Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Aduan Tutup Jalan Taman Kencana Masih Pro-Kontra

Aduan Tutup Jalan Taman Kencana Masih Pro-Kontra

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klarifikasi Aduan Warga Taman Kencana Tegal Alur

Klarifikasi aduan digelar pihak Kecamatan Kalideres dan pihak Kelurahan Tegal Alur Jakarta Barat (Jakbar), Rabu 18/10/2023.

 

Jakarta, MSINews.com – Klarifikasi aduan warga terkait penutupan akses jalan umum di jalan verbenia II blok D RT.001 RW.014 taman kencana tegal alur masih menuai pro-kontra. Meski sudah ditegahi pihak Kecamatan dan Kelurahan, untuk kedua kalinya namun hasil masih abu-abu.

Klarifikasi aduan, digelar pihak Kecamatan Kalideres Jakarta Barat (Jakbar), Rabu 18/10/2023, dengan mengundang pihak RT.001, RW.014, pengembang hingga beberapa warga yang protes dan mendukung.

“Harus sama-sama menguntungkan jangan sampai ada yang dirugikan. Jadi keduanya harus merasa di untungkan. Mudah-mudahan ada jalan keluar,” kata Wukir Prabowo saat sambutan acara undangan mediasi, dikutip Jum’at 20/10/2023.

Baca juga : Gesekan Fisik Warga Bisa Tejadi, MSPI Mita Walikota Turun

Kendati demikian Wukir menepis persolan jalan tersebut bukan wewenangnya. Ia menyebut pengembang belum menyerahkan ke pemerintah setempat.

“Saya tanya ke pengembang jalan belum diserahkan kepada pemerintah bukan? Jadi kami hanya memediasi bagaimana langkah solusi pengembang untuk mempercepat pengurusan berkas agar diserahkan ke pemerintah, mohon bersabar,” ucapnya.

Penutupan akses jalan umum ini telah memicu ketegangan diantara sejumlah warga yang ingin dibuka untuk kepentingan publik, juga ada merasa terganggu dengan alasan keamanan.

Klarifikasi aduan mulai bermunculan, menciptakan ketidakpastian dan konflik di lingkungan tersebut. Musyawarah untuk mufakat menjadi pendekatan utama dalam upaya menyelesaikan perbedaan pendapat yang ada.

“Mudah-mudahan RW pak Iwan dan pak Suhari serta pengembang, pertemuan kita ini menguntungkan bukan merugikan. Jadi semua kita tampung,” kata Lurah Tegal Alur Dwi Kurniasih

“Kita carikan solusi terbaik agar semuanya selesai. Keluar dari sini mudah-mudahan kelar persoalannya,” sambung Dwi.

Mereka berharap dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan dan usulan dapat diungkapkan, sehingga solusi yang terbaik dapat dicapai.

Masih dalam rapat karifikasi aduan, Iwan RW014 tegal alur menyampaikan bahwa apa yang ia lakukan untuk kepentingan seluruh warga yang banyak mendukung jalan Verbenia II Blok D untuk tidak di buka. Dia menepis keputusan untuk tidak membuka jalan, dikarenakan hasil poting warganya.

“Yang mana kepentingan banyak itu yang saya utamakan bukan saya mau membela saudara Suhari dan kawan-kawan yang lainnya,” kata Iwan.

Iwan mengakui apa yang dilakukan untuk kepentingan warganya. Ia menyebut tau persis bahwa paktor keamanan masih menjadi masalah besar lokasi tersebut. Ia mengatakan bahwa ia ditugaskan masyarakat untuk menjaga keamanan dilikungan RW014 tegal alur.

“Saya sudah lama dari tahun 98 sudah menjabat RT dan kini RW dan saya tahu persis taman kencana ini seperti apa. Saya melihat disana masih banyak kejahatan. Masih banyak orang yang loncat dan ada berapa saksi yang mengalami kejahatan dan mungkin bapak ibu nanti bisa bertanya,” papar Iwan.

Iwan mengatakan bahwa ia mempunyai data-data persoalan ljalan yang dipagar besi itu. Ia mengumpamakan bila jalan itu dibuka maka jelas kejahatan timbul dari Jalan Verbenia II Blok D.

“Saya tidak ada kepentingan pribadi. Saya sebagai RW pingin di RW 14 ini Adam saja dan tidak ada suatu hal untuk merasakan masyarakat yang membuat kegaduhan,” katanya.

Lebih lanjut Iwan menunjukan tanda tangan 300 lebih ingin semua pintu ditutup. Ia mengaku langkah yang ia ambil sudah sampaikan ke Pemprov DKI.

“Saya terpilih 70% jadi pandangan masyarakat ini kalau nggak saya bawa pantaskah saya jadi RT. Jadi apapun aspirasi ini saya perjuangkan untuk masyarakat saya,” ucapannya.

Tempat sama rapat karifikasi aduan, Suhari menipis peryataan Iwan di depan camat dan lurah tentang dalih RW014 Iwan soal keamanan warga taman kencana tegal alur. Dia menepik bahwa alasan keamanan bukan alasan mendasar jadi keputusan ketua Rukun itu.

