Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi

Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PONTIANAK,MSINEWS.COM – Teknologi komunikasi, internet, hingga kecerdasan buatan (AI) bergerak sangat cepat dan jadi realitas keseharian. Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo atau Mgr Didik, menegaskan, Gereja Katolik sama sekali tidak menolak kemajuan itu.

Dia mengingatkan, pemanfaatan teknologi komunikasi tidak sekadar alat teknis, melainkan sarana menghadirkan wajah dan suara Allah yang penuh kasih. Pegiat komunikasi harus aktif menghadirkan wajah kasih Allah di ruang digital.

“Pesan Paus Leo IV, komunikasi haruslah menjadi sarana pewartaan kasih, kebenaran, dan persaudaraan. Dunia digital sering menghadirkan kebisingan, sarana kebencian, dan ruang manipulatif. Jangan hanya jadi pengguna, tetapi teknologi harus menghadirkan wajah kasih Allah bagi dunia,” kata Mgr Didik, Rabu (27/05/2026) di Pontianak.

Penegasan itu dia sampaikan pada Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII yang digelar di Pontianak. Keuskupan Agung Pontianak menjadi tuan rumah “gawe nasional” yang berlangsung sejak Selasa (26/05/2026) hingga Minggu (31/05/26).

PKSN merupakan bagian integral dari peringatan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60, sebagai momentum strategis Gereja Katolik Indonesia merespons tantangan etis di era digital. Memadukan refleksi iman, kajian akademis, dan kekayaan budaya nusantara.

Persaudaraan dalam Keberagaman

Semangat persaudaraan itu sangat terasa sejak Misa Pembukaan PKSN XIII di Katedral Santo Yosef, pagi harinya. Sebelum misa dimulai, kehangatan relasi multi-kultur terpancar melalui tarian Jai khas Flores, mengiringi Mgr Didik dan Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, serta sejumlah pastor konselebran, melintasi lorong menuju pintu Katedral.

Keberagaman yang harmonis terasa kental saat perarakan mencapai tangga Katedral, saat tarian etnik Dayak menyambut mereka. Ratusan peserta PKSN dari keuskupan se-Indonesia, menghadiri misa itu.

Para peserta dibekali pemahaman melalui seminar nasional “Membumikan Pesan Paus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke- 60 tahun 2026”. Sebagai keynote speaker, Mgr Didik mengajak para pegiat komunikasi seluruh keuskupan di Indonesia, untuk “masuk ruang hening” merefleksikan esensi komunikasi sebagai anugerah Tuhan, sekaligus menjawab seruan Paus untuk menjaga wajah dan suara manusia.

“Bukan hanya Gereja yang menjadi ruang aman dan kudus, tapi bagaimana ruang media sosial kita juga menjadi ruang yang aman dan suci. Bukan malah memprovokasi kebencian di sosial media. Kemajuan teknologi harus jadi pilar penjaga martabat manusia,” papar Mgr Didik.

Gereja mengajak umat menjadi manusia yang otentik, bukan dengan membenci teknologi. Tidak terpancing mengadopsi kepalsuan, tetapi kritis berhadapan dengan deepfake.

Dalam forum yang sama, Rektor Universitas Pradita, pakar teknologi informasi, Prof. Richardus Eko Indrajit, menegaskan, penggunaan AI cukup sekadar alat, bukan sebagai pengganti manusia. AI bersifat melayani perjumpaan, bukan menggantikannya.

“Wajah adalah icon Allah, dia sakral. Wajah dan suara manusia tidak untuk dipalsukan, karena sifatnya unik dan tak bisa ditiru. Kecuali dapat izin dari orangnya, untuk kepentingan yang baik,” tegas Eko.

Di sela paparannya, Eko menampilkan contoh video singkat yang dia buat dengan suatu aplikasi AI, menampilkan podcast antara dirinya dengan Paus Leo IV. Dia menambahkan, video tersebut hanya boleh dipergunakan jika mendapat izin dari Vatican, tidak boleh langsung disebarkan.

Kaum Muda yang Tergoda Viralitas

Mempertajam pemahaman peserta, talkshow digelar untuk kaum muda dan Bapak-bapak Katolik. Kesempatan ini mengetengahkan pengalaman nyata pegiat komunikasi digital.

Talkshow Orang Muda memperbincangkan pentingnya menjaga privasi dari bahaya penipuan digital. Ketua Komisi Kepemudaan KWI, RD. Frans Kristi Adi, menyinggung kecenderungan kaum muda untuk selalu viral dan terlihat “keren” di media sosial. Penggunaan AI sering jadi pilihan untuk mendukung kecenderungan itu.

“Bisa saja kita terlihat hangat di media sosial tapi di dunia nyata menjadi dingin,” kata Adi, mengingatkan AI hanya alat bantu yang tidak pernah mampu menggantikan hati nurani manusia.

Influencer lokal yang telah melanglang buana ke sejumlah negara, F. Deliana Winki atau Delly Sape’, mengatakan, justru ciri khas diri yang asli yang harus ditampilkan, bukan realitas palsu.

Dia mencontohkan dirinya, seorang gadis muda pemain sape’–alat musik petik tradisional Dayak–membranding diri dengan identitas budaya lokal. Sape’ menjadi pilihan karena alat musik itu mewakili “suara hutan” yang lekat dengan komunitas masyarakat Dayak.

