Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

Komisi X DPR ; Negara Harus Hadir, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai Drop Out !

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 285
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa perhatian terhadap mahasiswa terdampak bencana tidak boleh hanya difokuskan pada mereka yang berada di lokasi bencana saja, tetapi juga harus mencakup mahasiswa perantau yang sedang menempuh pendidikan jauh dari daerah asal.

Anggota Parlemen asal Daerah Pemilihan D.I.Y ini menyebut bahwa, mahasiswa yang berasal dari daerah bencana, meskipun sedang berada di luar wilayah tersebut, tetap mengalami tekanan psikologis dan kesulitan ekonomi yang signifikan sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus.

“Penanganan mahasiswa yang terkena dampak bencana itu tidak hanya untuk mereka yang berada di lokasi.

Mahasiswa yang berada di luar lokasi bencana tetapi berasal dari daerah bencana mesti mendapatkan perhatian serius. Dua-duanya harus diperhatikan,” kata MY Esti Wijayati, saat menghadiri acara Parlementaria di Universitas Udayana, Denpasar, Provinsi Bali, Kamis pekan lalu.

Selain itu, dia juga menyoroti resiko terburuk yang mungkin dialami mahasiswa terdampak, yaitu drop out (DO). Ia meminta kampus memberikan berbagai bentuk dispensasi akademik agar mereka tidak kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

“Mereka harus dijaga betul, jangan sampai ada DO. DO bisa terjadi karena skripsi tertunda, atau tidak bisa mengikuti ujian akhir semester, dan hal lainnya. Ini harus ada perlakuan khusus,” ujarnya.

Lanjutnya, perlakuan khusus tersebut berlaku baik untuk mahasiswa yang sedang berada di wilayah bencana, maupun mereka yang menjadi korban tetapi sedang berkuliah di luar daerah.

Rektor Universitas Udayana melaporkan bahwa terdapat sekitar 120 mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak bencana. Saat ini kampus tengah mendata berapa dari jumlah tersebut yang benar-benar mengalami dampak langsung.

Menanggapi hal tersebut, MY Esti menjelaskan bahwa proses identifikasi ini penting untuk menentukan bentuk bantuan, pendampingan, hingga dispensasi akademik yang dibutuhkan masing-masing mahasiswa.

Jadi, Komisi X DPR RI, melalui Ditjen Dikti Ristek mendorong seluruh kampus di Indonesia untuk menggerakkan semangat gotong royong dalam membantu mahasiswa terdampak bencana.

“Kami meminta seluruh kampus dan masyarakat bergotong royong supaya mereka bisa tetap makan dengan baik, melanjutkan kuliah dengan baik,” beber nya.

MY Esti mencontohkan beberapa kampus yang sudah mengaplikasikan nilai gotong royong Pancasila melalui kebijakan pembebasan UKT untuk mahasiswa terdampak bencana.

“Kalau mereka tidak bisa membayar uang kuliah, negara harus hadir. Atau kampus bisa bergotong royong seperti Unesa yang menggratiskan ratusan mahasiswa, atau UPI yang membebaskan biaya sampai semester delapan. Itu menunjukkan komitmen nilai-nilai Pancasila,” imbuhnya.

Untuk itu, MY Esti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa mahasiswa terdampak bencana tidak merasa sendirian. Ia menekankan bahwa dukungan moral sama pentingnya dengan dukungan finansial.

“Jangan biarkan mereka sendiri, jangan biarkan mereka putus asa. Kita harus memberi semangat bahwa kita bersaudara, kita satu bangsa. Kalian tetap kami perhatikan dan akan bisa melanjutkan kuliah dengan baik,” ujarnya.

”Seluruhnya dilakukan agar masa depan mereka tetap terjaga. Selesaikan kuliahmu dengan baik, tatap masa depanmu. Saya berharap para mahasiswa tetap berjuang menyelesaikan pendidikan:“tutupnya.//

Editor ; tim redaksi/ds.

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 160 Guru SR Mundur Massal, Pengamat Soroti Urgensi Perbaikan Rekrutmen Kemensos

    160 Guru SR Mundur Massal, Pengamat Soroti Urgensi Perbaikan Rekrutmen Kemensos

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Program Sekolah Rakyat (SR) besutan Kementerian Sosial (Kemensos) kini sedang menghadapi tantangan, sebanyak 160 guru telah mengundurkan diri secara massal. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf sapaan akrabnya Gus Ipul, mengakui salah satu penyebab utama pengunduran diri ratusan guru Sekolah Rakyat tersebut adalah penempatan yang terlalu jauh. “Wah, kalau catatan rinciannya enggak ada. Jadi, itu […]

  • Anies

    Anies Terima Ajakan Diskusi Prabowo, Tapi Harus di Depan Publik

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Gorontalo, MSINews.com – Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, menyatakan kesiapannya menerima ajakan diskusi yang disampaikan oleh calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto. Namun, Anies menekankan bahwa diskusi tersebut harus diselenggarakan di depan semua orang. Baca juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan “Harus di depan semua orang,” ujar Anies […]

  • Mulan Jamela Ingatkan Menkop-UKM Lakukan Hal Ini ,Ada 8 Koperasi Bermasalah

    Mulan Jamela Ingatkan Menkop-UKM Lakukan Hal Ini ,Ada 8 Koperasi Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Kementerian Koperasi dan UKM diingatkan untuk terus mengawal penyelesaian hukum 8 (delapan) koperasi bermasalah yang telah menimbulkan kerugian mencapai Rp26 triliun. Pasalnya, permasalahan tersebut menyangkut uang masyarakat yang merupakan nasabah Koperasi. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Mulan Jameela dalam apa keja denan Kemenko-UKM pekan lalu. “Apa saja upaya-upaya yang sudah dilakukan […]

  • Selamat Jalan Mayjen TNI Oni Palle 

    Selamat Jalan Mayjen TNI Oni Palle 

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Keluarga Besar Korps TNI Angkatan Darat berduka cita. Salah satu anggota Prajuritnya, Mayjen TNI Robertus Donatus Ndona Palle (Oni Palle ) meninggal dunia pada Minggu (6/7/25) pagi, pukul 06.04 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat. Mayjen Oni Palle adalah putra dari mantan Bupati Kabupaten Sikka,Flores,Nusa Tenggara Timur. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan masyarakat, […]

  • Ketua DPD PDIP Propinsi Lampung, 9 Jam Diperiksa Penyidik KPK

    Ketua DPD PDIP Propinsi Lampung, 9 Jam Diperiksa Penyidik KPK

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Lampung sekaligus Ketua Komisi IV DPR RI Sudin memenuhi panggilan penyidik KPK untuk sebagai saksi kasus dugaan korupsi exs mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Rabu (15/11/2023). Sudin hadir di gedung merah putih pada pukul 9.30 WIB, sampai dengan 18.30 WIB. Ia memakai baju putih jaket […]

  • Mensos Saifullah  Dampingi Presiden Tinjau Banjir di Tapanuli Tengah

    Mensos Saifullah  Dampingi Presiden Tinjau Banjir di Tapanuli Tengah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung sejumlah lokasi banjir di Sumatera, termasuk titik-titik pengungsian yang saat ini menampung warga terdampak. Saifullah Yusuf menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Bandara dan langsung menuju ke titik pengungsian di Tapanuli Tengah pada Senin (1/12/2025). Presiden dan rombongan tiba di titik pertama pengungsian sekitar pukul […]

expand_less