hal positif. Ini penting untuk kemajuan Indonesia secara keseluruhan. Hal itu diungkapkan Menko Polkam setelah memberikan penghargaan di Malam Apresiasi Anugerah Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali […]

  • OJK Umumkan Ada 8 Perusahaan Multifinance Tidak Penuhi Ketentuan Modal 100 M

    OJK Umumkan Ada 8 Perusahaan Multifinance Tidak Penuhi Ketentuan Modal 100 M

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (OJK) Agusman merangkum ada 8 perusahaan multifinance yang belum memenuhi ketentuan permodalan Rp100 miliar. “Beberapa multifince yang kita perhatikan belum memenuhi permodalan, di catatan kita ada sekitar 8,” kata Agusman dilansir CNBC, Minggu 20/8/2023. Agusman menyebut bahwa pihaknya terus […]

  • Di DPR Kemenperin Ungkap Sumber Radiasi Cesium 137 di Kawasan Industri Cikande

    Di DPR Kemenperin Ungkap Sumber Radiasi Cesium 137 di Kawasan Industri Cikande

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) mengungkapkan soal temuan radiasi Cesium137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dalam rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Perindustrian, Kemenperin mengungkap dugaan bahan baku baja menjadi sumber paparan radioaktif di wilayah tersebut. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat […]

  • Faedl Muhammad : Anggaran Daerah Cukup Besar,Tapi Pertumbuhan Tidak Sesuai Harapan

    Faedl Muhammad : Anggaran Daerah Cukup Besar,Tapi Pertumbuhan Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad mengungkapkan bahwa sebagai negara berkembang, Indonesia dalam posisi terus memaksimalkan pembangunan dari kota hingga desa. Pernyataan ini disampaikan kepada wartawan uasi memberi kuliah umum kepada peserta Kuliah Umum Kepada Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII/2024 di Gedung Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional),Rabu (15/5/2024). “Fokus kebijakan […]

  • Bos Kelapa Sawit Prediksi Cuaca Ekstrim Tahun Ini, Bisa Lambat Produksi

    Bos Kelapa Sawit Prediksi Cuaca Ekstrim Tahun Ini, Bisa Lambat Produksi

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GPKSI), Eddy Martono mengungkap dampak dari fenomena cuaca panas ekstrem atau El Nino baru akan berdampak terhadap produksi sawit pada tahun 2024 mendatang. Pasalnya di tahun baru akan ada keterlambatan kematangan buah saja, dan pastinya ini di luar prediksi. “Kalau terjadi El Nino tahun ini, itu memang […]

  • Hari Pahlawan : Mengoreksi Abad Kemanusiaan Kita

    Hari Pahlawan : Mengoreksi Abad Kemanusiaan Kita

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh Anto Narasoma MEMAJUKAN negara dalam upaya menyejahterakan rakyatnya, sangat tidak baik untuk saling memprovokasi antarsesama”. Sudah cukup bagi rakyat kita mengalami peristiwa berdarah dari sejak memperebutkan kemerdekaan dari tahun 1947 hingga ke zaman pecahnya peritiwa PKI. Kapan negeri ini menjadi dewasa apabila rakyat ini selalu diperangkap dengan sifat provokatif yang bertujuan memecah-belah Negara Kesatuan […]

expand_less