Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Menko Polkam Tegaskan Komitmen Presiden Berantas Korupsi

Menko Polkam Tegaskan Komitmen Presiden Berantas Korupsi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu serta memastikan seluruh penyelenggara negara bekerja dengan menjunjung tinggi integritas, amanah jabatan, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan arahan dalam kegiatan Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, Menteri PKP serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI kepada Forkopimda Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan di Gedung Pracimosono Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Membuka sambutannya, Menko Polkam menegaskan pentingnya memperkuat kekompakan dan kerja sama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menko Polkam menyampaikan salam dan apresiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dan Forkopimda yang selama ini telah menjaga stabilitas wilayah sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Bapak Presiden menyampaikan salam dan terima kasih kepada seluruh kepala daerah dan Forkopimda. Upaya pembangunan hanya dapat berjalan dengan baik apabila seluruh unsur di daerah kompak dan bersinergi. Jika tidak, yang dirugikan adalah masyarakat,” tegas Menko Polkam.

Terkait upaya pemberantasan korupsi, Menko Polkam menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menempatkan kepentingan rakyat, integritas, dan penegakan hukum di atas segala kepentingan pribadi maupun kelompok. Karena itu, seluruh pejabat negara harus menjunjung tinggi amanah jabatan serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.

“Tidak ada istilah teman dekat Presiden atau siapapun akan mendapat perlakuan khusus apabila terbukti melakukan korupsi. Presiden memilih untuk lebih menyayangi kepentingan rakyat Indonesia. Karena itu, seluruh pejabat negara harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat,” lanjutnya.

Menko Djamari juga mengingatkan bahwa tantangan saat ini tidak hanya berada di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital yang dipenuhi berbagai bentuk disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah masyarakat. Menurutnya, ruang digital telah menjadi medan strategis yang harus dikelola dan diamankan secara bersama-sama.

“Kita saat ini berada pada padang kurusetra baru, yaitu ruang digital. Banyak disinformasi, fitnah, dan kebencian yang disebarkan. Ini sangat serius dan harus kita hadapi bersama. Daerah yang ingin kita kuasai harus kita duduki, awasi, dan patroli. Kita harus hadir di medan itu, karena jika tidak, akan dikuasai oleh pihak-pihak yang menyebarkan disinformasi, fitnah, dan kebencian,” ujarnya.

Selain itu, Menko Polkam menekankan pentingnya pencegahan konflik sosial melalui kerja sama yang erat antar unsur Forkopimda. Ia mengingatkan agar seluruh pejabat pemerintah, aparat, dan pemimpin daerah selalu menjaga sikap, ucapan, serta perilaku dalam menjalankan tugas karena seluruh penyelenggara negara pada hakikatnya berasal dari rakyat dan bekerja untuk rakyat.

“Kita semua berasal dari rakyat. Karena itu, jagalah sikap, ucapan, dan tingkah laku agar tidak menyakiti hati rakyat. Hindari tindakan yang tercela dan jadilah teladan bagi masyarakat. Kepala daerah harus menjadi contoh bagi rakyatnya,” tegasnya.

Menutup arahannya, Menko Polkam mengajak seluruh kepala daerah dan Forkopimda untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat serta tidak lelah dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik.

“Jangan kita lelah, jangan kita bosan untuk terus bekerja demi kepentingan rakyat. Tugas kita adalah mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi Forkopimda dilaksanakan secara regional untuk mendorong terciptanya kompetisi yang sehat dan proporsional antar daerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Menurut Mendagri, kawasan Jawa-Bali merupakan wilayah yang sangat strategis karena menjadi pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, stabilitas politik dan keamanan harus terus dijaga agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal.

“Setiap daerah yang mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan akan membuka peluang lebih besar bagi keberhasilan pembangunan. Karena itu Forkopimda harus diaktifkan. Forkopimda yang kompak akan mampu mendeteksi dan mencegah potensi konflik lebih cepat, memperkuat pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, serta mencegah terjadinya praktik-praktik korupsi di daerah. Dasar hukumnya sudah jelas,” ujar Mendagri.

