Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Hermeneutika Kapal Perang KRI Sriwijaya Sangat Presisi dan Proporsional

Hermeneutika Kapal Perang KRI Sriwijaya Sangat Presisi dan Proporsional

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 46 menit yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Syamsul Noor Fajri

Dalam konteks penamaan kapal militer, Italian Ship adalah kepanjangan dari prefiks ITS yang digunakan sebagai penanda kapal milik Angkatan Laut Italia (Marina Militare) dalam standar penamaan NATO.

Kenapa fakta di sekitar KRI Sriwijaya perlu diungkap? Sebab, Pemerintah Indonesia tidak membeli kapal tersebut, melainkan mendapatkannya secara gratis melalui skema hibah.

Transaksi kapal induk ini dapat dirinci melalui beberapa poin penting berikut:
Pertama, mekanisme Hubungan G2G: Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi diserahkan oleh Pemerintah Republik Italia kepada Kementerian Pertahanan RI menggunakan skema kerja sama antarpemerintah atau Government-to-Government (G2G).

Komisi I DPR RI secara resmi menyetujui penerimaan hibah aset militer senilai 54,02 juta euro ini pada Juli 2026.

Kedua, keterlibatan Perusahaan Italia: Meskipun berstatus hibah gratis dari pemerintah Italia, pihak Kementerian Pertahanan RI tetap menyiapkan anggaran khusus untuk proses refurbishment atau peremajaan teknis (retrofit). Proses penyesuaian teknologi ini dibahas dan dikerjasamakan dengan pihak galangan pembuatnya, yaitu Fincantieri.

Kapal induk Giuseppe Garibaldi ini murni didapatkan Indonesia melalui program hibah gratis dari Pemerintah Italia, bukan melalui proses pembelian.

Masyarakat memang membutuhkan penjelasan konkret agar tidak salah kaprah. Kedatangan alutsista baru tidak harus selalu melalui proses pembelian yang menguras anggaran negara.

Karena melalui skema hibah maka harga kapal tersebut adalah nol Rupiah. Pemerintah Indonesia tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk membayar harga fisik kapal induk tersebut.

Anggaran diperlukan hanya untuk perbaikan (refurbishment). Dana yang disiapkan oleh Kementerian Pertahanan RI bukan untuk membeli kapal, melainkan untuk biaya peremajaan, perbaikan teknis, dan pengiriman dari Italia menuju Indonesia agar kapal siap pakai saat diserahkan ke TNI AL.

Keuntungan transfer teknologi didapat melalui skema hibah ini. Teknisi dan personel TNI AL mendapatkan kesempatan mempelajari teknologi kapal induk secara langsung tanpa harus membayar biaya riset dan pembuatan yang sangat mahal.

Jadi, penegasan Anda sangat tepat: ini adalah aset hasil hibah antar-pemerintah (G2G) dan bukan program pembelian (pengadaan) alutsista baru.

Berdasarkan prasasti-prasasti peninggalan seperti Prasasti Kedukan Bukit (682 M), Kedatuan Sriwijaya mengonsolidasikan kekuatannya melalui ekspedisi militer laut (Siddhayatra) berskala besar.

Sriwijaya menguasai jalur perdagangan dunia bukan dengan benteng di darat, melainkan dengan armada kapal perang besar yang berfungsi sebagai “pangkalan terapung”—konsep yang persis sama dengan fungsi kapal induk modern.

Sriwijaya adalah Pusat Maritim dan Kosmopolitan. Secara arkeologis, situs-situs di sepanjang Sungai Musi dan pesisir Sumatra membuktikan bahwa Sriwijaya adalah pelabuhan transito internasional terbesar di zamannya.

Menamai kapal proyeksi kekuatan (power projection) seperti Giuseppe Garibaldi dengan nama Sriwijaya, mencerminkan kembali doktrin maritim Indonesia yang mampu menjangkau samudra luar.

