Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Menteri Sosial Tri (Mensos) Rismaharini telah menginisiasi pendirian lumbung sosial di wilayah rawan bencana dan sulit diakses, termasuk kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Hal tersebut disampaikan Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Adrianus Alla mwngatakan bahwa meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan lumbung sosial.

Adrianus menjelaskan penyiapan lumbung sosial dimaksudkan agar masyarakat yang tinggal di kawasan bencana tetap bisa mengakses bantuan. Untuk itu, Kemensos memastikan ketersediaan logistik di zona rawan bencana.

“Ketika terjadi bencana, langkah yang kami lakukan adalah memastikan semua gudang logistik, khususnya lumbung-lumbung sosial ada di wilayah tersebut dan terpenuhi atau tercukupi (stok logistiknya),” kata Adrianus pada Forum Salemba 28 bersama media di Jakarta, terbitkan pada Jum’at 8/9/2023.

Ia mencontohkan pengalaman saat turun langsung membantu penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Maret lalu.

Akibat tidak adanya lumbung sosial sebagai tempat menyimpan stok logistik di sekitar wilayah tersebut, pihaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat mengirimkan bantuan lantaran terkendala sulitnya akses ke lokasi terdampak.

“Kami tidak punya lumbung sosial di Pulau Serasan. Pada saat terjadi longsor, kami harus mengirimkan bantuan dari dua lokasi terdekat, yaitu dari Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Nah, ini yang kami rasakan sangat sulit sekali,” ujarnya.

Lain halnya, lanjutnya, dengan penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sebulan kemudian pada April.

“Akses ke Pulau Mentawai juga cukup sulit dari Kota Padang, tapi karena adanya lumbung sosial, pada saat terjadi gempa, masyarakat bisa bertahan di wilayah tersebut,” ucap pria berkacamata ini.

Kesiapan dan ketersediaan logistik pada lumbung-lumbung sosial di sekitar wilayah tersebut, dikatakan Adrianus, dapat membantu korban terdampak bertahan. “Setidaknya, dua sampai tiga hari hingga bantuan tiba, terlebih jika akses menuju lokasi sulit dijangkau,” terangnya.

Terhadap kesulitan yang dihadapinya ini, pihaknya mengatakan akan mengupayakan pendirian sekurang-kurangnya dua atau tiga lumbung sosial di setiap wilayah, khususnya 3T.

“Kita punya ribuan pulau 3T yang jika tidak segera difasilitasi lumbung sosial, kita akan sangat kesulitan mengirimkan bantuan ketika terjadi bencana karena tidak ada persediaan logistik di wilayah tersebut. Kami upayakan bukan hanya satu, tapi minimal ada dua atau tiga lumbung sosial,” ungkap dia.

Lumbung sosial berisi logistik dasar masyarakat yang dibutuhkan saat bencana, seperti makanan siap saji, makanan anak, selimut, kasur, sandang dewasa maupun sandang anak.

“Termasuk, juga kelengkapan tenda, baik itu tenda serbaguna maupun tenda keluarga, genset dan bahan kebutuhan pendukung lainnya,” paparnya.

Meski begitu, Kemensos tetap memperhatikan kearifan lokal yang berlaku di wilayah tersebut. “Seperti di Papua, karena masyarakat di Papua mengkonsumsi babi, maka lumbung-lumbung sosial di sana, selain kami penuhi dengan logistik, juga kami isi dengan babi. Kami menyesuaikan kearifan lokal wilayah tersebut,” kata dia.

Selain itu, indeks risiko bencana juga diperhitungkan dalam penentuan titik lumbung sosial. “Lokasi lumbung sosial akan berada di tengah-tengah wilayah. Misalnya, di Kecamatan A, kami akan menempatkan di desa yang menjadi titik sentral dari kecamatan tersebut,” katanya menjelaskan.

Sampai saat ini, telah terdapat 532 lumbung sosial di 28 provinsi di seluruh Indonesia. Seluruhnya tersebar di 159 kabupaten/kota dan 590 kecamatan. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partai Hanura Kukuhkan Pengurus Periode 2024-2029

    Partai Hanura Kukuhkan Pengurus Periode 2024-2029

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- DPP Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) menggelar acara Pengukuhan Pengurus periode 2024-2029, Sabtu (26/4/2025). Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) dalam pidatonya menyapa para hadirin yang juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri beserta jajarannya termasuk eks calon presiden pada Pemilu 2024, Ganjar Pranowo dan Anies […]

  • Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MSINews.com, Jakarta – Peribahasa Arab yang terkenal, ‘Al Insanu Mahallul Khotho’ Wannisyan, yang berarti ‘Manusia adalah tempat kesalahan dan lupa’, makin terasa relevan dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan bijak ini menggarisbawahi hakikat manusia sebagai makhluk yang rentan melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak. Sejalan dengan prinsip ini, Nabi Muhammad SAW pun pernah mengakui kesalahannya, menegaskan bahwa […]

  • Pesan Paus Fransiskus : Para Klerikus Hendaknya Hindari Sikap Munafik

    Pesan Paus Fransiskus : Para Klerikus Hendaknya Hindari Sikap Munafik

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Vatikan, msinews.com-Paus Fransiskus mengajak para imam dan para klerikus (kaum tertahbis) lainnya agar berhati-hati dalam bersikap. Para klerikus diminta untuk menghindari sikap munafik (clerical hypocrisy). Karena sikap tak terpuji ini hanya akan menjauhkan diri dari Tuhan. Upaya menjernihkan, membaharui dan menguatkan panggilan imamat diperoleh melalui penyesalan, penitensi (sikap silih), doa dan sikap ketulusan seperti anak-anak. […]

  • Rincian Bantuan yang Telah Disalurkan Kemensos untuk Korban Gempa Bandung

    Rincian Bantuan yang Telah Disalurkan Kemensos untuk Korban Gempa Bandung

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Bandung ,msinews.com- Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan ke korban bencana gempa Bandung. Hingga Sabtu (21/9/2024) sore, total nominal bantuan yang telah digelontorkan Kemensos untuk korban gempa Bandung sebesar Rp1.856.670.750. Tambahan bantuan tersebut berupa 350 lembar kasur, 290 lembar selimut, 5 set tenda serbaguna, 30 lembar tenda gulung, 20 unit tenda portabel keluarga, 50 pack sandang […]

  • Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Aceh Fasilitasi Penyerapan Aspirasi Tgk. Ahmada Bersama Tenaga Pendidik

    Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Aceh Fasilitasi Penyerapan Aspirasi Tgk. Ahmada Bersama Tenaga Pendidik

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 307
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM [Aceh]-Kantor DPD RI Provinsi Aceh memberikan dukungan fasilitasi terhadap pelaksanaan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat Daerah yang dipimpin oleh Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Aceh, Tgk. Ahmad. Senator Rai daro Provinsi Aceh ini bersama para kepala sekolah dan tenaga pendidik yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Aceh Besar, Rabu pekan lalu, […]

  • Komisi II Geram terhadap Biaya PBB yang Membengkak Akibat Sertifikat Tanah

    Komisi II Geram terhadap Biaya PBB yang Membengkak Akibat Sertifikat Tanah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Maros,msinews.com– Mahalnya biaya pembuatan sertifikat tanah membuat Anggota Komisi II DPR RI, Rosiyati MH Thamrin geram bahkan kecewa. Ia pun  mengecam kebijakan terkait sertifikat tanah yang merugikan masyarakat. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap biaya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang melonjak drastis setelah penerbitan sertifikat tanah. “Sangat disayangkan melihat betapa besarnya biaya PBB yang […]

expand_less