Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pelaku industri AMDK Soal Sumber Air Kemasan

DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pelaku industri AMDK Soal Sumber Air Kemasan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Komisi VII DPR RI meminta pemerintah segera melakukan audit independen terhadap industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) guna memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan, kualitas air, dan perlindungan konsumen.

Demikian yang disampaikan oleh Pimpinan Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDIP Evita Nursanty dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Perindustrian dan pelaku industri AMDK, yang membahas standarisasi bahan baku air minum kemasan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (10/11/).

Evita dirinya mengaku terkejut setelah mengetahui sebagian besar perusahaan industri AMDK, bergantung pada air tanah pengeboran sebagai bahan baku utama.

Ia menilai hal ini berpotensi menimbulkan dampak lingkungan hidup jika tak ada pengawasan, yang seharusnya pelaku industri AMDK diawasi ketat dan iaudit secara berkala.

“Saya kaget, sumber airnya ternyata air tanah. Ini harus dipastikan, Saya mengusulkan dilakukan audit independen, jangan pemerintah yang melakukan, biar objektif. Audit ini harus menilai sistem stabilitas air, dampak plastik, zat kimia, dan kepatuhan industri terhadap aturan,” tegas Evita.

Politikus PDIP itu, menilai meski pemerintah telah melakukan pemeriksaan pada industri AMDK, hanya mengandalkan Standar Nasional Indonesia (SNI) saja tak akan cukup.

Menurut Legislator itu, pengecekan kualitas sumber air minum kemasan tersebut, harus dilakukan lebih sering transparansinya kepada publik.

Ia menyoroti lemahnya regulasi pelabelan pada produk air dalam kemasan, Politisi PDIP itu, mencotohkan dengan praktik di negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa, yang mewajibkan lebel setiap produk mencantumkan nama sumber air dan lokasi geografis pengambilan secara jelas.

“Di Uni Eropa ada Directive tentang natural mineral water, di Jepang ada Quality Labeling Standards, dan di Amerika semua diatur FDA. Setiap label air harus mencantumkan jenis air, sumber air, lokasi, dan nama produsen,” ujarnya.

“Itu bentuk perlindungan konsumen, jangan cuma liat ada SNInya enggak, harus melihat apa ini juga harus jelas, bagaimana negara lain mengatur, di kita kan ada aturan itu pak dlrjen, sudah seharusnya kita lakukan,” tambahnya.

Evita menambahkan, aturan serupa seharusnya juga diterapkan, untuk menjamin hak publik atas air yang aman bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan sumbernya.

“Air ini kan diminum semua orang. Kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak besar. Jadi Negara harus hadir menjamin perlindungan konsumen ,” tutupnya.

Sebagai informasi tambahan delapan perusahaan industri AMDK dalam rapat tesebut telah hadir diantaranya, perwakilan dari PT Tirta Investama dengan merek Aqua, PT Panfila Indosari dengan merek RON 88.

PT Amidis Tirta Mulia dengan merek Amidis, PT Muawanah Al Ma’soem dengan merek Ma’soem, PT Tirta Fresindo Jaya dengan merek Le Minerale, PT Super Wahana Tehno dengan merek Pristine, PT Sariguna Primatirta dengan merek Cleo, dan PT Jaya Lestari Sejahtera dengan merek Yasmin.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Pendidikan, Dua Kementerian Ini Berkolaborasi Bangun Sekolah Rakyat di Daerah 3T

    Peduli Pendidikan, Dua Kementerian Ini Berkolaborasi Bangun Sekolah Rakyat di Daerah 3T

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    0Jaakarta,msinews.com – Dua Kementerian yakni Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Transmigrasi (Kementrans)  menjalin kolaborasi strategis membangun  Sekolah Rakyat di wilayah transmigrasi, khususnya di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T). Kolaborasi Kementerian ini fokus pada pendirian Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kepada awak media, Mensos Saifullah Yusuf menegaskan, bahwa hal ini […]

  • Mendagri : Alumni IPDN Bekerja secara Profesional dan Berpegang Teguh pada Keilmuan

    Mendagri : Alumni IPDN Bekerja secara Profesional dan Berpegang Teguh pada Keilmuan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sumedang,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar bekerja secara profesional dan berpegang teguh pada keilmuan. Alumni IPDN harus memiliki kemampuan berpikir ilmiah yang berbasis pada data dan teori-teori yang telah teruji. Pernyataan tersebut disampaikan saat melantik Pamong Praja Muda lulusan IPDN Angkatan XXXII Tahun 2025 […]

  • Ketua KWI : Rencana Kunjungan Sri Paus Fransiskus ke Indonesia 3-6 September

    Ketua KWI : Rencana Kunjungan Sri Paus Fransiskus ke Indonesia 3-6 September

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memastikan tentang recana kunjungan Pemimpin Katolik Sedunia sekaligus Kepala Negara Vatican, Sri Paus Fransiskus ke Indonesia. Dalam konferensi pers Senin (8/4/2024) disampaikan bahwa Sri Paus Fransiskus akan ke Indoneia pada 3-6 September 2024. Komunikasi antara Pemerintah Indonesia dan Takhta Suci telah terjalin terkait kunjungan tersebut. Demikian kata Ketua KWI,Mgr.Antonius Subianto Bunyamin,OSC […]

  • Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    Imbas Unjuk Rasa, Mendagri Minta Pemda Segera Perbaiki Fasilitas Publik yang Rusak

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera memperbaiki fasilitas yang rusak akibat tindakan anarkistis di sejumlah daerah yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia menekankan agar kerusakan tersebut tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat menimbulkan trauma bagi masyarakat. “Jangan menimbulkan, dibiarkan [fasilitas yang rusak] karena itu akan membuat trauma […]

  • Drama Jaka Tarub Meriahkan Wisuda BIPA KBRI Bern 2025

    Drama Jaka Tarub Meriahkan Wisuda BIPA KBRI Bern 2025

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Swiss,msinews.com–Gelak tawa dan tepuk tangan riuh memenuhi Wisma Duta RI Bern pada Sabtu 5 Juli 2025, saat pementasan drama komedi Jaka Tarub dan Nawang Wulan sukses menghibur para hadirin wisuda Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing atau BIPA di KBRI Bern, Swiss semester satu tahun 2025. Pertunjukan apik yang dibawakan oleh pemelajar BIPA 3 ini menjadi […]

  • Terkait Perkara Penipuan, Dirut PT Rumah Sakit Bhakti Utama Cirebon Divonis Satu Tahun Penjara

    Terkait Perkara Penipuan, Dirut PT Rumah Sakit Bhakti Utama Cirebon Divonis Satu Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atau PN Jakut menjatuhkan vonis satu tahun penjara terhadap Direktur Utama PT Rumah Sakit Bhakti Utama Cirebon, Zaghlul Wahab, terkait perkara penipuan. Sebagaimana diketahui, bahwa Zaghlul Wahab selaku Direktur Utama PT Rumah Sakit Bhakti Utama Cirebon terbukti turut serta melakukan penipuan terhadap Muhammad Ariq yang merupakan pedagang beras […]

expand_less