Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kemensos Jamin, Layanan Rehabilitasi Sosial di Sentra Berjalan Berdampingan dengan Sekolah Rakyat

Kemensos Jamin, Layanan Rehabilitasi Sosial di Sentra Berjalan Berdampingan dengan Sekolah Rakyat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan fungsi sentra sebagai tempat layanan rehabilitasi sosial tidak mengalami perubahan, meskipun Sekolah Rakyat akan dijalankan di seluruh sentra terpadu maupun sentra.

Menurutnya, layanan perawatan, konseling, dan rehabilitasi sosial bagi masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Sentra itu melayani masyarakat yang memerlukan perawatan, konsultasi, atau juga secara umum rehabilitasi sosial. Itu tetap jalan,” ujar Gus Ipul, sapaam akrabnya, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin (20/05/2025).

Program Sekolah Rakyat, yang akan mulai berjalan pada Juli mendatang, menuai pertanyaan karena dianggap berpotensi menggeser layanan utama yang selama ini diberikan Kementerian Sosial di seluruh sentra. Tapi menurut Gus Ipul, justru sebaliknya.

“Semuanya tetap berjalan. Tidak ada yang digusur. Layanan sentra tetap aktif untuk masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi sosial,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat yang memerlukan perawatan, konseling, maupun program rehabilitasi sosial tetap dapat mengakses layanan seperti biasa. Kehadiran Sekolah Rakyat, kata Gus Ipul, bukan mengambil alih ruang, melainkan berjalan berdampingan dengan kegiatan utama sentra.

“Kita ingin memuliakan semuanya. Baik yang membutuhkan layanan di sentra, maupun anak-anak dari keluarga rentan yang kini bisa mengakses pendidikan dasar lewat Sekolah Rakyat,” katanya.

Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat sebagai bagian dari ikhtiar Kementerian Sosial dalam menyasar kelompok miskin dan miskin ekstrem. Melalui pendekatan pendidikan yang menyatu dengan pelayanan sosial, kementerian berupaya mengatasi putus sekolah dan keterbatasan akses pendidikan dasar. Namun, penekanan utamanya tetap: fungsi sentra tidak berubah.

Isu ini sempat menyebar ke publik setelah muncul kekeliruan di lapangan yang menimbulkan kesan bahwa Sekolah Rakyat mengambil alih fungsi eksisting sentra. “Sebenarnya cukup dikomunikasikan dengan pemerintah daerah. Tapi karena sudah terlanjur viral, kami luruskan bersama Komisi Nasional Disabilitas dan pihak terkait,” ujar Gus Ipul.

Di rapat yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengapresiasi respons cepat dan konkret Kementerian Sosial dalam menangani berbagai persoalan sosial di lapangan. Ia menilai langkah-langkah seperti pendirian Sekolah Rakyat serta layanan rehabilitasi sosial di sentra sebagai bukti nyata dari komitmen Kementerian Sosial terhadap kelompok rentan.

“Tidak tiba-tiba, langsung direspons dengan sangat cepat oleh Kementerian Sosial. Itulah jadinya Kemensos Selalu Ada,” kata Maman.

Menurut Maman, slogan “Kemensos Selalu Ada” bukan sekadar jargon, tetapi terlihat dalam eksekusi lapangan terhadap kasus-kasus kemanusiaan seperti rumah roboh, operasi gagal, hingga anak-anak yang putus sekolah.

Ia juga menyoroti keberadaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari langkah afirmatif untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Apresiasi ini merujuk pada langkah Kementerian Sosial membangun 100 titik Sekolah Rakyat pada 2025, yang dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang putus sekolah. Program ini menargetkan daya tampung hingga 1.000 siswa per sekolah, dengan skema pembangunan dua tahap.

Tahap pertama, sebanyak 63 titik telah masuk kontrak renovasi, ditargetkan operasional pada Juli 2025. Jumlah ini mencakup 247 rombongan belajar (rombel) dan melayani sekitar 6.105 siswa.

Tahap kedua, sebanyak 37 titik sedang dalam proses survei oleh Kementerian PUPR, dengan estimasi menyumbang tambahan 185 rombel dan 4.625 siswa.

