Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Pengelola Media Gereja Katolik Bangun Sinergitas Berjejaring

Pengelola Media Gereja Katolik Bangun Sinergitas Berjejaring

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK,MSINEWS.COM – Membuat konten menarik dan mendalami teknologi informasi serta AI, baru setengah jalan perjuangan pengelola media Gereja Katolik. Tantangan berikutnya berupa membangun jejaring diseminasi yang luas.

Pegiat Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) di setiap keuskupan ditantang dua hal sekaligus, yakni memperkuat pondasi media internal sambil memperluas relasi dengan jaringan media arus utama.

Utusan 18 Komsos Keuskupan se-Indonesia membahas tantangan ini di hari kelima Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII di Pontianak, Sabtu (30/05/2026). Saat yang sama, para peserta muda sedang menjalani review hasil praktik produksi konten berupa podcast, video pendek, konten kreatif, dan liputan jurnalistik.

Sekretaris Komisi Komsos KWI, RD Petrus Noegroho Agoeng, menyebut pegiat komunikasi tak boleh mengurung diri dalam “menara gading” media internal semata. Relasi eksternal dengan media arus utama wajib terbangun secara erat sehingga tercipta sinergitas.

Mentor membantu peserta saat praktik produksi konten podcast di workshop PKSN XIII Pontianak. Foto: Komsos KAP

“Ada kalanya suatu eksposur konten cukup di kalangan internal media paroki atau keuskupan. Namun banyak juga konten bernilai universal yang memerlukan sinergi dengan media arus utama. Bahkan untuk kalangan manca negara. Banyak kekayaan Gereja di Indonesia layak diperkenalkan kepada semua bangsa. Maka Komsos perlu berpikir menyediakan konten berbahasa asing, minimal bahasa Inggris,” ujar Agoeng.

Jurnalis Katolik yang juga berkontribusi di forum pimpinan komsos tersebut, Gabriel Abdi Susanto, menegaskan diseminasi publikasi penting untuk memperkenalkan karya-karya Gereja Indonesia tingkat nasional hingga internasional. Menurut dia, banyak karya dan kegiatan Gereja yang bernilai, namun belum dikenal luas karena kurang publikasi konsisten.

“Harus jaga konsistensi produksi konten. Aktif membagikan publikasi itu agar memperoleh penyebaran lebih luas. Dengan informasi rutin dan konsisten, mudah membangun loyalitas pembaca,” ujar Abdi Susanto.

Pemanfaatan media sosial juga efektif untuk memperluas jangkauan pembaca. Pendekatan story telling disarankan untuk menjangkau pembaca daerah, karena sifatnya menarik dan mudah dicerna.

Jurnalis senior The Jakarta Post, Kornelius Purba, mengatakan, jurnalisme Gereja tak sekadar menyampaikan informasi menarik, tetapi juga menyuarakan harapan. Ini sebagai cara memperkuat nilai kemanusiaan sekaligus pewarta “kabar baik” bagi dunia.

Peserta pelatihan konten PKSN XIII Pontianak saat mendikusikan konsep sebelum eksekusi. Foto: Komsos KAP

“Wartakanlah nilai-nilai Kristiani kepada dunia melalui karya jurnalistik yang humanis dan berorientasi pada good news,” kata Kornelius Purba.

Dia memotivasi pegiat Komsos agar membangun konten dari sudut pandang “orang kecil”, sehingga maknanya lebih mendalam, menyentuh, dan mampu membangun empati pembaca.

“Saya harap para pastor, pegiat Komsos, dan umat lebih aktif membagikan kisah-kisah inspiratif dari lingkungan Gereja maupun masyarakat. Wartakan kepada dunia melalui cerita-cerita yang membawa pengharapan,” ujar Kornelius Purba.

Bedah Karya

Di kelas jurnalistik, hasil liputan praktik ditayangkan, dibaca, dan dibedah oleh Abdi Susanto sebagai mentor. Kelemahan umumnya para pemula ada pada kesulitan menyusun kalimat, memahami struktur tulisan, mengolah hasil wawancara dan reportase, sampai pada menulis judul.

“Menulis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi belajar berkomunikasi yang baik dengan pembaca,” kata Abdi Susanto.

Di kelas podcast, karya seluruh peserta ditayangkan bergiliran di layar videotron. Mentor memberi koreksi bahkan kritik sebagai bekal bagi kreator kelak berkarya di Komsos masing-masing.

Seorang mentor, Jose Marwoto, menekankan pentingnya kemampuan host membangun suasana percakapan yang hidup dan mengalir. Host pada podcast tidak cukup hanya membacakan daftar pertanyaan, tetapi harus mampu menggali cerita, emosi, dan pengalaman narasumber.

