Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

Berhasil Bongkar Mafia BBM dan Human Trafficking, Polisi Pejuang Asal NTT Dikriminalisasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Masih belum sembuh luka batin rakyat NTT terutama para korban Human Trafficking yang terus masif dan belum ada tindak tegas dari aparat kepolisian

Bahwa para pelaku Human Trafficking dibeking oleh Petinggi Polda NTT saat dibongkar oleh anggota Polri Putra asli NTT RS.

Adapun nasib sial bagi RS bukannya didukung dan dibela untuk usut pelaku dan Auktor Intelektualis Human Trafficking oleh Pimpinan Polda NTT justru mereka menjadi “Beking” jaringan mafiosi Human Trafficking.

Sayang, perjuangan RS membongkar kasus tersebut bukannya diapresiasi tapi justru dikriminalisasi dan dipenjarakan.

Kotak pandora terbuka dan jaringan Human Trafficking dibongkar dan menjadi atensi Presiden Jokowi dan dunia internasional salah satunya Paus Fransiskus.

Fakta membuktikan hingga saat ini “Bos-Bos Pimpinan Polda NTT yang diduga kuat beking dan pelaku kriminalisasi RS sama sekali tidak tersentuh hukum”
Sungguh sangat miris dan menyedihkan Polri putera asli NTT yang berani, dikriminalisasi sedangkan Bos diamankan gimana mau berantas Mafiosi Human Trafficking?

Presiden Jokowi dan Komnas Ham nyatakan NTT daerah darurat Human TraffickingNTT menjadi atensi Nasional dan Internasional dalam pencegahan dan penegakan hukum.

Berkat perjuangan RS dkk maka para Pelaku Human Trafficking ditangkap dan diproses hukum tetapi Auktor Intelektualis dan Beking-Bekingnya sama sekali tidak tersentuh hukum

“Ini menjadi PR Besar Rakyat NTT,Pers,CSO dan Lembaga Agama di NTT untuk lebih berani menekan Kapolri,Presiden RI dan DPR RI untuk tidak melindungi dan mengamankan “BEKING-BEKING MAFIOSI HUMAN TRAFFICKING,” tegas Gabriel Goa.

Belum selesai jerit tangis rakyat NTT terutama para Korban Human Trafficking yang pulang dalam peti mati, kini RS dkk Krimum Polresta Kupang Kota kembali dikriminalisasi dan didiskriminasi Pimpinan Polda NTT atas keberanian mereka membongkar kejahatan mafiosi BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT yang dirampok dan dibeking “Diduga Kuat Bos-Bos Oknum Petinggi Polda NTT”
Dana triliunan untuk biaya subsidi BBM bagi Nelayan dan Petani NTT dirampok secara berjamaah di NTT.

“NTT Bukan Anak Tiri di NKRI jadi sudah waktunya solidaritas bersama untuk mendukung RS dkk. Terpanggil nurani kemanusiaan mendukung RS dkk yang sudah membongkar jaringan mafia Human Trafficking dan kini membongkar jaringan mafia BBM Bersubsidi bagi rakyat miskin NTT yakni Nelayan dan Petani,” ujarnya.

KOMPAK Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA(Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Ham,Penggiat Anti Korupsi dan Pers buka suara.

Pertama, mendesak Komisi III DPR RI segera memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT beserta seluruh jajarannya untuk dimintai pertanggungjawaban terkait belum ditangkap dan diproses hukum Auktor Intelektualis dan “Beking-Beking” mafiosi Human Trafficking, BBM Bersubsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT, Calon Taruna Akpol dan Polri di wilayah hukum NTT.

Kedua, mendesak KOMNAS HAM, KOMPOLNAS dan OMBUDSMAN RI memanggil resmi Kapolri dan Kapolda NTT untuk dimintai keterangan resmi terkait Dugaan Pelanggaran Ham dan Maladministrasi.

