Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Jakarta, MSINews.com – Perebutan suara PDIP di Jawa Tengah (Jateng) semakin memanas, seiring munculnya dua kandidat sama-sama satu bendera. Dua kader PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka.

Perebutan suara PDIP, Ganjar Pranowo yang sudah menjabat Gubernur Jateng, menyatakan optimisme yang sangat tinggi untuk meraih suara di kandangnya sendiri. Ia merasa memiliki konektivitas kuat dengan masyarakat Jateng, setelah memimpin provinsi selama beberapa tahun.

“Optimistis menang karena Jawa Tengah kandang banteng maka sekarang kadernya pasti siap,” ungkap Ganjar dikutip CNBC, Jumat (3/11/2023).

Lebih lanjut, Ganjar menjelaskan alasannya tetap optimistis dalam persaingan politik ini. Menurutnya, Jateng merupakan daerah yang mendukung kuat PDIP, dan kader-kader partai ini telah bersiap dengan baik.

“Artinya konsolidasi yang kuat di tubuh kami tapi tentu ada plan A, plan B, plan C ya kita gak boleh sombong untuk kita bekerja dan bertemu dengan masyarakat,” kata Ganjar.

Baca juga : Polda Metro Jaya Hentikan Tilang Uji Emisi Setelah Keluhan Masyarakat

Ganjar juga membicarakan status Gibran Rakabuming Raka, kader PDIP yang memutuskan bergabung sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Meskipun Gibran telah memutuskan bergabung bersama tim Prabowo, Ganjar meyakinkan bahwa Gibran masih tetap merupakan kader PDIP.

“Sampai hari ini iya Gibran masih PDIP. Tapi saya kira sistem kepartaian kita bisa berjalan sesuai dengan yang suduah ditugaskan,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan keyakinannya pada sistem berjalan sesuai arahan partai, dan pengalamannya menunjukkan efisien dalam bekerja. Meskipun Jateng dianggap sebagai basis kuat PDIP, Ganjar tidak merasa terlalu percaya diri.

“Partai ini akan tetap merancang beragam strategi untuk memenangkan suara di Jawa Tengah,” tandasnya.

Ganjar menjelaskan selama dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, banyak menghadapi lawan-lawan dari berbagai latar belakang, termasuk mantan anggota PDI Perjuangan dan simpatisan lainnya.

“Ini menunjukkan pentingnya konsolidasi di dalam partai, tetapi juga perlunya memiliki rencana A, B, dan C untuk berinteraksi dengan masyarakat,” pungkasnya.

Perebutan Suara PDIP

Di sisi lain, Perebutan suara PDIP, Gibran Rakabuming Raka, anak dari Presiden Joko Widodo, menunjukkan komitmen besar untuk menaklukkan hati masyarakat Jateng. Ia bersama pemuda dan relawan militan yang telah lama mendukungnya, bergerak aktif dalam kampanye yang diwarnai oleh semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi.

“Saya yakin dengan semangat bapak ibu semua, dengan semangat teman-teman semua, Jawa Tengah bisa kita taklukkan,” kata Gibran usai menghadiri dialog di Joglo Jembar, Keji Muntilan waktu itu, Rabu 1/11/2023..

Lebih dari itu, Gibran berjanji untuk membawa perubahan positif dan memperjuangkan aspirasi rakyat Jateng. Ia memotivasi relawannya untuk memperkuat kebersamaan guna memenangkan hati rakyat Jateng.

“Kenapa Jawa Tengah harus saya putari dulu, karena Jawa Tengah ini paling berat. Makanya bapak ibu semua, teman-teman relawan ini nanti kerja kerasnya lebih difokuskan di Jawa Tengah,” jelas Gibran.

Baca Juga : Koordinator MAKI Ungkap Rekam Jejak Firli Bahuri dan Alex Tirta

Gibran melakukan safari politik di Jateng dan memfokuskan upaya relawannya di daerah yang pernah dipimpin oleh Ganjar Pranowo. Dia menjelaskan Jateng adalah tantangan berat, untuk meminta dukungan keras dari relawan-relawan yang akan bekerja di sana.

“Fokus untuk meraih dukungan di daerah yang menjadi lumbung suara PDIP, dan persaingan politik di Jawa Tengah akan menjadi salah satu sorotan utama dalam Pilpres 2024,” pungkasnya.