Mendagri juga mendorong seluruh daerah untuk menghidupkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial sebagai instrumen penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta atas dukungan dan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan apresiasi kepada para gubernur, bupati, dan wali kota yang selama ini menjalin komunikasi intensif dengan BPS serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum penting untuk memperoleh data ekonomi yang akurat bagi perencanaan pembangunan daerah. Amalia menjelaskan bahwa wilayah Jawa-Bali dihuni oleh sekitar 162,87 juta penduduk atau 57,22 persen dari total penduduk Indonesia. Menurutnya, besarnya jumlah penduduk tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan karena bonus demografi hanya akan memberikan manfaat apabila dikelola dengan baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja.

“Bonus demografi tidak otomatis menjadi bonus apabila kita gagal mengelolanya dengan benar. Karena itu, data yang akurat menjadi sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan TNI-Polri, kejaksaan, serta seluruh unsur Forkopimda Regional Jawa-Bali. Turut mendampingi Menko Polkam dalam kegiatan tersebut Sesmenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi dan staf khusus Kemenko Polkam.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempar Soekarnoputra : Indonesia Harus Mampu “Berantas Mafia”,Jika Ingin Maju

    Gempar Soekarnoputra : Indonesia Harus Mampu “Berantas Mafia”,Jika Ingin Maju

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Peneliti, Pengamat Hukum dan Politik, Dr. Gempar Soekarnoputra,SH mengaku prihatin akan maraknya “mafiah hukum” di Indonesia dimana negara ini kaya akan sumber daya alam namun taraf hidup eknomi masyarakatnya masih banyak yang hidup dalam kemiskinan. Keprihatinan salah satu anak kandung Bung Karno ini diunggah dalam laman akun https://www.facebook.com/ yang diterima awak media di Jakarta, […]

  • 60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian

    60 Persen Angkatan Kerja Bekerja di Sektor Informal, Perlindungan Hari Tua Jadi Perhatian

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendukung inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kick-Off dan Pencanangan Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Minggu (6/9/2026). Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperluas cakupan perlindungan sosial bagi seluruh angkatan kerja di Indonesia. “Acara kick-off Bulan Dana Pensiun ini sejalan dengan upaya Kemnaker untuk […]

  • Mahfud MD Yakin Hasil Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Meleset

    Mahfud MD Yakin Hasil Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Meleset

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jawa Timur, MSINews.com – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, menyatakan keyakinannya bahwa hasil survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga akan meleset. Pernyataan ini disampaikannya setelah kampanye akbar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024). Baca juga: Ganjar: Kondisi Demokrasi Kekurangan Etika, […]

  • Meningkatnya Kasus Pembullyan, Legislator: Pertimbangkan Hukuman Kebiri Kimia

    Meningkatnya Kasus Pembullyan, Legislator: Pertimbangkan Hukuman Kebiri Kimia

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Kasus pembullyan hingga kekerasan seksual semakin marak terjadi di lingkungan pendidikan dewasa ini. Terbaru ada kasus pelecehan yang dilakukan seorang oknum guru terhadap anak di bawah umur sesama jenis di NTT. Kejadian memilukan ini turut menjadi perhatian politisi senior Partai Golkar, Firman Soebagyo. Firman mengecam tindakan biadab yang dilakukan oknum guru tersebut dan meminta […]

  • Komisi IX DPR RI Ingatkan Pemerintah, Jangan Kejar Kuantitas Dokter dengan Korbankan Kualitasnya

    Komisi IX DPR RI Ingatkan Pemerintah, Jangan Kejar Kuantitas Dokter dengan Korbankan Kualitasnya

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Peningkatan jumlah dokter nasional tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kualitas pendidikan kedokteran. Hal tersebut disampaikannya OLEH Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Ruang Rapat Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Ia menyebut bahwa, […]

  • Jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024, Koperasi Setjen DPD RI Salurkan Bingkisan

    Jelang Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024, Koperasi Setjen DPD RI Salurkan Bingkisan

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (Setjen DPD) RI menyerahkan bingkisan sembako kepada seluruh ASN dan staf pendukung di lingkungan Setjen DPD RI, Senin (1/4/2014). “KOPRI Setjen DPD RI juga memberikan bantuan kepada pegawai DPD RI, M Syaifullah Al Amin, yang mengalami musibah kebakaran. […]

expand_less