Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pengurus Ikatan Alumni Giovanni Resmi Dilantik, dr. Imelda Terpilih Pimpin IKA Givans

Pengurus Ikatan Alumni Giovanni Resmi Dilantik, dr. Imelda Terpilih Pimpin IKA Givans

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kupang,msinews.com – Badan pengurus Ikatan Alumni SMA Katholik Giovanni Kupang (IKA Givans) periode 2025-2030 resmi dikukuhkan, Sabtu 24 Mei 2025.

Pengukuhan yang digelar di Aula SMAK Giovanni Kupang ini dihadiri Wali Kota Kupang, dr. Chrisitian Widodo, para guru dan alumni dari berbagai angkatan.

Turut hadir Ketua DPRD NTT, Emilia Julia Nomoeni, anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, Kadis P dan K NTT, Ambros Kodo, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkot Kupang.

Acara pengukuhan Badan Pengurus Ikatan Alumni dilakukan langsung oleh Kepala SMA Katholik Giovanni Kupang, RD. Drs Stefanus Mau.

“Saya atas nama Kepala SMA Katholik Giovanni Kupang secara resmi mengukuhkan pengurus periode 2025-2030. Selamat melayani untuk memajukan almamater,” ujar RD. Stefanus Mau.

Menurut dia, para alumni merupakan wajah konkret dari SMAK Giovanni Kupang. Alumni juga, kata dia, adalah saksi hidup sejarah perjalanan sekolah.

“Mereka wajah konkret dari sekolah ini. Sudah begitu banyak prestasi yang sudah mereka torehkan untuk SMA Katholik Giovanni Kupang,” jelasnya.

Ketua Pengurus Ikatan Alumni SMAK Giovanni Kupang, Yuliana Monika Imelda Wea Ora Adja, mengatakan, ikatan pengurus alumni Giovanni Kupang baru dibentuk dan dikukuhkan setelah angkatan ke-60.

“Jadi, kiranya ikatan ini jadi wadah untuk menyatukan kita dan berkolaborasi bangun Kota Kupang dan NTT dengan slogan Ayo Bangun NTT,” ujar Imelda.

Dia menyebut, lewat pengalaman yang dimiliki, para alumni diharapkan mampu menjaga dan membangun citra positif bagi almamater SMAK Giovanni Kupang.

“Jadi citra positif itu harus dibangun untuk menjadi motivasi bagi adik-adik atau para siswa yang menempuh pendidikan di SMAK Giovanni Kupang,” jelasnya.

Dia berharap para alumni juga menajdikan almataer SMAK Giovanni Kupang jadi tonggak sejarah untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur di berbagai sektor.

“Kita harus berpartisipasi untuk membangun Provinsi NTT di bidang pendidikan, kesehatan dan berbagai sektor lainnya,” pungkas Imelda.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mewakili Pemerintah Kota Kupang menyampaikan proviciat untuk semua Badan Pengurus Ikatan Alumni SMAK Giovanni Kupang yang baru saja dilantik.

“Kami proviciat untuk para ikatan alumni yang baru dilantik. Semoga bermanfaat bagi almataer, dan terutama untuk masyarakat Kota Kupang,” ujar dr. Christian.

Mantan anggota DPRD NTT ini menyebut sudah ada 13 ribu lebih alumni yang lahir dari SMAK Giovanni Kupang. Dia berharap para alumni bisa berkolaborasi untuk membangun Kota Kupang yang lebih baik.

“Kalau 13 ribu alumni ini bisa bantu kita, maka saya yakin Kota Kupang ini bisa maju. Karena bagi saya, sukses itu harus bermanfaat berdampak bagi masyrakat,” ungkapnya. dan

Dia menyebut alumni Giovanni Kupang bagaikan kapal yang sudah siap untuk berlayar. Bukan lagi ditempatkan di dermaga, karena sudah banyak sekali alumni yang sukses.

