Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

I Komang Koheri, Respon Kontroversi Penghapusan Penerima PKH

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, I Komang Koheri, merespon keputusan Pemerintah Desa, Pemkab Pesisir Barat terkait penghapusan 27 penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Beberapa penerima dihapus, seperti yang bekerja serabutan, memiliki tanggungan besar, menjadi fokus perhatian Legislator asal Lampung tersebut.

“Kami cukup prihatin atas kondisi rentan sejumlah penerima yang dihapus. Saya kira perlunya mengevaluasi kembali dampak kebijakan yang sudah diambil pemerintah Desa Way Napal,” ujar Komang pada MSINews.com, Jum’at 17/11/2023.

Baca juga : Kemenag Usul BPIH Naik Rp.105 Juta, Politisi Lampung II Minta Dievaluasi.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bisa menyelusuri perestiwa ini. Kemudian Pemerintah daerah Dinas Sosial, bisa mengambil langkah untuk memastikan keadilan dan keberlanjutan program bantuan sosial seperti PKH,” sambungnya.

Lebih lanjut, Politisi PDIP dari Lampung II itu mengatakan, sebagai regulasi pengawasan Kementrian Sosial dirinya akan mengawasi sejauh mana penyelidikan terkait kejadian ini untuk memastikan keadilan.

I Komang Koheri yang juga Anggota Baleg DPR RI, mempeehatikan masyarakatnya yang tekena dampak penghapusan penerima PKH. Ia menilai hal tersebut perlu dipertimbangkan melihat keadaan, terutama bagi masyarakat memiliki rumah geribik dan papan sulam.

“Ssperti ibu Saripah dengan tanggungan 10 orang anak. Nah Ini perlu dipertimbangkan dan hati-hati, pyoritas tidak layak tidak dapat batuan program PKH. Jagan sampai pemerintah desa atau dinas terkait program ini Jagan sampai salah sasaran.Kami menentukan cari solusi yang adil untuk semua pihak,” tegasnya.

Anggota komisi VIII DPR membidangin pengawasan di Kemensos, menegaskan ke Pemerintah terkait untuk bisa menyusun langkah konkret. Ia mengingatkan program sosial dipastikan mengacu pada pertimbangan kondisi sosial, ekonomi masyarakat penerima manfaat.

“Kami mengharapkan berkomitmen pemerintah setempat melakukan langkah-langkah konkret guna memastikan bahwa penilaian penerima PKH dilakukan secara adil. Evaluasi menyeluruh dianggap penting untuk memahami implikasi kebijakan ini secara menyeluruh,” pungkasnya.

Baca juga : Reuni SMP Marsudirini: Jendral Andika Kenang Masa Remajanya 

Dilangsir halaman Lampung TV, Warga Way Napal merespon keputusan tersebut dengan ancaman gugatan hukum. Beberapa warga menyatakan tidak menerima bantuan PKH sejak November 2023 dan mantan Sekretaris Pekon berniat menuntut karena tandatangannya diduga dipalsukan.

Kepala Desa Chairil Anwar mengakui keputusannya, meski belum berkoordinasi dengan pihak terkait. Beberapa penerima
yang namanya dihapus memiliki kondisi khusus, seperti berumah geribik dan papan sulam, serta lansia yang tinggal sendiri.

Mantan Sekretaris Pekon Fikri Azka melapor ke berbagai pihak, termasuk Polres dan Kejari Pesisir Barat, karena merasa tandatangannya dipalsukan. Kontroversi ini menyoroti perlunya solusi yang sensitif dan inklusif untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benyamin Inanosa Dukung DOB Jika Jadi Bupati Teluk Bintuni

    Benyamin Inanosa Dukung DOB Jika Jadi Bupati Teluk Bintuni

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

      Penulis/Editor:Fren Lutrun JAKARTA – Ditengah kesibukan para politisi di ibukota negara mencari rekomendasi parpol untuk maju di pilkada 2024 mendatang, banyak isu-isu strategis yang menjadi perbincangan serius, salah satunya tentang konsep atau gagasan membangun wilayah yang akan mereka pimpin. Konsep dan gagasan ini menjadi bahan perbincangan serius di kalangan elit, bukan sekedar mengejar rekomendasi […]

  • Hormati Putusan MK, Persis Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    Hormati Putusan MK, Persis Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis, Prof Atip Latipul Hayat mengajak semua elemen masyarakat untuk menghormati putusan MK terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). “Usai melalui berbagai rangkaian sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) memutuskan sengketa Pemilihan Presiden 2024 yang menolak permohonan Pasangan 01 (Anies-Muhaimin) dan Pasangan 03 […]

  • DPR Singgung Gugatan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Dalam Sidang Usia Cawapres

    DPR Singgung Gugatan Pimpinan KPK Nurul Ghufron Dalam Sidang Usia Cawapres

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Keterangan DPR RI dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait batasan usia minimal capres-cawapres. Dalam pembacaan keterangannya, DPR sempat menyinggung gugatan pimpinan KPK Nurul Ghufron terkait batasan usia minimal pimpinan KPK. Keterangan DPR RI ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III Habiburokhman mengatakan beberapa putusan MK mempertimbangkan batasan usia minimum […]

  • Presiden Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia

    Presiden Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SAMPANG,MSINEWS.COM-Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah sangat luas dan kondisi geografis yang beragam. Penegasan itu disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/06/2026). Kepala […]

  • Jubir Poengky Indarti Soroti Kriminalisasi Guru Nyaris Tewas

    Jubir Poengky Indarti Soroti Kriminalisasi Guru Nyaris Tewas

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Juru Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky IndartiJakarta – Juru Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengungkapkan Kompolnas akan melakukan klarifikasi ke Polda Metro Jaya. Hal tersebut disampaikan terkait Guru Surianto yang dikriminalisasi oleh orang tua murid yang berkongkalingkong dengan para oknum aparat hukum. Pasalnya Surianto ditahan selama 36 hari disiksa, dipukuli, disuruh minum […]

  • Sekretaris MA

    Sekretaris MA Nonaktif, Divonis 6 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif, Hasbi Hasan, telah divonis 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Putusan ini diumumkan oleh ketua majelis hakim Toni Irfan dalam sidang yang digelar hari Rabu. Dalam pembacaan amar putusan, hakim menyatakan bahwa Hasbi Hasan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam pengurusan perkara di lingkungan MA. Baca […]

expand_less