Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Aduan Tutup Jalan Taman Kencana Masih Pro-Kontra

Aduan Tutup Jalan Taman Kencana Masih Pro-Kontra

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klarifikasi Aduan Warga Taman Kencana Tegal Alur

Klarifikasi aduan digelar pihak Kecamatan Kalideres dan pihak Kelurahan Tegal Alur Jakarta Barat (Jakbar), Rabu 18/10/2023.

 

Jakarta, MSINews.com – Klarifikasi aduan warga terkait penutupan akses jalan umum di jalan verbenia II blok D RT.001 RW.014 taman kencana tegal alur masih menuai pro-kontra. Meski sudah ditegahi pihak Kecamatan dan Kelurahan, untuk kedua kalinya namun hasil masih abu-abu.

Klarifikasi aduan, digelar pihak Kecamatan Kalideres Jakarta Barat (Jakbar), Rabu 18/10/2023, dengan mengundang pihak RT.001, RW.014, pengembang hingga beberapa warga yang protes dan mendukung.

“Harus sama-sama menguntungkan jangan sampai ada yang dirugikan. Jadi keduanya harus merasa di untungkan. Mudah-mudahan ada jalan keluar,” kata Wukir Prabowo saat sambutan acara undangan mediasi, dikutip Jum’at 20/10/2023.

Baca juga : Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Mita Walikota Turun

Kendati demikian Wukir menepis persolan jalan tersebut bukan wewenangnya. Ia menyebut pengembang belum menyerahkan ke pemerintah setempat.

“Saya tanya ke pengembang jalan belum diserahkan kepada pemerintah bukan? Jadi kami hanya memediasi bagaimana langkah solusi pengembang untuk mempercepat pengurusan berkas agar diserahkan ke pemerintah, mohon bersabar,” ucapnya.

Penutupan akses jalan umum ini telah memicu ketegangan diantara sejumlah warga yang ingin dibuka untuk kepentingan publik, juga ada merasa terganggu dengan alasan keamanan.

Klarifikasi aduan mulai bermunculan, menciptakan ketidakpastian dan konflik di lingkungan tersebut. Musyawarah untuk mufakat menjadi pendekatan utama dalam upaya menyelesaikan perbedaan pendapat yang ada.

“Mudah-mudahan RW pak Iwan dan pak Suhari serta pengembang, pertemuan kita ini menguntungkan bukan merugikan. Jadi semua kita tampung,” kata Lurah Tegal Alur Dwi Kurniasih

“Kita carikan solusi terbaik agar semuanya selesai. Keluar dari sini mudah-mudahan kelar persoalannya,” sambung Dwi.

Mereka berharap dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan dan usulan dapat diungkapkan, sehingga solusi yang terbaik dapat dicapai.

Masih dalam rapat karifikasi aduan, Iwan RW014 tegal alur menyampaikan bahwa apa yang ia lakukan untuk kepentingan seluruh warga yang banyak mendukung jalan Verbenia II Blok D untuk tidak di buka. Dia menepis keputusan untuk tidak membuka jalan, dikarenakan hasil poting warganya.

“Yang mana kepentingan banyak itu yang saya utamakan bukan saya mau membela saudara Suhari dan kawan-kawan yang lainnya,” kata Iwan.

Iwan mengakui apa yang dilakukan untuk kepentingan warganya. Ia menyebut tau persis bahwa paktor keamanan masih menjadi masalah besar lokasi tersebut. Ia mengatakan bahwa ia ditugaskan masyarakat untuk menjaga keamanan dilikungan RW014 tegal alur.

“Saya sudah lama dari tahun 98 sudah menjabat RT dan kini RW dan saya tahu persis taman kencana ini seperti apa. Saya melihat disana masih banyak kejahatan. Masih banyak orang yang loncat dan ada berapa saksi yang mengalami kejahatan dan mungkin bapak ibu nanti bisa bertanya,” papar Iwan.

Iwan mengatakan bahwa ia mempunyai data-data persoalan ljalan yang dipagar besi itu. Ia mengumpamakan bila jalan itu dibuka maka jelas kejahatan timbul dari Jalan Verbenia II Blok D.

“Saya tidak ada kepentingan pribadi. Saya sebagai RW pingin di RW 14 ini Adam saja dan tidak ada suatu hal untuk merasakan masyarakat yang membuat kegaduhan,” katanya.

Lebih lanjut Iwan menunjukan tanda tangan 300 lebih ingin semua pintu ditutup. Ia mengaku langkah yang ia ambil sudah sampaikan ke Pemprov DKI.

“Saya terpilih 70% jadi pandangan masyarakat ini kalau nggak saya bawa pantaskah saya jadi RT. Jadi apapun aspirasi ini saya perjuangkan untuk masyarakat saya,” ucapannya.

Tempat sama rapat karifikasi aduan, Suhari menipis peryataan Iwan di depan camat dan lurah tentang dalih RW014 Iwan soal keamanan warga taman kencana tegal alur. Dia menepik bahwa alasan keamanan bukan alasan mendasar jadi keputusan ketua Rukun itu.

