Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos, Minta Kemasan Produk Serua Snack Dipercantik

Kemensos, Minta Kemasan Produk Serua Snack Dipercantik

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Berjejer di atas meja, sejumlah bungkusan merah dengan desain rupawan. Warnanya cukup mencolok dari kejauhan. Di dalam ruangan seluas 1.546 meter persegi, bungkusan merah yang disusun di meja paling ujung itu tampak menarik perhatian siapapun yang memandang.

“Mana yang udah dibuka? Saya mau coba,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menghampiri meja tersebut dan mengamati deretan snack keripik dalam kemasan cantik bernuansa merah beberapa waktu lalu.

Alam  seorang pelaku desain grafis dari studio desain Artempo  pun membantu membukakan salah satu kemasan keripik untuknya.

“Eh, jangan disobek, nanti rusak,” kata Mensos mencoba menahan Alam agar tidak melanjutkan membuka kemasan yang masih tertutup rapat, di Depok, Jawa Barat, pada Selasa 5 Agustus 2023.

Yang membukakan pun menanggapi santai, “Nggak papa, Bu. ‘Kan memang dibawa kemari untuk dibuka. Ini bisa dibuka tutup, ada klipnya. Jadi, nanti setelah dibuka bisa ditutup lagi,” kata Alam.

“Oh, gitu ya? Bagus ini, kemasannya praktis,” kata Mensos memuji hasil karya sang desainer.

Mensos lantas mencicipi makanan ringan tersebut. “Enak ya,” ucapnya sesaat setelah menjajal keripik tersebut.

Risma pun menawarkan snack yang dipegangnya kepada jajarannya. “Hmm, ini enak. Terbuat dari apa tho?” katanya bertanya seraya memastikan apa yang baru dicobanya.

“Singkong, Bu,” jawab Susilawati – pemilik produk olahan keripik yang dicoba Risma.

Ya, kemasan cantik bernuansa merah itu berisi keripik singkong aneka varian. Produk dengan merk Serua Snack pada bagian muka itu merupakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik Susilawati (41).

Warga asal Serua, Depok, Jawa Barat ini terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2014. Sejak tahun itu, ia mencoba melakoni usaha makanan ringan berbahan dasar singkong.

Usahanya mulai serius ia kembangkan pada 2018 dengan berbagai varian, mulai dari cheese stick bawang, opak original, singkong mangleng, singkong sambel, hingga menjajal olahan keripik pisang.

Pada Desember 2022 lalu, Susi menerima bantuan dari program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA). PENA membantunya mengembangkan usaha keripik yang telah menjadi sumber utama pendapatan keluarganya selama lima tahun terakhir.

“Alhamdulillah, program PENA sangat membantu saya. Saya semakin percaya diri mengembangkan usaha keripik dan mulai mengumpulkan tekad untuk berani melepaskan diri dari PKH,” kata ibu tiga anak ini.

Susi pun tidak menyangka kesiapannya mengundurkan diri dari kepesertaan PKH melalui event siap graduasi massal bersama PM PENA seluruh nusantara di Gedung Aneka Bhakti (GAB) Kementerian Sosial pada awal Agustus lalu, diganjar bantuan dalam bentuk lain, yakni konsultasi branding dan packaging untuk produknya dengan desainer kenamaan.

“Seneng banget ya, yang tadinya nggak tau apa-apa, nggak tau bakal dibantu sampai segininya juga. Udah mah dibantu program PENA, bantuan bahan dan lain-lain, dibantu desain kemasan, sampai bonnya juga dibikinin. Yang tadinya, saya pakai bon kosong, sekarang udah ada bon dengan branding usaha saya,” ujarnya.

Susi pun membandingkan branding produknya sebelum dan sesudah mendapat masukan dari desainer. “Sebelumnya, udah ada nama produknya, KUBE Serua Jaya. Dulu itu Kelompok Usaha Bersama, tapi sekarang udah nggak ada. Supaya lebih menarik dan menjual lagi di pasaran, akhirnya namanya diganti jadi Serua Snack,” katanya.

Begitu pun dengan kemasannya, tak luput dari sentuhan desain baru. Sebelumnya, produk keripik Susi hanya dikemas menggunakan plastik bening dan kertas sebagai penanda branding dan varian rasa.

