Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakart, Infomsi.News–Kuasa Hukum Haistar, Wardaniman Larosa, menegaskan bahwa tuduhan terhadap Haistar terkait dugaan penggelapan dengan kerugian senilai Rp1,778 miliar ke Polres Jakarta Timur tidak memiliki dasar yang kuat dan tidak sesuai dengan Fakta hukum yang sebenarnya.

Wardaniman mengatakan bahwa konflik yang sedang dihadapi oleh seller Vanderism berkaitan dengan Haistar, bukan dengan salah satu pemegang saham, TKH. Tuduhan terhadap TKH adalah keliru dan abstrak.

“Laporan yang diajukan seharusnya ditujukan kepada direktur klien kami (Haistar) sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab dalam dan luar operasional perusahaan,” kata Wardaniman saat konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Rabu (9/8/2023).

Lebih lanjut Warda (sapaan akrab_red) mengukapkan kronologi permasalahan dari sudut pandang Haistar. Ia mengungkapkan bahwa Haistar telah mengirimkan surat resmi kepada seluruh pelanggan, termasuk online seller, saat perusahaan ini menghentikan operasionalnya pada Agustus 2022 lalu.

Surat tersebut kata Harda berisi pemberitahuan mengenai penutupan operasional dan rencana pengembalian barang-barang yang disimpan di gudang Haistar. Ia menyebut bahwa pelanggan memiliki masa transisi selama 30 hari untuk mengambil barang yang disimpan.

“Jika pelanggan tidak mengambil barang dalam periode ini, Haistar akan mengirimkannya sesuai dengan data pelanggan yang ada,” ujarnya.

Haistar juga mengklarifikasi adanya beberapa kewajiban yang belum diselesaikan oleh Vanderism terhadap perusahaan ini sebelum operasional gudang resmi ditutup. Hal ini menunjukkan bahwa situasinya lebih kompleks dari pada yang terlihat di permukaan.

Sementara pihak dalam situs resmi SiCepat Ekspres resmi membantah dan menyatakan tidak adanya keterlibatan perusahaan atas kasus dugaan penggelapan barang senilai Rp.1,7 Miliar oleh Haistar yang dilaporkan oleh pemilik online shop Vanderism dan beredar di media online pada Jumat 04/0/2013 lalu.

Chief Marketing & Corporate Communication SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati menegaskan pemberitaan kasus dugaan penggelapan barang oleh Haistar yang dilaporkan seller ke Polres Jakarta Timur tidak berhubungan dengan SiCepat Ekspres.

Wiwin juga menjelaskan bahwa secara kepemilikan, SiCepat Ekspres tidak dimiliki oleh perseorangan, melainkan sebuah perusahaan Perseroan Terbatas (PT) yang dimiliki oleh kelompok pemegang saham.

‘’Kami menyayangkan beredarnya pemberitaan kasus yang membawa nama SiCepat Ekspres. Hal ini menimbulkan opini negatif pada publik dan berdampak pada citra perusahaan. Kami tegaskan kembali bahwa berita yang beredar tersebut tidak ada hubungannya dengan SiCepat Ekspres.’’ kata Wiwin

Sebelumnya pengusaha online shop Vanderism, Ivander melaporkan seorang berinisal TKM yang merupakan pemilik jasa ekspedisi Haistar yang sekaligus juga pemilik perusahaan Sicepat, terkait dengan dugaan penggelapan dengan kerugian senilai Rp1,778 miliar ke Polres Jakarta Timur.

“Secara singkatnya, kasusnya lebih ke masalah barang yang digelapkan lalu gudangnya tutup, kerugiannya total 1,778M. Sementara yang dilaporkan satu orang, pemilik Sicepat langsung,” kata Ivander dalam keterangannya dikonfirmasi, Kamis 3/8/2023.

Ivander menjelaskan kasus tersebut berawal dari kerjasama antara Vanderism dengan Haistar pada tahun 2018-2020, yang awalnya dikenakan oleh seorang teman bernama Joshua Kenji.

Pada awal tahun 2020, Ivander mengaku merasa curiga dengan sejumlah barang-barangnya yang hilang, karena saat itu Indonesia memasuki masa Pandemi Covid-19.

“Jadi pas waktu 2020 saya ngga ada curiga kalau barang saya ilang, yang saya heran itu orderan saya barang saya itu ngga ada, ngga dikirim-kirim barangnya, hingga total kerugian karena orderannya sudah masuk itu ada banyak Rp500-600 juta,” ungkapannya

Pihaknya pun langsung mengajukan  komplain kepada Haistar. Ivander mengatakan pihak Haistar awalnya pun kooperatif menanggapi komplainnya.