“Saya tinggal di taman kencana ini dari tahun 96 bukan orang baru juga anak cucu semua ada tinggal di sini. Selama saya tinggal di sini sudah 27 tahun jadi kalau ada kriminal pun saya juga pasti tahu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhari juga mengakui bahwa ia dan warga lain tidak pernah dilibatkan untuk keputusan penutupan jalan tersebut. Ia menyebut awal mula bertanya ke tetangga yang lebih lama menetap perumahan taman kencana tegal alur itu.

Baca juga : Praktisi Hukum Tanggapi Isu Memanas Ditaman Kencana Tegal Alur

Suhari mengukapkan awal kecurigaannya atas tindakan RW Iwan diduga melakukan upaya blokade dan intimidasi para warganya. Namun ia menyampaikan langsung ke RW. Iwan, perihal kesepakatan warga yang tidak ingin membuka Jalan Verbenia II Blok D.

“Nah di situlah warga dikumpulkan dan dibuat voting bukan pemilihan. Saya mau ini ada peraturan, tolong tegakkan peraturan jadi jangan pakai voting warga segala, jadi bukan warga terbanyak, hanya suka-suka aja,” pungkasnya.

Suhari mengharapkan ke pejabat terkait untuk melaksanakan tugas pokok fungsi hingga taat terhadap peraturan NKRI.

“Jadi negara ini ada undang-undang dengan ada peraturan jadi jangan atas nama warga masa atau atas nama ormas bisa menguasai sesukanya. Jadi kalau seperti itu negara ini mau dibawa ke mana,” pungkasnya.

Sementara mantan RT01 Yosafat Halim menggatakan dasar aturan perda nomor 8 tahun 2007 tentang tata kehidupan kota Jakarta yang tertib, tenteram, nyaman, bersih dan indah.

“Hal ini diperlukan tentang pengaturan dibidang ketertiban umum yang mampu melindungi warga kota dan prasarana kota beserta kelengkapannya,” kata Halim

“Jadi awalnya kita punya jalan kenapa kita tidak fungsikan lagi. Kita tidak boleh menentukan jalan itu. Keinginan masyarakat itu kan seharusnya mendukung,” pungkasnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDI Siap Berkongsi Dukungan, Anies-Muhaimin di Putaran Kedua

    PDI Siap Berkongsi Dukungan, Anies-Muhaimin di Putaran Kedua

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, menyatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDI Siap Berkongsi, bersedia untuk berkolaborasi dengan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dalam putaran kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, jika salah satu kubu kalah di putaran pertama. Baca juga : Ketum […]

  • Novel Baswedan

    Ketua KPK Sampaikan Alasan Beda Kejagung Terkait Usut Kasus Ditahun Politik

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan alasan sikap KPK yang berbeda dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengusut kasus ditahun-tahun politik mulai dari capres, cawapres, Calon Gebernur dan Kepala daerah. Firli mengungkap bahwa penegakan hukum tetap konsisten meski saat ini banyak para pejabat kepentingan ikut dalam konstruksi di 2024 mendatang. “Tentu hak politik itu silakan berjalan, […]

  • PMKRI Desak Polisi Tindak Tegas Pengeroyok Mahasiswa Unpam Saat Doa Rosario

    PMKRI Desak Polisi Tindak Tegas Pengeroyok Mahasiswa Unpam Saat Doa Rosario

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-KOMDA (Komisaris Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) PMKRI) DKI Jakarta, Evensianus Dahe Jawang merespon atas kasus pengeroyokan dan pembacokan salah satu Mahasiswa Katolik di Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang Selatan, yang sedang berdoa Rosario di Bulan Maria. Adapun aksi tersebut akibat ulah Ketua Rukun Tetangga (RT) Kampung Poncol, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, […]

  • PM Jepang Dukung Swasembada Pangan RI hingga Makan Bergizi Gratis

    PM Jepang Dukung Swasembada Pangan RI hingga Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Bogor,msinews.com- Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1), di mana Ishiba menyampaikan ketertarikan negaranya untuk mendukung program-program prioritas pemerintah Indonesia. Awalnya, Prabowo mengatakan kunjungan ini adalah simbol dari komitmen kedua negara untuk memperkuat dan memperkokoh hubungan antara dua negara di semua bidang. “Sebagaimana […]

  • Jokowi

    Jokowi Dorong Optimalisasi Dana Desa, pada Kungker ke Serang

    • calendar_month Senin, 8 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Joko Widodo Dorong, hingga mengadakan pertemuan dengan kepala desa se-Kabupaten Serang di Desa Margagiri, Banten. Dalam kunjungan kerja ini, Jokowi menekankan pentingnya mengelola dana desa untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di setiap desa. Baca juga : Pengamat Ungkap Prabowo Tak Sembarang Buka Data Konfidensial Kemhan “Saya harapkan uang, anggaran yang […]

  • Ombudsman: Penerapan WFH di DKI Jakarta Tak Efektif dalam Penanggulangan Polusi Udara

    Ombudsman: Penerapan WFH di DKI Jakarta Tak Efektif dalam Penanggulangan Polusi Udara

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto mengatakan soal penerapan sistem Work From Home atau WFH yang akan dilakukan instansi pemerintah pusat dan daerah khususnya wilayah Provinsi DKI Jakarta merupakan jalan keluar singkat namun tak efektif untuk menanggulangi polusi udara. Menurut Hery, hal yang akan dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah jika tak dibarengi langkah penanganan secara […]

expand_less