Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Peternak Nasional Gelar Aksi di Monas, Desak Pemerintah Beri Perlindungan dan Stabilkan Harga Ayam”

Peternak Nasional Gelar Aksi di Monas, Desak Pemerintah Beri Perlindungan dan Stabilkan Harga Ayam”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Puluhan pengusaha kecil yang tergabung dalam Komunitas Peternak Nasional menggelar aksi protes di depan gedung Monas pada Kamis (11/1/2024). Mereka menuntut pemerintah kembali membudidayakan 100% kepada peternak Ayam, UMKM mandiri.

Tak cukup disitu, merekaserta meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyelamatkan peternak dengan menstabilkan harga ayam hidup di atas Harga Pokok Produksi (HPP) peternak UMKM. Aksi ini merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro kepada peternak kecil.

Baca juga : Relawan Prabowo Laporkan Anies ke Polisi Buntut Debat Capres ke Tiga

Ari Subagya, salah satu pemimpin rombongan pengusaha ternak, menyampaikan kekecewaannya terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap gagal mensejahterakan pengusaha peternak ayam dengan modal terbatas.

Ia menyoroti bahwa banyak peternak mandiri mengalami kebangkrutan akibat harga pakan yang mahal, membuat mereka kesulitan untuk berproduksi. Pendemo mengekspresikan ketidakpuasan mereka melalui poster bertuliskan “10 Tahun Pemerintah Gagal Mengurus Pengusaha Ternak Ayam”.

Komunitas Peternak Nasional mengungkapkan bahwa mereka datang dari berbagai daerah ke Jakarta untuk menyampaikan tuntutan agar pedagang peternak mandiri mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Alfino, juru bicara komunitas, mengatakan bahwa mereka telah melakukan gugatan kepada pemerintah untuk mendapatkan perlindungan melalui presiden. Menurutnya, aksi ini bukan yang pertama kali dilakukan, sudah 10 kali dilakukan karena pemerintah dinilai tidak peduli terhadap para peternak.

“Kami menuntut kepada pemerintah melalui Bapak Presiden agar menyampaikan kepada Badan Pangan Nasional, Kementerian BUMN, dan BUMD untuk menyerap ayam peternak yang dikelola masyarakat sesuai dengan undang-undang dan perlindungan bagi para petani pertama,” ungkap Alfino.

Alfino menyoroti keberatan mereka terhadap harga ayam hidup di kandang yang selalu berada di bawah biaya produksi peternak. Ia menegaskan bahwa harga ayam saat ini tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, dan pemerintah tidak melakukan kontrol yang memadai.

“Kami berharap Presiden membuat Keppres untuk memberikan perlindungan bagi para petani ternak sesuai dengan undang-undang. Pemerintah harus melakukan penyerapan jika terjadi penurunan harga ayam hidup di bawah standar harga pokok produksi melalui badan atau lembaga yang berwenang,” tandas Alfino.

Alfino menganggap keberatan karena harga ayam hidup di kandang atau harga jual ayam hidup selalu di bawah biaya produksi petani peternak. Harga pangan meningkat harga jual ayam hidupnya selalu di bawah biaya produksi.

“Harga ayam saat ini di bawah standar padahal sudah ada ketentuan harga jual dengan batasan Rp. 21.000 dan Rp. 23.000. Nah sampai saat hari ini harga Rp.16.000-17.000 pemerintah tidak melakukan apa-apa gak normal dan tidak dikontrol oleh pemerintah baik daerah ataupun Pusat,” tandasnya.

Alfino berharap presiden membuat Keppres untuk membuat perlindungan bagi para petani ternak dan sesuai dengan undang-undang. Ia juga mengatakan sesuai undang-undang pemerintah harus melakukan penyerapan jika terjadinya harga ayam hidup murah di bawah standar harga pokok produksi melalui ba panas ataupun lembaga lainnya.

“Karena harga jual ternak ayam hidup di bawah standar atau di bawah produksi maka banyak peternak yang tutup,” pungkasnya

Setelah melakukan aksi protes, para peternak membagi-bagikan ayam hidup sebagai bentuk protes terhadap harga ayam hidup di kandang yang dianggap berada di bawah biaya pokok produksi. Mereka menekankan bahwa sementara harga daging ayam di konsumen tetap tinggi, harga ayam hidup di kandang terus merosot selama 10 tahun terakhir.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ini! Prabowo Saksikan Sumpah Hakim MK Adies Kadir , Kursi Wamenkeu Kosong

    Hari Ini! Prabowo Saksikan Sumpah Hakim MK Adies Kadir , Kursi Wamenkeu Kosong

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Msinews.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyaksikan pengambilan sumpah Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Agenda kenegaraan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Prasetyo menjelaskan, pengambilan sumpah Adies Kadir merupakan tindak lanjut keputusan DPR dalam sidang paripurna sebelumnya. Prosesi sumpah akan dilakukan di […]

  • Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

    Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 313
    • 0Komentar

    MATIM,MSINEWS.COM-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Kehadiran Mendagri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meninjau lokasi bencana gempa sekaligus untuk mempercepat penanganan bencana di NTT. Hal tersebut […]

  • Wamenaker Minta Daerah Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

    Wamenaker Minta Daerah Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 369
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-— Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meminta pemerintah daerah mulai menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi pergeseran pasar kerja. Salah satu bidang yang perlu menjadi perhatian ialah pekerjaan ramah lingkungan atau green jobs yang diperkirakan semakin berkembang seiring transformasi usaha dan penerapan prinsip keberlanjutan. Menurut Afriansyah pergeseran aktivitas ekonomi turut melahirkan profesi baru dengan tuntutan […]

  • Ini Alasan,Prabowo Tunjuk Destry Damayanti Sebagai Calon Tunggal Gubernur Bank BI

    Ini Alasan,Prabowo Tunjuk Destry Damayanti Sebagai Calon Tunggal Gubernur Bank BI

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

      JAKARTA,MSINEWS.COM-Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026, Mensesneg, Prasetyo mengatakan pengalaman Destry di sektor keuangan menjadi salah satu alasan utama Presiden menjatuhkan pilihan kepadanya. Ia mengungkapkan, alasan Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). “Ya yang pasti kan rekam jejak beliau kan? Rekam jejak […]

  • Wakil Ketua TKN

    Gerindra Patuhi Mekanisme Penentuan Ketua DPR sesuai UU MD3

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa Gerindra akan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 Tahun 2021 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) terkait penentuan Ketua DPR. Menurut Muzani, Undang-Undang MD3 menegaskan bahwa Ketua DPR dijabat oleh […]

  • Komisi IX DPR RI Ingatkan Pemerintah, Jangan Kejar Kuantitas Dokter dengan Korbankan Kualitasnya

    Komisi IX DPR RI Ingatkan Pemerintah, Jangan Kejar Kuantitas Dokter dengan Korbankan Kualitasnya

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Peningkatan jumlah dokter nasional tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kualitas pendidikan kedokteran. Hal tersebut disampaikannya OLEH Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Ruang Rapat Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Ia menyebut bahwa, […]

expand_less