Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kementerian ESDM: Program PPM Dongkrak Petani Kakau di Berau

Kementerian ESDM: Program PPM Dongkrak Petani Kakau di Berau

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Kementerian ESDM bagian Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik (KLIK), Agus Cahyono Adi menyampaikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perlu sinergi kuat antara pemerintah dan pihak swasta.

Kementerian ESDM  mengharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu produsen kakao terbesar di dunia.

“Pemerintah dan swasta perlu bersinergi untuk meningkatkan produksi dan kualitas kakao Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu produsen kakao terbesar di dunia,” kata Agus Cahyono di Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Baca juga : Bonyamin Tanggapi Keputusan Dewas KPK Terkait Firli Bahuri

Agus Cahyono mengatakan, PPM tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kakao dengan tingkatan produksi yang melimpah.

Dalam upaya mengembangkan hal itu kata dia, perlu ada inovasi teknologi, dan mendukung keberlanjutan industri kakao di Indonesia dengan berkualitas.

“Salah satu inovasi PPM yang sukses memberikan dampak positif bagi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat adalah budidaya kakao oleh PT Berau Coal,” ujarnya.

Sementara, Social Enterprise Coordinator Berau Coal Yandi Rama Krisna mengakui
bahwa PT Berau Coal telah sukses melakukan pendampingan di Kampung Rantau Panjang, Kalimantan Timur. Pendampingan tersebut diantaranya memberikan pelatihan teknik budidaya dan pengolahan biji kakao untuk meningkatkan nilai jual.

“Program budidaya Kakao telah dimulai sejak 2010. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Yandi di kebun Kakao Kampung Rantau Panjang kemarin Kamis (7/12/2023).

Lanjut, Yandi mengatakan, program budidaya kakao melibatkan 184 petani di lahan seluas 600 hektar.

Meskipun menurutnya, Dinas Perkebunan mencatat penurunan lahan kebun kakao, PT Berau Coal bertekad mengembalikan petani dan mengembangkan kakao dengan pasaran yang belum terpenuhi sepenuhnya.

Dirinya menjelaskan selain pelatihan teknis, petani juga mendapatkan pendampingan pemasaran.

“Tugas kami agar petani bisa kembali dan mengembangkan kakao menjadi lebih besar,” terang Yandi.

Dalam upaya pemberdayaan, PT Berau Coal melibatkan warga binaan dalam mengkoordinasikan produk dan memasarkannya di Rumah Kemas Batiwakkal, dengan 55 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ikut serta.

Senuddin, mewakili petani binaan, menyampaikan, program pemberdayaan pengolahan kakao dari hulu ke hilir di PT Berau Coal. Ia mengakui PT. tersebut telah memberikan dampak positif dan  meningkatkan pengetahuan keterampilan petani, hingga pendapatan mereka.

“Program PPM budidaya kakao ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan bibit kakao berkualitas, pelatihan budidaya kakao, dan pendampingan pemasaran,” kata Saenuddin.

Baca juga : Jokowi Sebut Fokus Perbaikan Iklim Investasi pada Rakernas.

“Hal ini sangat membantu kami untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kakao kami,” imbuhnya.

Selain budidaya kakao, PT Berau Coal juga berkontribusi dengan membangun Politeknik Sinar Mas Berau.

Politeknik ini fokus pada pengembangan pendidikan dan peningkatan peluang ekonomi di Kabupaten Berau, menjadi pusat pendidikan diminati oleh pelajar setempat.

Program ini bukan hanya tentang budidaya, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan ekonomi, menjadikan PT Berau Coal sebagai agen perubahan yang berdaya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor di Ende,Merenggut Nyawa Satu Keluarga

    Longsor di Ende,Merenggut Nyawa Satu Keluarga

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Ende,msinews.com-Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Nusantara. Kali ini terjadi lingkungan Tiwuberu B, Kelurahan Rewarangga Selatan, Ende Timur, Kabupaten Ende,Nusa Tenggara Timur,Jumat (7/6/2024). Korban diketahui bernama Bernadus Bata seorang tukang bangunan dan Hendrika Oka adalah penjual sayur. Mereka tinggal di rumah gedek berukuran kecil. Satu keluarga ini meninggal dunia tertimbun longsor pada Jumat (7/6/2024) […]

  • Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Rp 16 Miliar di Tolikara, Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPKP Perwakilan Papua

    Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Rp 16 Miliar di Tolikara, Presiden Diminta Evaluasi Kinerja Kepala BPKP Perwakilan Papua

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia mendesak Presiden Joko Widodo melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia mengevaluasi kinerja Kepala BPKP Provinsi Papua terkait hasil audit investigatif penyimpangan atau penyalahgunaan keuangan di Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (7/7/2024), Ketua KOMPAK Indonesia Gabriel de Sola menjelaskan, berdasarkan laporan […]

  • Mensos Bacakan Absensi Apel Perdana, yang Bolos akan Disanksi

    Mensos Bacakan Absensi Apel Perdana, yang Bolos akan Disanksi

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengingatkan seluruh jajarannya mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab dalam apel perdana usai cuti bersama Idul Fitri di kantor Kemensos, Selasa (8/4/2025), sesuai pesan Presiden Prabowo Subianto. “Mari dengan aturan yang ada, arahan dari presiden sudah cukup jelas, kita kerja baik,” katanya. Gus Ipul menambahkan Presiden juga […]

  • Kasus Saham Mintarsih Abdul Latief: Ahli Hukum Angkat Bicara

    Kasus Saham Mintarsih Abdul Latief: Ahli Hukum Angkat Bicara

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pakar Hukum Pidana Prof Hibnu Nugroho Angkat Bicara terkait Kasus Saham Mintarsih Abdul Latief yang Diduga Dihilangkan oleh Purnomo Prawiro dan Rekan-Rekannya. Kasus yang mencengangkan dalam dunia hukum pidana kembali menjadi sorotan utama publik. Kali ini, Profesor Hukum Pidana terkemuka, Prof. Hibnu Nugroho, memberikan pandangan tajamnya mengenai kasus saham yang melibatkan Mintarsih […]

  • TKW Asal Sumsel di Hongkong Meninggal Dunia, Kuasa Hukum Sayangkan Lambatnya Pengurusan Kepulangan Jenazah

    TKW Asal Sumsel di Hongkong Meninggal Dunia, Kuasa Hukum Sayangkan Lambatnya Pengurusan Kepulangan Jenazah

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Palembang, msinewscom – Lembaga Informasi Pers Reformasi – Republik Indonesia (LIPER-RI), Lembaga Informasi Pers Reformasi Nasional (LIPERNAS), dan Kuasa Hukum Thabrani S.H menyayangkan keterlambatan pengurusan kepulangan jenazah Fahmi binti Nungcik, Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong asal Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumsel. Almarhumah Fahmi binti Nungcik (45) TKW asal Gelumbang meninggal dunia di Hongkong, pada […]

  • Catat, 200.000 Anak Indonesia Terpapar Judi Online 

    Catat, 200.000 Anak Indonesia Terpapar Judi Online 

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta– Kementerian Komunikasi dan Digital Republok Indonesia mencatat, bahwa terdapat 200 ribu anak yang terpapar judi daring atau judi online [Judol] 80 ribu adalah berusia di bawah 10 tahun. Ini akan menghancurkan masa depan anak-anak di Indonesia. Ini menjadi alarm serius bagi masa depan generasi muda bangsa. Hal tersebut disampaikam oleh Menteri Komunikasi dan Digital […]

expand_less