Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Masih belum sembuh luka batin rakyat NTT terutama para korban Human Trafficking yang terus masif dan belum ada tindak tegas dari aparat kepolisian

Bahwa para pelaku Human Trafficking dibeking oleh Petinggi Polda NTT saat dibongkar oleh anggota Polri Putra asli NTT RS.

Adapun nasib sial bagi RS bukannya didukung dan dibela untuk usut pelaku dan Auktor Intelektualis Human Trafficking oleh Pimpinan Polda NTT justru mereka menjadi “Beking” jaringan mafiosi Human Trafficking.

Sayang, perjuangan RS membongkar kasus tersebut bukannya diapresiasi tapi justru dikriminalisasi dan dipenjarakan.

Kotak pandora terbuka dan jaringan Human Trafficking dibongkar dan menjadi atensi Presiden Jokowi dan dunia internasional salah satunya Paus Fransiskus.

Fakta membuktikan hingga saat ini “Bos-Bos Pimpinan Polda NTT yang diduga kuat beking dan pelaku kriminalisasi RS sama sekali tidak tersentuh hukum”
Sungguh sangat miris dan menyedihkan Polri putera asli NTT yang berani, dikriminalisasi sedangkan Bos diamankan gimana mau berantas Mafiosi Human Trafficking?

Presiden Jokowi dan Komnas Ham nyatakan NTT daerah darurat Human TraffickingNTT menjadi atensi Nasional dan Internasional dalam pencegahan dan penegakan hukum.

Berkat perjuangan RS dkk maka para Pelaku Human Trafficking ditangkap dan diproses hukum tetapi Auktor Intelektualis dan Beking-Bekingnya sama sekali tidak tersentuh hukum

“Ini menjadi PR Besar Rakyat NTT,Pers,CSO dan Lembaga Agama di NTT untuk lebih berani menekan Kapolri,Presiden RI dan DPR RI untuk tidak melindungi dan mengamankan “BEKING-BEKING MAFIOSI HUMAN TRAFFICKING,” tegas Gabriel Goa.

Belum selesai jerit tangis rakyat NTT terutama para Korban Human Trafficking yang pulang dalam peti mati, kini RS dkk Krimum Polresta Kupang Kota kembali dikriminalisasi dan didiskriminasi Pimpinan Polda NTT atas keberanian mereka membongkar kejahatan mafiosi BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT yang dirampok dan dibeking “Diduga Kuat Bos-Bos Oknum Petinggi Polda NTT”
Dana triliunan untuk biaya subsidi BBM bagi Nelayan dan Petani NTT dirampok secara berjamaah di NTT.

“NTT Bukan Anak Tiri di NKRI jadi sudah waktunya solidaritas bersama untuk mendukung RS dkk. Terpanggil nurani kemanusiaan mendukung RS dkk yang sudah membongkar jaringan mafia Human Trafficking dan kini membongkar jaringan mafia BBM Bersubsidi bagi rakyat miskin NTT yakni Nelayan dan Petani,” ujarnya.

KOMPAK Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA(Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Ham,Penggiat Anti Korupsi dan Pers buka suara.

Pertama, mendesak Komisi III DPR RI segera memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT beserta seluruh jajarannya untuk dimintai pertanggungjawaban terkait belum ditangkap dan diproses hukum Auktor Intelektualis dan “Beking-Beking” mafiosi Human Trafficking, BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT, Calon Taruna Akpol dan Polri di wilayah hukum NTT.

Kedua, mendesak KOMNAS HAM, KOMPOLNAS dan OMBUDSMAN RI memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT untuk dimintai keterangan resmi terkait Dugaan Pelanggaran Ham dan Maladministrasi.

Ketiga, mendesak KPK RI untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan kuat gratifikasi dan/atau suap dalam Kasus Human Trafficking,Kasus BBM Subsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT,Kasus Judi dan Kasus Catar Akpol serta Polri SPN di wilayah NTT.
Baca Juga:Difasilitasi Dewan Pers, 36 Wartawan di NTT Ikut UKW
Keempat, mengajak solidaritas rakyat NTT, Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Anti Korupsi, Penggiat Ham, Lembaga Agama,Lembaga Masyarakat dan ORMAS, Mahasiswa dan Mahasiswi serta Pers untuk solid berkolaborasi mendukung total RS dkk putera asli NTT untuk berjuang memberantas mafioasi kejahatan di NTT yang diduga kuat dibeking “Bos-Bos Oknum Pimpinan Polda NTT dan RS, dkk dikriminalisasi dan didiskriminasi karena mereka berani membongkar kejahatan Mafiosi BBM Subsidi di NTT.

