Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

Dominggus Urbon : 2045, Presiden RI harus dari Indonesia Timur

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Tokoh masyarakat yang juga Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat, Ir.Dominggus Urbon,S.H,angkat bicara tentang peran Generasi Muda Indonesia Timur menyongsong “Indonesia Emas 2045” dan Kepemimpinan Nasional.

Pria lulusan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung dari Fakultas Teknik Sipil tahun 1990 ini mengaku prihatin akan nasib masyarakat Indonesia Timur sepanjang usia Republik ini memasuki 79 tahun merdeka,namun kondisi ekonomi di Indonesia bagian Timur masih tergolong tertinggal. Padahal dari sisi sumber daya alam dan sumber daya manusia tak kalah dengan di Indonesia bagian Barat. Sumber daya alam yang melimpah itu harusnya ekonomi masyarakat di wilayah setempat di atas rata-rata,namun hingga usia RI memasuki 79 tahun merdeka, belum ada perubahan yang signifikan.

“Secara filosofis, kita bicara NKRI harga Mati,kita bicara Pancasila harga mati, kita bicara Bhineka Tunggal Ika Harga mati, tapi kalau Undang-Undang kan Dinamis. Tinggal disesuaikan, diaman demen. Nah, kita minta dua hal ini. Pertama, Pembangunan juga harus berbasis wilayah. Tidak hanya berbasis pada jumlah penduduk,tetapi harus berbasis wilayah atau sosial begitu.”

Anak-anak Papua menatap optimisme Indonesia Emas (foto: istimewa)

“Kedua, menuju 2045 atau yang disebut INDONESIA EMAS, dimaan generasi muda Indonesia akan mengambil peran tongkat kepemimpunan. Karena yang tua sudah tidak ada lagi, tidak ada Prabowo lagi,tidak ada Jokowi lagi, kami pun mungkin sudah tidak ada.” kata Dominggus dalam sebuah program talkshow Indonesia Timur Club (ITC) oleh Okmitv.com di Hotel Dafa Jalan Jakasa Kebon Sirih,Menteng Jakarta Pusat belum lama ini.

Dominggus mengaku prihatin, karena di usia NKRI ke-79 tahun,tapi kondisi pembangunan di wilayah Indonesia bagian Timur masih belum signifikan.

“Maka kalian ini harus mengantar generasi milenium Indonesia untuk 2045 bitu Presiden RI harus dari Indonesia Timur. Sekaligus menguji pilar-pilar kebangsaan bahwa, betulkah kita ini NKRI? Betulkan kita ini Bhineka tunggal Ika, betulkah kita persatuan indonesia? Karena pembangunan itu harus berkeadilan, bukan siapa dapat siapa? Indonesia ini bukan hanya dari tengah ke barat,tapi dari Barat ke Timur.”ujarnya.

Oleh karena itu sudah merupakan hak Orang Indonesia Timur untuk meminta bahwa kita orang Indonesia Timur juga harus jadi Presiden RI di negeri ini. Potensi sumber daya alam di wilayah Timur Indonesia itu luar biasa.

Soal Sumber Daya Alam 

“Bahwa kita orang timur, ketika masuk rumah orang harus menyebut kata “permisi’.Jangan langsung nyelonong masuk teras rumah orang, masuk dapur orang,itu tidak boleh.harus pakai etika. Nah, demikian pula dengan Sumber Daya Alam (SDA) semua itu kita punya. Tetapi coba Anda bayakngan bunyi pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan ‘semua kekayaan alam Indonesia dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat banyak’. Nah,ini sudah benar atau belum? tanya Dominggus Urbon.

Sumber daya alam di Tanah Papua, negeri Emas di Timur Indonesia (istimewa)

Menurutnya, poin pasal tersebut harus diuji kembali,apakah benar? Karena dalam praktek sangat tidak sesuai .

