Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
  • visibility 210
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, MSINews.com – Perebutan suara PDIP di Jawa Tengah (Jateng) semakin memanas, seiring munculnya dua kandidat sama-sama satu bendera. Dua kader PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka.

Perebutan suara PDIP, Ganjar Pranowo yang sudah menjabat Gubernur Jateng, menyatakan optimisme yang sangat tinggi untuk meraih suara di kandangnya sendiri. Ia merasa memiliki konektivitas kuat dengan masyarakat Jateng, setelah memimpin provinsi selama beberapa tahun.

“Optimistis menang karena Jawa Tengah kandang banteng maka sekarang kadernya pasti siap,” ungkap Ganjar dikutip CNBC, Jumat (3/11/2023).

Lebih lanjut, Ganjar menjelaskan alasannya tetap optimistis dalam persaingan politik ini. Menurutnya, Jateng merupakan daerah yang mendukung kuat PDIP, dan kader-kader partai ini telah bersiap dengan baik.

“Artinya konsolidasi yang kuat di tubuh kami tapi tentu ada plan A, plan B, plan C ya kita gak boleh sombong untuk kita bekerja dan bertemu dengan masyarakat,” kata Ganjar.

Baca juga : Polda Metro Jaya Hentikan Tilang Uji Emisi Setelah Keluhan Masyarakat

Ganjar juga membicarakan status Gibran Rakabuming Raka, kader PDIP yang memutuskan bergabung sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Meskipun Gibran telah memutuskan bergabung bersama tim Prabowo, Ganjar meyakinkan bahwa Gibran masih tetap merupakan kader PDIP.

“Sampai hari ini iya Gibran masih PDIP. Tapi saya kira sistem kepartaian kita bisa berjalan sesuai dengan yang suduah ditugaskan,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan keyakinannya pada sistem berjalan sesuai arahan partai, dan pengalamannya menunjukkan efisien dalam bekerja. Meskipun Jateng dianggap sebagai basis kuat PDIP, Ganjar tidak merasa terlalu percaya diri.

“Partai ini akan tetap merancang beragam strategi untuk memenangkan suara di Jawa Tengah,” tandasnya.

Ganjar menjelaskan selama dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, banyak menghadapi lawan-lawan dari berbagai latar belakang, termasuk mantan anggota PDI Perjuangan dan simpatisan lainnya.

“Ini menunjukkan pentingnya konsolidasi di dalam partai, tetapi juga perlunya memiliki rencana A, B, dan C untuk berinteraksi dengan masyarakat,” pungkasnya.

Perebutan Suara PDIP

Di sisi lain, Perebutan suara PDIP, Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Joko Widodo, menunjukkan komitmen besar untuk menaklukkan hati masyarakat Jateng. Ia bersama pemuda dan relawan militan yang telah lama mendukungnya, bergerak aktif dalam kampanye yang diwarnai oleh semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi.

“Saya yakin dengan semangat bapak ibu semua, dengan semangat teman-teman semua, Jawa Tengah bisa kita taklukkan,” kata Gibran usai menghadiri dialog di Joglo Jembar, Keji Muntilan waktu itu, Rabu 1/11/2023..

Lebih dari itu, Gibran berjanji untuk membawa perubahan positif dan memperjuangkan aspirasi rakyat Jateng. Ia memotivasi relawannya untuk memperkuat kebersamaan guna memenangkan hati rakyat Jateng.

“Kenapa Jawa Tengah harus saya putari dulu, karena Jawa Tengah ini paling berat. Makanya bapak ibu semua, teman-teman relawan ini nanti kerja kerasnya lebih difokuskan di Jawa Tengah,” jelas Gibran.

Baca Juga : Koordinator MAKI Ungkap Rekam Jejak Firli Bahuri dan Alex Tirta

Gibran melakukan safari politik di Jateng dan memfokuskan upaya relawannya di daerah yang pernah dipimpin oleh Ganjar Pranowo. Dia menjelaskan Jateng adalah tantangan berat, untuk meminta dukungan keras dari relawan-relawan yang akan bekerja di sana.

