Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Erwin Syahputra Siregar Berharap, Pesantren Harus Jadi Fondasi Peradaban dan Moral Bangsa di Era Modern

Erwin Syahputra Siregar Berharap, Pesantren Harus Jadi Fondasi Peradaban dan Moral Bangsa di Era Modern

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINWS.COM– Alumni Pondok Pesantren Ahmadul Jariah,Erwin Syahputra Siregar SH, menegaskan pentingnya peran Pesantren sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya membentuk keimanan, tetapi juga karakter dan keterampilan generasi muda. Pernyataan itu dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.

Menurut Erwin yang juga seorang wartawan senior yangsaat ini menjabar Wakil Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen ini,berpendapat bahwa Hari Santri bukan sekadar mengenang perjuangan masa lalu, melainkan menjadi momen reflektif untuk menegaskan kembali kontribusi pesantren dalam membangun bangsa.

“Saya melihat langsung bagaimana pesantren menjadi tempat pembentukan kepribadian, pengembangan keterampilan hidup, dan penanaman semangat kebangsaan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu 22 Oktober 2025.

Pendidikan Berbasis Nilai dan Karakter

Dijelaskan bahwa, pendidikan di pesantren berakar pada nilai-nilai agama yang mendalam. Santri dibimbing untuk memahami ajaran Islam melalui kajian kitab klasik seperti tafsir, hadis, fiqih, dan akhlak. Nilai-nilai moral seperti kejujuran, integritas, dan cinta tanah air menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan Pesantren.

“Rutinitas harian seperti shalat berjamaah dan pengajian membentuk disiplin dan kebiasaan positif yang memperkuat karakter santri,” ujarnya menambahkan.

Erwin menegaskan, bahwa pendekatan spiritual yang diterapkan di lembaga juga dinilai mampu membentuk pribadi yang stabil secara emosional dan siap menghadapi tantangan sosial.

Erwin juga menyoroti bahwa pesantren saat ini telah bertransformasi menjadi lembaga yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keterampilan praktis seperti mekanik, pertanian, teknologi informasi, dan kepemimpinan.

“Interaksi sosial di pesantren melatih komunikasi dan membangun relasi yang sehat. Santri juga diberi kesempatan memimpin organisasi internal dan memahami dinamika sosial serta ekonomi,” jelasnya. Integrasi teknologi dalam kurikulum menjadi bukti bahwa pesantren siap menghadapi era digital.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pesantren juga berperan dalam membentuk jiwa kebangsaan. Melalui pembelajaran kolektif dan etos kerja, santri dilatih untuk hidup mandiri dan saling membantu.

“Pesantren adalah rumah kebangsaan yang menanamkan cinta tanah air dan menjadi benteng moral bangsa,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan kembali peran historis pesantren dalam perjuangan kemerdekaan, seperti Resolusi Jihad yang dikumandangkan KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Ia berharaap, tengah arus globalisasi, pesantren tetap menjadi penjaga identitas budaya dan moral bangsa.
“Pesantren adalah pusat peradaban dan dakwah yang membawa perubahan positif bagi masyarakat sekitar,” tegas Erwin.
Pria yang tumbuh dan besar di Lombok, Nusa Tenggara Barat-NTB ini menilai bahwa pesantren sebagai lembaga pemberdayaan yang mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan, karakter, dan pelestarian budaya.

Tema Hari Santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Tema ini menekankan peran santri tidak hanya dalam menjaga kemerdekaan Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban dunia dengan ilmu dan akhlak.

Hari Santri yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan spiritual dan intelektual para santri. Tema Hari Santri 2025, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” menurut Erwin, menekankan tanggung jawab santri dalam menjaga kemerdekaan secara moral, budaya, dan intelektual.

“Santri harus mampu berkontribusi dalam membangun peradaban dunia yang berlandaskan ilmu, akhlak, dan toleransi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan berbagai kegiatan yang biasa digelar untuk memperingati Hari Santri, seperti apel, lomba baca kitab kuning, pawai santri, lomba kaligrafi, pemutaran film Islami, bakti sosial, hingga pesantren kilat.

“Di tengah krisis moral dan disrupsi teknologi, pesantren hadir sebagai solusi. Ia mencetak generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing, siap mengawal Indonesia menuju peradaban dunia,” tutup Erwin dengan menegaskan bahwa pesantren adalah aset bangsa yang tak ternilai. ***

Editor ; Tim Redaksi/domi lewuk.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Signal Buruk Mantan Pejabat Yang Maju Kembali di Pilkada 2024

    Signal Buruk Mantan Pejabat Yang Maju Kembali di Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA – Seluruh mantan pejabat daerah setingkat Bupati, wakil bupati, walikota atau Gubernur yang hari ini mereka maju Kembali dalam pilkada tahun 2024 tidak mesti berjalan mulus dalam perhelatan politik, meskipun mereka telah mendapatkan kendaraan politik untuk maju. Pasalnya, Tarik menarik dalam lapangan politik tahun 2024 tentang berbagai kasus-kasus lama bakal dibongkar kembali KPK dan […]

  • MPLS Sekolah Rakyat, Siswa Dikenalkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 

    MPLS Sekolah Rakyat, Siswa Dikenalkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Sedikitnya 75 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 Jakarta Timur memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 14 Juli 2025 hingga beberapa hari ke depan. Dalam proses pengenalan lingkungan ini, siswa dikenalkan pada Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Untuk proses MPLS kita rencana lima hari, nanti ada kegiatan pendidikan karakter, masa […]

  • Musibah di Lokasi Peledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, 13 Orang Meninggal Dunia

    Musibah di Lokasi Peledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, 13 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Garut, msinews.com — Telah terjadi musibah di lokasi peledakan amunisi tidak layak pakai (apkir) milik TNI Angkatan Darat, tepatnya di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025). Insiden ini terjadi saat berlangsungnya kegiatan pemusnahan amunisi apkir oleh Gupusmu III Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) dalam program rutin tahun 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 13 […]

  • Kejati Selamatkan Aset Pemprov Sumsel Senilai Rp 284 Miliar

    Kejati Selamatkan Aset Pemprov Sumsel Senilai Rp 284 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel saat ini menerima pengembalian aset berupa tanah dan bangunan yang berada di Jalan Seduduk Putih seluas 695 meter persegi dengan taksiran harga Rp 4,4 miliar dan juga satu unit mobil Land Cruiser 2009, seharga Rp1,2 miliar yang merupakan mobil dinas milik Pemprov Sumsel era Gubernur Alex Noerdin. Kepala […]

  • Kunker Ke NTT: Komisi III DPR Soroti Penanganan Kasus Narkoba dan Penyitaan Tanah

    Kunker Ke NTT: Komisi III DPR Soroti Penanganan Kasus Narkoba dan Penyitaan Tanah

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kupang,msinews.com– Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama tim Komisi III sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap mitra kerja sektor hukum dan keamanan, Kamis (24/7). Dalam kunjungan tersebut, Komisi III bertemu dengan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, dan […]

  • Megawati Pilih Pramono-Rano ,Bukan Anies Baswedan atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024

    Megawati Pilih Pramono-Rano ,Bukan Anies Baswedan atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dr. (H.C.) Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri (Megawati) dikabarkan akan menduetkan Pramono Anung dan Rano Karno pada pilgub DKI Jakarta 2024. Sebelumnya, diberitakan Partai Politik berlambang Kepala Banteng itu sempat menyebut nama Anies Baswedan yang berpasangan dengan Rano Karno. Mantan Capres nomor urut 01 di Pilpres 2024 itu […]

expand_less