“Andalkan Tuhan dalam setiap usaha. Aku bisa sampai ke Vatikan karena berkat Tuhan. Setiap pribadi itu unik,” ujar Delly Sape’.

Bapak-bapak Penjaga Keluarga

Di talkshow khusus Bapak-bapak Katolik, tampil artis senior Lisa A. Riyanto, selain dua pembicara perempuan lainnya. Lisa mengingatkan pentingnya peran kaum bapak menjaga keharmonisan keluarga di tengah pesatnya AI.

Dia mengatakan, teknologi seharusnya menjadi sarana untuk mendekatkan anggota keluarga, bukan justru menjauhkan hubungan yang sudah dekat..

“Kebiasaan sederhana seperti makan bersama, saling mengabari melalui grup keluarga di WhatsApp saat berjauhan, dan meluangkan waktu untuk berbincang secara langsung sebagai cara menjaga kehangatan dalam keluarga,” ujar penembang lagu lawas “Terserah Kasih” ini.

Lisa punya tips bagi kaum bapak, agar keluarga tetap harmonis di tengah berisiknya AI. Memperbanyak komunikasi tatap muka jangan sampai terlewat di tengah kenyataan hampir semua orang memiliki gawai.

“Komunikasi yang hanya melalui media sosial kerap memunculkan salah paham, karena perbedaan nada bicara maupun penafsiran bahasa. Interaksi langsung kunci utama kehangatan dalam keluarga,” ujar Lisa.

Tak hanya itu, Lisa menganjurkan kaum Bapak tidak melupakan permainan tradisional untuk menghangatkan relasi orangtua dan anak. Seperti permainan gasing dan kelereng, agar anak-anak tidak hanya terpaku pada game online di handphone. (*)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Jajaran Kodim 1015/Sampit Laksanakan Sergab Petani Di Wilayah

    Babinsa Jajaran Kodim 1015/Sampit Laksanakan Sergab Petani Di Wilayah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Kotawaringin Timur- Guna mendukung Swasembada Pangan Nasional, Babinsa Kodim 1015/Sampit turun langsung ke sawah warga di wilayah binaan melaksanakan serapan gabah (Sergab) petani, Rabu(02/04) Pembelian gabah kali ini dilakukan melalui mitra Bulog yang nantinya pembelian Gabah Kering Panen (GKP) dari petani akan disetor ke gudang Bulog. Babinsa jajaran Kodim 1015/Sampit salah satunya Serka Iskandar beserta […]

  • Pernyataan LBH Bali Soal Handphone Panitia PWP Diretas 

    Pernyataan LBH Bali Soal Handphone Panitia PWP Diretas 

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Denpasar,msinews.com– Belum berhenti upaya negara untuk memberangus kebebasan berekspresi rakyatnya. Setelah ada upaya membatalkan agenda lewat pembatalan beberapa venue, dan intimidasi/teror kepada beberapa panitia oleh aparat negara. Selain itu, Negara juga turut membiarkan tindakan melawan hukum oleh Ormas yang merampas properti agenda, dan melakukan kekerasan dalam pelaksnaan PWF 2024, sore tadi (senin 20/5/2024). Terbaru, sekitar […]

  • Kasus Duit Haram Hasbi, KPK Panggil Enam Saksi, Ini Namanya:

    Kasus Duit Haram Hasbi, KPK Panggil Enam Saksi, Ini Namanya:

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

      Jakarta – Kasus duit haram Hasbi Hasan kini masih dilanjutkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi. Enam orang tersebut diantaranya tiga pegawai Mahkamah Agung (MA) dan tiga pegawai suasta. Buntut kasus duit haram Hasbi Hasan dan pemanggilan saksi-saksi disamapaiakan Kabag pemberitaan KPK Ali Fikri pada hari ini 18/10/2023. Ali mengatakan bahwa akan memeriksa […]

  • Pramuka MTsN 2 Palembang Torehkan Prestasi Nasional

    Pramuka MTsN 2 Palembang Torehkan Prestasi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Tim Pramuka Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Palembang kembali mengukir sejarah membanggakan di tingkat nasional. Tim yang dinahkodai Adil dan Roro serta didukungan penuh dan Kepala Madrasah, Dra. Nuraini Farida, menjadi bagian penting dari pembentukan karakter siswa. Mereka berhasil membawa nama madrasah ini bersinar di kancah nasional. Dalam kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan […]

  • Tiba di Tanah Air,Presiden Prabowo Bawa Komitmen Investasi dan Kerjasama Strategis

    Tiba di Tanah Air,Presiden Prabowo Bawa Komitmen Investasi dan Kerjasama Strategis

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa pagi (15/4/2025) usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke lima negara mitra strategis, yakni Turkiye, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Kepulangan Presiden disambut langsung oleh beberapa pejabat negara, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Sekretaris Negara, Panglima TNI, dan […]

  • Pemprov Jatim Raih Penghargaan dari Google for Education Indonesia, Prestasi SMKN 12 Surabaya

    Pemprov Jatim Raih Penghargaan dari Google for Education Indonesia, Prestasi SMKN 12 Surabaya

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat apresiasi penghargaan dari Google for Education Indonesia  sebagai daerah pelopor digital Pendidikan. Prestasi itu diberikan pada saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025. Adapun, penghargaan berupa plakat dan piagam diserahkan langsung oleh Olivia Husli Basrin selaku Country Lead Google For Education Indonesia kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Upacara […]

expand_less