“Podcast yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan cerita yang mampu membuat pendengar terlibat secara emosional,” kata Jose Marwoto.

Di kategori konten kreatif, Ignasius Kristoper Adi Surya menyoroti pentingnya kesesuaian antara narasi, gambar, dan audio. Secara umum, ide yang diolah peserta cukup menarik dan relevan. Namun banyak kelemahan pada detail teknis, seperti konsistensi format video, penggunaan subtitle, kualitas audio, serta pemilihan gambar yang mendukung pesan utama.

“Konten sederhana sekalipun dapat menjadi kuat apabila didukung naskah yang baik dan penyampaian pesan yang jelas,” kata dia.

Sementara di kategori video pendek, Samuel Krismanto mengajak peserta lebih memahami karakter film dokumenter. Dokumenter bukan hanya menampilkan informasi, tetapi harus mampu menggali konflik, nilai, atau makna yang lebih dalam dari sebuah peristiwa.

Dia menilai video hasil praktik peserta masih berada pada ranah berita informatif atau video profil. Belum menghadirkan sudut pandang yang kuat, termasuk alur yang jelas.

“Buatlah gambar yang bercerita, bukan cerita yang diberi gambar,” tegas Samuel.

Ketua Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak, Paulus Mashuri (kiri) sedang mengarahkan peserta PKSN XIII. Foto: Komsos KAP

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Haji Turun Rp4 Juta, PKB: Terima Kasih Pak Prabowo

    Biaya Haji Turun Rp4 Juta, PKB: Terima Kasih Pak Prabowo

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com– Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI Jazilul Fawaid mengapresiasi penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) pada 2025 yang telah disepakati antara pemerintah bersama dengan Komisi VIII DPR RI. Keputusan ini dinilai bisa meringankan beban calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini. ”Terima kasih kepada Pak Presiden […]

  • Ketua Komisi XII RI, Usul Pelaku Penyelewengan BBM Subsidi Dihukum Tipikor

    Ketua Komisi XII RI, Usul Pelaku Penyelewengan BBM Subsidi Dihukum Tipikor

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 345
    • 0Komentar

    msinewscom-Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menegaskan pentingnya optimalisasi pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan bagi masyarakat. Menurut Bambang, yang perlu menjadi fokus utama saat ini adalah memastikan BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak melalui sistem distribusi yang ketat. “Terkait dengan persoalan pengawasan BBM bersubsidi, saya pikir memang […]

  • Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

    Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Dukungan Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan 3 Juta Rumah. Penandatanganan tersebut digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (19/6/2026). Mendagri menjelaskan, SKB tersebut bertujuan […]

  • Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    Anggota Komisi V DPR,Irenne Yusiana Bicara Soal Kebijakan Tapera

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi V DPR RI Irene Yusiana Roba Putri mempertanyakan kebijakan Komite BP Tapera yang dipimpin Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tersebut. Irene melontarkan dua pertanyaan. “Pertama , adalah hitungan gap atau kebutuhan yang bisa dipenuhi oleh Tapera itu seperti apa? Saya mohon ada perhitungan detail dari Dirjen Perumahan misalnya untuk ASN bagaimana? untuk pekerja swasta juga […]

  • Wakil Ketua TKN

    Wakil Ketua TKN Senang Jokowi Berkampanye, Optimis Menang

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta, MSiNews.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Ahmad Muzani mengungkapkan kegembiraannya jika pasangan Prabowo-Gibran akan meraih kemenangan meski tanpa dukungan langsung dari Presiden. Wakil Ketua TKN, sekali gus Sekjen Gerindra itu optimistis bahwa paslon 02 akan memenangkan satu putaran. Baca juga : Jokowi – Ma’ruf Amin Bersikap Terbuka Terkait Pemilu 2024 “Jika mungkin […]

  • Dukung SE Menaker tentang Larangan Penahanan Ijazah, Komisi IX: Perusahaan yang Melanggar Harus Ditindak

    Dukung SE Menaker tentang Larangan Penahanan Ijazah, Komisi IX: Perusahaan yang Melanggar Harus Ditindak

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com — Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Zainul Munasichin mendukung terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/5/HK.04.00/V/2025 tentang Larangan Penahanan Ijazah dan/atau Dokumen Pribadi Milik Pekerja/Buruh oleh Pemberi Kerja. Perusahaan yang melanggar aturan itu harus ditindak. Menurut Zainul, kebijakan tersebut merupakan langkah progresif dalam melindungi hak-hak dasar pekerja dan menjunjung tinggi prinsip […]

expand_less