Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Ketua IM57+ Institute Ungkap Kunci Penting di KPK, Ini Ulasannya:

Ketua IM57+ Institute Ungkap Kunci Penting di KPK, Ini Ulasannya:

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Ketua IM57+ Institute, Praswad Nugraha, memberikan pandangan tajam terkait pembenahan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, situasi saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Praswad mengemukakan salah satu kunci penting dalam pemulihan adalah mengembalikan 57 pegawai KPK yang dipecat pada era kepemimpinan Firli Bahuri. Firli sendiri kini telah dipecat oleh Presiden Jokowi setelah menjadi tersangka pemerasan dan dihukum sanksi etik berat.

Baca juga : Jokowi Menepis Kabar Jadi Sekjen PBB dan Pernyataan Said Abdullah

“Langkah awal perlu dilakukan dengan memperkuat lembaga antikorupsi melalui pergantian seluruh pimpinan KPK dan mengembalikan 57 pegawai yang dipecat,” ujar Praswad, Selasa (2/1).

Upaya ini diarahkan untuk mengembalikan kepercayaan publik yang tergerus sejak revisi UU 2019 terhadap KPK. IM57+ Institute, sebagai wadah eks pegawai KPK yang dipecat, berkomitmen untuk mendukung proses ini.

TWK, yang menjadi sorotan Komnas HAM dan Ombudsman RI, juga menjadi perhatian serius dalam pembenahan. Praswad menekankan perlunya menjaga independensi pemberantasan korupsi tanpa campur tangan politik yang dapat merusak proses hukum.

“Pemberantasan korupsi harus bebas dari intervensi politik, menjaga independensi agar tidak disalahgunakan sebagai alat politik dan melindungi kepentingan tertentu,” tambahnya.

Praswad juga menyoroti perlindungan bagi pegiat antikorupsi sebagai prasyarat partisipasi aktif masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Dia menilai ancaman kriminalisasi terhadap aktivis HAM dan antikorupsi sebagai hal yang merugikan bagi upaya pemberantasan.

Kritik Praswad tak hanya terfokus pada internal KPK, melainkan juga pada kualitas penanganan kasus.

Baca juga : MAKI Heran, Harun Masiku Tak Tertangkap: Diduga Meninggal.

Menurutnya, KPK mengalami kemunduran dengan kurangnya kasus high-profile pada tahun 2023. Skandal pemerasan yang menyeret Firli Bahuri sebagai Ketua KPK turut memberikan dampak negatif.

“Dulu ada GN SDA sebagai tanda pencegahan korupsi SDA oleh KPK. Saat ini, program pencegahan yang mencolok tak terlihat,” ungkap Praswad.

Dengan berbagai skandal yang menyertai KPK, Praswad menegaskan perlunya langkah nyata dan segera guna mengembalikan integritas lembaga serta membangun kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Perampasan Tanah 115 H

    Perampasan Lahan 115 H, DPR RI Menilai Pelanggaran Hukum

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Dugaan Perampasan lahan 115 H, di Desa Masiepi, Distrik Manokwai Selatan, Kabupaten Manokwai, Provinsi Papua Barat kian memanas. Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, menilai keprihatinan terhadap dugaan kasus perampasan lahan tersubut merupakan pelangaran Hukum. Menanggapi dugaan perampasan lahan 115 H, melibatkan oknum warga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Guspardi mengatakan […]

  • Malaysia Puji

    Malaysia Puji Gaya Permainan Timnas Garuda di Piala Asia 2023, Ini Ulasanya:

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Malaysia Puji Gaya Permainan Timnas Garuda di Piala Asia 2023, mulai dari menang atas Vetnam, gol Asnawi, gaya bel Up, hingga kekompakan kerja masing-masing Pemain sekuad Tim Nasional Indonesia. Adapun ketangguhan tim Garuda pada saat ini yang jadi pujian negara tetangga, Ini ulasannya: 1: Timnas Indonesia Meraih Kemenangan Berharga 1-0 atas Vietnam Timnas Indonesia memperoleh pujian […]

  • Kepemilikan Tanah oleh Orang Asing Di Bali Jadi Sorotan DPR

    Kepemilikan Tanah oleh Orang Asing Di Bali Jadi Sorotan DPR

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Denpasar,msinews.com – Anggota Komisi II DPR RI Heru Sudjatmoko menyoroti tentang kepemilikan tanah oleh Warga Negara Asing (WNA) di Bali. Ia mengingatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah daerah terkait agar dapat mengawasi tata ruang di Bali. “Saya ingin mendengar apakah ada masalah pertanahan di Bali yang dikuasai orang asing, seperti apa situasinya? Dan bagaimana […]

  • Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketegangan Israel-Iran mengundang reaksi Pimpinan Komisi I Parlemen RI, Meutya Hafid. Ia meminta Pemerintah terlibat aktif diplomasi dalam melakukan deeskalasi konflik di Timur Tengah karena mengarah pada terjadinya Perang Dunia III. “Saya meminta Pemerintah RI untuk terlibat aktif diplomasi dalam deeskalasi konflik di Timur Tengah karena menjurus pada terjadinya Perang Dunia III yang akan […]

  • KLHK Tetapkan 4 Warga Tangerang, Tersangka Pembakaran Limbah Elektronik Ilegal

    KLHK Tetapkan 4 Warga Tangerang, Tersangka Pembakaran Limbah Elektronik Ilegal

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Tim Penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diwakili Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan ada empat tersangka pembakaran limbah elektronik ilegal. Pasalnya limbah elektronik menjadi pemicu kerusakan lingkungan dan pencemaran udara di wilayah Tangerang Provinsi Banten. “Keempat tersangka tersebut yakni MA (39 tahun), HI (48 tahun), S […]

  • Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud

    Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JENEVA,MSINEWS.COM— Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa Indonesia mencatat capaian positif di forum ketenagakerjaan internasional. Selama dua tahun berturut-turut, Indonesia tidak tercantum dalam daftar kasus, baik long list maupun short list of country cases, pada Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC). Menaker mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memenuhi standar ketenagakerjaan […]

expand_less