Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Wau Ngeri: Jusuf Kalla Ucap Modal Jadi Ketum Partai Beringin Mencapai Rp.600 Miliar

Wau Ngeri: Jusuf Kalla Ucap Modal Jadi Ketum Partai Beringin Mencapai Rp.600 Miliar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta_Mantan Ketua Umum Partai Golkar periode 2004-2009 Jusuf Kalla menyebut butuh modal hingga ratusan miliar untuk menduduki posisi ketua umum partai.

Jusuf Kalla atau JK (sapaan akrab_red) mengukapkan bahwa kondisi pada waktu 15 tahun lalu sudah jelas berbeda. Ia menyebut biaya yang dibutuhkan jika ingin menduduki kursi Ketum Golkar pada masa sekarang sangatlah tinggi.

“Karena Golkar itu suka ketuanya itu pimpinan negara, saya tertinggi waktu itu ongkos hampir kecil sekali. Kalau sekarang Anda mau jadi ketua Golkar jangan harap kalau anda tidak punya modal Rp500-600 miliar,” kata dalam pemaparan di seminar ‘Anak Muda untuk Politik’ di Gedung Senayan DPR RI, Senin 31/7/2023.

JK sedikit menceritakan pada masa-masanya terjun ke dunia politik dengan meninggalkan dunia usaha dan menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Gus Dur.

“Saya tinggalkan pengusaha apa boleh buat, kalau jadi menteri tidak boleh jadi pengusaha. Pengusaha saya kasih ke adik saya, diteruskan ke anak saya,” ujarnya

Menurutnya karier pada masanya tetap bertahan mulai dari organisasi, perusahaan, hingga politik. Ia menyinggung posisi Ketum Golkar yang biasanya diisi oleh pimpinan negara.

JK sendiri pernah jadi ketum partai beringin. Kala itu, ia menjadi Ketum usai terpilih jadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). JK menyebut hal itu tak hanya terjadi di Golkar, melainkan hampir pada seluruh partai politik di Indonesia.

“Hampir semua partai begitu terkecuali partai yang pendirinya masih ada, kayak PDIP, kayak NasDem, tapi partai yang sudah go public, artinya pemilihannya, itu butuh biaya besar,” pungkasnya (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budiman Sudjatmiko bersama Ketum Grindra

    Gegara Dukungan ke Prabowo, Politisi PDIP Terancam Dipecat, Ini Tanggapan Budiman

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Paska pernyataan sikap dukungan ke Prabowo Subianto menuai kritik dari petinggi partai PDI-Perjuangan (PDIP), Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko pun buka suara. Budiman mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran belum ada pemanggilan resmi dari partainya atas hal ini. “Saya belum bisa kasih komentar banyak kecuali saya sudah dipanggil secara resmi,” kata Budiman kepada wartawan, dikutip […]

  • Ganjar Pranowo Pertanyakan Survei Elektabilitasnya Selalu Turun?

    Ganjar Pranowo Pertanyakan Survei Elektabilitasnya Selalu Turun?

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan kekecewan hingga kebingungannya terhadap hasil survei elektabilitas belakangan ini. Meskipun beberapa survei menempatkannya di urutan ketiga dengan elektabilitas yang menurun, Ganjar mempertanyakan hal ini. Menurutnya, sambutan meriah dari masyarakat saat kampanye keliling seharusnya mencerminkan kondisi psikologis yang positif. Baca juga : Mahasiswa FH UI […]

  • Pemerintah Hadirkan Sistim Pelayanan Gov Tech, Berbasis Elektronik

    Pemerintah Hadirkan Sistim Pelayanan Gov Tech, Berbasis Elektronik

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui lembaga-lembaga yang dipimpinnya. Terkini, Presiden Joko Widodo meluncurkan teknologi pemerintahan (Government Technology/GovTech) Indonesia bernama INA Digital dalam acara Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronikah (SPBE) Summit 2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/5/2024). Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya kemudahan birokrasi pelayanan pemerintah […]

  • KPK Bolak-balik Tada Tangan Pakta Integritas, Namun OTT-nya Tetap Ada

    KPK Bolak-balik Tada Tangan Pakta Integritas, Namun OTT-nya Tetap Ada

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan bahwa dirinya sering kali diundang guna tanda tangan (ttd) pakta integritas di lingkungan pemerintahan. Kendati demikian kata Ghufron masih ada pejabat terkena operasi tangkap tangan KPK. “Mohon maaf, KPK itu kalau tanda tangan begini-begini sudah bolak balik, tetapi OTT-nya tetap jalan, tetap ada,” kata Ghufron diatas podium dalam […]

  • Presiden Prabowo : Indonesia Tak Boleh Bergantung dari Pangan Luar

    Presiden Prabowo : Indonesia Tak Boleh Bergantung dari Pangan Luar

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com- Indonesia tidak boleh bergantung dari pangan luar. Hal itu ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto dalan pidato perdana usai diambil Sumpah oleh MPR Minggu (20/10/2024) . Menurut Presiden RI ke-8 ini bahwa banyak hal antara lain target swasembada pangan dan ingin menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. “Indonesia tak boleh bergantung dari pangan luar, […]

  • Kungker Komisi II DPR Ri

    Kungker Komisi II DPR RI ke-IKN Pantau Progres Pembangunan

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih dalam proses tahap penuntasan. Disampakan Hi. GG (sapaan akrab_red) dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah Kalimatan Timur dengan melihat langsung progres pembangunan marwah kota Nusantara baru itu. Politisi PAN itu mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bisa mempercepat […]

expand_less