“Sekarang dibikin lebih cakep lagi. Kemasannya diganti menggunakan standing pouch dengan zipper, berbeda warna setiap varian keripik. Saya mah udah OK banget sama desainnya, siap dipasarin lagi dengan kemasan lebih cantik,” ungkapnya senang.

Hadir dalam kemasan baru, ia pun berharap produknya memikat hati banyak penikmat dan pendapatannya meningkat. “Sebelumnya, omset satu bulan, kotornya sekitar Rp5-6 juta, tapi itu ‘kan dibelanjain lagi. Ya, semoga kemasannya semakin menarik minat dan penghasilannya semakin meningkat,” pungkasnya penuh harap.

Sejak kick off Graduasi PENA dilakukan pada 2 Agustus lalu, Kemensos berkolaborasi dengan organisasi independen desain grafis Tata Rupa Nusantara untuk memberikan coaching terhadap branding dan packaging 10 produk UMKM milik PM.

Dalam prosesnya, Tata Rupa Nusantara menggaet tiga studio desain, yakni Artempo, Jarjas Design, dan Suka Studio untuk membantu mendesain brand dan mengolah packaging.

Adapun, 10 dari 1.191 PM yang menyatakan diri siap keluar dari kemiskinan dengan usaha dan produk masing-masing, telah melakukan konsultasi secara berkala dengan desainer produk setiap minggu selama empat kali.

Pada pertemuan keempat yang berlangsung di GAB pekan lalu, ditetapkan hasil akhir branding dan desain kemasan produk, yang selanjutnya akan dipakai untuk dipasarkan. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan : Indonesia Siapkan Lahan 15 Hektar Buat Palestina

    Mentan : Indonesia Siapkan Lahan 15 Hektar Buat Palestina

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Pemerintah Indonesia memastikan dukungan kepada rakyat Palestina dengan menyiapkan lahan sebanyak 15 ribu hektar di Kalimantan Utara.  Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Amran mengatakan bahwa, lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu untuk perkebunan, peternakan, dan agroindustri. Dimana pengelolaannya akan melibatkan BUMN, sektor swasta, dan mitra kebijakan internasional. Dijelaskan, proyek ini […]

  • Andi Amran Berikan Hadiah

    Andi Amran Berikan Hadiah Bila Bisa Buktikan Anak Buanya Korupsi

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan dorongan positif bagi masyarakat tani yang berani melaporkan indikasi tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian. Dalam pernyataannya, Andi Amranmenyatakan hadiah akan diberikan kepada para pelapor, mulai dari benih unggul hingga alat pertanian traktor. “Saya minta tolong jangan ada permainan, dan yang melaporkan masyarakat umum, […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Monitoring Pekerja yang Menangani PSN di Balikpapan

    BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Monitoring Pekerja yang Menangani PSN di Balikpapan

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Balikpapan,msinews.com-Tim Komisi IX DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani turut mengungkapkan sulitnya BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan monitoring terhadap pekerja yang bekerja di perusahaan asing maupun perusahaan nasional yang menangani Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerah tersebut. “Itu menjadi PR untuk […]

  • I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

    I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, I Komang Koheri, merespon keputusan Pemerintah Desa, Pemkab Pesisir Barat terkait penghapusan 27 penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Beberapa penerima dihapus, seperti yang bekerja serabutan, memiliki tanggungan besar, menjadi fokus perhatian Legislator asal Lampung tersebut. “Kami cukup prihatin atas kondisi rentan sejumlah penerima yang dihapus. Saya kira […]

  • Marak PHK, Muhaimin : Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

    Marak PHK, Muhaimin : Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Maraknya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor industri belakangan ini, terutama industri tekstil menuai sorotan dari Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar.  Menurutnya, kondisi itu dapat meningkatkan jumlah pengangguran yang berujung bertambahnya angka kemiskinan di Indonesia. “Ya PHK terutama di industri tekstil sekarang ini semakin tinggi. Kondisi ini berbahaya kalau tidak diantisipasi dengan […]

  • Gus Yaqut

    Gus Yaqut Kembali Nahkodai Federasi Wing Chun Indonesia

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, Federasi Wing Chun kembali menyerahkan tampuk ketua umum kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk periode 2023-2027. Sebelumnya Menag Yaqut ditetapkan sebagai ketum olahraga beladiri asal Hongkong ini periode 2021-2023. Mandat sebagai Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diserahkan Sekretaris Jenderal Federasi Wing Chun Indonesia, Maulana Zaenal bersama […]

expand_less