Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Sriwijaya Punya Modal Sejarah:  Dari Taman Miniatur Menjadi Destinasi Dunia

Sriwijaya Punya Modal Sejarah:  Dari Taman Miniatur Menjadi Destinasi Dunia

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Firman Satria, S,Pd, Gr,

NAMA Sriwijaya sudah lama menjadi bagian dari cerita besar Nusantara. Kerajaan, prasasti, kapal dan  perdagangan menjadi bagian dari jejak sejarah yang masih dibicarakan sampai sekarang.

Persoalannya, jejak itu berada di banyak tempat dan tidak selalu mudah dilihat dalam satu rangkaian. Buku, museum, situs dan peninggalan menjadi pintu untuk mengenalnya. Dari sini muncul gagasan Dr. A. Erwan Suryanegara, M.Sn., seniman dan pemerhati kebudayaan, yang dituangkan dalam tulisan “Taman Miniatur Sriwijaya: Revitalisasi dan Reaktualisasi” di MSI News.

Gagasan itu menawarkan cara menghadirkan kembali gambaran Sriwijaya dalam sebuah kawasan yang lebih luas.

Lokasinya direncanakan di sekitar Desa Upang, Kabupaten Banyuasin, di kawasan Sungai Musi. Luas awal yang disebut mencapai “300 – 450 hektare”. Isinya bukan hanya taman, melainkan kawasan dengan sejumlah fungsi, mulai dari penelitian dan pengembangan, fasilitas umum, perhotelan, rumah sakit dan perkantoran hingga “Institut Budaya Indonesia Sriwijaya”.

Pembangunan dibayangkan berlangsung bertahap, dimulai dari kawasan inti kemudian berkembang mengikuti kebutuhan dan tata kelola.

Skalanya juga cukup besar. Sejumlah peninggalan Sriwijaya diusulkan direkonstruksi dalam ukuran 1:1, termasuk percandian Muaro Jambi, Muaro Takus dan Bumiayu serta istana Sriwijaya.

Ada “Monumen Sri Baginda Dapunta Hyang Srijayanasa” yang dilengkapi museum. Untuk memperkuat gambaran Sriwijaya sebagai kekuatan maritim, terdapat pula gagasan “Monumen Kapal Sriwijaya, mengambil inspirasi dari relief kapal Borobudur.

Terdapat juga Replika kapal dengan berbagai ukuran bahkan dirancang untuk dapat berlayar di antara pulau-pulau di dalam kawasan.

Upang dalam rancangan itu memiliki hubungan dengan jejak sejarah yang menjadi dasar gagasan. Prasasti Kedukan Bukit 682 M disebut berkaitan dengan perjalanan menuju Mukha Upang.

Ada pula temuan dua keping papan pecahan kapal di Dusun Mariana, Banyuasin, yang dalam tulisan sumber disebut telah dikuburkan kembali untuk menjaga kondisinya. Jika kawasan tersebut nantinya dibangun, tinggalan itu dapat ditempatkan dalam rangkaian cerita dan pembelajaran mengenai Sriwijaya.

Dari sebuah kawasan sejarah, kegiatannya bisa berkembang ke banyak bidang. Siswa dapat belajar melalui rekonstruksi yang dilihat langsung. Peneliti memiliki ruang untuk bekerja. Seniman dapat menghadirkan tari, musik, teater, film dan seni rupa.

Wisatawan bisa datang untuk melihat peninggalan sekaligus menikmati kuliner, kerajinan dan pertunjukan budaya. Aktivitas seperti itu bersentuhan langsung dengan UMKM, pemandu wisata, transportasi, penginapan dan usaha kreatif. Dalam tulisan tersebut juga terdapat gagasan keterlibatan ahli dari berbagai bidang dan pengelolaan profesional melalui semacam “otorita khusus”.