“Saya tinggal di taman kencana ini dari tahun 96 bukan orang baru juga anak cucu semua ada tinggal di sini. Selama saya tinggal di sini sudah 27 tahun jadi kalau ada kriminal pun saya juga pasti tahu,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhari juga mengakui bahwa ia dan warga lain tidak pernah dilibatkan untuk keputusan penutupan jalan tersebut. Ia menyebut awal mula bertanya ke tetangga yang lebih lama menetap perumahan taman kencana tegal alur itu.

Baca juga : Praktisi Hukum Tanggapi Isu Memanas Ditaman Kencana Tegal Alur

Suhari mengukapkan awal kecurigaannya atas tindakan RW Iwan diduga melakukan upaya blokade dan intimidasi para warganya. Namun ia menyampaikan langsung ke RW. Iwan, perihal kesepakatan warga yang tidak ingin membuka Jalan Verbenia II Blok D.

“Nah di situlah warga dikumpulkan dan dibuat voting bukan pemilihan. Saya mau ini ada peraturan, tolong tegakkan peraturan jadi jangan pakai voting warga segala, jadi bukan warga terbanyak, hanya suka-suka aja,” pungkasnya.

Suhari mengharapkan ke pejabat terkait untuk melaksanakan tugas pokok fungsi hingga taat terhadap peraturan NKRI.

“Jadi negara ini ada undang-undang dengan ada peraturan jadi jangan atas nama warga masa atau atas nama ormas bisa menguasai sesukanya. Jadi kalau seperti itu negara ini mau dibawa ke mana,” pungkasnya.

Sementara mantan RT01 Yosafat Halim menggatakan dasar aturan perda nomor 8 tahun 2007 tentang tata kehidupan kota Jakarta yang tertib, tenteram, nyaman, bersih dan indah.

“Hal ini diperlukan tentang pengaturan dibidang ketertiban umum yang mampu melindungi warga kota dan prasarana kota beserta kelengkapannya,” kata Halim

“Jadi awalnya kita punya jalan kenapa kita tidak fungsikan lagi. Kita tidak boleh menentukan jalan itu. Keinginan masyarakat itu kan seharusnya mendukung,” pungkasnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahkamah Agung Bentuk CSIRT, Lindungi Data Perkara dari Siber

    Mahkamah Agung Bentuk CSIRT, Lindungi Data Perkara dari Siber

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua MA (Mahkamah Agung)  Syarifuddin membentukan CSIRT untuk melindungi data perkara dari serangan siber yang terus menerus mengalami peningkatan tahun ke tahun. Dalam rangka menghindari serangan siber Humas Mahkamah Agung (MA) kerja sama dengan Humas Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN), meluncurkan MA C-SIRT (Computer Incident Security Response Team) Baca Juga : Djarot […]

  • Komisi X-BRIN Siap Kolaborasi Tangani Persoalan Kebangsaan

    Komisi X-BRIN Siap Kolaborasi Tangani Persoalan Kebangsaan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan akan mendukung program-program Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Komisi X dan BRIN akan berkolaborasi untuk menangani berbagai persoalan bangsa dalam lima tahun mendatang. Pernyataan itu disampaikan Lalu Ari, sapaan Lalu Hadrian Irfani usai bertemu dengan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko […]

  • Dugaan Teroris Bekasi, Densus 88 Temukan Tujuan Berjihad Melalui Facebook

    Dugaan Teroris Bekasi, Densus 88 Temukan Tujuan Berjihad Melalui Facebook

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News-Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan senjata api di rumah terduga teroris berinisial DE, di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Senin (14/8/2023). Dilangsir dari halam Kompas.com Personel Densus 88 bersenjata lengkap berjaga di depan pagar dan sebagian lainnya melakukan penggeledahan. Sesekali, polisi membuka pagar. Terlihat sejumlah senjata api rakitan dan […]

  • Inspirasi Suara Emas Zizi: Perjuangan Mengembangkan Karya

    Inspirasi Suara Emas Zizi: Perjuangan Mengembangkan Karya

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

      Makasar MSINews.com – Inspirasi suara peserta dan delegasi perhelatan internasional ASEAN High-Level Forum (AHLF) on Enabling Inclusive Development and Partnership Beyond 2025. Perhelatan tersebut di Kota Makassar banyak kisah haru tentang perjuangan seorang anak manusia. Inspirasi suara, Zizi seorang remaja putri kelas 9 mampu menyihir peserta AHLF di sesi Gala Dinner dan Art Perfomance […]

  • Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB Abdullah mengecam keras kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 16 tahun oleh 12 laki-laki di Cianjur, Jawa Barat. Ia menyebut tindakan para pelaku sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang keji dan tidak beradab, serta mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal, termasuk hukuman kebiri kimia. “Kejadian ini sangat […]

  • Klarifikasi Sri Mulyani

    Sri Mulyani Minta Kementerian Blokir Anggaran Senilai Rp 50,14 Triliun

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah meminta semua kementerian dan lembaga untuk memblokir anggaran mereka pada tahun ini melalui mekanisme automatic adjustment sebesar Rp 50,14 triliun. Pemberitahuan mengenai automatic adjustment ini telah disampaikan oleh Sri Mulyani sejak 29 Desember 2023, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Dilangsir dari halaman tempo, tidak semua program […]

expand_less