“Jadi alumni bisa jadi mentor untuk adik-adinya, sesuai visi misi kami, yaitu membentuk SDM yang unggul dan berkarakter,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, para alumni juga bisa membantu untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, khsusnya di Kota Kupang.

“Karena mereka ini banyak sekali yang sudah sukses, sehingga bisa jadi jembatan kolaborasi lintas sektor untuk kemajuan Kota Kupang,” jelasnya.

Dia juga meminta SMAK Giovanni Kupang turut berkolaborasi dan berpartisipasi aktif untuk bantu menyelesaikan masalah sampah di Kota Kupang.

“Saya minta SMAK Giovanni Kupang kita keroyokan untuk menyelesaikan masalah sampah di Kota Kupang,” pungkas dr. Christian.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rhoma Irama Ajak Anies Ubah Mindset Pemilu, ‘Terlalu?”

    Rhoma Irama Ajak Anies Ubah Mindset Pemilu, ‘Terlalu?”

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakart, MSINews.com – Legenda musisi dangdut Indonesia, Rhoma Irama, memberikan pesan penting kepada Anies Baswedan, capres nomor urut 1, saat berkunjung ke Soneta Studio, Depok, Jawa Barat pada Sabtu (20/1/2024). Dalam pertemuan tersebut, Rhoma mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan Anies dan menyatakan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat terkait pemilu. Baca juga : DKPP Gelar Sidang Pemeriksaan […]

  • Jelang Pelaksanaan Haji 2025, Kemenag-BPH Diminta Perkuat Kesiapan Embarkasi

    Jelang Pelaksanaan Haji 2025, Kemenag-BPH Diminta Perkuat Kesiapan Embarkasi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, An’im Falachudin, mendesak Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pelaksana Haji (BPH) untuk memastikan kesiapan menyeluruh menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2025. Fokus utama adalah kesiapan 14 embarkasi yang akan melayani keberangkatan jemaah dari Indonesia menuju Arab Saudi. “Kesiapan embarkasi menjadi krusial sebagai titik awal […]

  • Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi I DPR RI mengusulkan agar Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus soal polemik peretasan data di Pusat Data Nasional (PDN).Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi I DPR RI Sukamta di Jakarta. “Kalau negara kita tidak merasa perlu membentuk Satgas dan tidak merasa bersalah, negara ini, atas kehilangan data ini, berarti ada yang sakit dengan […]

  • PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

    PDIP Kecam Kader Membelok Tak Dukung Gajar di Pilpres 2024, Dipecat.

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta_Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengecam keras kadernya tak mendukung Gajar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024 akan terkena sanksi pemecatan. “Dipersilahkan untuk mundur atau menerima sanksi pemecatan jika ada yang membelot dengan mendukung calon lain,” kata Hasto dalam keterangannya saat membuka Rakerda III DPD PDIP Provinsi Jambi, Sabtu 29/7/2023 Hasto lantas […]

  • Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

    Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Calon Gubernur (Cagub) Sumatra Selatan Ir. H. Eddy Santana Putra, MH (ESP) di hadapan para relawan pada Sabtu (14/09) menyatakan, Sumsel memiliki banyak permasalahan yang harus segera dibereskan, di antaranya di bidang kesehatan, pendidikan dan juga ekonomi. “Kekurangan di Sumsel banyak meskipun kecil, seperti masuk sekolah harus bayar Rp15 juta hingga Rp […]

  • Eva Monalisa ; Status Kelembagaan LMKN Sebelum Miliki Kewenangan Penarikan dan Distribusi Royalti!

    Eva Monalisa ; Status Kelembagaan LMKN Sebelum Miliki Kewenangan Penarikan dan Distribusi Royalti!

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Eva Monalisa menyoroti status kelembagaan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang dinilai belum memiliki posisi hukum yang tegas antara lembaga negara dan entitas swasta. Menurutnya, ketidakjelasan posisi tersebut berdampak langsung pada akuntabilitas pengelolaan keuangan, termasuk mekanisme audit atas royalti yang dihimpun. Demikian disampaikan oleh RI Eva Monalisa dalam Rapat […]

expand_less