Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Tradisi Budaya Saweran: Meriahnya Kelahiran Cicit Alm. Hi. Muhtar di Desa Canggung

Tradisi Budaya Saweran: Meriahnya Kelahiran Cicit Alm. Hi. Muhtar di Desa Canggung

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2024
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lamsel, MSINews.com – Tradisi budaya merupakan warisan berharga yang terus dijaga oleh masyarakat untuk mempertahankan identitas dan kearifan lokal mereka. Salah satu tradisi yang masih kokoh dijaga di Desa Canggung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) adalah tradisi budaya saweran untuk merayakan kelahiran seorang anak dari pasangan suami istri.

Dalam tradisi ini, kebersamaan dan kegembiraan masyarakat menjadi sorotan utama.

Anak-anak hingga emak-emak saat berebut uang saweran di Desa Canggung Lamsel, Kamis 11/4/2024.

Asal Usul Tradisi Saweran

Tradisi saweran memiliki akar yang dalam dalam budaya masyarakat Lamsel. Saweran sendiri berasal dari kata “sawer” yang artinya memberi atau memberikan sesuatu secara sukarela.

Awalnya, tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur atas kelahiran seorang anak, serta sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.

Prosesi Tradisi Saweran

Prosesi tradisi saweran dimulai dengan persiapan yang matang oleh keluarga yang merayakan kelahiran anak.

Mereka mempersiapkan tempat acara, makanan, dan minuman untuk para tamu undangan. Selain itu, mereka juga menyiapkan uang koin kecil yang akan dibagi-bagikan ke mulai dari anak-serta emak-emak, pada Kamis 11/4/2024.

Pada hari yang telah ditentukan, para keluarga besar Alm, Hi.Mutar mulai dari anak hingga cucu dan cicit. Mereka mulai berdatangan ke rumah keluarga yang merayakan kelahiran cicit Alm. Hi.Mutar anak dari Asmalia yakni Herdiansyah.

Mereka membawa berbagai macam hadiah dan uang tunai makan kecil yang nantinya akan diserahkan dibagi kepada keluarga tersebut. Prosesi saweran dimulai dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kebahagiaan anak yang baru lahir.

Setelah itu, barulah prosesi saweran dimulai. Para keluarga dan warga dan tamu bergantian memberikan kemeriahan kepada keluarga yang merayakan kelahiran anak sambil mengucapkan selamat.

Uang yang diberikan biasanya berupa koin-koin kecil yang kemudian diletakkan di atas tubuh bayi atau di sekitar tempat tidur bayi.

Makna dan Simbolisme

Tradisi saweran memiliki makna dan simbolisme yang dalam bagi masyarakat Desa Canggung. Selain sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak, tradisi ini juga melambangkan rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga desa.

Melalui prosesi saweran, masyarakat saling berbagi kebahagiaan dan berempati satu sama lain. Dengan demikian, tradisi saweran juga memiliki nilai-nilai edukatif yang positif bagi generasi mendatang.

Selain itu, tradisi saweran juga dianggap sebagai bentuk investasi untuk masa depan anak yang baru lahir. Uang yang dikumpulkan dari prosesi saweran akan disimpan untuk keperluan pendidikan dan masa depan anak tersebut.

Keseruan emak-emak sedang merebut saweran dengan membawa kantong kresek

Pertahankan Tradisi Budaya

Meskipun zaman terus berubah dan modernisasi terus mengalami kemajuan, penting bagi masyarakat Desa Canggung dan daerah lainnya untuk tetap mempertahankan tradisi budaya seperti saweran.

Tradisi ini bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan bagian integral dari identitas dan kearifan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Dengan mempertahankan tradisi budaya saweran, masyarakat Desa Canggung dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga desa.

Tradisi budaya saweran untuk merayakan kelahiran seorang anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Canggung, Kabupaten Lampung Selatan. Melalui prosesi saweran, kebersamaan, kegembiraan, dan nilai-nilai luhur lokal terus dijaga dan dilestarikan.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, PKB Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyakita

    Jelang Ramadhan, PKB Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyakita

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Sebulan menjelang bulan Ramadhan, harga sejumlah bahan pokok termasuk MinyaKita masih tinggi. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Nasim Khan meminta pemerintah segera menurunkan harga Minyakkita di pasaran. Terhitung hampir delapan bulan harga minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. […]

  • Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Lubuklinggau msinews.com – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa tahun terakhir makin marak dan menjadi sorotan banyak pihak. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Sumatera Selatan HM Asnadi CA menyampaikan pemandangan kritis dia tentang gagasan DOB. Asnadi menilai hal tersebut sangat positif dipandang dari sisi tatakelola prmerintahan. Paling tidak, dengan pemekaran […]

  • Menaker: Generasi Muda Harus Siap Beradaptasi dengan Perubahan Dunia Kerja

    Menaker: Generasi Muda Harus Siap Beradaptasi dengan Perubahan Dunia Kerja

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 464
    • 0Komentar

    PADANG,MSINEWS.COM — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan generasi muda perlu terus memperkuat kompetensi dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), digitalisasi, ekonomi hijau, serta perubahan demografi turut mengubah jenis pekerjaan dan cara pekerjaan dilakukan. Perubahan tersebut menuntut generasi muda memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. […]

  • Chusnunia Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Pesisir Lampung

    Chusnunia Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Pesisir Lampung

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Lampung,msinews.com-Wakil Pimpinan Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, pada Sabtu, 11 Januari 2025, melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kegiatan tersebut adalah langkah strategis sebagai bentuk kepedulian untuk pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain kegitan penanaman […]

  • SPPG Tidak Boleh Menolak Pasokan UMKM, Petani, dan Peternak Kecil

    SPPG Tidak Boleh Menolak Pasokan UMKM, Petani, dan Peternak Kecil

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Msinews.com – Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak boleh menolak produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), maupun hasil pertanian, peternakan, dan perikanan yang dibawa para petani, peternak dan nelayan kecil ke SPPG dengan semena-mena. Mereka justru harus dirangkul, dibina dan diarahkan untuk menjadi pemasok dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). “Dalam Pasal 38 ayat […]

  • Wamen  Fahri Hamzah : Prabowo Ingin DTSEN Tuntas untuk Pastikan Data Kemiskinan Lebih Akurat

    Wamen  Fahri Hamzah : Prabowo Ingin DTSEN Tuntas untuk Pastikan Data Kemiskinan Lebih Akurat

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menilai komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi langkah penting dalam perang melawan kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, pendataan presisi dan terintegrasi akan memastikan program pemerintah berjalan lebih efisien dan tepat sasaran. “Pak Prabowo sangat ngotot agar kita punya sistem […]

expand_less