Geopolitik kawasan Sriwijaya secara historis diakui sebagai imperium thalasokrasi (kejayaan laut) yang menguasai Selat Malaka, Selat Sunda, hingga Laut China Selatan. Penamaan ini memberikan pesan strategis yang kuat tentang komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan regional saat ini.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Perdamaian Dunia ke-9 Resmi Dibuka di Jakarta,DPR RI Tegaskan Komitmen Diplomasi untuk Perdamaian Global

    Forum Perdamaian Dunia ke-9 Resmi Dibuka di Jakarta,DPR RI Tegaskan Komitmen Diplomasi untuk Perdamaian Global

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, DR. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum, menyampaikan sambutan pembuka dalam Forum Perdamaian Dunia ke-9 yang digelar di Jakarta pada 9–11 November 2025. Forum ini dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan internasional dari berbagai latar belakang politik, agama, dan budaya. Dalam sambutannya, […]

  • Prasasti Talang Tuo dan Taman Sriwijaya untuk Kemakmuran Makhluk Hidup

    Prasasti Talang Tuo dan Taman Sriwijaya untuk Kemakmuran Makhluk Hidup

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhadi Rangkuti SEBONGKAH BATU tertelungkup di dataran rawa. Tempat itu bernama Talang Tuo, letaknya di barat laut Bukit Siguntang, dengan jarak lurus lima kilometer. L.C. Westenenk, Residen Palembang, menemukan batu itu pada 17 November 1920.  Permukaan batu pasir itu seluas 50 X 80 cm dan  terdapat empat belas baris tulisan Pallawa, India, menggunakan […]

  • Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan penistaan agama. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan penyidik pada saat itu langsung membuat surat dengan memberikan perintah penangkapan terhadap Panji Gumilang itu. “Pada pukul 21.15 WIB penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan disertai penetapan sebagai […]

  • Jelang Idul Fitri 1445 H, Komisi VI : Penghitungan Neraca Daging Nasional Harus Tepat

    Jelang Idul Fitri 1445 H, Komisi VI : Penghitungan Neraca Daging Nasional Harus Tepat

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK menyoroti soal rencana Pemerintah yang terus memberlakukan kebijakan impor guna mencukupi kebutuhan daging dalam negeri. Ia mengatakan, penghitungan neraca daging, khususnya kebutuhan di dalam negeri dan kapasitas produksi di dalam negeri, harus tepat. Adapun, tujuan impor tersebut agar harga daging di pasaran stabil dan terjangkau di masyarakat. Namun, […]

  • Kapolda Sumsel Gelar Rapat Bersama Jajaran Manggala Agni,Upaya Mitigasi Karhutla

    Kapolda Sumsel Gelar Rapat Bersama Jajaran Manggala Agni,Upaya Mitigasi Karhutla

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com– Bertempat di aula rapat Mapolda Sumsel.Kapolda Sumsel Irjen Albertus Rachmad Wibowo menggelar rapat bersama Kepala Balai PPIKHL (Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto, Jumat (19/7/2024). Dalam kesempatan itu, Irjen Albertus Rachmad Wibowo mengatakan, bahwa sesuai Instruksi Presiden No 3 tahun 2020 tentang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), […]

  • Wakil Ketua Komisi VII DPR, Chusnunia Chalim ; RI Bisa Jadi Korban ‘Banjir’ Produk Impor Murah Gegara Donald Trump

    Wakil Ketua Komisi VII DPR, Chusnunia Chalim ; RI Bisa Jadi Korban ‘Banjir’ Produk Impor Murah Gegara Donald Trump

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, merespon kebijakan tarif baru yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk barang asal Indonesia senilai 32 persen. Ia menilai, Indonesia bisa menjadi sasaran pengalihan negara-negara eksportir besar lantaran imbas tarif yang terlalu tinggi. Lanjutnya, bahwa Indonesia berisiko dibanjiri produk impor murah dari negara-negara yang […]

expand_less