Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

Survei PRC: TNI Puncaki Kepercayaan Publik, MBG Populer tapi Minim Kepuasan!

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com– Perhatian publik terhadap realisasi kebijakan dan program pemerintah serta isu-isu politik Tanah Air begitu menarik.

Ini terbukti dari temuan Riset Nasional Politika Research and Consulting (PRC) Juni 2025, yang membeberkan sejumlah poin penting untuk dicatat dan dijadikan masukan.

Presentasi riset ini digelar di Pendopo Rakyat Cendekia, Jakarta Selatan, Kamis 25 Juni 2025, dengan menghadirkan pengamat politik Adi Prayitno dan Wakil Ketua Umum DPP PPP Rusli Effendi sebagai pembanding.

Dalam presentasi riset ini TNI ungguli kepercayaan, Kejaksaan lebih dipercaya dari pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Faris Widiyatmoko, Direktur Eksekutif PRC, mengungkapkan hasil pengukuran persepsi publik terhadap tingkat kepercayaan lembaga.

“Temuan tertinggi adalah kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan 91% menyatakan percaya dan sangat percaya,” jelas Faris.

Sementara itu, untuk lembaga penegak hukum, terutama dalam pemberantasan korupsi, kejaksaan Agung memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi dengan 65,8%, dibandingkan dengan KPK yang memperoleh 60,1% dan Kepolisian dengan 53,7%.,

Kemungkinan Makan Bergizi Gratis (MBG) Populer, Namun Jauh dari Memuaskan
PRC juga menyoroti kebijakan atau program unggulan pemerintah. Hasilnya, yang paling banyak diketahui atau diikuti publik adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan 91,4%.

Angka ini menunjukkan bahwa MBG memang menjadi daya tarik tersendiri bagi publik, sehingga memberikan perhatian yang serius terhadap program tersebut.

Namun, Faris menyayangkan, “Sayangnya, masih sangat sedikit responden yang menyatakan puas dan sangat puas dengan MBG, hanya sekitar 30,1% dari mereka yang mengetahui.” katanya

Selanjutnya isu Wacana Pemakzulan Gibran Diketahui Luas, Mayoritas Menolak
Survei ini turut menyoroti pengetahuan publik tentang isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tingkat pengetahuan publik terbilang tinggi.

Cukup tinggi dengan 46,2%, Menurut Faris, sebagian besar responden mengetahui wacana tersebut dari media sosial, seperti X atau Twitter, Whatsapp, Youtube, Instagram, TikTok, dan Facebook.

“Mengenai sikap publik, Faris menegaskan, mayoritas publik menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju dengan wacana pemakzulan tersebut (59,8%) wapres, sementara itu sisanya menyatakan setuju dan sangat setuju dengan 28,8%.” tegasnya.

Disisi lain mengenai Bursa Ketua Umum Partai, Sandiaga Pimpin PPP, Keluarga Jokowi Kuasai PSI, terkait ramainya isu rencana Pemilihan Ketua Umum PPP dan PSI.

Faris menyebut bahwa relatif sedikit, mayoritas menyatakan sama-sama tidak mengetahui kegiatan tersebut.

Namun, temuan PRC menunjukkan bahwa Calon Ketua Umum PPP yang dinilai publik paling cocok adalah “Sandiaga S. Uno (25,7%) dan Anies Baswedan (18,8%).
Adapula nama-nama lain seperti Joko Widodo (9,2%) dan Amran Sulaiman (4,6%).

Dalam bursa calon Ketua Umum PSI, keluarga Joko Widodo menguasai bursa calon,Joko Widodo sendiri menempati urutan pertama dengan 21,4%, diikuti oleh kedua anaknya Kaesang Pangarep (14,0%) dan Gibran Rakabuming Raka (9,1%).

Faris menambahkan, meski hanya tiga calon resmi yang mendaftar di PSI (Kaesang Pangarep, Agus Herlambang, dan Bro Ron.

“jika Partai PSI ingin mengikuti saran publik untuk calon ketua umumnya, maka hanya dua nama yang cukup kompetitif yakni Kaesang Pangarep dan Agus Herlambang karena Pak Jokowi sendiri tidak mencalonkan,”tandasnya. tim redaksi/E.B

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo

    DPR: Nasib Petani Bawang Merah Anjlok, Pemerintah Kurang Tanggap

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo kecewa atas sikap Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional yang kurang peduli kepada petani Bawang Merah. Pasalnya pada saat ini sedang kesusahan karena harga bawang merahnya anjlok dipasaran. Hal ini disampaikan Firman terkait dengan harga bawang merah di kabupaten Pati mengalami penurunan drastis. Saat ini […]

  • LaNyalla: Pertemuan 10 November adalah Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri

    LaNyalla: Pertemuan 10 November adalah Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM-Rencana Dewan Presidium Konstitusi yang akan dipimpin Wakil Presiden RI ke VI Jenderal TNI (purn) Try Sutrisno dan Pimpinan DPD RI bersama komponen masyarakat untuk mendatangi pimpinan MPR RI, pada Jumat, 10 November 2023, disebut sebagai Gerakan Pancasila Memanggil untuk Negeri. Demikian dikatakan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Sabtu (28/10/2023). “Ini adalah perwujudan […]

  • Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Apresiasi Sikap Tegas Presiden Prabowo di KTT PBB 2025

    Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid Apresiasi Sikap Tegas Presiden Prabowo di KTT PBB 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A, mengapresiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang kembali hadiri Sidang Umum PBB. Dalam sidang tersebut, salah satunya menyampaikan sikap Indonesia untuk menghadirkan perdamaian dunia dengan konsisten membela Palestina merdeka dan menghentikan genosida di Gaza. “Sangat patut diapresiasi komitmen Presiden Prabowo untuk tetap menyuarakan perdamaian […]

  • Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

    Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan masalah penangkapan ikan yang tak terukur dan berlebihan di perairan Indonesia, yang secara signifikan mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan keberadaan ribuan rumpon ilegal yang membuat nelayan semakin sulit mendapatkan ikan, Menteri KKP juga menekankan potensi besar budidaya laut sebagai […]

  • Ke Lumajang, Gus Ipul Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

    Ke Lumajang, Gus Ipul Ajak Pemda dan Pilar Sosial Naikkan Kelas KPM Lewat Pemberdayaan

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Lumajang,msinews.com — Pemberdayaan menjadi kata kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Hal ini ditegaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat berdialog dengan 294 pilar sosial di Pendopo Aria Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (30/5/2025). “Bansos itu sementara, berdaya selamanya. Maka di era Presiden Prabowo, aspek pemberdayaan kita perkuat, agar masyarakat tidak hanya […]

  • Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan tanggapan minim terkait hasil survei Litbang Kompas yang memprediksi partainya gagal masuk DPR pada Pemilu 2024. Survei tersebut mencatat PSI dan delapan partai lain tidak memenuhi ambang batas parlemen. “Tidak apa-apa, itu jadi acuan kami untuk bekerja lebih giat lagi,” kata Kaesang singkat […]

expand_less