Ketiga, mendesak KPK RI untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan kuat gratifikasi dan/atau suap dalam Kasus Human Trafficking,Kasus BBM Subsidi untuk Nelayan dan Petani Miskin NTT,Kasus Judi dan Kasus Catar Akpol serta Polri SPN di wilayah NTT.
Baca Juga:Difasilitasi Dewan Pers, 36 Wartawan di NTT Ikut UKW
Keempat, mengajak solidaritas rakyat NTT, Penggiat Anti Human Trafficking, Penggiat Anti Korupsi, Penggiat Ham, Lembaga Agama,Lembaga Masyarakat dan ORMAS, Mahasiswa dan Mahasiswi serta Pers untuk solid berkolaborasi mendukung total RS dkk putera asli NTT untuk berjuang memberantas mafioasi kejahatan di NTT yang diduga kuat dibeking “Bos-Bos Oknum Pimpinan Polda NTT dan RS, dkk dikriminalisasi dan didiskriminasi karena mereka berani membongkar kejahatan Mafiosi BBM Subsidi di NTT.

“Kita tidak boleh biarkan lagi RS dkk terulang kembali seperti RS dkk bongkar mafiosi Human Trafficking dulu NTT Bergerak Lawan Kaum Kuat Kuasa dan Kuat Modal yang dibeking diduga kuat OKNUM BOS APARAT PENEGAK HUKUM,” ujar Gabriel Goa, Ketua KOMPAK INDONESIA.** (Sp).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilu Mendekat

    Survei Kompas Partai PSI, Berpotensi Tak Lolos ke DPR RI

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Survei terbaru Litbang Kompas yang dilakukan pada November-Desember 2023 mengindikasikan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama 8 lainnya berisiko tidak mencapai ambang batas 4 persen pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Menurut survei tersebut, tingkat keterpilihan PSI mencapai 2,6 persen pada Desember 2023, dengan kenaikan 1,8 persen dalam empat bulan. Meski mengalami peningkatan elektabilitas, […]

  • Perebutan Suara PDIP

    Perebutan Suara PDIP di Jawa Tengah: “Ganjar vs Gibran”

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 27
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Perebutan suara PDIP di Jawa Tengah (Jateng) semakin memanas, seiring munculnya dua kandidat sama-sama satu bendera. Dua kader PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Gibran Rakabuming Raka. Perebutan suara PDIP, Ganjar Pranowo yang sudah menjabat Gubernur Jateng, menyatakan optimisme yang sangat tinggi untuk meraih suara di kandangnya sendiri. Ia merasa memiliki konektivitas […]

  • Bawaslu Dukung Aturan Pj. Kepala Daerah Tak Boleh Maju Pilkada

    Bawaslu Dukung Aturan Pj. Kepala Daerah Tak Boleh Maju Pilkada

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mendorong pembuatan aturan Penjabat (Pj) kepala daerah tidak boleh ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Plt. Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Rahmat Jaya menjelaskan pada dasarnya, Pj itu bukan pejabat politik, melainkan pejabat administratif yang bertugas melaksanakan pelayanan pemerintahan di daerah. Baca Juga : Paripurna […]

  • Skandal Korupsi

    Firli Bahuri Diberhentikan, Empat Calon Pengganti Muncul

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Hari ini, Firli Bahuri resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 129/P Tahun 2023, yang ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan langkah ini, terbuka peluang bagi empat calon yang dapat diajukan oleh Jokowi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai […]

  • politisi pkb

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan. Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, […]

  • Mensos Rismaharini Beri Bantuan ke Orang Tua ODGJ, Sempat Viral

    Mensos Rismaharini Beri Bantuan ke Orang Tua ODGJ, Sempat Viral

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Mensos  Rismaharini mengunjungi Entis (15) seorang remaja di Tarogong Kaler Garut yang rela putus sekolah lantaran harus mengurus ibunya. Ia mengalami disabilitas mental, pada Senin (30/10/2023). Mensos Rismaharini mengukapkan, viral di media sosial, Entis (15) dan kakaknya Mahdar (25) bersama sama merawat ibunya, Siti Salamah (49) yang mengidap gangguan jiwa. “Tadi […]

expand_less