Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Ketua IM57+ Institute Ungkap Kunci Penting di KPK, Ini Ulasannya:

Ketua IM57+ Institute Ungkap Kunci Penting di KPK, Ini Ulasannya:

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Ketua IM57+ Institute, Praswad Nugraha, memberikan pandangan tajam terkait pembenahan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurutnya, situasi saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Praswad mengemukakan salah satu kunci penting dalam pemulihan adalah mengembalikan 57 pegawai KPK yang dipecat pada era kepemimpinan Firli Bahuri. Firli sendiri kini telah dipecat oleh Presiden Jokowi setelah menjadi tersangka pemerasan dan dihukum sanksi etik berat.

Baca juga : Jokowi Menepis Kabar Jadi Sekjen PBB dan Pernyataan Said Abdullah

“Langkah awal perlu dilakukan dengan memperkuat lembaga antikorupsi melalui pergantian seluruh pimpinan KPK dan mengembalikan 57 pegawai yang dipecat,” ujar Praswad, Selasa (2/1).

Upaya ini diarahkan untuk mengembalikan kepercayaan publik yang tergerus sejak revisi UU 2019 terhadap KPK. IM57+ Institute, sebagai wadah eks pegawai KPK yang dipecat, berkomitmen untuk mendukung proses ini.

TWK, yang menjadi sorotan Komnas HAM dan Ombudsman RI, juga menjadi perhatian serius dalam pembenahan. Praswad menekankan perlunya menjaga independensi pemberantasan korupsi tanpa campur tangan politik yang dapat merusak proses hukum.

“Pemberantasan korupsi harus bebas dari intervensi politik, menjaga independensi agar tidak disalahgunakan sebagai alat politik dan melindungi kepentingan tertentu,” tambahnya.

Praswad juga menyoroti perlindungan bagi pegiat antikorupsi sebagai prasyarat partisipasi aktif masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Dia menilai ancaman kriminalisasi terhadap aktivis HAM dan antikorupsi sebagai hal yang merugikan bagi upaya pemberantasan.

Kritik Praswad tak hanya terfokus pada internal KPK, melainkan juga pada kualitas penanganan kasus.

Baca juga : MAKI Heran, Harun Masiku Tak Tertangkap: Diduga Meninggal.

Menurutnya, KPK mengalami kemunduran dengan kurangnya kasus high-profile pada tahun 2023. Skandal pemerasan yang menyeret Firli Bahuri sebagai Ketua KPK turut memberikan dampak negatif.

“Dulu ada GN SDA sebagai tanda pencegahan korupsi SDA oleh KPK. Saat ini, program pencegahan yang mencolok tak terlihat,” ungkap Praswad.

Dengan berbagai skandal yang menyertai KPK, Praswad menegaskan perlunya langkah nyata dan segera guna mengembalikan integritas lembaga serta membangun kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAKORNAS LKBPB HMI Aksi Depan Gedung MA, Ini Desakannya:

    BAKORNAS LKBPB HMI Aksi Depan Gedung MA, Ini Desakannya:

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – BAKORNAS LKBPB HMI yang tergabung dari puluhan mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi protes depan gedung Mahkamah Agung.(MA) saat trik matahari. Dalam keadaan suasana panas matahari para pendemo dari BAKORNAS LKBPB HMI mendesak agar MA, menghukum terdakwa dengan seadil-adilnya para pelaku kasus pemalsuan surat tanah di kota Makassar. Mereka juga mendesak MA agar […]

  • Erick Thohir Apresiasi Gibran Soal SGIE, Bukan Tofik Sembarangan

    Erick Thohir Apresiasi Gibran Soal SGIE, Bukan Tofik Sembarangan

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Erick Thohir, mengungkapkan apresiasinya terhadap Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming, yang mengangkat isu State of The Global Islamic Economy (SGIE) dalam debat Pilpres kedua pada 22 Desember lalu. “Saya mengapresiasi Mas Gibran yang sudah mengangkat isu SGIE. […]

  • Kerjasama Antara Pemprov Jabar dan PWI Sukses Selenggarakan UKW di 8 Daerah

    Kerjasama Antara Pemprov Jabar dan PWI Sukses Selenggarakan UKW di 8 Daerah

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Jabar mencatat rekor dalam penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan peserta terbanyak di Indonesia dalam kurun waktu 8 bulan. Program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini berhasil menjaring sebanyak 648 peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. […]

  • Kunker ke Cirebon, Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

    Kunker ke Cirebon, Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Miniatur Pengentasan Kemiskinan Terpadu

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Cirebon,msinews.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut Sekolah Rakyat sebagai miniatur pengentasan kemiskinan yang memadukan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan, Koperasi Merah Putih, hingga Program 3 Juta Rumah. “Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Bagi yang punya usaha, akan kita bantu. […]

  • Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) saat ini tengah bergulat dengan realitas anggaran. Di satu sisi, Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melontarkan rencana besar seperti program Sekolah Rakyat, tetapi di sisi lain, alokasi dana yang disiapkan pemerintah justru menyusut. Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR RI, pada Kamis […]

  • Korban NAPZA: Kemensos Komitmen Mengubah Perilaku Supaya Tidak Lagi Kembali

    Korban NAPZA: Kemensos Komitmen Mengubah Perilaku Supaya Tidak Lagi Kembali

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Eks korban penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat-zat Adaptif (NAPZA) merupakan salah satu kelompok rentan yang menjadi sasaran rehabilitasi sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Kemensos melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sentra Wyata Guna Iis Lisnawati mengatakan seseorang yang menderita ketergantungan yang disebabkan oleh penyalahgunaan NAPZA kerap menerima stigma negatif masyarakat meskipun sudah […]

expand_less