Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mensos ;  Verifikasi Ketat Bansos Demi Keadilan Sosial, Libatkan BPS hingga PPATK

Mensos ;  Verifikasi Ketat Bansos Demi Keadilan Sosial, Libatkan BPS hingga PPATK

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI ) tengah menggarap sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat kriteria penerima bansos, dengan prioritas utama diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, sejalan dengan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“BPS akan menjadi acuan utama kami dalam menentukan kelayakan penerima. Mereka memiliki variabel lengkap, mulai dari pengeluaran individu, kondisi hunian, hingga pertanyaan mengenai ketahanan pangan sehari-hari. Berbagai indikator ini akan memberikan gambaran detil yang akurat,” kata Saifullah Yusuf kepada wartawan usai rapat koordinasi nasional (rakornas) dengan seluruh dinsos di Jakarta, pada Selasa 8 Juli 2025.

Ia mengungkapkan pemutakhiran data secara berkala oleh Badan Pusat Stastik (BPS) akan memastikan pemeringkatan yang lebih tepat sasaran untuk bansos.

Dijelaskan, pergeseran Alokasi, Dari Desil Tinggi ke Desil Rendah, Gus Ipul menjelaskan bahwa Kemensos akan mengalihkan alokasi bansos kepada kelompok masyarakat yang lebih berhak, yaitu mereka yang masuk dalam desil 1 hingga 4. Artinya, sebagian kecil penerima bansos yang sebelumnya tergolong dalam inclusion error (sekitar 1,9% dari total penerima) dan berada di desil 6 hingga 10, akan dikeluarkan dari daftar.

“Alokasi bansos tidak akan berkurang, namun akan dialihkan kepada mereka yang secara ekonomi lebih rentan. Ini berarti dana yang semula diterima oleh kelompok desil 6-10 akan disalurkan kepada kelompok desil 1-4,” tegasnya.

Meski terjadi perubahan pada daftar penerima, Gus Ipul memastikan bahwa total alokasi anggaran untuk program bansos tidak mengalami perubahan.

Program Keluarga Harapan (PKH) tetap menjangkau 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako untuk 18,3 juta KPM, dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional tetap mencakup lebih dari 96 juta jiwa.

Adapun, perubahan ini murni berdasarkan hasil pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data. Mekanisme Deteksi dan Dinamika Sosial Ekonomi, Kemensos juga telah menyiapkan sistem deteksi untuk mencegah potensi penerima ganda atau individu yang telah graduasi namun kembali masuk dalam daftar.

“Jika ada individu yang sebelumnya sudah mandiri namun tiba-tiba masuk lagi ke daftar penerima, sistem kami akan langsung mendeteksinya. Kami akan menelusuri penyebabnya, apakah ada kegagalan usaha atau perubahan kondisi ekonomi lainnya,” kata Gus Ipul.

Pemeriksaan silang akan dilakukan secara rutin setiap bulan, mengingat dinamika kondisi sosial ekonomi masyarakat yang bisa berubah sewaktu-waktu.

“Kami memahami bahwa kondisi keluarga bisa berubah. Mungkin hari ini mereka mandiri, namun besok bisa saja mengalami masalah usaha yang menyebabkan mereka kembali masuk ke desil rendah,” jelasnya.

Fokus Pengumpulan Data untuk Triwulan Berikutnya, Terkait potensi penghematan anggaran negara dari penertiban data
inclusion error, Gus Ipul menyatakan bahwa Kemensos belum dapat memberikan angka pasti.

Saat ini, fokus utama adalah mengumpulkan data komprehensif dari berbagai sumber, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), hasil cross-check internal, dan masukan dari masyarakat.

“Semua data ini akan kami kumpulkan dan serahkan kepada BPS untuk diolah. Hasil dari data inilah yang nantinya akan menjadi panduan utama kami dalam menyalurkan bansos pada triwulan berikutnya,” tutup Saifullah Yusuf .

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    UN Reborn, Komisi X: Tak Boleh Jadi Momok Siswa dan Libatkan Polisi

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wacana pelaksanaan kembali ujian nasional (UN) terus bergulir. Kendati demikian UN tidak boleh menjadi momok siswa dan melibatkan polisi dalam proses pelaksanaannya. “Kami mendukung penuh jika UN kembali dilaksanakan hanya saja hal itu tidak boleh menjadi momok bagi peserta didik termasuk meminimalkan keterlibatan polisi dalam proses persiapan maupun pengawasan,” kata Wakil Ketua Komisi X […]

  • Dorong ASN Berintegritas, Menteri Rini Sampaikan Lima Pilar Ini

    Dorong ASN Berintegritas, Menteri Rini Sampaikan Lima Pilar Ini

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Integritas aparatur sipil negara (ASN) tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan. Atas prinsip tersebut, pemerintah meluncurkan program E-Learning ASN Berintegritas, sebuah program pelatihan antikorupsi berbasis digital yang bertujuan membekali aparatur dengan pemahaman moral, menolak gratifikasi, serta menerapkan tata kelola birokrasi yang bersih. Program ini diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • Ketua DPR RI Dorong Penanganan Komprehensif, Berantas Judi Online

    Ketua DPR RI Dorong Penanganan Komprehensif, Berantas Judi Online

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    JAJAKARTA,MSINEWS.COM-Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan  pentingnya penanganan judi online secara komprehensif dan berkelanjutan. Menurutnya, pemberantasan judi online harus melibatkan kerja sama banyak pihak, mulai dari pemerintah, penyedia layanan internet, platform media sosial, hingga seluruh lapisan masyarakat. “Mengatasi judi online, termasuk bagi anak-anak dan remaja, memerlukan kerja sama antara pemerintah, platform media sosial, penyedia layanan […]

  • Seminar Nasional: Herman Yoseph Fernandez Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

    Seminar Nasional: Herman Yoseph Fernandez Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI (Purn.) Kiki Syahnakri mengatakan salah satu alasan mengapa Herman Yoseph Fernandez pantas diusung untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional adalah kisah heroiknya dalam pertempuran di Desa Sidobunder, Kebumen, Jawa Tengah, atau yang dikenal dengan sebutan Palagan Sidobunder. Jenderal Kiki mengatakan ini dalam seminar nasional bertema “Sosok dan […]

  • Otorita IKN Fasilitasi Ritual Adat Dayak dan Paser Sebagai Restu Pembangunan

    Otorita IKN Fasilitasi Ritual Adat Dayak dan Paser Sebagai Restu Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kaltim,msinews.com-Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memfasilitasi 12 lembaga dan masyarakat adat di sekitar IKN maupun Kalimantan Timur untuk selenggarakan ritual adat Dayak dan Paser, sebagai bentuk restu dari leluhur untuk pembangunan IKN di tanah Kalimantan agar berjalan lancar dan aman. Pada pelaksanaannya, Ritual Adat tahun 2024 ini, berlangsung selama dua hari yakni Sabtu-Minggu  […]

  • Sekolah Rakyat Terapkan Sistem Asrama, Sudah Banyak Kisah Suksesnya

    Sekolah Rakyat Terapkan Sistem Asrama, Sudah Banyak Kisah Suksesnya

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABARDAERAH.Com – Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan lebih luas dan berkualitas kepada keluarga miskin akan mulai berjalan pada tahun ajaran baru 2025/2026. Sekolah Rakyat akan memberikan layanan pendidikan gratis berkonsep asrama dengan lingkungan berkualitas. “Presiden ingin memuliakan keluarga miskin, sekaligus mendorong agar wong cilik bisa bangkit dan berperan signifikan […]

expand_less