Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua MPR Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan SOKSI

Ketua MPR Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan SOKSI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI Bapak Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E.,S.H.,M.B.A, menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bekerjasama dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), pada Rabu, 19 Juni 2024 bertempat di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI.

Dalam pidatonya, Wakil Ketua Dewan Pengurus Partai Golkar mengatakan, bahwa mungkin banyak yang bertanya-tanya apa hubungannya sosialisasi pancasila dengan kolaborasi harmonis hubungan industrial Pancasila.

Dikatakan,tantangan bangsa kita ke depan, begitu besar bahkan makin melebarnya jenjang kemiskinan, pengangguran terdidik.

“Saya kira semua tahu banyak generasi milenial yang beredar 10 juta masuk dalam kategori menganggur. Tapi tadi pak dirjen tenaga kerja telah koreksi bahwa jumlah pengangguran total ada 8 juta jadi enggak mungkin milenialnya 10 juta. ” kata Ketua MPR.

Masih kata dia, ledakan pertumbuhan generasi muda ini melebihi daripada pertumbuhan atau senioritas kita.

“Sepertri yang kita harapkan bahwa kita akan mendapatkan bonus demografi. Jadi, apa yang terjadi kalau kemudian ekonomi besok kita tertekan kita tidak bisa melakukan langkah-langkah luar biasa menangani penurunan nilai rupiah melawan dollar dan mata uang asing .” tambahnya.

“Sebentar lagi hutang-hutang swasta dan pemerintah jatuh tempo. Dan, kemungkinan juga harga-harga kebutuhan semakin naik, maka yang terancam pertama adalah perusahaan-perusahaan industri yang ada di daerah berikut perusahaan-perusahaan lain itu. “jelasnya.

Artinya ketika pendapatan mereka dan daya beli menurun maka ledakan pengangguran akan terjadi.
“Beberapa perusahaan besar saya enggak perlu sebutkan, banyak yang sudah dan merumahkan karyawannya ada yang 400.000 orang. Banyak sekali perusahaan yang sudah mengurangi karyawan.” ujarnya.

Ini artinya ancaman bagi harapan kita menuju Indonesia emas di tahun 2045. Karena itu, para generasi muda kita baru akan menganggur. Maka caranya mengatasinya kita harus belajar dari kesuksesan Korea Selatan ,Jepang yang berhasil memanfaatkan bonus demografi .

“Jika demikian yang terjadi, siapa orang yang tidak menangis menonton film-film Korea? siapa yang tidak jingkrak melihat pentas penyanyi-penyanyi Korea ?siapa sekarang yang bermimpi punya muka seperti orang-orang Korea semua itu dilakukan oleh anak-anak muda di sana kita juga ingin berhasil seperti mereka,” tutup Ketua MPR. ** DM.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rieke Diah Pitaloka Minta Akses Lintas Udara Perlu Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

    Rieke Diah Pitaloka Minta Akses Lintas Udara Perlu Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    msinews.com- Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa letter of intent over flight clearance merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat dan saat ini masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah Indonesia. Isu ini juga mencuat dalam pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon, yang turut membahas akses lintas udara bagi […]

  • Bamsoet: MPR Sepakat Amendemen UUD 1945 Dibahas Usai Pesta Demokrasi

    Bamsoet: MPR Sepakat Amendemen UUD 1945 Dibahas Usai Pesta Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo merencanakan amendemen Undang-undang Dasar 1945 akan dibahas setelah Pemilu 2024. “Untuk sementara kesepakatan adalah kita bahas nanti setelah pemilu,” kata Bamsoet di kutip cnni Rabu (9/8). Bamsoet (sapaan akrab_red) mengatakan pembahasan amandemen usai pemilu 2024 agar tidak ada suatu kepentingan politik 2024. Ia menilai isu penundaan […]

  • Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad Alaydus tidak setuju dengan usulan perguruan tinggi menjadi pengelola tambang. Dia khawatir lembaga pendidikan tinggi itu akan terjerumus ke dalam masalah hukum jika salah dalam mengelola tambang. Usulan perguruan tinggi bisa menjadi pengelola konsesi tambang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang Mineral dan […]

  • Kasad Hadiri Halal Bihalal Presiden dengan PPAD dan Keluarga Besar TNI-Polri

    Kasad Hadiri Halal Bihalal Presiden dengan PPAD dan Keluarga Besar TNI-Polri

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri acara Halal Bihalal Presiden RI Prabowo Subianto dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) dan Keluarga Besar TNI-Polri yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Acara Halal Bihalal yang diinisiasi oleh PPAD ini dihadiri lebih dari 1.200 purnawirawan TNI-Polri, para sesepuh TNI-Polri, beberapa Menteri […]

  • Mensos : Pendamping PKH Harus Ubah Paradigma, dari Perlindungan ke Pemberdayaan

    Mensos : Pendamping PKH Harus Ubah Paradigma, dari Perlindungan ke Pemberdayaan

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Bandar Lampung,msinews — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya mengubah paradigma bagi para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH), dari perlindungan dan jaminan sosial menjadi pemberdayaan. Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam pertemuan dengan para pendamping PKH di Bandar Lampung, Senin (12/5/2025). Kita harus mengubah paradigma, bantuan sosial (bansos) itu sementara, berdaya itu […]

  • Kesimpulan Pansus Haji, Marwan Jafar : Pemilihan Bahasanya Seperti Orde Baru

    Kesimpulan Pansus Haji, Marwan Jafar : Pemilihan Bahasanya Seperti Orde Baru

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Panitia Khusus Hak Angket atau Pansus Haji, Marwan Jafar, mengatakan terdapat penghalusan bahasa dalam kesimpulan dugaan pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji 2024. Menurutnya, penghalusan bahasa tersebut bisa mengaburkan substansi temuan Pansus. Ia menilai eufemisme dalam kesimpulan Pansus mencerminkan bahasa era Orde Baru. Dia mengatakan kata melanggar yang sebelumnya disepakati dalam rapat pada Senin malam, 23 […]

expand_less