Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Polairud Amankan 8 Pekerja Migran Ilegal yang Datang dari Malaysia

Polairud Amankan 8 Pekerja Migran Ilegal yang Datang dari Malaysia

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
  • visibility 298
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, MSINews.com – Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Daerah Riau berhasil mengungkap dan mengamankan delapan orang pekerja migran Indonesia ilegal yang tiba dari Malaysia. Mereka menggunakan kapal kayu yang dikomandoi oleh seorang pria berinisial S (58) di Perairan Sungai Bagan, Kabupaten Rokan Hilir.

Menurut Direktur Polairud Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Wahyu Prihatmaka, para pekerja migran ilegal tersebut bermaksud menuju Bagan Siapiapi tanpa melalui pemeriksaan Imigrasi yang seharusnya dilakukan. Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam sebuah konferensi pers di Pekanbaru pada Senin.

Baca juga : Kepolisian Cegah Aksi Tawuran Remaja di Jaktim, 20 Orang Diamankan

Kapal Motor Nelayan Jaya II yang digunakan untuk membawa pekerja migran ilegal juga berhasil diamankan oleh Satuan Polairud Kepolisian Resor Rokan Hilir di Bagan Siapiapi pada Sabtu (3/2). Nakhoda S dan delapan pekerja migran ilegal saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Riau.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, terungkap bahwa seorang warga negara Malaysia dengan inisial BL berperan sebagai agen yang mengirim para pekerja migran ilegal pulang ke Indonesia. Mereka dikenakan biaya sebesar 2.200 hingga 2.400 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp7 juta per orang.

Agen di Indonesia, yang diidentifikasi dengan inisial D, mengirimkan foto para pekerja migran ilegal untuk membuat buku pelaut. Buku tersebut kemudian diberikan kepada tersangka S, nakhoda kapal, agar dapat membawanya ke Malaysia tanpa dicurigai oleh petugas.

“Buku pelaut ini digunakan untuk mengelabui petugas jika ada pemeriksaan dalam perjalanan. Seolah-olah pekerja migran ilegal tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) KM Nelayan Jaya II,” jelas Wahyu.

Baca juga : Satres Narkoba Rinkus Dua Pria di Lampung “Durian Isi Sabu-sabu”

Tersangka S menerima upah sebesar Rp1 juta per orang dari agen D. Kasus ini kemudian dijerat dengan Pasal 120 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, mengapresiasi keberhasilan Ditpolairud Polda Riau dalam mengamankan para korban dan tersangka. Ia menyatakan perlunya penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa di balik sindikat yang memfasilitasi pembuatan buku pelaut.

“Para penegak hukum akan menelusuri apakah buku tersebut benar resmi dikeluarkan oleh instansi terkait. Kami juga akan mendata korban untuk mengetahui kronologis sebelum mereka dikembalikan ke daerah asal,” ujar Fanny.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagu Anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2025 Sebesar Rp2,52 Triliun

    Pagu Anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2025 Sebesar Rp2,52 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Komisi VII DPR RI menyetujui Pagu anggaran untuk Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia pada Tahun Anggaran 2025 senilai Rp2.519.612.734.000. Adapun, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyesuaian yang dilakukan oleh badan anggaran DPR RI. “Komisi VII DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil penyesuaian badan anggaran DPR RI sebesar […]

  • Kecam Penembakan KKB ke Komnas HAM, Komisi III: Butuh Penanganan Komprehensif

    Kecam Penembakan KKB ke Komnas HAM, Komisi III: Butuh Penanganan Komprehensif

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas mengutuk keras penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada rombongan Komnas HAM di Papua. Dibutuh penanganan yang serius dan menyeluruh terhadap konflik di bumi Cendrawasih. Hasbi, sapaan akrab Hasbiallah Ilyas mengatakan, apa yang dilakukan KKB terhadap Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey dan […]

  • Pimpinan MPR RI Gelar Rakor dengan Presiden,Bahas Sidang Tahunan MPR 2024

    Pimpinan MPR RI Gelar Rakor dengan Presiden,Bahas Sidang Tahunan MPR 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Dr.H.Bambang Soesatyo ,memastikan Presiden Joko Widodo akan hadir dan menyampaikan pidato laporan kinerja lembaga-lembaga negara dalam Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2024, di Gedung Nusantara MPR RI pada tanggal 16 Agustus 2024 dan Perayaan HUT RI ke-79 secara hybrid di IKN dipimpin Presiden Jokowi didampingi Presiden terpilih Prabowo. Sementara pada saat yang […]

  • Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    Budiman Ragu Kubu Anies-Ganjar Bisa Bersatu ‘Bak Air dan Minyak’

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Magelang, MSINews.com – Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengungkapkan keraguan terkait kemungkinan bersatunya kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. Wacana kolaborasi antara pasangan capres nomor urut 1 dan 3 semakin menguat, namun Budiman merasa bahwa elite masing-masing paslon memiliki ruang manuver yang berbeda dengan massa di akar rumput. Budiman membandingkan massa […]

  • Jabat Staf Khusus KSP, KPK Harus Perjelas Status Timothy Ivan di Kasus Suap Hakim Agung

    Jabat Staf Khusus KSP, KPK Harus Perjelas Status Timothy Ivan di Kasus Suap Hakim Agung

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Keberadaan Timothy Ivan Triyono sebagai Staf Khusus di Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menuai tanda tanya besar setelah namanya terbukti terseret dalam kasus suap kepada Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Publik mempertanyakan mengapa seseorang yang pernah terlibat praktik suap justru menempati posisi strategis di lingkaran istana. Timothy diketahui mengembalikan uang sebesar Rp200 juta ke rekening […]

  • Pemecatan 249 Nakes di Manggarai, Komisi IX DPR : Negara Belum Hargai Jerih Payah Ratusan Nakes dan Bidan

    Pemecatan 249 Nakes di Manggarai, Komisi IX DPR : Negara Belum Hargai Jerih Payah Ratusan Nakes dan Bidan

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyoroti kasus pemecatan 249 Tenaga Kesehatan (Nakes) Non-ASN  dan gagalnya 500-an bidan pendidik yang sedianya akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Politisi dari Fraksi Partai PKS itu mengungkapkan, dua peristiwa ini mencerminkan jika penghargaan atas profesi tenaga kesehatan masih minim di Indonesia. Padahal belum lama […]

expand_less