Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
  • visibility 277
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Menteri Sosial Tri (Mensos) Rismaharini telah menginisiasi pendirian lumbung sosial di wilayah rawan bencana dan sulit diakses, termasuk kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Hal tersebut disampaikan Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Adrianus Alla mwngatakan bahwa meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan lumbung sosial.

Adrianus menjelaskan penyiapan lumbung sosial dimaksudkan agar masyarakat yang tinggal di kawasan bencana tetap bisa mengakses bantuan. Untuk itu, Kemensos memastikan ketersediaan logistik di zona rawan bencana.

“Ketika terjadi bencana, langkah yang kami lakukan adalah memastikan semua gudang logistik, khususnya lumbung-lumbung sosial ada di wilayah tersebut dan terpenuhi atau tercukupi (stok logistiknya),” kata Adrianus pada Forum Salemba 28 bersama media di Jakarta, terbitkan pada Jum’at 8/9/2023.

Ia mencontohkan pengalaman saat turun langsung membantu penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Maret lalu.

Akibat tidak adanya lumbung sosial sebagai tempat menyimpan stok logistik di sekitar wilayah tersebut, pihaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat mengirimkan bantuan lantaran terkendala sulitnya akses ke lokasi terdampak.

“Kami tidak punya lumbung sosial di Pulau Serasan. Pada saat terjadi longsor, kami harus mengirimkan bantuan dari dua lokasi terdekat, yaitu dari Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Nah, ini yang kami rasakan sangat sulit sekali,” ujarnya.

Lain halnya, lanjutnya, dengan penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sebulan kemudian pada April.

“Akses ke Pulau Mentawai juga cukup sulit dari Kota Padang, tapi karena adanya lumbung sosial, pada saat terjadi gempa, masyarakat bisa bertahan di wilayah tersebut,” ucap pria berkacamata ini.

Kesiapan dan ketersediaan logistik pada lumbung-lumbung sosial di sekitar wilayah tersebut, dikatakan Adrianus, dapat membantu korban terdampak bertahan. “Setidaknya, dua sampai tiga hari hingga bantuan tiba, terlebih jika akses menuju lokasi sulit dijangkau,” terangnya.

Terhadap kesulitan yang dihadapinya ini, pihaknya mengatakan akan mengupayakan pendirian sekurang-kurangnya dua atau tiga lumbung sosial di setiap wilayah, khususnya 3T.

“Kita punya ribuan pulau 3T yang jika tidak segera difasilitasi lumbung sosial, kita akan sangat kesulitan mengirimkan bantuan ketika terjadi bencana karena tidak ada persediaan logistik di wilayah tersebut. Kami upayakan bukan hanya satu, tapi minimal ada dua atau tiga lumbung sosial,” ungkap dia.

Lumbung sosial berisi logistik dasar masyarakat yang dibutuhkan saat bencana, seperti makanan siap saji, makanan anak, selimut, kasur, sandang dewasa maupun sandang anak.

“Termasuk, juga kelengkapan tenda, baik itu tenda serbaguna maupun tenda keluarga, genset dan bahan kebutuhan pendukung lainnya,” paparnya.

Meski begitu, Kemensos tetap memperhatikan kearifan lokal yang berlaku di wilayah tersebut. “Seperti di Papua, karena masyarakat di Papua mengkonsumsi babi, maka lumbung-lumbung sosial di sana, selain kami penuhi dengan logistik, juga kami isi dengan babi. Kami menyesuaikan kearifan lokal wilayah tersebut,” kata dia.

Selain itu, indeks risiko bencana juga diperhitungkan dalam penentuan titik lumbung sosial. “Lokasi lumbung sosial akan berada di tengah-tengah wilayah. Misalnya, di Kecamatan A, kami akan menempatkan di desa yang menjadi titik sentral dari kecamatan tersebut,” katanya menjelaskan.

Sampai saat ini, telah terdapat 532 lumbung sosial di 28 provinsi di seluruh Indonesia. Seluruhnya tersebar di 159 kabupaten/kota dan 590 kecamatan. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedikasi Satgas Yonif 501 Kostrad Gotong Royong Bangun Gereja di Kampung Sorry

    Dedikasi Satgas Yonif 501 Kostrad Gotong Royong Bangun Gereja di Kampung Sorry

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Satgas Yonif 501 Kostrad membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua melalui aksi gotong royong yang penuh makna. Baru-baru ini, para prajurit dari batalyon ini bersama warga Kampung Sorry, Papua, bergotong royong untuk membangun gereja yang diidamkan oleh masyarakat setempat. Selasa (25/3/2025). Dengan semangat kebersamaan, para anggota Satgas tidak hanya berperan sebagai […]

  • Marak PHK, Muhaimin : Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

    Marak PHK, Muhaimin : Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Maraknya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor industri belakangan ini, terutama industri tekstil menuai sorotan dari Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar.  Menurutnya, kondisi itu dapat meningkatkan jumlah pengangguran yang berujung bertambahnya angka kemiskinan di Indonesia. “Ya PHK terutama di industri tekstil sekarang ini semakin tinggi. Kondisi ini berbahaya kalau tidak diantisipasi dengan […]

  • Kepala BSKDN

    BSKDN dan Praja IPDN Makassar, Inovasi Isu Kebijakan Publik

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala BSKDN dan Kemendagri Yusharto Huntoyungo mengajak para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Makassar, berinovasi Isu kebijakan politik. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengatakan kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Makassar, agar mendalami beberapa keputusan partai politik. Dia menyebut hal tersebut dapat […]

  • Jokowi

    Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya terhadap debat ketiga Pilpres 2024, menganggapnya kurang edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal. Menurut Jokowi, serangan dalam debat seharusnya berfokus pada kebijakan dan visi, bukan aspek personal. “Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira […]

  • Duet Anies-Gus Imin

    Cak Rochim Kenalkan Duet Anies-Gus Imin di Dapil Surabaya

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, Usai deklarasi pasangan Anies dan Cak Imin sebagai bakal Capres dan Cawapres oleh Partai PKB dan Partai NasDem di Kota Surabaya, Sabtu (2/9/2023). Calon anggota DPR RI dari PKB Abdul Rochim langsung tancap gas untuk menyosialisasikan duet AMIN ke basis pendukung akar rumput di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur 1 yang meliputi Kota Surabaya […]

  • Kunjungi Indoneia, Paus Fransiskus Utamakan Dialog Berdasarkan Prinsip “Persahabatan & Saling Menghormati”

    Kunjungi Indoneia, Paus Fransiskus Utamakan Dialog Berdasarkan Prinsip “Persahabatan & Saling Menghormati”

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia yang dijadwalkan 3-6 September 2024 diyakini akan semakin mempererat hubungan antara Vatikan dan Indonesia. Adapun, dua prinsip dasar dianut oleh Paus kelahiran Argentina itu adalah “Persahabatan dan Saling menghormati atau Friendship and mutual respect”. Dua prinsip tersebut menjadi arah dasar (ardas-red) bagi Paus Fransiskus setelah Konklaf para kardinal memilihnya […]

expand_less