Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

Jokowi: Debat Ketiga Harus Edukatif dan Fokus pada Kebijakan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya terhadap debat ketiga Pilpres 2024, menganggapnya kurang edukatif karena banyak serangan yang bersifat personal. Menurut Jokowi, serangan dalam debat seharusnya berfokus pada kebijakan dan visi, bukan aspek personal.

“Saling menyerang enggak apa-apa tapi kebijakan, policy, visinya yang diserang. Bukan untuk saling menjatuhkan dengan motif-motif personal. Saya kira enggak baik dan enggak mengedukasi,” ujar Jokowi di Serang, mengutip CNN, Senin (8/1).

Baca Juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan

Jokowi menyatakan kekecewaannya terhadap debat ketiga yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu malam (7/1). Menurutnya, masyarakat pasti merasa kecewa dengan tata cara debat yang kurang edukatif.

“Saya kira akan banyak yang kecewa, sehingga debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” tambahnya.

Dalam debat ketiga tersebut, tiga calon presiden, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, beradu gagasan seputar pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan politik luar negeri. Meskipun mereka diberi waktu untuk memaparkan visi dan misi masing-masing, Jokowi menyoroti ketidakfokusan pada kebijakan dan serangan personal yang mendominasi.

Presiden Jokowi juga menyatakan perlunya KPU memperbaiki format debat agar lebih edukatif bagi masyarakat luas. Ia menilai bahwa debat seharusnya menjadi wahana untuk menyampaikan gagasan dan kebijakan yang membangun, bukan arena saling serang yang bersifat destruktif.

Debat ketiga Pilpres 2024, yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, menghadirkan dua moderator, Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, yang memandu tanya jawab antarcapres. Meskipun acara tersebut disiarkan oleh MNC Grup dan Garuda TV, Jokowi menyatakan perlunya pembenahan agar debat dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat bagi publik.

Dalam debat tersebut, terjadi adu argumen antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, namun Ganjar Pranowo mencoba menjadi penengah untuk meredakan ketegangan. Presiden Jokowi berharap agar debat yang menjadi bagian penting dari proses pemilihan presiden dapat lebih berkualitas dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Indonesia.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KONI Ingatkan,  Atlet Tidak Boleh Jadi Korban Dualisme Kepengurusan Cabor

    Ketua KONI Ingatkan,  Atlet Tidak Boleh Jadi Korban Dualisme Kepengurusan Cabor

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyayangkan adanya dualisme kepengurusan pada sejumlah organisasi cabang olahraga nasional. Ia menilai dualisme akan berdampak pada menurunnya prestasi atlet yang akan mengikuti ajang olahraga. “Jangan ego masing-masing membuat berkibarnya Merah Putih tersendat-sendat. Saya berprinsip satu; atlet tidak boleh jadi korban dari dualisme […]

  • Program MBG Dukung Konsentrasi Belajar Siswa 

    Program MBG Dukung Konsentrasi Belajar Siswa 

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    msinews.com – Program prioritas Presiden berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat nyata bagi siswa di Ternate. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) meninjau langsung pelaksanaan MBG di SMAN 10 Ternate, Selasa 26 Agustus 2025. Kunjungan Kemenko Polkam ini dipimpin Asisten Deputi Bidang Kekuatan, Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan Kemenko Polkam, Brigjen […]

  • Ungkap Penyebab Keracunan MBG, BGN Gandeng BIN dan Polri Hingga Pakar

    Ungkap Penyebab Keracunan MBG, BGN Gandeng BIN dan Polri Hingga Pakar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) membentuk dua tim investigasi untuk mengusut kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah BGN ini diambil guna memastikan keamanan pangan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan tim investigasi tersebut melibatkan unsur […]

  • Perempuan ICMI Siap Dukung Program Unggulan Presiden RI Terpilih

    Perempuan ICMI Siap Dukung Program Unggulan Presiden RI Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menyatakan siap mendukung program unggulan Presiden Republik Indonesia yang sudah sah terpilih untuk periode mendatang, khususnya Program Makan Siang dan Susu Gratis bagi siswa sekolah karena diyakini akan membantu perkembangan anak dengan kecukupan gizi. “Program Makan siang dan susu gratis ini sangat bagus dampaknya […]

  • Catatan Ketua MPR Membangun Manusia Indonesia Dengan Program Makanan Bergizi

    Catatan Ketua MPR Membangun Manusia Indonesia Dengan Program Makanan Bergizi

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Oleh : Dr.H.Bambang Soesatyo,Ketua MPR RI GAGASAN presiden terpilih Prabowo Subianto tentang program penyediaan Sarapan Bergizi Gratis untuk anak, dan program membuka akses seluas-luasnya bagi anak usia sekolah mengenyam pendidikan, sejatinya melekat pada kewajiban konstitusional negara menyejahterakan rakyat sebagaimana ditetapkan oleh konstitusi.  Dua program ini bisa direalisasikan  dengan meningkatkan efektivitas pemanfaatan APBN melalui refokusing anggaran, […]

  • Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    Senator Lia Istifhama Dorong UU Sisdiknas Baru Hadirkan Rasa Keadilan untuk Guru dan Anak Didik

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menilai revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) harus mampu menjawab persoalan mendasar di dunia pendidikan, terutama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada perlindungan guru serta peserta didik. Lia menyoroti masih banyaknya celah dalam pelaksanaan pendidikan inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas. “Contohnya di Surabaya, kelas […]

expand_less