“Kita tidak boleh biarkan lagi RS dkk terulang kembali seperti RS dkk bongkar mafiosi Human Trafficking dulu NTT Bergerak Lawan Kaum Kuat Kuasa dan Kuat Modal yang dibeking diduga kuat OKNUM BOS APARAT PENEGAK HUKUM,” ujar Gabriel Goa, Ketua KOMPAK INDONESIA.** (Sp).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakarta Menyala, Relawan Pendekar Bagikan Ribuan Nasi Kotak kepada Masyarakat di Tanah Tinggi

    Jakarta Menyala, Relawan Pendekar Bagikan Ribuan Nasi Kotak kepada Masyarakat di Tanah Tinggi

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pemenangan dan Relawan PENDEKAR (Perkumpulan Nderek Pakar) melakukan kegiatan pembagian nasi kotak bagi masyarakat yang membutuhkan. Pembagian kali ini dipusatkan sekitar Wilayah Tanah Tinggi, Johar Baru, Senen, Jakarta Pusat pada Jum’at, (11/10/2024). Ribuan nasi kotak dibagikan kepada Pengemudi Ojol, para Sopir Bajaj dan warga sekitar Tanah Tinggi dan terlihat warga merasa senang mendapatkan nasi […]

  • Kejar Target 100 Persen, Wamendagri Dorong Pemda Percepat Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

    Kejar Target 100 Persen, Wamendagri Dorong Pemda Percepat Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 84
    • 0Komentar

      Msinews.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta pemerintah daerah (Pemda) mempercepat kepemilikan akta kelahiran sebagai fondasi pemenuhan hak identitas anak. Langkah tersebut diperlukan untuk mengejar target cakupan kepemilikan akta kelahiran secara nasional sebesar 100 persen pada 2026, dari capaian saat ini yang telah berada di atas 96 persen. Kepemilikan akta kelahiran […]

  • Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    Kapolda Sumsel Rotasi 187 Personel: Tiga Jabatan Kapolsek di Polrestabes Palembang Berganti

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, SIK pada masa akhir jabatanya melakukan rotasi 187 anak buahnya dalam rangka penyegaran internal. Dari ke 187 personel Polda Sumsel yang dirotasi terdiri dari 178 perwira, 4 bintara, dan 5 aparatur sipil negara. Rotasi itu tertuang dalam Surat Telegram Polda sumsel dengan nomor ST/712/IX/KEP/2024. Dalam […]

  • Fatma Gus Ipul Ungkap Pentingya Bahasa Isyarat : Jembatan Komunikasi dengan Teman Tuli

    Fatma Gus Ipul Ungkap Pentingya Bahasa Isyarat : Jembatan Komunikasi dengan Teman Tuli

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemensos Fatma Saifullah Yusuf menekankan pentingnya memahami bahasa isyarat sebagai jembatan komunikasi dengan teman tuli. Tanpa mengenal dan memahami bahasa isyarat, mustahil meningkatkan kepedulian terhadap mereka. “Sebelum kita bisa meningkatkan kepedulian dan kesadaran kita terhadap mereka, kita harus lebih dulu memahami bahasa isyarat yang sekarang ini akan kita pelajari,” […]

  • Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

    Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh ; Syamsul Noor DEMIKIANLAH  pada hari ketujuh Tuhan telah menyelesaikan penciptaan langit dan bumi serta segala isinya. Pada hari ketujuh itu Tuhan berhenti Ia dari segala pekerjaan-Nya itu. Selanjutnya Tuhan memberkati hari ketujuh itu dan mensucikannya. Demikianlah sekerat kisah manakala Tuhan mewujudkan bumi dan langit serta segala isinya. Pada mulanya belum ada semak apa […]

  • Wakil Ketua MPR Rai, Eddy Soeparno: Saatnya Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

    Wakil Ketua MPR Rai, Eddy Soeparno: Saatnya Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DEPOK-Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan perkembangan pembahasan RUU Penanggulangan Perubahan Iklim yang Berkeadilan dalam forum Rembug Iklim di UI Convention Center, Depok, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Menurutnya, perkembangan pembahasan RUU Penanggulangan Perubahan Iklim yang Berkeadilan dalam forum Rembug Iklim di UI Convention Center, Depok, Jawa Barat, Kamis […]

expand_less