Gunung Lewotobi Laku-Laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada akan Abu Vulkanik

oleh
banner 468x60

Larantuka,msinews.com-Gunung berapi Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, NTT, meletus lagi siang ini, Senin (3/6/2024). Adapun, abu vulkanik dari kawah dan pusat erupsi terlihat terus turun dan berhembus mengikuti arah angin ke barat dan barat daya.

Sementara di bagian barat dan barat daya Kecamatan Wulanggitang dalam radius 2-7 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki masih merasakan turun abu vulkanik dan sedikit tercium aroma belerang.

banner 336x280

“Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, NTT, pada tanggal 3 Juni 2024 pukul 13:09 WITA namun tinggi kolom abu tidak teramati,” kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang dalam keterangan tertulisnya senin siang.

Abu vulkanik tersebut juga turun dan berhembus hingga Hikong dan Kringa, wilayah Kabupaten Sikka. Masih PVMBG Pos PGA Pululera, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 12.58 mm dan durasi ± 11 menit 26 detik.

“Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level II Waspada.”kata petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulis.

Terkait itu, pihak PVMBG merekomendasikan agar masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 2 km dari pusat erupsi serta sektoral 3 km arah Utara-Timur Laut dan 5 km pada sektor Timur Laut.

Masyarakat dihimbau agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Selain itu, masyarakat yang menghuni disekitar wilayah gunung Lewotobi diminta waspada karena potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Kepada masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki dihimbau menggunakan masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Sementara itu, Pemda setempat juga senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung. Meski demikian warga di seputaran Gunung Lewotobi tetap beraktivitas seperti biasa. **

Sumber : Florespos.

Editor : Tim Redaksi.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *