Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kisah Inspiratif Ade Lukman, Merawat Sang Ibu Terkena Depresi

Kisah Inspiratif Ade Lukman, Merawat Sang Ibu Terkena Depresi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Kisah Inspiratif Ade Lukman: Rela Putus Sekolah demi Merawat Ibunya yang mengalami Depresi selama belasan tahun. Kisah ini terungkap di Kampung Pasir Timba, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Dalam sebuah kisah Inspiratif Ade Lukman yang memilukan dan menginspirasi untuk mampu menerima segala ujian yang diberikan dari Allah, SWT.

Pasalnya seorang pemuda 18 tahun, telah rela mengorbankan pendidikannya untuk merawat ibunya, Masitoh, yang telah mengalami depresi selama kurun waktu cukup lama.

Baca juga : Bantuan Kemensos di Purwakarta, Warga Ucap ‘Semoga Dibalas Allah’

Ade Lukman, seorang anak yang begitu muda, telah menghadapi berbagai tantangan. Ibunya, Masitoh, telah mengalami depresi selama bertahun-tahun, dan Ade telah berjuang untuk merawatnya. Yang membuat situasinya semakin sulit adalah kondisi rumah panggung mereka yang sudah tak layak huni selama bertahun-tahun.

Sebuah wawancara dengan media, Ade Lukman berbagi pengalamannya. Ia menyatakan keputusannya untuk tidak melanjutkan sekolah hingga tingkat SMA dan perguruan pendidikan tinggi bukan karena ketidakmauannya, tetapi karena kondisi ibunya yang sakit dan keterbatasan biaya untuk melanjutkan pendidikan.

“Saya keluar sekolah SMP tahun 2019, kepikiran ingin melanjutkan sekolah tapi tidak ada biaya dan ibu juga mengalami sakit, nenek jualan sayur keliling itu juga punya orang enggak seberapa hasilnya, kakek petani garap sawah orang,” ungkap Ade Lukman saat  saat ditemui di Rumahnya waktu lalu di Purwakarta, terbitkan, Selasa 7/11/2023.

Ade Lukman bukan hanya menghadapi tantangan ini. Sejak kecil, ia ditinggal oleh ayah kandungnya, dan dari sejak itu, kakek dan neneknya telah menjadi penopangnya. Mereka membantunya untuk bisa sekolah sampai ke tingkat SMP.

Kisah Ade Lukman yang merawat ibunya tersiar kabar di kalangan masyarakat Kampung Pasir Timba, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Rumah panggung yang ditempati oleh Ade Lukman dan keluarganya adalah tempat tinggal yang tidak layak. Dinding rumah terbuat dari anyaman bambu, dan kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan.

Baca Juga : Periksa 72 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan Ketua KPK ke SYL

Mereka harus tinggal dalam kondisi bersama dengan nenek Ade, yang berjualan sayur keliling untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kisah Ade Lukman adalah contoh nyata dari cinta seorang anak kepada ibunya yang tulus. Meskipun harus melepaskan peluang pendidikannya, Ade telah memilih untuk merawat ibunya yang mengalami depresi.

Kisah ini mengajarkan kepada kita tentang pentingnya keluarga, perjuangan, dan pengorbanan dalam menghadapi kesulitan. Semoga Ade Lukman dan keluarganya mendapat bantuan dan dukungan yang mereka butuhkan untuk mengatasi tantangan ini. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker : Enam Bulan Jalani Masa Transisi, Terus Tingkatkan Prestasi

    Menaker : Enam Bulan Jalani Masa Transisi, Terus Tingkatkan Prestasi

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak seluruh jajarannya untuk lebih bekerja keras dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan kondisi perekonomian yang penuh ketidakpastian. Tantangan dunia industri, daya saing dan produktivitas yang masih rendah, potensi PHK, angka pengangguran yang masih besar, link and mach pendidikan dengan dunia kerja, dan penegakan norma ketenagkerjaan, hendaknya menjadi tantangan bagi pegawai Kemnaker untuk […]

  • Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    Soal Wacana Dwi Kewargaannegara, Angin Segar Bagi Diaspora Bertalenta

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai, wacana diaspora dwi kewarganegara,sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini,mewacanakan agar Pemerintah memberikan kewarganegaraan ganda bagi diaspora bertalenta,merupakan “Angin Segar”. “Pernyataan Menko Marves memberikan angin segar terhadap aspirasi dwi kewarganegaraan,” kata Christina dalam keterangan kepada media, di Jakarta, […]

  • PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap keterlibatan oknum internal perbankan dalam praktik kredit fiktif. Lembaga tersebut menemukan peran “orang dalam” menjadi faktor kunci lolosnya pengajuan kredit bermasalah hingga pencairan dana. Perwakilan PPATK, Hesti, menyatakan keterlibatan pegawai internal bank menjadi pintu awal terjadinya kejahatan tersebut. Ia menegaskan, berbagai persyaratan ketat dalam pengajuan kredit […]

  • Nah Siap-siap, Pj Gubernur DKI Bakal Terapkan Kerja Dirumah Mulai September ini

    Nah Siap-siap, Pj Gubernur DKI Bakal Terapkan Kerja Dirumah Mulai September ini

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berencana bakal menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota pada September bulan depan. Menurutnya kebijakan yang segera diambil tersebut menyambut arahan Presiden Joko Widodo terkait polisi udara di sekitar Jadetabek. “Kayak work from home. Ini sebentar lagi sedang dihitung […]

  • Kemnaker

    Kemnaker Ancam Sanksi Tegas PT ITSS Akibat Tak Patuhi K3

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indonesia, di bawah kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) apabila terbukti tidak mematuhi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pernyataan ini disampaikan Menaker Ida Fauziyah dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Senin. Menaker Fauziyah menegaskan bahwa Kemnaker […]

  • Membangun Integritas, Dewan Pendidikan Purwakarta Kawal Ketat SPMB 2025-2026

    Membangun Integritas, Dewan Pendidikan Purwakarta Kawal Ketat SPMB 2025-2026

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Purwakarta,msinews.com-Demi menjamin terciptanya layanan pendidikan yang terbuka, adaptif, dan berkeadilan, Dewan Pendidikan Purwakarta secara serius mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga integritas di seluruh lingkungan sekolah dan masyarakat. Ketua Dewan Pendidikan Purwakarta, H. Agus Marjuki, secara langsung menginstruksikan seluruh pengurus untuk aktif terjun […]

expand_less