Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos Berdayakan 9 Desa di Jateng untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

Kemensos Berdayakan 9 Desa di Jateng untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Magelang,msinews.com — Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan program pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah sebagai bagian dari strategi nasional menuntaskan kemiskinan. Langkah ini sebagai respons atas perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem jadi nol persen.

“Di Jawa Tengah kita akan mulai di 9 desa, target menengahnya 923 desa, ada tambahan dari Bappeda, jadi berjumlah 1.278 untuk 35 kabupaten. Jadi pada hari ini kita workshop, menyamakan konsep dan program, sampai sedetail-detailnya supaya program pemberdayaan segera berjalan dan masyarakat bisa berdaya, bisa mandiri, bisa produktif,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono usai mengisi workshop Desa Sejahtera Mandiri di Gedung Serba Guna Tat Twam Asi Panti Pelayanan Sosial Anak Kumuda Putra Putri Magelang, Rabu (4/6/2025).

Sebanyak sembilan desa di Jawa Tengah yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH) terbanyak dipilih menjadi lokasi pilot project Graduasi Bantuan Sosial tahun 2025. Adapun desa-desa tersebut adalah:

1. Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo

2. Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang

3. Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes

4. Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas

5. Desa Ngresrep Balong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal

6. Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri

7. Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan

8. Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang

9. Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen

Agus Jabo menjelaskan, dalam penyaluran bansos semua mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. DTSEN memuat nama, alamat, dan profil warga miskin di seluruh Indonesia. Berdasarkan data ini, lebih dari 52 persen warga miskin berada di Jawa, dengan konsentrasi tertinggi di empat provinsi: Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten.

“Perintah Pak Presiden harus selesai untuk miskin ekstrem di tahun 2026 dan miskin itu di tahun 2029 harus di bawah 5 persen. Tentunya Kemensos tidak bisa sendirian, harus bekerja sama,” kata Agus Jabo.

Hingga Mei 2025, sejumlah inisiatif kolaboratif telah berjalan di sembilan lokasi. Di antaranya, pelatihan anyaman dari bahan enceng gondok oleh Kemensos di Desa Kalisalak dan Pesodongan, pembangunan jamban sehat di Kalisalak oleh PT Bhimasena Prima Indonesia senilai Rp15 juta, serta pembuatan kandang kambing perah oleh BPR BKK Wonosobo di Desa Pesodongan senilai Rp30 juta.

Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah juga melatih warga di Desa Kalisalak dan Pesodongan untuk pengolahan produk lokal dan pendampingan usaha. Kegiatan pemberdayaan pelatihan digital marketing dilaksanakan di Desa Ngresrep dan Gambuhan. Serta dukungan Dinas Sosial melatih pengolahan makanan di Desa Dimoro dan Desa Pesodongan.

Dinas Sosial Jawa Tengah Menyiapkan 65 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Rp1,3 miliar serta Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi 105 penerima senilai Rp210 juta. Untuk mendukung tempat tinggal layak, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Perakim juga diberikan di tiga desa: Kalisalak, Pesodongan, Gambuhan, Dimoro dan Kepuhsari.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Yudi Indras memberikan apresiasi atas langkah Kemensos

“Ini  ke depan menjadi suatu langkah yang baik, dan kita bersama-sama menurunkan angka kemiskinan,” kata Yudi.

Dengan target Presiden menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia dari 3,17 juta orang (1,13 persen) menjadi nol persen pada 2026. Program pemberdayaan masyarakat berbasis data dan kolaborasi ini diharapkan menjadi jawaban untuk menuntaskan kemiskinan dan terwujudnya kesejahteraan di Indonesia. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Msinews.com – Empat kabupaten di Provinsi Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor. Perpanjangan tersebut dilakukan karena proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut belum sepenuhnya rampung. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa dari total 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh. Masih ada empat daerah yang mempertahankan status tanggap […]

  • Halal Bihalal, Gus Imin Sowan Kiai Sepuh di Tapal Kuda Jatim

    Halal Bihalal, Gus Imin Sowan Kiai Sepuh di Tapal Kuda Jatim

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar silaturahim dalam rangka Halal Bihalal ke sejumlah kiai sepuh di Banyuwangi, Situbondo dan Jember atau disebut juga wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Kegiatan safari ini digelar pada Sabtu, 26 April 2025. Gus Imin, sapaan akrabnya, mengawali safari dengan silaturahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) […]

  • Kemensos

    Kemensos, Minta Kemasan Produk Serua Snack Dipercantik

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta, Berjejer di atas meja, sejumlah bungkusan merah dengan desain rupawan. Warnanya cukup mencolok dari kejauhan. Di dalam ruangan seluas 1.546 meter persegi, bungkusan merah yang disusun di meja paling ujung itu tampak menarik perhatian siapapun yang memandang. “Mana yang udah dibuka? Saya mau coba,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menghampiri meja tersebut dan […]

  • Cegah Varian Covid-19 dari Singapua, Komisi IX : Pemerintah Perlu Tingkatkan Surveilans

    Cegah Varian Covid-19 dari Singapua, Komisi IX : Pemerintah Perlu Tingkatkan Surveilans

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah didesak menyiapkan menyiapkan pengawasan dalam bentuk pencatatan data penyakit menular. Langkah ini diperlukan mengingat belakangan ini tersiar kabar bahwa diperkirakan jumlah infeksi varian Covid-19 di Singapura per Minggu tanggal 5 hingga 11 Mei naik menjadi 25.900, dibandingkan pada minggu sebelumnya yang berjumlah 13.700 kasus.“ Ada atau tidaknya Covid-19, pemerintah harus siap siaga apapun penyakitnya dengan […]

  • Kepala BGN: Presiden Prabowo Akan Segera Terbitkan Perpres Tata Kelola Program MBG 

    Kepala BGN: Presiden Prabowo Akan Segera Terbitkan Perpres Tata Kelola Program MBG 

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, menyatakan Presiden Prabowo Subianto akan segera menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). “Sekarang ini sedang diselesaikan terkait Perpres Tata Kelola Makan Bergizi, yang mudah-mudahan minggu ini sudah ditandatangani oleh Bapak Presiden,” kata Dadan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX di DPR […]

  • Bahlil

    Bahlil Klarifikasi Isu Terkait Wings Group dan Djarum di Konsorsium Investor IKN

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, memberikan klarifikasi terkait isu Wings Group dan Djarum yang disebut keluar dari Konsorsium Investor Infrastruktur Kebangsaan (IKN). Sebelumnya, terdapat perbedaan data antara dokumen Kaleidoskop Investasi IKN 2023 dan informasi yang disampaikan oleh Otorita IKN pada September 2023. Nama Wings Group dan […]

expand_less