Pembangunan Gedung Sekolah SMA Unggul Garuda Di Konawe Selatan Capai 87,58 Persen
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KONSEL,MSINEWS.COM-Pemerintah terus mendorong pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan hampir selesainya pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, yang dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis sains, teknologi, dan inovasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto,saat meninjau langsung proses pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan yang saat ini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meninjau langsung proses pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan yang saat ini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.
“Gedung sekolah menjadi fokus utama penyelesaian karena akan menjadi fasilitas pertama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Progres pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen, dengan target penyelesaian struktural dan fungsional pada Juli 2026 sehingga ruang-ruang kelas dapat segera dimanfaatkan,” kata Brian dilansir laman pemberitaan Humas Kemensetneg, Rabu (01/07/2026).
Dijelaska bahwa, secara keseluruhan, progres fisik pembangunan ditargetkan mencapai sekitar 90 persen pada Juli 2026. Untuk itu, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal sehingga fasilitas pendidikan dapat segera difungsikan.
Mendiktisaintek menginstruksikan agar proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan siswa saat fasilitas mulai digunakan.
Selain itu, Brian juga memastikan pembangunan fasilitas pendukung, seperti kantin dan dapur, berjalan beriringan dengan pembangunan gedung utama. Pembangunan asrama siswa serta rumah dinas guru pun terus diselesaikan guna mendukung kenyamanan dan kesiapan tenaga pendidik yang akan bertugas di SMA Unggul Garuda Baru.
Untuk diketahui, saat ini sebanyak 307 siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia telah dinyatakan lolos sebagai angkatan pertama. Mobilisasi peserta didik akan dilaksanakan pada 16–19 Juli 2026, sementara kegiatan belajar mengajar resmi dimulai pada 20 Juli 2026.
Disampaikan bahwa, program pembangunan SMA Unggul Garuda Baru merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yang diarahkan untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
Saat ini lanjut Brian, pemerintah tengah membangun empat Sekolah Garuda Baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu SMA Unggul Garuda Baru Bangka Belitung, SMA Unggul Garuda Baru Kalimantan Utara, SMA Unggul Garuda Baru Sulawesi Tenggara, dan SMA Unggul Garuda Baru Nusa Tenggara Timur.
Adapun, pendekatan berbasis boarding school, kurikulum inovatif, serta penguatan karakter dan kepemimpinan, sekolah ini bertujuan untuk menyiapkan lulusan dengan kompetensi unggul berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia.
Editor ;tim redaksi
Sumber; humas kemdiktisaintek/dnd/man- humas kemensetneg.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik


Saat ini belum ada komentar