Persaingan ini, keduanya akan beradu strategi dan upaya untuk memenangkan suara partai di Jateng. Masih-masing akan berusaha keras meyakinkan warga Jateng bahwa mereka adalah pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan.

Perebutan suara PDI-P di Jateng antara Ganjar dan Gibran akan menjadi sorotan utama perjalanan politik menuju pemilihan presiden. Kedua kandidat yang memiliki pendekatan dan strategi berbeda, masyarakat Jateng akan memiliki tugas berat untuk memilih pemimpin yang dianggap paling mampu memajukan provinsi tersebut.

Beberapa bulan mendatang, menyaksikan dinamika politik yang semakin panas di Jateng, dan hasilnya akan sangat berdampak pada perjalanan politik nasional.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Kebocoran,Pemerintah Perkuat Sinergisitas Penyelundupan

    Cegah Kebocoran,Pemerintah Perkuat Sinergisitas Penyelundupan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Surabaya, msinews.com– Untuk memperkuat arahan Presiden Prabowo Subianto mencegah kebocoran dan penyelundupan, pemerintah terus memperkuat sinergi dan resource sharing dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan. Hal tersebut disampaikan Menkopolkam, Budi Gunawan saat konferensi pers usai Rapat Koordinasi tingkat Menteri Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan yang digelar di Surabaya pada Rabu, (5/2/2025). Rapat ini dihadiri oleh […]

  • Pak Sahroni,Pulanglah, Minta Maaflah Kepada Rakyat yang Terluka

    Pak Sahroni,Pulanglah, Minta Maaflah Kepada Rakyat yang Terluka

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua DPD Partai NasDem Erlyyani Utami meminta Ahmad  Sahroni untuk segera pulaang ke rumahnya dan meminta maaf kepada masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat mendatangi rumah Politisi Partai NasDem ahmad Sahroni,saat aksi demo yang menghancurkan rumah milik mantan wakil ketua Komisi III digeruduk massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Erlyyani menegaskan, sebagai wakil ketua DPD […]

  • Catat, 40 hari Sebelum Pendaftaran, Pj Kepala Daerah Wajib Mundur Jika Ingin Ikut Pilkada 2024

    Catat, 40 hari Sebelum Pendaftaran, Pj Kepala Daerah Wajib Mundur Jika Ingin Ikut Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta penjabat (Pj) kepala daerah mengundurkan diri jika ingin mengikuti Pilkada 2024. Adapun Penegasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.2.1.3/2314/SJ bertanggal 16 Mei 2024. Isi Surat Edaran itu menyebutkan semua penjabat gubernur, bupati, dan wali kota mengundurkan diri dari jabatannya jika menjadi peserta Pilkada 2024. “Berdasarkan Pasal 7 […]

  • Menteri PANRB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

    Menteri PANRB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengimbau instansi pemerintah memberi fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak di hari pertama sekolah. Imbauan ini tertuang dalam surat Menteri PANRB nomor B/257/M.KT.02/2026 yang diterbitkan Menteri PANRB Rini Widyantini pada Jumat (10/7/2026), dalam rangka mendukung penguatan ketahanan keluarga dan peran […]

  • PBNU Tepis Cak Imin: Tidak Pernah ada Titipan Aspirasi Khusus ke PKB.

    PBNU Tepis Cak Imin: Tidak Pernah ada Titipan Aspirasi Khusus ke PKB.

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Sulaeman Tanjung menegaskan PBNU tidak pernah memberikan mandat khusus kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini dinakhodai oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Pernyataan itu merespons klaim Cak Imin sebelumnya yang mengatakan PKB merupakan bagian dari PBNU dan akan memakai organisasi tersebut sebagai daya tarik […]

  • Refleksi Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 ; Soekarno,Ende dan Katolik

    Refleksi Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 ; Soekarno,Ende dan Katolik

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    “Tuan Sukarno. Jika suatu saat Tuan kembali lagi ke Ende, Tuan akan datang sebagai presiden Indonesia.” ( Pater Huijtink meramalkan). Jakarta,msinews.com-Hari ini tepat tanggal 1 Juni. Masyarakat dan bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila, sebagai dasar negara NKRI, yang dirumuskan dan diusulkan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan […]

expand_less