Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, MSINews.com – Perebutan suara PDIP di Jawa Tengah (Jateng) semakin memanas, seiring munculnya dua kandidat sama-sama satu bendera. Dua kader PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka.

Perebutan suara PDIP, Ganjar Pranowo yang sudah menjabat Gubernur Jateng, menyatakan optimisme yang sangat tinggi untuk meraih suara di kandangnya sendiri. Ia merasa memiliki konektivitas kuat dengan masyarakat Jateng, setelah memimpin provinsi selama beberapa tahun.

“Optimistis menang karena Jawa Tengah kandang banteng maka sekarang kadernya pasti siap,” ungkap Ganjar dikutip CNBC, Jumat (3/11/2023).

Lebih lanjut, Ganjar menjelaskan alasannya tetap optimistis dalam persaingan politik ini. Menurutnya, Jateng merupakan daerah yang mendukung kuat PDIP, dan kader-kader partai ini telah bersiap dengan baik.

“Artinya konsolidasi yang kuat di tubuh kami tapi tentu ada plan A, plan B, plan C ya kita gak boleh sombong untuk kita bekerja dan bertemu dengan masyarakat,” kata Ganjar.

Baca juga : Polda Metro Jaya Hentikan Tilang Uji Emisi Setelah Keluhan Masyarakat

Ganjar juga membicarakan status Gibran Rakabuming Raka, kader PDIP yang memutuskan bergabung sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Meskipun Gibran telah memutuskan bergabung bersama tim Prabowo, Ganjar meyakinkan bahwa Gibran masih tetap merupakan kader PDIP.

“Sampai hari ini iya Gibran masih PDIP. Tapi saya kira sistem kepartaian kita bisa berjalan sesuai dengan yang suduah ditugaskan,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan keyakinannya pada sistem berjalan sesuai arahan partai, dan pengalamannya menunjukkan efisien dalam bekerja. Meskipun Jateng dianggap sebagai basis kuat PDIP, Ganjar tidak merasa terlalu percaya diri.

“Partai ini akan tetap merancang beragam strategi untuk memenangkan suara di Jawa Tengah,” tandasnya.

Ganjar menjelaskan selama dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, banyak menghadapi lawan-lawan dari berbagai latar belakang, termasuk mantan anggota PDI Perjuangan dan simpatisan lainnya.

“Ini menunjukkan pentingnya konsolidasi di dalam partai, tetapi juga perlunya memiliki rencana A, B, dan C untuk berinteraksi dengan masyarakat,” pungkasnya.

Perebutan Suara PDIP

Di sisi lain, Perebutan suara PDIP, Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Joko Widodo, menunjukkan komitmen besar untuk menaklukkan hati masyarakat Jateng. Ia bersama pemuda dan relawan militan yang telah lama mendukungnya, bergerak aktif dalam kampanye yang diwarnai oleh semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi.

“Saya yakin dengan semangat bapak ibu semua, dengan semangat teman-teman semua, Jawa Tengah bisa kita taklukkan,” kata Gibran usai menghadiri dialog di Joglo Jembar, Keji Muntilan waktu itu, Rabu 1/11/2023..

Lebih dari itu, Gibran berjanji untuk membawa perubahan positif dan memperjuangkan aspirasi rakyat Jateng. Ia memotivasi relawannya untuk memperkuat kebersamaan guna memenangkan hati rakyat Jateng.

“Kenapa Jawa Tengah harus saya putari dulu, karena Jawa Tengah ini paling berat. Makanya bapak ibu semua, teman-teman relawan ini nanti kerja kerasnya lebih difokuskan di Jawa Tengah,” jelas Gibran.

Baca Juga : Koordinator MAKI Ungkap Rekam Jejak Firli Bahuri dan Alex Tirta

Gibran melakukan safari politik di Jateng dan memfokuskan upaya relawannya di daerah yang pernah dipimpin oleh Ganjar Pranowo. Dia menjelaskan Jateng adalah tantangan berat, untuk meminta dukungan keras dari relawan-relawan yang akan bekerja di sana.

“Fokus untuk meraih dukungan di daerah yang menjadi lumbung suara PDIP, dan persaingan politik di Jawa Tengah akan menjadi salah satu sorotan utama dalam Pilpres 2024,” pungkasnya.

Persaingan ini, keduanya akan beradu strategi dan upaya untuk memenangkan suara partai di Jateng. Masih-masing akan berusaha keras meyakinkan warga Jateng bahwa mereka adalah pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan.

Perebutan suara PDI-P di Jateng antara Ganjar dan Gibran akan menjadi sorotan utama perjalanan politik menuju pemilihan presiden. Kedua kandidat yang memiliki pendekatan dan strategi berbeda, masyarakat Jateng akan memiliki tugas berat untuk memilih pemimpin yang dianggap paling mampu memajukan provinsi tersebut.

Beberapa bulan mendatang, menyaksikan dinamika politik yang semakin panas di Jateng, dan hasilnya akan sangat berdampak pada perjalanan politik nasional.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPR Rapat tertutup dengan Jampidsus bahas korupsi Pertamina

    Komisi III DPR Rapat tertutup dengan Jampidsus bahas korupsi Pertamina

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Komisi III DRP RI menggelar rapat tertutup dengan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Rapat ini membahas kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan PT Pertamina hingga kasus pengelolaan tata niaga komoditas timah. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kepada wartawan parlemen, senayan. “Oh ini (yang dibahas […]

  • Impor Migas dari Singapura Semakin Meningkat, Ini Respon Komisi VII DPR RI

    Impor Migas dari Singapura Semakin Meningkat, Ini Respon Komisi VII DPR RI

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyesalkan nilai impor Migas (Minyak dan Gas) nasional dari Singapura bukannya semakin berkurang tapi justru semakin meningkat. Ini menjadi kabar buruk bagi pengelolaan Mihas nasional. Hal tersebut diungkapkannya menyusul rencana Menteri ESDM yang akan menaikkan impor BBM menjadi sebesar 850 ribu barel per hari (bph), terutama dari Singapura. “Pemerintah […]

  • Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

    Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini. Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura […]

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor (ARDIN) Indonesia Bambang Soesatyo mengatakan, di era digital yang berkembang sangat pesat, para pengusaha dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dengan memanfaatkan digitalisasi usaha. Adapun, Kemajuan teknologi melalui jaringan internet dapat membuka akses para pengusaha […]

  • KLHK Klaim Polusi Udara di Jakarta Terburuk di Dunia, Begini Penjabarannya

    KLHK Klaim Polusi Udara di Jakarta Terburuk di Dunia, Begini Penjabarannya

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengklaim polusi udara di Jakarta merupakan yang terburuk di dunia. Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro mengatakan perlu ada perbandingan data untuk melihat indeks kualitas udara di Ibu Kota. “Kalau diframing bahwa kita itu terkotor, tercemar di seluruh dunia nomor satu, itu yang perlu […]

  • Masinton Pasaribu Tegasnya, MKD DPR Tidak Miliki Kewenangan Periksa Pimpnan MPR

    Masinton Pasaribu Tegasnya, MKD DPR Tidak Miliki Kewenangan Periksa Pimpnan MPR

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR tidak bersikap reaktif memanggil, meminta klarifikasi ataupun memeriksa Ketua MPR RI Bambang Soesatyo terkait pernyataannya tentang kesepakatan partai-partai politik mengenai amandemen UUD 1945. Penegasan itu disampaikan oleh Anggota Komisi XI dan mantan anggota Komisi III DPR RI  Masinton Pasaribu. “Karena merupakan tugas dan kewenangan Ketua dan pimpinan MPR sebagai juru […]

expand_less