Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Dituding Beraliran Radikal dan Terorisme, Begini Sikap Nur Setia Alam Prawiranegara

Dituding Beraliran Radikal dan Terorisme, Begini Sikap Nur Setia Alam Prawiranegara

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, msinews.com– Nur Setia Alam Prawiranegara, salah satu peserta seleksi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) 2024-2018 yang dianulir lantaran tudingan serius beraliran radikal dan terafiliasi teroris, angkat bicara. Menurutnya, catatan BNPT tanpa konfirmasi itu telah mencemarkan nama baik diri dan keluarganya maka perlu diluruskan.

Nur Setia Alam Prawiranegara menuturkan, dirinya mengikuti Calon Anggota Kompolnas Periode 2024-2028, dengan mendaftar pada 18 Juli 2024 pukul 11.28 WIB, di Gedung Kompolnas dengan Nomor Pendaftaran No PK.087.

Sejak itu, dirinya dinyatakan lolos dalam beberapa tahapan, antara lain: tahapan ke-1, seleksi administrasi telah lolos berdasarkan pengumuman Pansel Kompolnas pada tanggal 22 Juli 2024 dan dapat mengikuti tahapan berikutnya yaitu tes tertulis yang dilaksanakan di Grand Kemang, Jakarta tanggal 30 Juli 2024.

Tahapan ke-2, lanjutnya, dirinya mengikuti tes tertulis telah lolos berdasarkan pengumuman pansel Kompolnas pada tanggal 1 Agustus 2024 dan dapat mengikuti tahapan berikutnya yaitu tes kesehatan jasmani dan rohani, yang dilaksanakan di Klinik Tribarata Mabes Polri oleh Team Pusdokkes Polri tanggal 5 Agustus 2024.

Kemudian di tahapan ke-3, kata Nur Setia Alam, ia dinyatakan lolos dalam tes kesehatan berdasarkan pengumuman pansel pada tanggal 7 Agustus 2024 dan dapat mengikuti tahapan berikutnya yaitu Tes Assesment dilaksanakan di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) lantai 3 Mabes Polri oleh Team SSDM Polri pada tanggal 15 Agustus 2024.

“Dari 7 Pansel memberikan saya nilai 75, dari Kemenkopolhukam 80, nilai lainnya 72 dan 68,3 jadi total 660,3. Saya masuk rangking 3 dari 107 peserta untuk menghasilkan 50 orang,” ungkapnya, Senin (9/09/2024).

Untuk penilaian dari sisi kesehatan, kata advokat senior itu, dirinya diperiksa tim medis kesehatan independent dari Pusdokes Mabes Polri untuk memeriksa kesehatan jasmani dan rohani. “Saya diperiksa laboratorium darah, mata, gigi dan jantung serta torak. Karena bukan olahragawan, tapi tes psikotes bagus, total nilai 57 dan berada di rangking 11,” paparnya.

Selanjutnya, ia mengikuti serangkaian tes assessment dengan empat item berkelanjutan. Salah satunya problem analisis, diskusi kelompok, wawancara dan pengisian form isian untuk memberikan CV terkait aktivitasnya. “Yang terakhir adalah psikometric jadi psikotes untuk kinerja hasilnya pada tanggal 21 menyatakan saya clean dan potensial dengan nilai 71,8,” tuturnya.

Saat itu, Ia mendapat informasi bahwa dirinya tidak lolos karena adanya catatan BNPT (Badan Nsional Penanggulangan Terorisme) yang berisi keterkaitannya dengan ajaran radikalisme dan terorisme. “Saya sempat menanyakan apa isi catatan itu, hanya dibilang terafiliasi, ada keluarganya yang terafiliasi akun teroris gitu. Nah pengumuman langsung menyatakan saya tidak lolos,” tandasnya.

Mendapati itu, dirinya merasa tidak pernah dikonfirmasi oleh Pansel Kompolnas terkait catatan BNPT tersebut. Ia mengaku sangat terganggu dan keberatan atas tuduhan serius tersebut dan meminta Pansel Kompolnas dan BNPT mengklarifikasinya ke hadapan publik.

“Keluarga kami berasal dari tanah Sunda, tidak pernah tercatat sebagai kelompok radikal dan teroris. Bahkan selama ini kami mengabdi untuk NKRI. Saya pribadi telah menghibahkan tenaga dan harta serta pikiran saya untuk membantu masyarakat, khususnya perihal kekerasan terhadap perempuan,” tandasnya.