“Fokus untuk meraih dukungan di daerah yang menjadi lumbung suara PDIP, dan persaingan politik di Jawa Tengah akan menjadi salah satu sorotan utama dalam Pilpres 2024,” pungkasnya.

Persaingan ini, keduanya akan beradu strategi dan upaya untuk memenangkan suara partai di Jateng. Masih-masing akan berusaha keras meyakinkan warga Jateng bahwa mereka adalah pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan.

Perebutan suara PDI-P di Jateng antara Ganjar dan Gibran akan menjadi sorotan utama perjalanan politik menuju pemilihan presiden. Kedua kandidat yang memiliki pendekatan dan strategi berbeda, masyarakat Jateng akan memiliki tugas berat untuk memilih pemimpin yang dianggap paling mampu memajukan provinsi tersebut.

Beberapa bulan mendatang, menyaksikan dinamika politik yang semakin panas di Jateng, dan hasilnya akan sangat berdampak pada perjalanan politik nasional.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Ungkap Dua Faktor Penyebab Dalam Program MBG

    BGN Ungkap Dua Faktor Penyebab Dalam Program MBG

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan dua faktor utama dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, seperti kasus keracunan makanan hingga penyelewengan anggaran dana. Hal ini diungkapkan Kepala BGN Dadan Hindayana saat konperensi pers di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, pada Selasa 5 Agustus 2025 kemarin. “Ada dua risiko yang paling […]

  • DPR Minta Pemerintah Kaji Peluang BUMN Ekspor Bahan Baku Makanan Jemaah Haji ke Arab Saudi

    DPR Minta Pemerintah Kaji Peluang BUMN Ekspor Bahan Baku Makanan Jemaah Haji ke Arab Saudi

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Madinah,msinews.com– Peluang pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mengambil peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan haji. Adapun, salah satunya lewat penyediaan bahan makanan untuk jemaah haji. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota Timwas Haji DPR, Luluk Nur Hamidah. Menurutnya,  selain mendapatkan benefit, langkah ini tentunya juga membuka peluang BUMN untuk menjajaki bisnis terkait dengan pelaksanaan […]

  • Catat, Ini Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

    Catat, Ini Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Insentif bagi guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026. Kabar baik ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelum melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VIII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali […]

  • Kadispenad: Jadilah Insan Penerangan yang Adaptif, Responsif, dan Inovatif

    Kadispenad: Jadilah Insan Penerangan yang Adaptif, Responsif, dan Inovatif

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., menegaskan bahwa insan Penerangan TNI AD harus adaptif, responsif, dan inovatif dalam menghadapi dinamika informasi di era digital. Hal ini disampaikan dalam arahannya pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penerangan TNI AD Tahun 2025 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat […]

  • Eddy Soeparno Beri Solusi Cegah Kualitas Udara Jakarta yang Memburuk

    Eddy Soeparno Beri Solusi Cegah Kualitas Udara Jakarta yang Memburuk

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kualitas udara di kota Jakarta kembali memburuk pada Kamis 29 Mei 2025. Polusi udara di kota ini kembali tercatat sebagai yang terburuk ketiga di dunia dan masuk kategori tidak sehat, terutama bagi kelompok sensitif. Data IQAir mencatatkan bahwa pada pukul 5.49 WIB, AQI Jakarta berada di angka 154, mengindikasikan udara tidak sehat akibat polusi PM2.5 […]

  • Belajar dari Jepang, Sosialisasi Stranas Bisnis dan HAM di Indonesia Harus Masif

    Belajar dari Jepang, Sosialisasi Stranas Bisnis dan HAM di Indonesia Harus Masif

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Di era globalisasi, perlindungan hak asasi manusia (HAM) dalam dunia usaha menjadi kian esensial. Karena itu penerbitan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2023 tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (Stranas BHAM) menjadi satu langkah nyata dalam mewujudkan perlindungan HAM dalam dunia usaha. Pengurus Yayasan Bina Swadaya, Dr. Ir. Eri Trinuraini Adhi menyebut, […]

expand_less