Sumatera Selatan sebenarnya sudah memiliki banyak bahan untuk menceritakan kembali Sriwijaya: Sungai Musi, Upang, prasasti, situs, artefak, seni dan tradisi budaya. Gagasan Taman Miniatur Sriwijaya mempertemukan berbagai unsur itu dalam satu kawasan, bersama pendidikan, penelitian, seni, budaya dan pariwisata.

Dalam rancangan yang ditawarkan, semua unsur tersebut menjadi bagian dari sebuah kawasan yang dibangun secara bertahap, dengan perencanaan dan pengelolaan yang dipersiapkan untuk jangka panjang. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Peringatkan SPPG yang Tolak Produk UMKM dalam Program MBG Akan Disanksi

    BGN Peringatkan SPPG yang Tolak Produk UMKM dalam Program MBG Akan Disanksi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan peringatan keras kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menolak pasokan bahan pangan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, peternak, hingga nelayan lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati […]

  • Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Sebanyak Empat Ton, TNI AL Dapat Apresiasi dari Presiden Prabowo

    Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu Sebanyak Empat Ton, TNI AL Dapat Apresiasi dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Tim gabungan aparat TNI AL, Polri, BNN dan Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu jaringan internasional sebanyak empat ton. Dalam kegiatan pemusnahan Narkoba jenis sebanyak empat ton itu, aparat gabungan mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dam Keamanan (Menko Polkam)Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan. Menurut Menko Polkam […]

  • Komisi V : Pelayanan dan Fasilitas Bandara Ngurah Rai Bali Harus Ditingkatkan

    Komisi V : Pelayanan dan Fasilitas Bandara Ngurah Rai Bali Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Badung,msinews.com-Komisi V DPR RI menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan dan fasilitas terutama di Abndara Ngura Rai,Denpasar-bali. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras. Dirinya menyadari bahwa bandara tersebut semakin ramai wisatawan, sehingga memerlukan pengelolaan yang lebih baik untuk menjaga kenyamanan dan kepuasan penumpang. “Bandara Ngurah Rai Bali kini semakin padat […]

  • Ini Kata Ahmad Sahroni, Soal Aksi Warga yang Main Hakim Sendiri

    Ini Kata Ahmad Sahroni, Soal Aksi Warga yang Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JAKARTA-Maraknya aksi vandalisme, pelibatan unsur kekerasan, hingga main hakim sendiri oleh masyarakat,jadi sorotan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni . Ia meminta aparat kepolisian untuk lebih cepat lagi dalam menanggapi laporan warga guna menghindari aksi ‘main hakim sendiri’. Politisi Partai NasDem ini mengaku prihatin atas terjadinya kasus-kasus main hakim sendiri yang marak belakangan […]

  • Kepala Bapenda Purwakarta Sebut Tak Tahu Bakal Turun Uji Petik ke Wisata Taman Batu

    Kepala Bapenda Purwakarta Sebut Tak Tahu Bakal Turun Uji Petik ke Wisata Taman Batu

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta- Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Purwakarta, Aep Durohman, menyebut dirinya kurang tahu jajarannya akan melakukan Uji Petik kepada sejumlah lokasi tempat objek wisata hiburan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Purwakarta Aep Durohman, ketika ditanya Bapenda akan melakukan Uji Petik ke lokasi Objek Wisata Taman Batu, melalui pesan whatsapp, pada Selasa […]

  • Aparat Kodim 0811/Tuban Gagalkan Penyeludupan LPG

    Aparat Kodim 0811/Tuban Gagalkan Penyeludupan LPG

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Komando Distrik Militer (Kodim) 0811 Tuban menggagalkan aksi dugaan penyelewengan LPG 3 kilogram bersubsidi, Rabu (5/3/2025) pagi. Sebanyak 840 tabung gas LPG ukuran 3 kg diangkut menggunakan truk yang ditutup rapat oleh terpal. Diduga tabung gas tersebut akan dikirim ke wilayah Pati, Jawa Tengah. Berdasarkan aduan masyarakat, LPG 3 kilogram bersubsidi dari agen bernama […]

expand_less