Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

Sosok ESP dari Sudut Pandang Pekerja Seni Milenial

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Calon Gubernur (Cagub) Sumatra Selatan Ir. H. Eddy Santana Putra, MH (ESP) di hadapan para relawan pada Sabtu (14/09) menyatakan, Sumsel memiliki banyak permasalahan yang harus segera dibereskan, di antaranya di bidang kesehatan, pendidikan dan juga ekonomi.

“Kekurangan di Sumsel banyak meskipun kecil, seperti masuk sekolah harus bayar Rp15 juta hingga Rp 20 juta. Bagaimana dengan yang berpenghasilan rendah, ini yang jadi pemikiran kita,” ucap ESP

Dalam bidang kesehatan, tambah ESP, masyarakat kesulitan membayar iuran kesehatan karena pendapatan minim, sehingga di sinilah pemerintah harus hadir ke tengah-tengah masyarakat

Sikap dan perilaku asal bapak senang (ABS), tidak mau menjemput bola, dan tanpa alasan tepat mewakilkan (mendelegasikan) kehadiran kepada bawahan, menjadi suatu otokritik membangun buat ESP.

ESP menegaskan menjadi pejabat publik hendaklah mau mendengarkan keluhan masyarakat. Mengenai masalah ekonomi, “Jika masalah ini bisa tertangani, maka pendapatan yang didapat bisa dialokasikan untuk perbaikan gizi anggota keluarganya,” jelas ESP.

Secara khusus di bidang kesenian pada dasarnya tidak ada masalah urgen. Para pelaku seni, terutama saat ESP menjabat dua periode sebagai Walikota Palembang, masalah yang ada hanya berkisar pada kebijakan pejabat terkait.

Banyak sekali bukti konkret manakala ESP turun ke lapangan, masalah-masalah di sekitar kesenian segera selesai secara win-win solution.

Sama halnya dengan insan pers, dengan pelaku/pekerja seni, ESP memperlakukan mereka sebagai mitra dalam membangun mindset, kreativitas, dan sumber daya manusia (SDM).

Didi seorang praktisi muda seni asal Palembang dan kini bermukim di Musi Rawas mengakui leadership ESP sebagai pejabat publik. Di Kabupaten Mura, Muratara, dan Lubuklinggau, Didi menyatakan siap di barisan terdepan mendukung ESP.

“Beliau pernah menjabat sebagai Walikota Palembang, jadi masyarakat sudah tahu dan nanti gayanya saat memimpin Kota Palembang yang dulu bisa diimplementasikan,” kata Didi.

Didi menambahkan, “Bapak Eddy Santana Putra, beliau adalah seorang tokoh sumsel yang sangat memiliki pengaruh besar di Sumsel namun memiliki sifat rendah hati dan baik kepada rakyatnya.”

Kota Palembang, tegas Didi, pada zaman beliaulah seperti memiliki wibawa di mata warganya termasuk saya sendiri merasakan kewibawaan kota ini di bawah kepemimpinan beliau dan bisa dikatakan zaman ke emasan kota palembang ada di bawah kepemimpinan beliau. Kota sangat bersih dan rapi, kesenian dan kebudayaan selalu mendapat tempat di hati beliau, semoga ke depannya beliau bisa memimpin Sumsel agar apa yang telah beliau lahirkan dan perbuat di Kota Palembang bisa diwujudkan di Provinsi Sumsel, hingga Sumsel menjadi provinsi terbaik di Sumatera, bahkan di Indonesia.

Jaringan reportase MSINews di kabupaten/kota, menunjukkan antuasiasme kebanyakan pelaku seni relatif mengarah ke ESP.

“Kite dide (kita tidak; red) milih parpol. Kite (Kita) milih sosok yang sudeh (sudah) terbukti membawe kite (membawa kita) ke depan, lebih maju,” ucap Afr pelaku seni yang berpengaruh di kawasan Muara Enim dan sekitarnya.

