Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

Inpres Renovasi Sekolah Diteken, Komisi X: Bukti Nyata Perhatian Presiden Prabowo pada Pendidikan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Komisi X DPR RI mengapresiasi terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) tentang Renovasi Sekolah yang dikembalikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hal itu menjadi bukti nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengapresiasi mengatakan, Inpres tersebut menjadi dasar perpindahan kewenangan dalam melakukan renovasi sekolah yang sebelumnya ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) beralih menjadi kewenangan Kemendikdasmen.

Sebelumnya, pada 2019, Presiden Joko Widodo menerbitkan Inpres tentang Renovasi Sekolah yang mengatur proyek pembangunan sekolah. Dalam Inpres itu, disebutkan bahwa proyek pembangunan sekolah ditangani Kementerian PU.

“Sejak saat itu renovasi dan perbaikan sekolah menjadi kewenangan Kementerian PU, Kemendikdasmen fokus ngurusi pendidikan saja,” kata dalam keterangan kepada awak media Parlemen, Sabtu (4/1/2025).

Meski demikian lanjut nya, dalam perjalanannya muncul banyak masalah dan keluhan dari masyarakat terkait renovasi sekolah.

Menyikapi hal tersebut, Komisi X DPR RI akhirnya melakukan evaluasi terhadap proyek renovasi sekolah. Komisi yang membidangi masalah pendidikan itu juga mendengarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat dan stakeholder pendidikan.

Lalu Ari,menyebut pihaknya dalam hal ini Komisi X banyak membri catatan terhadap proyek renovasi sekolah yang selama ini dilakukan. Misalnya, kualitas proyek renovasi yang tidak sesuai dengan standar. Ada gedung sekolah yang baru beberapa bulan direnovasi, tapi sudah rusak lagi. Bahkan, ada gedung sekolah yang reyot dan ambruk.

“Banyak sekolah yang reyot, tidak layak, bahkan ambruk. Ini tentu sangat memprihatinkan,” ungkap mantan anggota DPRD NTB itu.

Lanjut Lalu Ari, banyak dinas pendidikan yang mengeluh kesulitan melakukan komunikasi dan koordinasi ketika ada sekolah yang rusak. Sebab, anggaran dan proyek renovasi sekolah menjadi kewenangan Kemen PU, bukan di bawah Kementerian Pendidikan.

“Karena berbeda kementerian dan instansi pemerintahan, dinas pendidikan kesulitan menangani sekolah yang rusak. Birokrasinya terlalu rumit,” beber nya.

Berdasarkan hasil evaluasi itu, Komisi X DPR RI merekomendasikan agar proyek renovasi sekolah umum diserahkan kembali kepada Kemendikdasmen. Sedangkan Kementerian PU hanya fokus menangani renovasi gedung madrasah.

Kemendikdasmen kemudian rapat bersama dengan Kementerian PU. Selanjutnya, kedua kementerian itu menyampaikan persoalan tersebut kepada Presiden Prabowo. Presiden pun sepakat untuk mengembalikan kewenangan renovasi sekolah kepada Kemendikdasmen.

“Presiden Prabowo kemudian mengeluarkan Inpres baru dan mencabut Inpres yang lama terkait renovasi sekolah. Ini bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo kepada pendidikan,” beber Ketua DPW PKB NTB itu

Dengan kewenangan itu, Kemendikbud kemudian berencana melakukan renovasi terhadap sekitar 10.000 sekolah pada 2025. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 17,1 triliun untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak dan perlu perbaikan.

Lalu Ari meminta agar renovasi sekolah segera dilaksanakan. Perencanaan harus dibuat secara cepat dan matang, sehingga pelaksanaan renovasi gedung sekolah bisa dilaksanakan dengan baik.

“Kami mendukung penuh langkah renovasi 10 ribu sekolah. Harus segera dilaksanakan, sehingga tidak ada lagi sekolah yang rusak,” tutupnya. **

Editor : tim redaksi msinews.com.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Djohermansyah Djohan:  Hidup Sederhana Pejabat Harus Punya Pedoman

    Prof. Djohermansyah Djohan: Hidup Sederhana Pejabat Harus Punya Pedoman

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-GURU BESAR IPDN sekaligus mantan Dirjen Otonomi Daerah, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, menyoroti maraknya kembali fenomena flexing pejabat maupun keluarganya di ruang publik, terutama media sosial. Menurutnya, himbauan pemerintah yang disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian pada media masa beberapa waktu lalu agar pejabat hidup sederhana tak akan berarti apa-apa bila hanya sebatas retorika tanpa dasar […]

  • Gereja Santa Theresia Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Tanah Abang

    Gereja Santa Theresia Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Gereja Santa Theresia Jakarta kembali menyerahkan hewan kurban kepada Ustaz Babay selaku pengelola Komunitas, yaitu Hurin in Study Center di Jati Bundar, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2024) sore. Rumah singgah ini biasanya menjadi tempat bagi anak-anak di wilayah Tanah Abang dan sekitarnya untuk belajar mengaji dan juga meningkatkan keterampilan. Dalam kesempatan itu, Pastor […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pekanbaru,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI Arsyadjuliandi Rachman menyoroti tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu tahun 2024 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Ia mencatat, pada Pemilu tahun 2019 lalu, partisipasi pemilih di Riau mencapai 78 persen, sedangkan pada pemilu tahun 2024 partisipasi pemilih turun menjadi 77 persen. Karena itu ia mendorong penyelenggara pemilu dan stakeholder terkait lebih […]

  • Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos

    Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara,msinews.com– Atapnya dari daun rumbia, dindingnya dari papan dan triplek. Hanya ada satu kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur sederhana. Tidak ada toilet dan kamar mandi. Beberapa sudut rumah berlubang, ditambal dengan terpal dan seng seadanya untuk menahan terpaan angin. Saat hujan deras dan angin ribut, penghuninya terpaksa pindah ke tempat yang aman. Tapi […]

  • Komisi IX DPR Dukung Menkes Beri Label ‘Color Guide’di Kemasan Minuman

    Komisi IX DPR Dukung Menkes Beri Label ‘Color Guide’di Kemasan Minuman

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihakny berencana memberi label dengan warna atau color guide terkait kandungan gula di kemasan minuman. Hal ini bertujuan menekan tingkat konsumsi gula di masyarakat Indonesia yang tinggi. Merespon hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR Nurhadi mendukung penuh kebijakan Menkes soal pemberian color guide di kemasan minuman. “Pemberian […]

  • Tempo Diminta Klarifikasi Soal Dugaan Suap Kuota Haji Kepada Anggota DPR

    Tempo Diminta Klarifikasi Soal Dugaan Suap Kuota Haji Kepada Anggota DPR

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memanggil redaksi Tempo terkait dugaan suap kuota haji kepada anggota dewan yang diberitakan majalah tersebut. Anggota MKD DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya akan mengklarifikasi hasil laporan yang menyebut DPR telah menerima suap dalam pembagian kuota haji 2024. “Jika memang benar, siapa […]

expand_less