“Itu diuji dulu, apa kah benar? Karena menurut realita empirisnya, bahwa PT. Freeport Indonesia itu orang Papua Rugi, Hutan orang Papua rugi,pembukaan lahan sawit, orang papua rugi, pertambangan nikel di Sulewesi Tenggara rugi, pertambangan pun rugi. lalu kita bilang yang mana yang benar ? Toh semua kita rugi.” sesalnya.

“Jangan kalian ekploitas kita di daerah. Nah ini yang harusnya dipakai oleh ITC untuk menggaungkan ‘Indonesia Timur For Presiden 20245′”. tegasnya.

Selanjutnya poin kedua, bahwa setoiap tampil dalam program Indonesia Timur Club ini kalian harus mulai gaungkan Isu atau tema promosi bahwa “INDONESIA FOR PRESIDEN 2045”. ITU TEMA BESAR Yang harus diangkat oleh teman-teman pers dari Indonesia Timur.

“Sekali lagi, tema besar ini berbicara soal Kebangsaan, tentang politik,tentang pembangunan berbasis wilayah, membangun demokrasi yang sifatnya humanitis, tidak hanya berkutat pada persoalan ekonomi. bila perlku setiap tahun kalian bahas 5 kali bahkan harus ada partai Indonesia Timur,” tutup Dominggus Urbon. ** Domi Dese Lewuk.

 

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja bagi 1.600 Calon Peserta di Sukabumi

    Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja bagi 1.600 Calon Peserta di Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sukabumi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan program Tailor Made Training (TMT) Batch 2 di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Program ini mencakup 100 paket pelatihan vokasi bagi 1.600 calon peserta yang disiapkan melalui empat klaster ekonomi sesuai kebutuhan pasar kerja dan potensi usaha daerah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasar […]

  • Milleneal Cyber Park, Program Unggulan E-RA Menjawab Problematika Gen-Z

    Milleneal Cyber Park, Program Unggulan E-RA Menjawab Problematika Gen-Z

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Palembang, msiews.com – Kreativitas Konseptual dan kreativitas Fungsional/Sosial dari Milleneal Cyber Park (MCP) kali pertama dicetuskan sebagai ide brilian Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T (ESP). Cakrawala pemikiran atau mindset membangun bernuansa metaverse memang umumnya tidak lahir dari kalangan politisi praktis kebanyakan. Postulat dan pameo publik itu terbantah oleh kreativitas ESP tentang MCP. Tepat sebagaimana […]

  • Kemenhaj Audensi dengan KPK, Perkuat Integritas Penyelenggaraan Haji

    Kemenhaj Audensi dengan KPK, Perkuat Integritas Penyelenggaraan Haji

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat komitmen integritas dalam penyelenggaraan haji. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar Kemenhaj hadir sebagai kementerian baru dengan wajah integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf […]

  • Lambatnya Belanja Anggaran, Purbaya Ancam Bekukan Dana Kementerian Hingga Pemda

    Lambatnya Belanja Anggaran, Purbaya Ancam Bekukan Dana Kementerian Hingga Pemda

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 306
    • 0Komentar

      Msinews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti lambatnya realisasi belanja anggaran oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (pemda). Purbaya enegaskan tidak akan ragu membekukan anggaran apabila dana yang telah dialokasikan tidak segera dibelanjakan secara optimal dan tepat sasaran. Purbaya menyebut persoalan keterlambatan belanja anggaran bukan hal baru dan telah berlangsung selama puluhan tahun. […]

  • Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

    Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

      JAKARTA,MSINEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Suahasil menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa yang telah menjabat selama setahun sebagai Menteri Keuangan. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara turut hadir menyaksikan jalannya acara tersebut. Suahasil […]

  • Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Alumni yang Bekerja

    Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Alumni yang Bekerja

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sidoarjo – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta para Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia mengukur keberhasilan pelatihan dari jumlah alumni yang terserap di pasar kerja, bukan dari banyaknya peserta yang dilatih. Permintaan itu disampaikan Menaker dalam arahan bertema Percepatan Transformasi BPVP di BPVP Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/10/2026) malam. Yassierli menyebut […]

expand_less