“Jadi kayak mereka kooperatif banget dengerin kita, mereka tolongin kita, tapi kita yang kerjain datanya. Tapi kooperatif, tapi minta kita yang kerjain datanya,” ujarnya.

Selama hampir setengah tahun pihak Vanderism menyusun data untuk dilengkapi, hingga pada akhirnya terdapat sejumlah agenda mediasi dengan Haistar.

“Diajak lagi mediasi, mereka kebingungan karena data mereka tidak lengkap, terus mereka panggil pakar data buat mediasi, minta kita stok opname lagi, tapi pas dicek barangnya lebih banyak yang ilang lagi,” tandasnya

Hingga beberapa kali melakukan stok opname, tetapi Ivander mengatakan jika barang-barang miliknya malah terus menerus hilang.

“Terus pakar datanya udah kayak angkat tangan karena dari pihak Haistar datanya tidak lengkap, makanya tinggal kita itung selisih dari barang yang barangnya ilang itu,” pungkasnya (ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

    Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Tanjung Raja, msinews.com -Hal menyejukkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Tidak ubah dengan pondok pesantren, warga binaan secara rutin mengadakan kegiatan keagamaan. Istimewanya kegiatan tersebut telah menghasilkan penghafal (al-hafidz) Al-Quran sehingga menjadi panutan bagi warga binaan lain. Pria berinisial RMS (48), warga binaan Lapas Tanjung Raja, mendapatkan […]

  • Sinergi Dapur SPPG Cibingbin dan Petani Lokal Dorong Kemandirian Pangan Desa

    Sinergi Dapur SPPG Cibingbin dan Petani Lokal Dorong Kemandirian Pangan Desa

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 391
    • 0Komentar

    msinews.com – Kolaborasi antara mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPS) Cibingbin, Kecamatan Bojong, Purwakarta. Dan petani lokal dukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cibingbin, Kecamatan Bojong dan sekitarnya. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa. Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Cibingbin, […]

  • JARI Ajak Masyarakat Dukung Paslon No. 2 dalam Pemilukada Sumsel 2024

    JARI Ajak Masyarakat Dukung Paslon No. 2 dalam Pemilukada Sumsel 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Keluarga besar Jaringan Aliansi Rakyat Independen (JARI) se-Nusantara, mengajak masyarakat mendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur yang tepat untuk memimpin satkernya lima tahun ke depan. “Seperti di Pemilukada Sumsel, Pasangan E-RA BARU ini, dimana Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T sudah terbukti berhasil dalam memimpin […]

  • MK Sebut,Pasal Inkonstitusional Kembali Muncul di KUHP Baru

    MK Sebut,Pasal Inkonstitusional Kembali Muncul di KUHP Baru

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com- Hakim Konstitusi MK, Saldi Isra mempertanyakan langkah pembentuk undang-undang yang dinilai kembali memasukkan norma yang pernah dinyatakan Pasalnya, Mahkamah Konstitusi [MK] RI menemukan adanya dugaan penghidupan kembali pasal yang sebelumnya telah dibatalkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023. Hal tersebut muncul dalam sidang uji materi terhadap KUHP yang digelar pada […]

  • Guru Besar Hukum Unpad Sebut Dokumen Hasto yang Dinotariskan di Rusia Sangat Berbahaya

    Guru Besar Hukum Unpad Sebut Dokumen Hasto yang Dinotariskan di Rusia Sangat Berbahaya

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Romli Atmasasmita, menilai bahwa dokumen terkait Negara Indonesia yang dinotariskan di negara lain memiliki dampak yang berbahaya. Hal itu disampaikan Romli saat menanggapi pernyataan ada dokumen terkait mantan pejabat Indonesia yang disahkan atau dinotariskan di Rusia. Romli mengungkapkan bahwa hal tersebut memiliki dampak hukum nasional dan […]

  • Mensos  Saifullah Yusuf  Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Lampung

    Mensos  Saifullah Yusuf  Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Lampung

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,msinews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau calon lokasi Sekolah Rakyat di kompleks Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Lampung, Senin (12/5/2025). Didampingi Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela dan anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil II Lampung, Aprozi Alam, Gus Ipul mengecek satu per satu fasilitas yang akan digunakan […]

expand_less