Popularitas ESP sebagai Cagub terkuat pada Pilkada Sumsel 2024,  oleh sebagian pelaku seni ditopang oleh kompetensi leadership dan pembuktian faktual pada keelokan paras Palembang sebagai ibukota Sumsel.** (SN/Biro SumselBabel)

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Bus PO Handoyo di Tol Cipali

    Kecelakaan Bus di Tol Cipali, 12 Orang Tewas, Polisi Olah TKP

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Bandung, MSINews.com – Korlantas Mabes Polri dan Ditlantas Polda Jawa Barat turun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan yang melibatkan Bus PO Handoyo di KM 72 Tol Cipali. Selama olah TKP, sejumlah jalur di Tol Cipali ditutup untuk memudahkan petugas. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengungkapkan pemeriksaan TKP […]

  • Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Proses Pembangunan Harus Ditingkatkan

    Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Proses Pembangunan Harus Ditingkatkan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Ia menegaskan, dukungan para pemangku kepentingan untuk melibatkan para penyandang disabilitas dalam aktivitas keseharian masyarakat harus terus ditingkatkan. Ini demi mewujudkan kesetaraan, kemandirian dan kesejahteraan bagi setiap warga negara yang lebih merata. “Upaya untuk melibatkan secara aktif para penyandang disabilitas dalam aktivitas keseharian masyarakat harus […]

  • Ratusan Massa AMPD Demo di Bawaslu Pusat, Minta Diskualifikasi Paslon No.1 Pilgub Sumsel 2024

    Ratusan Massa AMPD Demo di Bawaslu Pusat, Minta Diskualifikasi Paslon No.1 Pilgub Sumsel 2024

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ratusan massa melakukan aksi demo di depan Kantor Bwaslu RI Jl. Thamrin Jakarta Pusat, Senin  (9/12/2024). Demonstran berasal dari Masyarakat Peduli Demokrasi ini menggelar orasi atas prihatin dugaan politik uang dan berbagi sembako pasca Pilkada Serentak 27 Novembwr 2024 lalu. Dalam aksinya, massa menuntut bawaslu menuntut Bawaslu segera melakukan diskualifikasi kepada paslon yang melakukan kecurangan […]

  • Bawaslu Sulsel Selidiki Dugaan Bagi-bagi Uang oleh Calek DPR

    Bawaslu Sulsel Selidiki Dugaan Bagi-bagi Uang oleh Calek DPR

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Makasar, MSINws.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap dugaan tindak pidana pemilu terkait pembagian uang oleh Syarifuddin Daeng Punna, calon legislatif DPR RI dari Dapil Sulsel I yang berasal dari Partai Demokrat. Koordinator Divisi (Kordiv) Humas, Dat⁹a, dan Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah, mengungkapkan bahwa laporan tersebut sudah diterima Bawaslu Sulsel pada […]

  • 28 Tahun Pengabdian Akpol 1995 untuk Polri yang Presisi

    28 Tahun Pengabdian Akpol 1995 untuk Polri yang Presisi

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta _Infgomsi.News–Ikatama AKPOL 1995 melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dan Kesehatan di Aula Soemarto Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (3/8/2023). Ketua Ikatama 95 Kombes Polisi Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka 28 Tahun Pengabdian Batalyon Patriatama Akpol 1995. Ia menjelaskan, kegiatan bhakti sosial dan kesehatan dilakukan dalam bentuk donor darah yang […]

  • Oknum Penyidik Polresta Sidoarjo Tidak Profesional, Dilaporkan Bid Propam, Polda Jawa Timur

    Oknum Penyidik Polresta Sidoarjo Tidak Profesional, Dilaporkan Bid Propam, Polda Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Didi Sungkono. S.. H., M. H., pengamat kepolisian asal surabaya mengatakan, ” Polri bekerja secara Profesional diatur dalam. UU No 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian, terkait oknum penyidik yang melakukan pembiaran atau penelantaran terkait laporan masyarakat. Kapolres Sidoarjo harus tegas, ada aturan hukum yang melekat atas tidak profesionalnya penyidik. Sudah berapa Kasat reskrim berganti, sudah […]

expand_less