Seluruh renovasi bangunan dipastikan tidak mengganggu fungsi utama sentra sosial sebagai tempat layanan rehabilitasi.

Kementerian Sosial menargetkan pendirian 100 titik Sekolah Rakyat hingga akhir 2025. Di tengah berbagai dinamika di lapangan, kementerian memastikan bahwa fungsi dasar sentra sebagai lembaga rehabilitasi sosial tetap menjadi prioritas utama. ** kemensos.ri.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bambang Soesatyo Sebut, Wacana Wakil Presiden Diusulkan Presiden Terpilih Untuk Ditetapkan Oleh MPR Patut Dipertimbangkan

    Bambang Soesatyo Sebut, Wacana Wakil Presiden Diusulkan Presiden Terpilih Untuk Ditetapkan Oleh MPR Patut Dipertimbangkan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com –Mantan Ketua MPR RI, Dr. Bambang, Soesatyo,SE,SH, MBA,mengatakan bahwa,  wacana wakil Presiden akan dipilih oleh Presiden terpilih merupakan hal yang dengan ketentuan baru yang meniadakan persyaratan ambang batas 20% pencalonan presiden. Hal tersebut membuka peluang calon presiden lebih dari 3 orang, dengan mengurangi keharusan untuk dibentuknya gabungan partai politik sebelum pemilu yang cenderung bersifat […]

  • Muba Segera Gelar Festival Embung Senja Guna Lestarikan Tradisi 

    Muba Segera Gelar Festival Embung Senja Guna Lestarikan Tradisi 

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sekayu, msinew.com – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam waktu dekat ini akan melaksanakan kegiatan Festival Embung Senja di Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sekretaris Dispopar Ferry Afandy, ST, MSi mewakili Kepala Dispopar Kabupaten Muba Muhammad Fariz RZ, SSTP menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Festival Embung Senja […]

  • Mensos Luncurkan Alat Bantu Gelang untuk Tunagrahita, Berikut Pungsinya:

    Mensos Luncurkan Alat Bantu Gelang untuk Tunagrahita, Berikut Pungsinya:

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini secara resmi telah meluncurkan inovasi alat bantu Gelang untuk Tunagrahita atau GRITA guna mencegah kekerasan terhadap penyandang disabilitas. Mensos meluncurkan alat bantu Gelang untuk Tunagrahita (Grita) tersebut dilaksanakan di Gedung Aneka Bhakti (GAB) Kementerian Sosial, Jakarta, pada Kamis 10 Agustus 2023. “Grita diluncurkan sebagai respon dan early warning system […]

  • Habib Aboe Bakar Alhabsyi Ajak Jadikan Tahun Baru Islam sebagai Momentum Penguatan Persatuan

    Habib Aboe Bakar Alhabsyi Ajak Jadikan Tahun Baru Islam sebagai Momentum Penguatan Persatuan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Martapura, msinews.com-  Anggota DPR RI yang juga tokoh senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Habib Aboe, peringatan Tahun Baru Islam seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender hijriah, tetapi […]

  • Komisi V DPR Soroti Delay dan Kesiapan Runway Saat Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Nataru

    Komisi V DPR Soroti Delay dan Kesiapan Runway Saat Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Nataru

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin untuk memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Dalam peninjauan tersebut, berbagai aspek pelayanan hingga potensi gangguan penerbangan menjadi sorotan serius para legislator. Anggota Komisi V DPR RI, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa arus […]

  • Kemenkeu Belak-belakan Cara RI Dapat Modal Bangun Insfratruktur

    Kemenkeu Belak-belakan Cara RI Dapat Modal Bangun Insfratruktur

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta InfomsiNews–Mengentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan cara agar pemerintah bisa mendapatkan modal untuk membangun infrastruktur. Menurutnya, kesenjangan infrastruktur memang masih terjadi dan masalah utamanya adalah sumber pembiayaan. Sri Mulyani mengatakan membiayai pembangunan infrastruktur pemerintah menggunakan anggaran sendiri terlebih dahulu. Ia menyebut karena anggaran terbatas maka butuh bantuan swasta. “Ketika pemerintah memiliki anggaran sendiri, kita […]

expand_less