Saat ditelusuri lebih dalam, ia mengungkapkan bahwa catatan BNPT yang hanya dikerjakan dalam 2 hari tersebut, telah merusak kredibilitas diri dan keluarganya. “Hanya dua hari saya yang sudah 24 tahun saya sebagai advokat digoreng dengan tuduhan teroris dan radikal tanpa konfirmasi. Padahal dalam catatan BNPT itu jelas ada disclaimer untuk melakukan konfirmasi dan wawancara terkait catatan itu, Pansel tidak melakukannya,” urai Alam.

Ekstreamnya, Nur Setia Alam disebut memiliki jejak digital mengikuti akun penceramah Ustad Abdul Somad. BNPT merekomendasi namun tidak dikonfirmasi ulang kepada dirinya.

“Sepengetahuan saya, mengenai radikalisme itu ada beberapa kategori ada paham, ada pernyataan, ada tindakan hukum keputusan pengadilan. Saya tidak memiliki empat-empatnya pemikiran ideologi untuk menjadi radikal dan teroris kemudian pernyataan tersebut tidak ada bahkan keputusan pengadilan pun,” jelasnya.

Ia meminta BNPT dan Pansel Kompolnas untuk segera mengeluarkan surat clear glitter demi nama baik diri dan keluarga besarnya. “Jelas ini stigma fitnah. Baik buat saya maupun Ustad Abdul Somad yang dilakukan oleh Pansel dan BNPT. Bagaimana dengan 9,7 juta orang yang memfollow akun Abdul Somad. Ini harus diluruskan,” pungkasnya. (Sipres).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

    Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat, Ir.Dominggus Urbon,S.H,angkat bicara tentang peran Generasi Muda Indonesia Timur menyongsong “Indonesia Emas 2045” dan Kepemimpinan Nasional. Pria lulusan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dari Fakultas Teknik Sipil tahun 1990 ini mengaku prihatin akan nasib masyarakat Indonesia Timur sepanjang usia Republik ini memasuki 79 […]

  • Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Bawa Misi Perdamaian dan Kemanusiaan

    Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Bawa Misi Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pemimpin gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia selama 4 (empat) hari mulai tanggal 3 hingga 6 September 2024. Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke Indonesia pekan depan untuk membawa “misi kemanusiaan dan misi persaudaraan”. “Dia juga berharap, Kunjungan Paus Fransiskus bisa menjadikan Indonesia sebagai […]

  • BRIN

    BRIN : Kenaikan Jumlah Kursi Legislatif 2024 Semakin Ketat

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan  penambahan jumlah kursi legislatif pusat dari 575 menjadi 580 pada Pemilihan Umum 2024 membuat persaingan di dunia politik semakin menarik. Menurut Peneliti Tim Kajian Partai Politik BRIN, Ridho Imawan Hanafi, kompetisi antar politikus dan calon anggota legislatif semakin kuat untuk merebut kursi legislatif yang semakin […]

  • Bareskrim Polri Jelaskan 4 Alat Bukti

    Bareskrim Polri Jelaskan 4 Alat Bukti Sidang Praperadilan Firli Bahuri

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasubnit 4 Subdit III Dittipidkor Bareskrim Polri, AKP Denny Siregar, menghadiri sidang praperadilan sebagai saksi dari pihak Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang melibatkan Ketua nonaktif KPK, Firli Bahuri. Denny Siregar menjelaskan bahwa penyidik memiliki empat alat bukti yang mendukung penetapan Firli sebagai […]

  • Pemuda asli Maluku Fren

    Pemuda asli Maluku Fren Memperhatikan Ekonomi Warga MBD

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta,  MSINews.com – Pemuda asli Maluku Fren atau Freni Lutruntuhluy inisiatif untuk memperhatikan atas perkembangan ekonomi masyarakat Maluku Barat Daya (MBD). Fren menyampaikan tentang beragam isu ekonomi, termasuk pertanian, perkebunan, dan sektor kelautan yang mendominasi wilayahnya saat ini. Fren mengungkapkan, pertanian adalah salah satu sektor yang dominan di Kabupaten Maluku Barat Daya. Tanaman seperti pala, […]

  • Suripto: Jejak Seorang Yang Selalu berdiri di Titik Paling Sulit

    Suripto: Jejak Seorang Yang Selalu berdiri di Titik Paling Sulit

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Oleh: Radhar Tribaskoro TIDAK banyak orang yang meninggalkan jejak seperti Suripto. Namanya tidak selalu tercatat di halaman depan sejarah, tetapi langkah-langkahnya membentuk garis bawah dari perjalanan republik ini. Ia hadir di masa-masa yang serba tegang, ketika negara belum selesai berdamai dengan dirinya sendiri, ketika keberanian lebih sering berwujud kesunyian ketimbang sorak-sorai. Suripto memilih berada di […]

expand_less