Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Komisi X DPR RI mengapresiasi terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) tentang Renovasi Sekolah yang dikembalikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hal itu menjadi bukti nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengapresiasi mengatakan, Inpres tersebut menjadi dasar perpindahan kewenangan dalam melakukan renovasi sekolah yang sebelumnya ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) beralih menjadi kewenangan Kemendikdasmen.

Sebelumnya, pada 2019, Presiden Joko Widodo menerbitkan Inpres tentang Renovasi Sekolah yang mengatur proyek pembangunan sekolah. Dalam Inpres itu, disebutkan bahwa proyek pembangunan sekolah ditangani Kementerian PU.

“Sejak saat itu renovasi dan perbaikan sekolah menjadi kewenangan Kementerian PU, Kemendikdasmen fokus ngurusi pendidikan saja,” kata dalam keterangan kepada awak media Parlemen, Sabtu (4/1/2025).

Meski demikian lanjut nya, dalam perjalanannya muncul banyak masalah dan keluhan dari masyarakat terkait renovasi sekolah.

Menyikapi hal tersebut, Komisi X DPR RI akhirnya melakukan evaluasi terhadap proyek renovasi sekolah. Komisi yang membidangi masalah pendidikan itu juga mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat dan stakeholder pendidikan.

Lalu Ari,menyebut pihaknya dalam hal ini Komisi X banyak membri catatan terhadap proyek renovasi sekolah yang selama ini dilakukan. Misalnya, kualitas proyek renovasi yang tidak sesuai dengan standar. Ada gedung sekolah yang baru beberapa bulan direnovasi, tapi sudah rusak lagi. Bahkan, ada gedung sekolah yang reyot dan ambruk.

“Banyak sekolah yang reyot, tidak layak, bahkan ambruk. Ini tentu sangat memprihatinkan,” ungkap mantan anggota DPRD NTB itu.

Lanjut Lalu Ari, banyak dinas pendidikan yang mengeluh kesulitan melakukan komunikasi dan koordinasi ketika ada sekolah yang rusak. Sebab, anggaran dan proyek renovasi sekolah menjadi kewenangan Kemen PU, bukan di bawah Kementerian Pendidikan.

“Karena berbeda kementerian dan instansi pemerintahan, dinas pendidikan kesulitan menangani sekolah yang rusak. Birokrasinya terlalu rumit,” beber nya.

Berdasarkan hasil evaluasi itu, Komisi X DPR RI merekomendasikan agar proyek renovasi sekolah umum diserahkan kembali kepada Kemendikdasmen. Sedangkan Kementerian PU hanya fokus menangani renovasi gedung madrasah.

Kemendikdasmen kemudian rapat bersama dengan Kementerian PU. Selanjutnya, kedua kementerian itu menyampaikan persoalan tersebut kepada Presiden Prabowo. Presiden pun sepakat untuk mengembalikan kewenangan renovasi sekolah kepada Kemendikdasmen.

“Presiden Prabowo kemudian mengeluarkan Inpres baru dan mencabut Inpres yang lama terkait renovasi sekolah. Ini bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo kepada pendidikan,” beber Ketua DPW PKB NTB itu

Dengan kewenangan itu, Kemendikbud kemudian berencana melakukan renovasi terhadap sekitar 10.000 sekolah pada 2025. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 17,1 triliun untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak dan perlu perbaikan.

Lalu Ari meminta agar renovasi sekolah segera dilaksanakan. Perencanaan harus dibuat secara cepat dan matang, sehingga pelaksanaan renovasi gedung sekolah bisa dilaksanakan dengan baik.

“Kami mendukung penuh langkah renovasi 10 ribu sekolah. Harus segera dilaksanakan, sehingga tidak ada lagi sekolah yang rusak,” tutupnya. **

Editor : tim redaksi msinews.com.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PANRB Rini Akan Meresmikan Delapan Mal Pelayanan Publik

    Menteri PANRB Rini Akan Meresmikan Delapan Mal Pelayanan Publik

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dijadwalkan akan meresmikan delapan MPP pada Senin (15/6/2026). “Agenda peresmian delapan MPP pada semester pertama tahun 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyederhanaan proses layanan, integrasi layanan lintas sektor, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan,” kata Deputi Bidang […]

  • Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    Hasan Basri Komitmen Lindungi PMI

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kaltara,msinews.com- Bentuk komitmen dalam pelindungan terhadap masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) yang bekerja dan akan bekerja di luar negeri, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri melaksanakan sosialisasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Sabtu (20/7/2024). Berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Komite III DPD RI dengan BP2MI di Jakarta beberapa waktu lalu, terdapat beberapa komitmen […]

  • Ibas Dorong Sinergi ASEAN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Kerjasama Perdagangan Berkeadilan dengan Malaysia

    Ibas Dorong Sinergi ASEAN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Kerjasama Perdagangan Berkeadilan dengan Malaysia

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Edhi Baskoro Yudhoyono B.Com. M.Sc, menegaskan bahwa Indonesia dan Malaysia tidak hanya tetangga tapi mitra dalam kemajuan dengan berbagai potensi yang dimiliki. Untuk itu, Ibas mendorong penuh kolaborasi ASEAN dan kerjasama Indonesia-Malaysia sebagai mitra strategis wujudkan ekonomi hijau, kemandirian air, pangan, dan energi, serta kemitraan investasi, hingga perdagangan yang […]

  • Jelang Mudik Lebaran,Wamendagri Bima Cek Kelayakan Armada Bus di Terminal Leuwipanjang

    Jelang Mudik Lebaran,Wamendagri Bima Cek Kelayakan Armada Bus di Terminal Leuwipanjang

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Bandung)-Menjelang mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau kelayakan armada bus di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, Bima didampingi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. “Ini kita harus pastikan bahwa sistem pemeriksaan itu berjalan dengan baik, terutama kelayakan kendaraan,” jelas Bima di sela peninjauannya, […]

  • Akuntansi Emansipatoris: Membebaskan Akuntan dari Jebakan Kapitalis

    Akuntansi Emansipatoris: Membebaskan Akuntan dari Jebakan Kapitalis

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Oleh : Urbanus Ura Weruin SAAT ini, problem-problem sosial yang mengancam masa depan umat manusia seperti peperangan, kerusakan lingkungan, perubahan iklim, krisis energi dan pangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, diskriminasi, dan keadilan sosial semakin sulit diatasi. Dalam bidang ekonomi, kita hidup dalam masyarakat yang tergores oleh kesenjangan kekuasaan dan kekayaan yang yang terpusat pada penguasa dan […]

  • Paus Leo XIV Menerima 200 WNI Audiensi Khusus,Ini Pesannya

    Paus Leo XIV Menerima 200 WNI Audiensi Khusus,Ini Pesannya

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    VATICAN CITY,MSINEWS.COM– Paus Leo XIV mengatakan, Takhta Suci telah mendampingi bangsa Asia Tenggara, khususnya Indonesia, sejak kemerdekaannya. Ikatan tersebut telah dibangun di atas rasa hormat, dialog, dan komitmen bersama terhadap perdamaian dan harmoni. Hal itu dikatakan Paus Leo XIV dalam pidatonya saat menerima audiensi 200 orang anggota IRRIKA, Rehat, dan keluarga besar KBRI Takhta Suci […]

expand_less