Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Calon Gubernur (Cagub) Sumatra Selatan Ir. H. Eddy Santana Putra, MH (ESP) di hadapan para relawan pada Sabtu (14/09) menyatakan, Sumsel memiliki banyak permasalahan yang harus segera dibereskan, di antaranya di bidang kesehatan, pendidikan dan juga ekonomi.

“Kekurangan di Sumsel banyak meskipun kecil, seperti masuk sekolah harus bayar Rp15 juta hingga Rp 20 juta. Bagaimana dengan yang berpenghasilan rendah, ini yang jadi pemikiran kita,” ucap ESP

Dalam bidang kesehatan, tambah ESP, masyarakat kesulitan membayar iuran kesehatan karena pendapatan minim, sehingga di sinilah pemerintah harus hadir ke tengah-tengah masyarakat

Sikap dan perilaku asal bapak senang (ABS), tidak mau menjemput bola, dan tanpa alasan tepat mewakilkan (mendelegasikan) kehadiran kepada bawahan, menjadi suatu otokritik membangun buat ESP.

ESP menegaskan menjadi pejabat publik hendaklah mau mendengarkan keluhan masyarakat. Mengenai masalah ekonomi, “Jika masalah ini bisa tertangani, maka pendapatan yang didapat bisa dialokasikan untuk perbaikan gizi anggota keluarganya,” jelas ESP.

Secara khusus di bidang kesenian pada dasarnya tidak ada masalah urgen. Para pelaku seni, terutama saat ESP menjabat dua periode sebagai Walikota Palembang, masalah yang ada hanya berkisar pada kebijakan pejabat terkait.

Banyak sekali bukti konkret manakala ESP turun ke lapangan, masalah-masalah di sekitar kesenian segera selesai secara win-win solution.

Sama halnya dengan insan pers, dengan pelaku/pekerja seni, ESP memperlakukan mereka sebagai mitra dalam membangun mindset, kreativitas, dan sumber daya manusia (SDM).

Didi seorang praktisi muda seni asal Palembang dan kini bermukim di Musi Rawas mengakui leadership ESP sebagai pejabat publik. Di Kabupaten Mura, Muratara, dan Lubuklinggau, Didi menyatakan siap di barisan terdepan mendukung ESP.

“Beliau pernah menjabat sebagai Walikota Palembang, jadi masyarakat sudah tahu dan nanti gayanya saat memimpin Kota Palembang yang dulu bisa diimplementasikan,” kata Didi.

Didi menambahkan, “Bapak Eddy Santana Putra, beliau adalah seorang tokoh sumsel yang sangat memiliki pengaruh besar di Sumsel namun memiliki sifat rendah hati dan baik kepada rakyatnya.”

Kota Palembang, tegas Didi, pada zaman beliaulah seperti memiliki wibawa di mata warganya termasuk saya sendiri merasakan kewibawaan kota ini di bawah kepemimpinan beliau dan bisa dikatakan zaman ke emasan kota palembang ada di bawah kepemimpinan beliau. Kota sangat bersih dan rapi, kesenian dan kebudayaan selalu mendapat tempat di hati beliau, semoga ke depannya beliau bisa memimpin Sumsel agar apa yang telah beliau lahirkan dan perbuat di Kota Palembang bisa diwujudkan di Provinsi Sumsel, hingga Sumsel menjadi provinsi terbaik di Sumatera, bahkan di Indonesia.

Jaringan reportase MSINews di kabupaten/kota, menunjukkan antuasiasme kebanyakan pelaku seni relatif mengarah ke ESP.

“Kite dide (kita tidak; red) milih parpol. Kite (Kita) milih sosok yang sudeh (sudah) terbukti membawe kite (membawa kita) ke depan, lebih maju,” ucap Afr pelaku seni yang berpengaruh di kawasan Muara Enim dan sekitarnya.

Popularitas ESP sebagai Cagub terkuat pada Pilkada Sumsel 2024,  oleh sebagian pelaku seni ditopang oleh kompetensi leadership dan pembuktian faktual pada keelokan paras Palembang sebagai ibukota Sumsel.** (SN/Biro SumselBabel)

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    Ancam Kebebasan Pres, Komisi I : Teror Kepala Babi ke Tempo Harus Diusut Tuntas

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM (Jakarta)- Teror kepala babi dan bangkai tikus ke Redaksi Tempo dikecam banyak kalangan. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syamsu Rizal menilai aksi tersebut merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pres di tanah air. “Teror kepada redaksi Tempo ini mengancam kemerdekaan pers. Padahal perlindungan atas praktik kerja pers harus mendapat […]

  • Yaqut Cholil

    Yaqut Cholil Sindir Agama Jagan Jadi Alat Politik, Sipa yang Dimaksud?

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, Jelang tahun politik 2024, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang memecah belah umat. “Harus dicek betul. Pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih,” ujar Menag Yaqut di Garut, Minggu (3/9/2023). Ia juga meminta masyarakat tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan […]

  • Pariwisata dan Budaya Berperan Strategis dalam Penciptaan Lapangan Kerja

    Pariwisata dan Budaya Berperan Strategis dalam Penciptaan Lapangan Kerja

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 141
    • 0Komentar

    TANAH DATAR — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor menegaskan bahwa sektor pariwisata dan budaya memiliki peran strategis dalam penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pengembangan kedua sektor tersebut mampu menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di daerah. Hal tersebut disampaikan Wamenaker Afriansyah saat menghadiri Festival Minangkabau 2026 di […]

  • Sebanyak 8 Fraksi Di DPR RI Soroti Kualitas Belanja Negara dan Fiskal Berkelanjutan di APBN 2025

    Sebanyak 8 Fraksi Di DPR RI Soroti Kualitas Belanja Negara dan Fiskal Berkelanjutan di APBN 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Terdapat 8 fraksi di DPR RI menyampaikan pandangan umum terhadap RRU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-24 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Selasa (7/7/2026). Secara umum, seluruh fraksi menerima RUU tersebut untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme pembahasan di DPR, sembari menyampaikan […]

  • 100 Persen Pemda Telah Menerbitkan Perkada Terkait Pembebasan Retribusi PBG dan BPHTB bagi MBR

    100 Persen Pemda Telah Menerbitkan Perkada Terkait Pembebasan Retribusi PBG dan BPHTB bagi MBR

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran menyampaikan bahwa seluruh pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia telah menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pernyataan tersebut disampaikan Imran saat menghadiri Rapat Koordinasi […]

  • Anak-anak Korban Gempa Diajari Mitigasi Bencana dengan Kearifan Lokal

    Anak-anak Korban Gempa Diajari Mitigasi Bencana dengan Kearifan Lokal

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com-Lamun aya gempa, dijaga mastakana (Jika ada gempa, lindungi kepalanya). Lamun aya gempa, nyumput ka kolong meja. (Jika ada gempa, bersembunyi ke bawah meja),” kata Rehan (11), salah satu penyintas gempa Bandung saat berada di tenda serbaguna Kementerian Sosial, Jumat (20/09/2024) siang. Saat itu, Rehan dan tiga anak lainnya memberanikan diri maju ke depan untuk […]

expand_less